• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Temuan

Dalam dokumen Fajar Ahwa, M.Pd.I ( ) 2 (Halaman 99-108)

BAB IV HASIL PENELITIAN

C. Pembahasan Temuan

Berikut merupakan gagasan-gagasan peneliti mengenai data temuan ketika dilapangan. Berikut pembahasan mengenai supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember:

Tabel 4.1

Data Temuan Penelitian

No Fokus Penelitian Temuan Data

1

Bagaimana model supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru di MTsN 7 Jember?

1. Menggunakan model supervisi akademik

2

Bagaimana pelaksanaan supervisi kepala madrasah

dalam meningkatkan

profesionalitas guru di MTsN 7 Jember?

1. Pelaksanaan supervisi memiliki 3 tahapan yakni pra-observasi, observasi dan pertemuan balikan

2. Memiliki tim dalam melaksanakan supervisi

3. Menggunakan teknik individual (kunjungan kelas)

3

Apa saja implikasi dari pelaksanaan supervisi kepala

madrasah dalam

meningkatkan profesionalitas guru di MTsN 7 Jember?

1. Dapat diketahui kekurangan dan kelemahan guru

2. Adanya peningkatan kompetensi guru terutama kompetensi pedagogik dan profesional guru

3. Meningkatkanya prestasi guru 4. Meningkatnya prestasi siswa

1. Model Supervisi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember

Supervisi menjadi suatu hal yang sangat dibutuhkan dalam peningkatan sumber daya manusia dalam suatu pendidikan. Dengan

adanya supervisi dapat memberikan perbaikan terhadap kompetensi guru dan meningkatkan profesionalisme.

Diharapkan dengan adanya program ini (supervisi) akan memberikan pembelajaran berdasarkan kompetensi yang harus dimiliki guru, sesuai dengan tuntutan pertumbuhan mental anak dan sesuai dengan banyaknya tuntutan yang ditujukan kepada setiap guru serta dengan kebutuhan akademik yang bervariasi dari seorang guru. Dengan memperoleh pendidikan yang bermutu berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dapat dibuktikan dengan guru memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang kebutuhannya terpenuhi.

Berdasarkan hasil temuan yang diperoleh oleh peneliti menunjukkan bahwa model yang digunakan oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember yakni menggunakan model supervisi akademik. Seperti yang kita tahu supervisi akademik bertujuan untuk membantu guru dalam rangka mengembangkan kemampunya dalam mengelola proses pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran.

Hal ini sebagaimana Nana Sudjana mengemukakan bahwa supervisi akademik adalah fungsi supervisi yang berkenaan dengan aspek pembinaan dan pengembangan kemampuan profesional guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan bimbingan di sekolah.95

95 Ahmad Faozan, Peningkatan Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Supervisi Akademik Diklat Dan Partisipasi Dalam Kelompok Kerja Guru (Serang: A-Empat, 2022). 29

Supervisi dilakukan bukan semata-mata menyalahkan dan mencari- cari kekurangan saja, akan tetapi bagaimana kekurangan yang ditemukan akan dicarikan pemecahan masalah serta pembinaan yang dilakukan kepala madrasah tentunya secara humanis dan hangat. Pemecahan ini dapat dilakukan melalui pelatihan, workshop, dan semacamnya.

2. Pelaksanaan Supervisi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember

Pelaksanaan supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember diawali dengan membuat perencanaan terlebih dahulu. Perencanaan dilakukan dengan mensosialisasikan terlebih dahulu melalui rapat dinas, dengan menginformasikan akan diadakannya kegiatan supervisi dan persiapan perangkat berupa silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai dengan kurikulum yang akan digunakan. Langkah selanjutnya yakni membuat instrumen penilaian dan membuat jadwal. Perencanaan adalah kegiatan memikirkan dan memilih seperangkat tindakan yang ditujukan untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan, sebagaimana dijelaskan oleh M. Ngalim Purwanto dalam Subaidi, Jufri, & Munasir. Oleh karena itu, tujuan utama dari kegiatan perencanaan ini adalah untuk memudahkan suatu kegiatan mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya secara efektif dan efisien. di mana kepala madrasah berfungsi sebagai pengawas dan fasilitator penting. Kepala madrasah memfasilitasi perencanaan,

penyiapan instrumen, penyiapan jadwal, dan sosialisasi kepada seluruh instruktur dan staf terkait.96

