BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.4 Pembahasan Hasil Penelitian
Sebelum penulis menjelaskan tentang hasil penelitiannya, maka terlebih dahulu penulis mendekripsikan bahwa metode ceramah merupakan proses pemberian informasi atau materi kepada peserta didik secara lisan dengan membagikan buku paket sebagai alat bantu peserta didik, untuk memperjelas uraian yang disampaikan kepada peserta didiknya.
Pemahaman qawa’id merupakan penguasaan terhadap suatu konsep ilmu atau teori yang didalamnya mencakup hukum-hukum kaidah tata bahasa Arab, dalam hal ini memahami ilmu nahwu dan saraf.
45Sugiyono, Statistik Untuk Penelitian, (Cet. II; Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2006), h.
216.
Syarat utama bagi peserta didik yang ingin mendalami bahasa Arab adalah dengan menguasai isi materi ilmu nahwu karena dengan menguasai ilmu nahwu yang memadai peserta didik akan lebih mudah memahami setiap materi qawa’id yang disampaikan pendidik dalam proses pembelajaran. Hal ini sesuai dengan teori yang disampaikan Ulin Nuha dalam bukunya, “Tanpa menguasai kaidah nahwu dan saraf, maka mustahil seorang pembelajar bahasa Arab dapat membaca atau menulis dengan baik dan benar” yang diperoleh seperti dalam berbicara sehari-hari dan membuat kalimat secara tertulis dan dengan menggunakan bahasa Arab.
Pendidik sebagai sumber utama dan pertama dalam proses pembelajaran didalam kelas, dan memiliki peranan yang sangat urgen supaya peserta didik bisa menguasai pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab. Banyak hal yang dapat dilakukan oleh pendidik, guna untuk menstimulasikan peserta didik dalam proses transfer ilmu, salah satunya dengan menggunakan metode ceramah secara tepat dan memiliki pengaruh terhadap pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab peserta didik.
Hal ini terlihat dari sikap peserta didik yang senang dengan metode ceramah.
Penelitian ini dilaksanakan di MTs DDI Cilellang kelas VIII dengan jumlah populasi sebanyak 61 peserta didik, karena populasi dalam penelitian ini hanya berjumlah 61 peserta didik, sangat memungkinkan untuk
melakukan penelitian secara keseluruhan, maka teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling.
Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik \deskriptif dan statistik inferensial.
Dari hasil uji angket dan tes, metode ceramah yang dilakukan pendidik diperoleh data bahwa sebagian besar peserta didik kelas VIII MTs DDI Cilellang memiliki pemahaman qawa’id yang baik, hal ini terlihat dari perbandingan antara peserta didik yang memiliki pemahaman qawa’id pada kategori baik dan sangat baik dengan kategori kurang dan sangat kurang.
Dari 61 peserta didik pada penelitian ini terdapat 10 nomor angket yang dibagikan penulis. Kategori setuju dan sangat setuju pada nomor 1-10 yaitu pada pertanyaan nomor 1 yang memilih kategori sangat setuju berjumlah 19 peserta didik, pertanyaan no 2 sebanyak 23 peserta didik, pertanyaan no 3 sebanyak 23 peserta didik, pertanyaan no 4 sebanyak 11 peserta didik, pertnyaan no 5 sebanyak 21 peserta didik, pertanyaan no 6 sebanyak 35 peserta didik, pertanyaan no 7 sebanyak 8 peserta didik, pertanyaan no 8 sebanyak 23 peserta didik, pertanyaan no 9 sebanyak 13 peserta didik, dan pertanyaan no 10 sebanyak 27 peserta didik. Sedangkan pada pertanyaan kategori setuju yaitu pada pertanyaan nomor 1 yang memilih setuju berjumlah 32 peserta didik, pertanyaan no 2 sebanyak 32 peserta didik, pertanyaan no 3 sebanyak 22 peserta didik, pertanyaan no 4 sebanyak 30 peserta didik, pertanyaan no 5 sebanyak 27 peserta didik,
pertanyaan no 6 sebanyak 21 peserta didik, pertanyaan no 7 sebanyak 25 peserta didik, pertanyaan no 8 sebanyak 28 peserta didik, pertanyaan no 9 sebanyak 34 peserta didik, dan pertanyaan no 10 sebanyak 20 peserta didik.
