• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendekatan Pembelajaran

Dalam dokumen PEMBELAJARAN MODEL (Halaman 64-70)

memaksimalkan fungsi otak kanan dan kiri. Teknik ini menggunakan penjabaran secara visual. Teknik penyusunan catatan membantu siswa menggunakan seluruh potensi otak agar optimum. Caranya, menggabungkan kerja otak bagian kiri dan kanan.

Dengan metode Mind Mapping siswa dapat meningkatkan daya ingat hingga 78 persen. Cara ini diyakini lebih efektif dibanding menggunakan daftar materi. Metode belajar ini cukup efektif karena menggunakan simbol, kata, warna, hingga gambar. Agar peta pikiran dapat berfungsi secara maksimal ada baiknya dibuat warna warni dan menggunakan banyak gambar dan simbol sehingga tampak seperti karya seni.

Hal ini bertujuan agar metode mencatat ini dapat membantu individu mengingat perkataan dan bacaan,

55

meningkatkan pemahaman terhadap materi, membantu mengorganisasikan materi dan memberikan wawasan baru. Peta pikiran menirukan proses berfikir ini, memungkinkan individu berpindah-pindah topik.

Individu merekam informasi melalui simbol, gambar, arti emosional, dan warna. Mekanisme ini sama persis dengan cara otak memperoses berbagai informasi yang masuk. Karena peta pikiran melibatkan kedua belah otak, anda dapat mengingat informasi dengan lebih mudah.

Konsep ini ramah untuk otak dan mudah dipahami.

Berikut jenis pembelajaran yang cocok dengan metode mind mapping, yakni:

a. menyederhanakan tugas, b. menulis esai,

c. memvisualisasi dan brainstrorming konsep, d. mengkomunikasikan dan mempresentasikan ide

dan konsep, dan

e. membuat pertemuan atau rapat lebih efektif.

Menurut Svantesson (2004: 1) Mind Mapping atau peta pikiran adalah suatu teknik pembuatan catatan- catatan yang dapat digunakan pada situasi, kondisi tertentu seperti dalam pembuatan perencanaan, penyelesaian masalah, membuat ringkasan, membuat struktur, pengumpulan ide-ide, untuk membuat catatan, kuliah, rapat, debat dan wawancara. Istilah peta pikiran (Mind Mapping) merupakan salah satu strategi mencatat yang penuh dengan variasi baik berupa gambar atau

56

yang lainnya, dan dapat membantu siswa mengingat perkataan atau bacaan, agar dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi beserta prestasi yang dimiliki siswa, serta membantu mengelompokkan materi dan memberikan wawasan baru untuk siswa.

Catatan yang siswa buat membentuk sebuah pola gagasan yang saling berkaitan, dengan topik utama di tengah dan di subtopik dan perincian menjadi cabang- cabangnya, tekhnik ini dikenal juga dengan nama Radian Thinking. Cara terbaik penggunaan Mind Mapping adalah dengan menggunakannya sendiri. Contohnya untuk seorang guru saat mengajar buatlah Mind Mapping pada papan tulis atau sudah disediakan dalam bentuk peta di atas kertas, yang sudah dirangkai terlebih dahulu di rumah. Materi yang biasanya dibuat dalam bentuk linier atau lurus dapat pula diubah menjadi peta pikiran.

Cara ini menenangkan, menyenangkan dan kreatif yang menjadikan fikiran siswa tidak akan berhenti disitu saja karena mengulangi catatan, apabila catatannya menggunakan konsep Mind Mapping.

Mind Mapping sangat mudah dipraktekkan dalam setiap kegiatan sehari-hari. Bahkan untuk hal-hal yang bersifat pribadi sekalipun. Misalnya menggunakan Mind Mapp untuk merencanakan kegiatan keluarga. Seperti yang diceritakan dalam buku ini. Tentang sebuah keluarga yang menggunakan Mind Mapp baik harian, mingguan, tahunan, dan juga acara-acara istimewa. Mind Mapping sebagai data base yang tak terbatas. Ya, Mind

57

Mapping tak beda dengan sistem komputer buatan manusia. Dalam Mind Mapping, komputernya sendiri adalah otak manusia karena setiap orang tentulah memiliki apa yang namanya data base pribadi. Bedanya Mind Mapp tak terbatas, dan mampu mempunyai sistem memori yang super canggih melebihi sistem komputer secanggih apapun.