Selanjutnya pelaksanaan supervisi kepala madrasah. Dalam melaksanakan supervisi perlu memperhatikan beberapa hal yang dijadikan sebagai landasan, pegangan, dan pedoman bagi tindakan dan kebijaksanaan yang diambil. Makawibang dalam Sugi mengemukakan bahwa kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik menggunakan pendekatan dan teknik yang tepat dalam meningkatkan profesionalisme guru. Dalam kegiatan supervisi, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember menggunakan teknik indvidual yakni kunjungan kelas. Kunjungan kelas merupakan teknik mengamati proses pembelajaran di kelas yang dilakukan guru.97 Teknik ini dipilih karena kunjungan kelas yang dilakukan oleh supervisor akan mendapatkan informasi yang akurat yang dilihat secara langsung dari proses pembelajaran antara guru dan peserta didik. pelaksanaan supervisi kepala madrasah dilakukan mulai dari tahap pra-observasi, observasi, dan pertemuan balikan. Pra-observasi dalam arti dimana kepala madrasah atau supervisor melakukan peninjauan atau pengecekan terhadap kelengkapan dan kesesuaian perangkat yang akan digunakan pada saat proses pembelajaran di dalam kelas beberapa hari sebelumnya. Apabila perangkat telah lengkap dan sesuai kurikulum maka

96 Subaidi, Jupri, and Munasir, “Supervisi Kepala Madrasah Dalam Mengembangkan Kompetensi Profesional Guru.” 25

97 Maryanti, Supervisi Akademik Teknik Coaching Peningkat Guru Dalam Pembelajaran Di Kelas (Nusa Tenggara Barat: Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya, 2023), https://books.google.com/books/about/Supervisi_Akademik_Teknik_Coaching_Penin.html?hl=id

&id=l_C9EAAAQBAJ#v=onepage&q=teknik%20kunjungan%20kelas&f=false. 119

akan dilanjutkan pada tahap observasi atau kunjungan kelas. Tahap observasi dimana kepala madrasah atau supervisor datang ke kelas guna mengamati proses jalannya pembelajaran dari awal hingga akhir, melakukan pengamatan apakah ada kesesuaian antara perangkat yang telah tercantum dengan yang disampaikan kepada peserta didik dan melakukan penilaian berdasarkan instrumen penilaian supervisi. Tahap selanjutnya yakni pertemuan balikan, dari hasil pelaksanaan supervisi, ditemukannya kekurangan dan kelemahan guru maka akan secara langsung dilakukan evaluasi atau tindak lanjut.

Kepala madrasah dalam pelaksanaan supervisi menggunakan pendekatan kolaboratif yakni dimana perilaku supervisor meliputi menyajikan, menguraikan, mendengarkan, menyelesaikan konflik, dan negosiasi. Supervisor bertindak secara bertahap, dimulai dengan mengajukan pertanyaan sampai dengan mengemukakan permasalahan yang kemudian diselesaikan melalalui negosiasi bersama. Metode kolaboratif menyeimbangkan tanggung jawab antara supervisor dan guru.98

Dalam pelaksanaan supervisi, kepala madrasah dibantu oleh waka kurikulum dan beberapa guru yang telah dipilih dan dianggap mampu untuk mensupervisi. Hal ini dikarenakan Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember memiliki jumlah 42 pendidik, dan terbatasnya waktu yang dimiliki oleh kepala madrasah dalam mensupervisi, sehingga kepala madrasah

98 Suparjo Adi Suwarno, Manajemen Pendidikan Islam: Teori, Konsep, Dan Aplikasinya Dalam Lembaga Pendidikan Islam (Indramayu: Adab, 2021). 106

mendelegasikan kepada waka kurikulum dan beberapa guru untuk melaksanakan pengawasan dan telah di SK kan. Hal ini sesuai dengan pendapat Mulyasa dalam Ahmad Dini menjelaskan bahwa secara teori, guru harus diawasi secara berkala saat melaksanakan pengajaran. Kepala madrasah dapat meminta bantuan kepada wakil madrasah atau guru senior untuk membantu pelaksanaan program supervisi apabila tersedia guru yang memadai.99

Setelah pelaksanaan selesai tahap selanjutnya ialah evaluasi.