Pada kategori tidak setuju dan sangat tidak setuju pada pertanyaan nomor 1- 10 yaitu pada pertanyaan nomor 1 yang memilih kategori tidak setuju berjumlah 2 peserta didik, pertanyaan nomor 2 hanya 1 peserta didik, pertanyaan nomor 3 hanya 2 peserta didik, pertanyaan nomor 4 sebanyak 10 peserta didik, pertanyaan nomor 5 sebanyak 8 peserta didik, pertanyaan nomor 6 hanya 1 peserta didik, pertanyaan nomor 7 sebanyak 6 peserta didik, pertanyaan nomor 8 sebanyak 4 peserta didik, pertanyaan nomor 9 hanya 2 peserta didik, dan pertanyaan nomor 10 sebanyak 6 peserta didik. Sedangkan pada pertanyaan kategori sangat tidak setuju yaitu pada pertanyaan nomor 1 tidak ada yang memilih sangat tidak setuju, pertanyaan nomor 2 hanya 1 peserta didik sangat tidak setuju, pertanyaan nomor 3 sebanyak 3 peserta didik, pertanyaan nomor 4 tidak ada yang memilih sangat tidak setuju, pertanyaan nomor 5 hanya 1 peserta didik, pertanyaan nomor 6 tidak ada juga peserta didik yang memilih kategori sangat tidak setuju, pertanyaan nomor 7 sebanyak 3 peserta didik, pertanyaan nomor 8 tidak ada juga peserta didik yang memilih kategori sangat tidak setuju, pertanyaan nomor 9 hanya 2 peserta didik, dan pertanyaan nomor 10 hanya 1 peserta didik yang memilih kategori sangat tidak setuju. Berdasarkan rincian diatas maka disimpulkan bahwa sebagaian besar peserta didik kelas VIII MTs DDI Cilellang Setuju jika menggunakan metode ceramah terhadap pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab.
Pada pengujian pemahaman qawa’id sebagai variabel Y, diperoleh data sebagai berikut: dari 61 peserta didik yang diteliti terdapat 37 peserta didik yang memiliki pemahaman qawa’id diatas rata-rata dengan kategori baik dan sangat baik dengan rincian 11 peserta didik memperoleh nilai kategori sangat baik, dan 26 peserta didik memperoleh nilai dengan kategori baik. Dan hanya 23 peserta didik yang memperoleh nilai dibawah rata-rata yaitu 7 peserta didik dengan nilai kurang dan 9 peserta didik dengan nilai sangat kurang, serta terdapat 6 peserta didik memperoleh nilai cukup.
Berdasarkan keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peerta didik kelas VIII MTs DDI Cilellang memiliki pemahaman qawa’id dengan baik.
Untuk mengetahui tentang adakah pengaruh metode ceramah sebagai variabel X terhadap pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab sebagai variabel Y kelas VIII MTs DDI Cilellang dapat dilihat dari penyajian tabel berikut ini:
Tabel 4.18: Perolehan hasil angket dari metode ceramah dan perolehan nilai dari tes pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab dibawah nilai standar rata-rata.
Nama Variabel X Variabel Y
Alfisyhar 2 30
Hasria 3 50
A .Muh. Syaldi 3 50
Zaldi 1 40
Pada tabel diatas pada variabel X terdapat peserta didik sebagian memilih kategori ragu-ragu (3), tidak setuju (2) dan sangat tidak setuju (1).
Pada variabel Y terdapat peserta didik dengan memperoleh nilai 30-50. Pada variabel X atas nama alfisyar memilih kategori tidak setuju (2), hasria dan ilmaqvira memilih kategori ragu-ragu (3), dan zaldi memilih kategori sangat tidak setuju (1) yang menunjukkan bahwa pada penggunaan metode ceramah ke 4 peserta didik tersebut tidak meningkatkan pemahaman qawa’idnya pada pembelajaran bahasa Arab. Dan pada ke 4 peserta didik tersebut pada pengujian pemahaman qawa’id sebagai variabel Y mendapatkan nilai 30 sampai 50, dengan perolehan nilai tersebut jika dibandingkan dengan nilai stadar frekuensi dan presentasi dalam penelitian ini maka nilai tersebut tidak mencapai standar dalam kategori sangat baik maupun baik, maka dapat disimpulkan bahwa ke 4 peserta didk tersebut memiliki pemahaman qawa’id dibawah rata-rata jika menggunakan metode ceramah. Karena menurut ke 4 peserta didik tesebut metode ceramah yang diterapkan pendidik tidak menyenangkan sehingga pemahaman qawa’id peserta didik masih kurang.