Menurut Buzan (2003: 122) teknik pembuatan catatan dan pengelompokkan pikiran yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan seluruh otak yang harus menyertakan tidak hanya kata-kata, angka, rangkaian, dan juga garis-garis tetapi juga dengan warna, gambar- gambar, dimensi, simbol-simbol itulah peta fikiran atau Mind Mapping. Adapun arti serupa dengan Mind Mapping yaitu peta konsep atau peta pembelajaran yang merupakan cara-cara untuk menangkap butir-butir pokok informasi yang ditunjukkan mirip seperti otak kita yang sedang berfungsi di berbagai arah secara bersamaan.

Perbedaan Catatan Biasa dan Mind Mapping menurut Iwan Sugiarto (2004: 76) dapat di bedakan, di antaranya:

1. Catatan biasa

a. hanya berupa tulisan-tulisan saja, b. hanya dalam satu warna,

c. untuk mereview ulang diperlukan waktu yang lama, dan

d. waktu yang diperlukan untuk belajar lebih lama.

58 2. Mind Mapping

a. berupa tulisan, simbol dan gambar, b. berwarna-warni,

c. untuk mereview ulang diperlukan waktu yang pendek,

d. waktu yang diperlukan untuk belajar lebih cepat dan efektif, dan

e. membuat individu menjadi kreatif.

Kapan Mind Mapping digunakan?, yakni:

1. saat ingin menemukan ide yang inovatif dan jalan keluar yang kreatif,

2. saat memahami suatu hal seperti: membaca buku, materi, ataupun yang lain,

3. saat ingin mengingat informasi secara efektif dan efisien,

4. saat ingin menetapkan sebuah tujuan, dan langkah-langkah untuk mencapainya, dan

5. saat sedang berfikir untuk mengubah dan meningkatkan prestasi atau karir.

Saat ini Mind Mapping digunakanan lebih dari 250 juta orang dari berbagai kalangan di seluruh dunia. Di antaranya, sekolah-sekolah Internasional dan tokoh- tokoh dunia: Dr. Ken Blanchard (penulis The One Minute Manager), Microsoft, Boeing, Con Edison (pemasok gas dan listrik di New York) adalah beberapa contoh orang dan bisnis yang menggunakan Peta Pikiran.

59

Buzan menyarankan pedoman berikut untuk membuat Peta Pikiran:

a. mulai di pusat dengan gambar topik, menggunakan setidaknya 3 warna,

b. gunakan gambar, simbol, kode, dan dimensi seluruh Peta Pikiran Anda,

c. pilih kata kunci dan mencetak menggunakan atas atau huruf kecil,

d. setiap kata/gambar yang terbaik sendirikan dan duduk pada baris sendiri,

e. garis harus terhubung, mulai dari gambar pusat. Garis pusat adalah tebal, organik dan tipis karena mereka memancar keluar dari pusat,

f. buatlah garis panjang yang sama dengan kata/gambar yang mereka dukung,

g. gunakan beberapa warna di seluruh Peta Pikiran, untuk stimulasi visual dan juga untuk mengkodean atau kelompok,

h. gunakan asosiasi penekanan dan menunjukkan dalam Peta Pikiran Anda,

i. jauhkan Peta Pikiran yang jernih dengan menggunakan hirarki radial, urutan numerik atau menguraikan merangkul cabang Anda, dan

j. daftar ini sendiri lebih ringkas daripada versi prosa dari informasi yang sama dan Peta Pikiran pedoman itu sendiri dimaksudkan agar lebih mudah diingat dan lebih cepat untuk memindai dari baik prosa atau daftar.

60

F. Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Mind

Dalam dokumen PEMBELAJARAN MODEL (Halaman 64-70)