Evaluasi merupakan proses yang sangat penting. Dapat dikatakan bahwa tidak ada saran yang efektif tanpa evaluasi. Evaluasi supervisi yang dilakukan oleh pimpinan madrasah bertujuan untuk memperbaiki segala kekurangan dalam akademik dan perilaku positif guru madrasah. Secara umum, evaluasi supervisi lebih kepada menganalisis guru untuk meningkatkan kinerja akademiknya, memecahkan masalah dalam penyelesaian tugas terkait pembelajaran, dan meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan guru.

Hasil temuan penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember sudah melaksanakan evaluasi sebagaimana mestinya. Evaluasi dilakukan berdasarkan hasil instrumen penilaian yang telah di dapatkan dari pelaksanaan supervisi.

Dari instrumen ini kepala madrasah akan menemukan kekurangan- kekurangan yang pada akhirnya akan diadakan tindak lanjut. Contohnya,

99 Dini, Supervisi Kepala Madrasah (Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Madrasah). 23

apabila ditemui guru yang masih belum terampil dalam penggunaan media maka ini perlu dilakukan sebuah evaluasi sebagai bahan peningkatan profesionalisme guru.

Kepala madrasah melaksanakan kegiatan evaluasi melalui rapat dinas dan juga melalui evaluasi diri madrasah. Evaluasi diri madrasah ini merupakan wadah yang dimiliki oleh madrasah dalam rangka pelaksanaan tindak lanjut hasi supervisi.

3. Implikasi Pelaksanaan Supervisi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember.

Pada hakekatnya, supervisi memainkan peran penting dalam meningkatkan proses pembelajaran. Banyak penelitian ilmiah telah menunjukkan pentingnya manfaat penerapan supervisi, baik di sekolah dasar maupun menengah untuk meningkatkan proses pembelajaran.

Kontribusi pengawasan bertujuan untuk meningkatkan pengajaran, yang mempengaruhi prestasi siswa, serta penyampaian instruksi oleh guru melalui peningkatan praktik pengajaran.

Berdasarkan hasil temuan penelitian, adanya program supervisi akademik yang dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember memberikan implikasi terhadap peningkatan kompetensi guru meliputi: 1) Mampu merencanakan pembelajaran dari segi mengembangkan tujuan pembelajaran beserta RPP berdasarkan kurikulum dan silabus, mengorganisasikan materi secara sistematis dan konsisten, merencanakan

kegiatan pembelajaran yang efektif, 2) Terjadi pengembangan pengetahuan dan penerapan metode, peningkatan penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan kemajuan teknologi. Hal ini sejalan dengan temuan Olivia dalam Muslim yang mengemukakan indikator guru dikatakan profesional yakni dapat melaksanakan tugasnya (mengajar) dengan baik berdasarkan kemampuan dan keterampilan merencanakan pembelajaran, mempraktikan metode mengajar, dan mengevaluasi pembelajaran.100

Dengan adanya pelaksanaan supervisi akademik pimpinan madrasah dapat menganalisis kelebihan dan kekurangan melalui penilaian.

Dalam konteks pembelajaran akademik, penilaian merupakan proses sistematis untuk menentukan tingkat keberhasilan guru dalam mengembangkan kemampuan belajarnya.

Hasil dari supervisi dapat menjadi bahan masukan bagi guru-guru untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya serta menjadi alat penentu pemberian apresiasi kepada guru berprestasi memperoleh nilai tertinggi dalam supervisi akademik. Dalam penggunaan model supervisi klinis oleh kepala madrasah dan berbasis evaluasi diri madrasah tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan guru, hasil pelaksanaan supervisi cukup memuaskan, dan efektivitas pembelajaran semakin meningkat.