Tabel 4.19: Perolehan hasil angket dari metode ceramah dan perolehan nilai dari tes pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab dengan kategori nilai diatas rata-rata.
Nama Variabel X Variabel Y
Nurfadilah 5 90
Firdian 5 80
Siti Ani 4 100
Nur Iftitah 5 100
Tabel diatas dapat dilihat hasil angket ke 4 peserta didik yang memilih kategori sangat setuju (5) dan setuju (4), hal ini menunjukkan bahwa pada penggunaan metode ceramah yang di terapkan pendidik dapat meningkatkan pemahaman qawa’id ke 4 peserta didik diatas rata-rata. Dan perolehan nilai pada tes pemahaman qawa’id mereka memperoleh 80-100, hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh signifikan metode ceramah terhadap pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab.
Berdasarkan penjelasan kedua tabel di atas, dapat dilihat bahwa penggunaan metode ceramah yang diterapkan pendidik memiliki pengaruh terhadap pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab, semakin baik cara penyampaian pendidik dalam menggunakan metode ceramah maka semakin baik juga pemahaman qawa’id peserta didik pada pembelajaran bahasa Arab.
Pengaruh metode ceramah tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis pada peserta didik kelas VIII MTs DDI Cilellang. Dimana hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa metode ceramah mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab kelas VIII MTs DDI Cilellang. Hal ini telah dibuktikan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis di MTs DDI Cilellang dengan tehnik pengambilan sampel total sampling, yaitu tehnik penelitian sampel dengan mengambil seluruh populasi sebagai sampel penelitian.
Sebelum melakukan tehnik analisis data maka terlebih dahulu penulis melakukan uji persyaratan analisis data yaitu uji reliabilitas data dan uji normalitas
data. Setelah penulis melakukan uji persyaratan analisis data, maka penulis akan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus korelasi product moment. Dengan hipotesis jika jika rxy ≥ rtabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima pada taraf signifikan α 5%.
Untuk mengetahui ada pengaruh atau tidak ada pengaruh metode ceramah terhadap pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab, maka telah diuji korelasi. Berdasarkan hasil uji korelasi tersebut, maka diperoleh rxy=0,843 ≥ rtabel=0,212 maka H0 ditolak dan Ha di terima.
75
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Dari uaraian diatas maka penulis merumuskan beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Metode ceramah dalam pembelajaran bahasa Arab dilakukan dengan cara, pendidik membagikan buku paket kepada peserta didik, kemudian pendidik menjelaskan materi yang akan dipelajari dengan cara lisan serta memberikan contoh kepada peserta didik. Kemudian peserta didik bertanya kepada pendidik jika ada yang tidak dimengerti.
2. Pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan metode ceramah dapat meningkatkan pemahaman qawa’id peserta didik, ini dapat dilihat pada hasil angket dan tes bahwa peserta didik memahami qawa’id yang dijelaskan oleh pendidik.
3. Terdapat pengaruh metode ceramah terhadap pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab kelas VIII MTs DDI Cilellang. Hal ini dibuktikan dengan hasil olahan data interpretasi yang menunjukkan nilai rxy =0,843 >
rtabel=0,212. Pada taraf signifikansi α 5% 0,212, maka hipotesis alternative diterima. Jadi terdapat pengaruh antara metode ceramah dengan pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas, maka saran yang dapat disampaikan oleh penulis sebagai berikut:
1. Kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah yang diterapkan di MTs DDI Cilellang diharapkan lebih meningkatkan pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab agar prestasi lebih meningkat.
2. Peserta didik di MTs DDI Cilellang khususnya kelas VIII, diharapkan lebih menguasai pemahaman qawa’id pada pembelajaran bahasa Arab dalam proses pembelajaran.