Selain itu, hal ini juga berimplikasi terhadap perilaku belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember, berdasarkan wawancara dan

100 Naslim, Mulyadi, and Mulyono, “IImplikasi Supervisi Akademik Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesional Guru Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus Di MAN 1 Polewali Mandar),” Jurnal IDAARAH 5, no. 2 (Desember 2021): 185.

observasi peneliti, terlihat bahwa siswa terlibat aktif dalam pembelajaran karena kemampuan guru dalam mengajar berdasarkan RPP yang dibuat telah dilaksanakan dengan baik. Selain itu, karena kemampuan guru dalam menguasai isi mata pelajaran dapat mengaktifkan suasana belajar, minat belajar siswa meningkat dan semangat mereka untuk mengikuti pembelajaran meningkat, penggunaan metode dan media pembelajaran yang menarik, sehingga tentu saja hal in berdampak pada nilai dan prestasi siswa yang makin meningkat dan lebih baik. Hal ini sebagaimana teori Alfonso, Firth, dan Neville mengemukakan bahwa perilaku mengajar guru yang baik dapat mempengaruhi perilaku belajar siswa.101

Kompetensi profesional guru dikembangkan melalui supervisi guna meningkatkan kualitas proses dan output pembelajaran. Perilaku belajar siswa akan meningkat sebagai hasil karena memiliki guru yang berkualitas. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa meningkatkan perilaku belajar siswa merupakan tujuan akhir supervisi akademik. Peserta didik juga dapat memperoleh layanan pembelajaran yang baik melalui kegiatan supervisi akademik, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang baik.

101 Naslim, Mulyadi, and Mulyono.

94

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan penyajian data dan pembahasan temuan mengenai supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

Pertama, model yang digunakan oleh kepala MTsN 7 Jember yakni menggunakan model supervisi akademik. Supervisi dilakukan bukan semata- mata menyalahkan dan mencari-cari kekurangan saja, akan tetapi bagaimana kekurangan yang ditemukan akan dicarikan pemecahan masalah serta pembinaan yang dilakukan kepala madrasah tentunya secara humanis dan hangat. Pemecahan ini dapat dilakukan melalui pelatihan, workshop, dan semacamnya dalam rangka mengembangkan kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Kedua, pada pelaksanaan supervisi dilakukan melalui tahapan pra- observasi, observasi, dan pertemuan balikan. Kepala madrasah melakukan supervisi dengan cara memasuki kelas (kunjungan kelas), melakukan pengamatan pada saat guru mengajar. Dalam pelaksanaan supervisi kepala madrasah memiliki tim yang terdiri dari waka kurikulum dan guru senior atau yang dianggap mampu dalam mensupervisi.

Ketiga, dengan adanya kegiatan supervisi dapat diketahui kekurangan yang dimiliki oleh guru pada saat proses pembelajaran. Disisi lain kegiatan supervisi berimplikasi pada peningkatan kompetensi yang dimiliki guru terkait empat kompetensi terutama pada kompetensi pedagogik dan profesional, selain itu juga adanya peningkatan terhadap prestasi guru dan yang mana hal ini berimplikasi pada prestasi siswa.

B. Saran

Berikut ini adalah beberapa saran yang dapat peneliti berikan untuk arah perkembangan bagi lembaga selanjutnya mengenai supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru yakni:

Pertama, bagi kepala madrasah hendaknya pelaksanaan supervisi lebih ditingkatkan lagi, pelaksanaannya dilakukan secara berkala, karena mengingat pentingnya supervisi sebagai bentuk perbaikan terhadap kekurangan yang dihasilkan guru.

Kedua, bagi guru hendaknya perlu senantiasa sadar untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kualitas kinerja dan kompetensinya.

Karena guru merupakan komponen yang sangat penting dalam suksesnya suatu pembelajaran.

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, and Heru Juabdin Sada. “Supervisi Program Pendidikan Kepala Madrasah Pada Profesionalisme Guru.” Intelegensia: Jurnal Pendidikan

Islam 10, no. 2 (2022): 110–19.

https://doi.org/10.34001/intelegensia.v10i2.3546.

Ahmad, Syarwani, and Zahruddin Hodsay. Profesi Kependidikan Dan Keguruan.

Yogyakarta: DEEPUBLISH, 2020.

Asyari, Saiful. “Supervisi Kepala Madrasah Berbasis Penilaian Kinerja Sebagai Upaya Peningkatan Profesionalitas Guru.” JIEMAN: Jurnal of Islamic Educational Management 2, no. 1 (June 2020): 32.

https://doi.org/10.35719/jieman.v2i1.14.