77 Al-Qur’an Al-karim.
Aspiyah. 2008. Pengaruh Metode Ceramah Terhadap Motivasi Belajar PAI Siswa SMAN 1 Keronjo. Skripsi Sarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan:
Universitas Islam Negeri UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta.
Departemen Agama RI. 2002. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: CV. Darus Sunnah.
Djamaliddin. 2003. Strategi Belajar Mengajar. Cet. II; Makassar: Gunadam.
Djupri, Ghaziadin. Ilmu Nahwu Praktis Terjemahan Matan Al-Jurumiyah Beserta Contoh-Contoh Praktis. Surabaya: Apollo.
Fadillah, Muhammad dan Khoridah, Muallifatu, Lilif. 2013. Pendidikan Karakter Di Usia Dini Konsep dan Aplikasinya dalam Paud. Cet. I; Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Hadjar, Ibnu. 1999. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kuwantitatif dalam Pendidikan. Cet. II; Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Hamdayama, Jumanta. 2016. Metodologi Pengajaran. Cet. I; Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Hamzah. 2010. Perencanaan Pembelajaran. Cet. VI; Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Hasibuan dan Moedjiono. 1998. Proses Belajar Mengajar. Cet. II; Bandung: CV.
Remadja Karya.
Hermawan, Acep. 2011. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Cet. II; Bandung:
PT. Remaja Rosdakarya.
Ismawati, Esti. 2011. Perencanaan Pengajaran Bahasa. Cet. II; Yogyakarta:
Ombak.
Ismawati, Esti. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra. Cet. IV;
Yogyakarta: Ombak.
Janawi. 2013. Metodologi Dan Pendekatan Pembelajaran. Cet. I; Yogyakarta:
Ombak.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kamus Versi Online/Daring (dalam jaringan), http//kbbi.web.id/paham “Pengertian pemahaman”.
Arab”.
Kurnia, Andi. 2017. Pengaruh Keterampilan Guru Menggunakan Metode Ceramah dan Diskusi Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran Fiqih Kelas VIII MTs DDI Palirang. Skripsi Sarjana; Jurusan Tarbiyah:
Parepare.
Munawwir, Ahmad Warson. 1997. Al-Munawwir kamus Arab-Indonesia Terlengkap.
Cet. XIV; Surabaya: PT. Pustaka Progresif.
Nasution. 1996. Metode Research (Peneitian Ilmiah). Cet. II; Jakarta: Bumi Aksara.
Nuha, Ulin. 2013. Buku Lengkap Qaidah-Qaidah Nahwu. Jogjakarta: Diva Press.
Rosyidi, Wahab, Abdul dan Ni’mah Mamlu’atul. 2012. Memahami Konsep Dasar Pembelajaran Bahasa Arab. Cet. II; Malang: UIN-Maliki Press.
Sabran. 2017. Pengaruh Penguasaan Qawa’id Dalam Membuat Kalimat Bahasa Arab Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2015 Jurusan Tarbiyah Dan Adab (STAIN) Parepare. Skripsi Sarjana; Jurusan Tarbiyah: Parepare.
Sabri, Ahmad. 2005. Strategi Belajar Mengajar Dan Micro Teaching. Cet. I; Ciputat:
PT. Ciputat Press.
Saepudin. 2011. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Cet. I; Parepare: Sulawesi- Selatan Lembah Harapan Prees.
Sanjaya, Wina. 2012. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Edisi I. Cet. IX; Jakarta: Kencana.
Sedarmayanti dan Hidayat Syarifuddin. 2011. Metodologi Penelitian. Cet. II;
Bandung: CV. Mandar Maju.
Setyawan, Cahya. “Tujuan Mempelajari Ilmu Qawa’id (Nahwu Dan Saraf)” http//
Pembelajaran Qawaid Bahasa Arab Menggunakan Metode Induktif Berbasis Istilah Linguistik.
Soesilo, Danni, Tritjahjo. 2015. Teori dan Pendekatan Belajar. Cet. I; Yogyakarta:
Ombak.
Sugiyono. 2006. Statistik Untuk Penelitian. Cet. II; Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sukardi. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan. Cet. VIII; Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Grafindo Persada.
Suryosubroto. 1997. Proses Belajar Mengajar Di Sekolah. Cet. I; Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Rohman, Fathur. 2015. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Cet. I; Malang Jawa Timur: Madani Kelompok Intrans Publishing Wismakalimetro.
Widoyoko, Putro, Eko. 2016. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Cet. V;
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yusuf, Tayar dan Anwar, Syaif. 1997. Metodologi Pengajaran Agama dan Bahasa Arab. Cet. II; Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Sekar Ayu Aryani, Munthe Bermawy, Zaini Hisyam. 2002. Strategi Pembelajaran Aktif Di Perguruan Tinggi. Cet. I; Yogyakarta: CTSD (Center For Teaching Staff Development).
Zulhannan. 2015. Teknik Pembelajaran Bahasa Arab Interaktif. Edisi Pertama. Cet.
II; Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
لما ىفطص خيشلا ،
نيييلَغلا .
. 2016
عماج سوردلا
علا ر ةيب . ةرهاقلا - راد :ىرصم
ىعفاشلا ماملإا .
داوف ,ةمعن .
2000 ةيبرعلا ةغللا دعاوق صخلم .
.
ةيادلها ةعبطم:يابِروس
.
DATA LEMBAGA DAN SISWA TAHUN PELAJARAN 2019/2020 I. IDENTITAS MADRASAH
Nama Madrasah : MTs DDI CILELLANG
NSM : 1212 7311 0001
Tahun Berdiri : 01 NOPEMBER 1979
Status Akreditasi : C
NPWP : 00.424.847.2-802.000
Nama Bank : BRI
Nomor Rekening : 0222 – 01 – 012144 – 50 - 3
Nama Rekening : MTs DDI CILELLANG
Alamat Bank : BARRU
Penandatanganan Rekening : KEPALA MTs DDI CILELLANG DAN BENDAHARA
Nama Kepala : MUH. NASIR, S. Pd.I, MA Nama Bendahara : SUPRIADI, S. Pd, MM Alamat Madrasah : CILELLANG
Jalan : SULTAN HASANUDDIN, POROS MKS-
PAREPARE
Desa/Kelurahan : CILELLANG
Kecamatan : MALLUSETASI
Kabupaten/Kota : BARRU
Nomor Telepon : 0427-2324450
Alamat Web : -
Alamat Email : [email protected]
Kode Pos : 90753
II.