Budiman, Muhammad, Yudi Fitradi Potabuga, Dewi Fittriya, Uswatun Hasanah, Zakiah, Achmad Fadil, Abd Salam, et al. “Kepemimpinan Islam: Teori Dan Aplikasi,” 24. Jawa Barat: EDU PUBLISHER, 2021.

Cecep, H, Hani Subakti, Muhammad Nurtanto, Sukarman Purba, Muhammad Hasan, Sakiman, Rasinus, et al. Manajemen Supervisi Pendidikan.

Yayasan Kita Menulis, 2021.

Danhas, Yunhendri. Analisi Pengelolaan Dan Kebijakan Pendidikan/Pembelajaran. Yogyakarta: DEEPUBLISH, 2021.

Dini, Ahmad. Supervisi Kepala Madrasah (Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Madrasah). Jakarta: Kreasi Cendikia Pustaka, 2019.

Efriani, Merlia. “Peran Supervisi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di MTs Futuhiyah 2 Gunung Batu Bukit Kemuning Lampung Utara.” Skripsi, IAIN RADEN INTAN LAMPUNG, 2017.

Egok, Asep Sukenda. Profesi Kependidikan. Semarang: CV. Pilar Nusantara, 2019.

https://books.google.com/books/about/Profesi_Kependidikan.html?hl=id&

id=_DQnEAAAQBAJ#v=onepage&q&f=false.

Encu, Asep, and Momon Sudarma. Menjadi Kepala Madrasah Profesional.

Depok: PT RajaGrafindo Persada, 2020.

Faiqoh, Dwi. “Supervisi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru.” Jurnal Kependidiikan 7, no. 1 (Mei 2019): 100.

https://doi.org/10.24090/jk.v7i1.1938.

Faozan, Ahmad. Peningkatan Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Supervisi Akademik Diklat Dan Partisipasi Dalam Kelompok Kerja Guru.

Serang: A-Empat, 2022.

Febriana, Rina. Kompetensi Guru. Jakarta: Bumi Aksara, 2019.

Fitri, Rohana Ayu, Titi Mulyanti, and Nuril Mufidah. “Peranan Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Bahasa Arab Di MTs Muhammadiyah Karya Bhakti Riau.” ADAARA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 13, no. 1 (February 2023). https://doi.org/10.30863/ajmpi.v13i1.3671.

Hairun, Yahya. Evaluasi Dan Penilaian Dalam Pembelajaran. Yogyakarta:

DEEPUBLISH, 2020.

https://books.google.com/books/about/Evaluasi_Dan_Penilaian_Dalam_Pe mbelajara.html?hl=id&id=GLTqDwAAQBAJ#v=onepage&q=Pengertian

%20instrumen%20penilaian&f=false.

Hasan, Said. Profesi Dan Profesionalisme Guru. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2018.

Indrawan, Irjus, Umi Masitah, Rabiatul Adabiah, Jauhari, Titik Nikmatul Faizah, Warlinah, Taufikur Rohim, et al. Guru Profesional. Klaten, Jateng:

Lakeisha, 2020.

Jahari, Jaja, and Rusdiana. Kepemimpinan Pendidikan Islam. Bandung: Yayasan Darul Hikam, 2020.

Kementerian Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahannya, Jakarta: Fatwa, 2016.

Kesuma, Ayu Dwi, and Nani Imaniyati. “Pengembangan Profesi Guru Dalam Meningkatkan Kinerja Guru.” Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran 2, no. 2 (July 2017): 204.

Laksono, Tio Ari. “Analisis Kepala Madrasah Sebagai Supervisor Di Lembaga Pendidikan Islam.” LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 2, no. 1 (June 2021): 32. https://doi.org/10.35719/leaderia.v2i1.57.

Lestari, Tri Pudji, Slamet Utomo, and Su‟ud. “Implementasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Disiplin Dan Profesionalisme Guru Di Madrasah Miftahul Huda Tayu Pati Jawa Tengah.” An-Nizom 7, no. 3 (Desember 2022): 167–75. http://dx.doi.org/10.29300/nz.v7i3.8792.

Maimunah. “Pendekatan Dan Teknik Supervisi Pendidikan.” Jurnal Al-Afkar 8, no. 1 (April 2020): 86–122.