DATA KELAS, SISWA DAN ROMBEL
NO KELAS
JUMLAH
SISWA JUMLAH
JUMLAH ROMBEL
L P
1 VII 34 15 64 2
2 VIII 25 36 61 3
3 IX 17 28 45 3
JMLH 76 79 155 8
81
TAHUN PELAJARAN 2019 / 2020
NO NAMA GURU NIP
STATUS KEPEGAWAI
AN
KUALI FIKASI
PENDI DIKAN
PANGKAT TERAKHIR/
GOL
NUPTK NRG
TAHUN LULUS SERTIFI KASI
MAPEL YANG DIAJARKAN
1 MUH. NASIR, S.
Pd.I, M.A
19651119
200501 1 001 PNS S.2 Penata Tk.I / III.d 1451-7436-
4620-0003
122372114
034 2012 Fiqih
2 FATMAH, S. Pd .
19710906
200501 2 012 PNS S.1 Penata Tk.I / III.d 2238-7496-
5130-0003
021539422
007 2010 Keterampilan &
Seni Budaya
3 SUPRIADI, S. Pd, MM
19810816
200710 1 002 PNS S.2 Penata / III.c 8148-7496-
5020-0013
111802135
020 2011 Matematika
4 HJ. MUSLIATY.
M, S. Ag.,M.Pd
19730205
200701 2 002 PNS S.2 Penata / III.c 2567-7516-
6230-0002
122382162
017 2012 SKI & Qur'an Hadits
5 NURALAM A,
S.Ag, M.Pd - GTY S.1 - 1750-7566-
5730-0002
112392177
002 2011 Bahasa Arab
6 RAHMAWATI, S.
Pd - GTY S.1 - 1446-7596-
6030-0003
131802168
002 2013 Matematika &
IPA
7 MASITA, S.Pd.I.,
M.Pd - GTY S.1 - 6650-7676-
6711-0002 - -
- - - - - Akida Akhlak & Fiqih
Pemb Pramuka
Putri / Wali Kelas
IX.C
82 9
RIYANG
SEPTIAWANSYA H, S.Pd
- GTY S.1 - - - -
Qur'an Hdits/IPA /
Penjaskes
Wali Kelas VIII.B
10 FAHRIANI
FATTAH. S.Pd.I - GTY S.1 - - - PKn Wali Kelas
VII.B
11 SARTIKA. S.Pd - GTY S.1 - - - Bhs.
Indonesia
Wali Kelas IX.B
12 RAHMAN, S.Ap - GTY S.1 - - - TU
13 ABD. KADIR,
S.Pd - GTY S.1 - - - IPA Operator
Simpatika
14 LUPIANA,
A.Ma,Pust - GTY D.2 - - - Pustakawan
Lampiran 2. Instrumen Penelitian
ANGKET
PENGARUH METODE CERAMAH TERHADAP PEMAHAMAN QAWA’ID PADA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB KELAS VIII MTs DDI
CILELLANG KAB. BARRU 1. PETUNJUK PENGISIAN ANGKET
1. Sebelum anda menjawab daftar pernyataan yang telah disiapkan, terlebih dahulu isi daftar identitas yang telah disiapkan.
2. Bacalah dengan setiap pernyataan, kemudian beri tanda ceklis (√) pada jawaban yang dianggap paling tepat.
3. Isilah angket ini dengan jujur serta penuh ketelitian sehingga semua soal dapat dijawab. Dan sebelumnya tidak lupa kami ucapkan banyak terima kasih atas segala bantuannya.
2. IDENTITAS PESERTA DIDIK
1. NAMA :
2. JENIS KELAMIN :
3. KELAS :
4. Hari/Tanggal : 3. DAFTAR PERNYATAAN
A. Metode Ceramah
VALIDASI INSTRUMEN PENELITIAN SKRIPSI
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PAREPARE
FAKUTAS TARBIYAH
Jl. Amal Bakti No. 8 Soreang, Kota Parepare 91132 Telepon (0421) 21307, Fax. (0421) 24404
PO Box 909 Parepare 91100, website: www.iainpare.ac.id, email:
NO PERNYATAAN SS S RR TS ST S 1. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka saya
memperhatikan materi pembelajaran.
2. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka saya merasa senang karena dengan metode ceramah saya dapat melihat secara langsung gaya bahasa dan mimik yang bagus ketika guru menerangkan pelajaran.
3. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka saya lebih mudah memahami pelajaran yang dijelaskan.
4. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka saya merasa tertarik pada materi yang diterangkankan oleh guru.
5. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka saya merasa senang dan memperhatikan jika guru menjelaskan di depan kelas.
6. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka saya merasa senang karena guru menyampaikan materi dengan penuh bersemangat.
7. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka guru lebih mudah mengontrol kelas.
8. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka guru lebih mudah membangun keakraban yang baik dengan siswa.
9. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka saya lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran.
10. Jika guru menggunakan metode ceramah, maka saya mendapatkan pandangan dari guru, sehingga saya merasa dihargai dan diperhatikan.
Keterangan :
SS : Sangat setuju
S : Setuju
RR : Ragu-ragu
TS : Tidak setuju STS : Sangat tidak setuju
LEMBAR TES I. IDENTITAS RESPONDEN
NAMA :
KELAS/ SEMESTER :
JENIS KELAMIN :
HARI/TANGGAL :
II. PETUJUK PENGISIAN TES
1. Anda diharapkan mengisi daftar identitas responden yang telah disiapkan.
2. Bacalah dengan seksama teks bahasa Arab dan pertanyaan dibawah ini, kemudian beri tanda silang (x) pada jawaban yang dianggap paling tepat.
3. Apabila ada yang kurang jelas tanyakan pada peneliti atau guru.
III. DAFTAR PERTANYAAN A. Pemahaman Qawa’id 1. Berapakah jumlah huruf hijaiyyah?
a. 20 b. 30 c. 31 d. 28 e. 25
VALIDASI INSTRUMEN PENELITIAN SKRIPSI
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PAREPARE
FAKUTAS TARBIYAH
Jl. Amal Bakti No. 8 Soreang, Kota Parepare 91132 Telepon (0421) 21307, Fax.