Maryanti. Supervisi Akademik Teknik Coaching Peningkat Guru Dalam Pembelajaran Di Kelas. Nusa Tenggara Barat: Yayasan Insan Cendekia

Indonesia Raya, 2023.

https://books.google.com/books/about/Supervisi_Akademik_Teknik_Coac hing_Penin.html?hl=id&id=l_C9EAAAQBAJ#v=onepage&q=teknik%20 kunjungan%20kelas&f=false.

Meriska, Mita. “Benarkah Kualitas Guru Di Indonesia Masih Rendah?”

Kompasiana (blog), September 23, 2022.

https://www.kompasiana.com/mitameriska/632ca02b08a8b520ef238812/b enarkah-kualitas-guru-di-indonesia-masih-rendah.

Moudina, Tya. “Supervisi Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Profesionalisme Guru Di SMAN 2 Meulaboh Aceh Barat.” Skripsi, UIN AR-RANIRY Banda Aceh, 2020.

Mujahidin. Manajemen Kepemimpinan Kepala Madrasah : Studi Peningkatan Mutu SDM Guru MAN 2 ParePare. Sumatera Barat: Insan Cendekia Mandiri, 2022.

Mukhtar, Minnah El Widdah, and Hindun. Kepemimpinan Kepala Madrasah:

Dalam Meningkatkan Efektifitas Pengelolaan Madrasah. Jambi: Salim Media Indonesia, 2019.

Mulyadi, Ahmad. “Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Standar Profesionalisme Guru Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kapuas.” Skripsi, IAIN Palangkaraya, 2020.

Mulyasa. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: PT Remaja Rodaskarya, 2009.

Naslim, Mulyadi, and Mulyono. “IImplikasi Supervisi Akademik Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesional Guru Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus Di MAN 1 Polewali Mandar).” Jurnal IDAARAH 5, no. 2 (Desember 2021): 185.

Qomariyah, Rifatul. “Supervisi Akademik Kepala Madrasah Dalam Mengembangkan Profesionalisme Guru Di Madrasah Tsanawiyah Fathur Rahman Sukorambi Jember.” Skripsi, UIN KHAS Jember, 2022.

Ramaliya. “Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran.” Bidiyah:

Studi Ilmu-Ilmu Keislaman 9, no. 1 (June 2018): 81.

Rhomdhoni, Ma‟ruf. “Supervisi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadiien Klego

Ponorogo.” Thesis, IAIN Ponorogo, 2020.

http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/15293.

Riduan, M. Manajemen Pendidikan Islam. Guepedia, 2020.

Rindiani, Ani, Asep Saepudin, and Lisnawati. “Pelaksanaan Program Supervisi Akademik Kepala Sekolah Di Madrasah Tsanawiyah Di Jawa Barat.”

Perspektif Ilmu Pendidikan 35, no. 1 (April 2021): 86.

https://doi.org/doi.org/10.21009/PIP.351.9.

Riswadi. Kompetensi Profesional Guru. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2019.

Rosidah, Nujumur. “Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tulungagung.” Skripsi, UIN SATU Tulungagung, 2019.

Saleh, Muhammad. Supervisi Pengajaran: Pendidik Dan Kualitas Pembelajaran.

Tulungagung: CV. Ausy Media, 2021.

https://books.google.co.id/books?id=akFXEAAAQBAJ&pg=PA16&dq=T ujuan+supervisi&hl.

Sayidah, Nur. Merodologi Penelitian: Disertai Dengan Contoh Penerapannya Dalam Penelitian. Sidoarjo: Zifatama Jawara, 2018.

https://books.google.com/books/about/METODOLOGI_PENELITIAN_Di sertai_Dengan_Co.html?hl=id&id=gcO9DwAAQBAJ#v=onepage&q=uji

%20keabsahan%20data&f=false.

Setiani, Riris Eka, and Ilmi Kurnia Sari. “Studi Tentang Kompetensi Guru PAUD Berkualifikasi Akademik Sarjana PG-PAUD Dan NonPG-PAUD Di PAUD Istiqomah Sambas Purbalingga.” Al - Athfal: Jurnal Pendidikan Anak 3, no. 2 (2017): 157.

Setiyadi, Bradley. Supervisi Dalam Pendidikan. Jawa Tengah: CV. SARNU UNTUNG, 2020.