(0421) 24404
PO Box 909 Parepare 91100, website: www.iainpare.ac.id, email: [email protected]
2. Apakah yang dimaksud dengan ةَمِلَكلا ? a. Kata
b. Kata kerja c. Kata perintah d. Kalimat e. Kata ganti
3. Berikut ini yang termasuk dalam pembagian ةَمِلَكلا adalah ..
a. Isim, Fi’il, Huruf b. Isim, Fi’il, Mausul
c. Mausul, Amr, Mudhari, Maadhi d. Maadhi, Mudhari, Amr
e. Isim, Fi’il, Huruf, mausul
4. Isim (مسلإا) adalah kata yang menunjukkan kepada?
a. Benda hidup dan benda mati b. Kata kerja dan kata sambung c. Kata bantu
d. Kata sambung e. Kata kerja
5. Apakah yang dimaksud dengan “Fi’il”..
a. Kata perintah b. Kata ganti c. Kata benda d. Kata sambung e. Kata kerja
6. Dibawah ini yang termasuk kedalam “isim”, kecuali ..
a. ةس َرْدَملا (sekolah) b. د ِجسَملا (masjid) c. مَلَق ( pulpen) d. َبَتَك (menulis) e. باَتِك (buku)
7. Dibawah ini yang termasuk kedalam “Fi’il” adalah ..
a. . َبَتَك (menulis) b. ب َرَض (memukul) c. برَش (minum) d. َلَكأ ( makan) e. Semua benar
8. Ada berapa macam لعفلا ( Fi’il ) ? a. 2 macam
b. 3 macam c. 5 macam d. 4. Macam e. 6 macam
9. Susunan kata yang terletak setelah “huruf jar” kata harus diberi harakat ..
a. Fathah b. Dhammah c. Sukun d. Tanwin e. Kasrah
10. Yang bukan termasuk huruf jar adalah ...
a. ن ِم b. َق ْوَف c. فاكلا d. ىلإ e. ىلع
LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS PEMBELAJARAN KELAS VIII MTs DDI CILELLANG
A. IDENTITAS SEKOLAH Nama sekolah : Mata pelajaran : Kelas/semester : Hari/tanggal : B. PETUNJUK PENGISIAN
Amatilah aktivitas pembelajaran di kelas VIII selama kegiatan pembelajaran berlangsung, kemudian isilah lembar observasi dengan memperhatikan beberapa hal dibawah ini:
1. Kegiatan observasi tidak boleh mengganggu jalannya kegiatan 2. Kegiata observasi harus dilakukan secara sistematis dan terkendali.
3. Pengamat menceklis jawaban pada lembar observasi berdasarkan dari hasil pengamatan yang sesungguhnya.
C. TABEL PENGAMATAN AKTIVITAS GURU
VALIDASI INSTRUMEN PENELITIAN SKRIPSI
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PAREPARE
FAKUTAS TARBIYAH
Jl. Amal Bakti No. 8 Soreang, Kota Parepare 91132 Telepon (0421) 21307, Fax. (0421) 24404
PO Box 909 Parepare 91100, website: www.iainpare.ac.id, email:
NO AKTIVITAS PEMBELAJARAN SB B CB KB TB KET
1 Guru bahasa Arab menyampaikan tujuan pembelajaran
2 Guru bahasa Arab memberikan informasi berupa fakta atau konsep-konsep sederhana
3 Guru bahasa Arab memberikan penjelasan materi
4 Guru bahasa Arab menyampaikan pembelajaran secara lisan
5 Guru bahasa Arab menguasai bahan pelajaran yang akan diajarkan
6 Guru bahasa Arab menjelaskan pelajaran secara sistematis
7 Guru bahasa Arab memberikan pertanyaan selama proses pembelajaran
8 Guru bahasa Arab memberikan kesimpulan diakhir pembelajaran
AKTIVITAS SISWA
NO AKTIVITAS PEMBELAJARAN SB B CB KB TB KET
1 Peserta didik memiliki kemampuan awal
berhubungan dengan materi yang akan dipelajari