Siswanto, Edy, Laily Hidayati, Lily Nurulia, Hartuti, Dede Hadiansah, Yuni Nuraeni Setiana, Jeffri Ardiyanto, et al. Supervisi Pendidikan. Semarang:

UNNES PRESS, 2021.

https://www.google.co.id/books/edition/SUPERVISI_PENDIDIKAN_Me njadi_Supervisor/g78-

EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=pengertian+supervisi&pg=PR12&prints ec=frontcover.

Subaidi, Jupri, and Munasir. “Supervisi Kepala Madrasah Dalam Mengembangkan Kompetensi Profesional Guru.” J-MPI (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) 7, no. 1 (June 2022): 20.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: ALFABETA, 2019.

Suhendri, Muhammad Dendi. “Supervisi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Di MTS Swasta Islamiyah Al-Falah Pangkalan Brandan.” Khazanah : Journal of Islamic Studies 1, no. 2 (Mei 2022). https://pusdikra - publishing.com/index.php/jkes/home.

Sukron, Mhd. Manajemen Profesional Guru Madrasah Di Abad 21. Bandung:

Indonesia Emas Group, 2022.

Sulistiyono, Joko. Meningkatkan Disiplin Mengajar Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual. Nusa Tenggara Barat: Yayasan Insan

Cendekia Indonesia Raya, 2022.

https://books.google.com/books/about/MENINGKATKAN_KEDSIPLIN AN_MENGAJAR_GURU.html?hl=id&id=I0CDEAAAQBAJ#v=onepage

&q=Pengertian%20teknik%20individual&f=false.

Suparman. Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Guru: Sebuah Pengantar Teoritik. Uwais Inspirasi Indonesia, 2019.

Suwarno, Suparjo Adi. Manajemen Pendidikan Islam: Teori, Konsep, Dan Aplikasinya Dalam Lembaga Pendidikan Islam. Indramayu: Adab, 2021.

Tasnim, Muntari, and Sukardi. “Supervisi Akademik Oleh Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 6, no. 1 (Mei 2021): 159–66.

https://doi.org/10.29303/jipp.v6i1.181.

Yumnah. “Supervisi Akademik Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Di Madrasah Tsanawiyah Darussalam Pondok Aren Tangerang Selatan.” Thesis, Institut PTIQ Jakarta, 2020.

Zebua, Ali M, Lias Hasibuan, Fitriyani, Musli, Ulil Azmi, Eri Deka Gustiar, Yuni Fitri, et al. Administrasi Dan Supervisi Pendidikan: Kajian Teoritis Dan Praktis Dalam Pendidikan. Riau: DOTPLUS Publisher, 2022.

LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1

MATRIK PENELITIAN

Judul Variabel Sub Variabel Indikator Variabel Sumber Data Metode Fakus Penelitian Supervisi

Kepala Madrasah dalam Meningkatka n

Profesionalit as Guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember

1. Supervisi Kepala Madrasah 2. Profesional itas Guru

1. Supervisi Kepala Madrasah a. Supervisi b. Kepala

Madrasah 2. Profesionalitas

Guru

a. Profesionali tas

b. Guru

1. Supervisi Kepala Madrasah a. Memberikan

pembinaan b. Memberikan

instruksi c. Mengevaluas

i hasil kerja d. Memberikan

motivasi e. Mengawasi 2. Profesionalitas

Guru

a. Mengikuti informasi perkembanga n IPTEK yang mendukung profesi melalui berbagai kegiatan ilmiah

Data primer : a. Kepala

MTsN 7 Jember b. Waka

Kurikulum MTsN 7 Jember c. Guru MTsN

7 Jember Data Sekunder : a. Dokumentas

i

1. Pendekatan : Kualitati 2. Jenis

Pendekatan : Dekripti 3. Lokasi :

MTsN 7 Jember 4. Pengumpul

an Data : Observasi, wawancara ,

dokumenta si

5. Analisis data : Model Miles, Huberman, dan

Saldana 6. Uji

Keabsahan

1. Bagaimana model supervisi kepala madrasah dalam meningkatka n

profesionalita s guru di MTsN 7 Jember?

2. Bagaimana pelaksanaan supervisi kepala madrasah dalam meningkatka n

profesionalita s guru di MTsN 7 Jember?

Dalam dokumen Fajar Ahwa, M.Pd.I ( ) 2 (Halaman 99-108)

Dokumen terkait