PERTUMBUHAN RIIL PDRB TAHUN 2012-2016
1. Pendidikan
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 64 Tabel 2.33
Perkembangan Seni. Budaya dan Olahraga Kabupaten Jayapura per Distrik Tahun 2016
No Distrik
Jumlah grup kesenian per
10.000 penduduk
Jumlah gedung kesenian per 10.000 penduduk
Jumlah klub olahraga per
10.000 penduduk
Jumlah gedung olahraga per
10.000 penduduk
1 Kaureh 0/6.806 0/6.806 2/6.806 0/6.806
2 Airu 0/1.018 0/1.018 0/1.018 0/1.018
3 Yapsi 0/6.261 0/6.261 3/6.261 0/6.261
4 Kemtuk 4/3.941 0/3.942 2/3.942 0/3.942
5 Kemtuk Gresi 0/4.552 0/4.553 2/4.553 0/4.553
6 Gresi Selatan 0/994 0/995 1/995 0/995
7 Nimboran 4/4.429 0/4.430 4/4.430 0/4.430
8 Namblong 2/3.270 0/3.271 5/3.271 0/3.271
9 Nimbokrang 21/6.935 0/6.936 3/6.936 0/6.936
10 Unurum Guay 0/2.141 0/2.142 2/2.142 0/2.142
11 Demta 0/3481 0/3481 2/3481 0/3481
12 Yokari 0/2099 0/2099 2/2099 0/2099
13 Depapre 7/4.214 0/4.215 4/4.215 0/4.215
14 Raveni Rara 0/1243 0/1244 2/1244 0/1244
15 Sentani Barat 10/4.563 0/4.564 5/4.564 0/4.564
16 Waibu 7/7.795 0/7.795 4/7.795 1/7.795
17 Sentani 14/49.321 0/49.322 80/49321 9/49321
18 Ebungfau 35/2.741 0/2.742 4/2.742 0/2.742
19 Sentani Timur 13/8006 0/8006 6/8006 0/8006
Jumlah 117/123.780 0/123.780 133/123.780 10/123.780 Sumber data: Dinas Pemuda dan Olahraga & Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayapura (Data diolah).
Jumlah grup kesenian di Kabupaten Jayapura tahun 2016 adalah 117 group dari jumlah penduduk sebanyak 123.780 jiwa. sedangkan jumlah gedung olahraga adalah 133 gedung dari jumlah penduduk sebanyak 123.780 jiwa. Jika dilihat jumlah dengan perbandingan penduduknya dapat si asumsikan bahwa jumlah sarana olahraga maupun kesenian dan budaya masih perlu menjadi perhatian pemerintah terutama terkait kuantitas sarana prasarana terkait.
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 65 SMP/MTs sebanyak 46 gedung. SM/MA Sebanyak 19 gedung. SMK/SMTK 13 gedung dan perguruan tinggi 4 gedung. Jumlah Gedung Sekolah Dan Perguruan Tinggi Di Kabupaten Jayapura Tahun 2014-2016 dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.34
Jumlah Gedung Sekolah Dan Perguruan Tinggi Di Kabupaten Jayapura Tahun 2014-2016
NO Jumlah Gedung 2014 2015 2016
1 Sekolah PAUD 186 186 302
2 SD/MI 131 133 135
3 SMP/MTs 41 42 46
4 SMA/MA 18 19 19
5 SMK/SMTK 6 14 13
6 Perguruan Tinggi 5 6 6
Sumber data: Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura tahun 2017.
a. Angka Partisipasi Sekolah (APS).
Berdasarkan tabel 2.35 pada tahun 2016 Angka Partisipasi Sekolah (APS) terbesar terjadi pada SD yakni 96.21. Jika dilihat dari tingkat Angka Partisipasi Kasar (APK) di tahun 2016 terjadi peningkatan APK terbesar pada SD yaitu 147.26 persen atau meningkat sebesar 56.60 persen dari APK SLTP yakni 90.66 persen. Perkembangan APM. APS. dan APK SMU terlihat masih sangat rendah jika dibandingkan capaian SD dan SLTP. hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah dalam meningkatkan dunia pendidikan. khususnya SMU.
Perkembangan Angka Partisipasi Sekolah (APS) Tahun 2013-2017 dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.35
Perkembangan Angka Partisipasi Sekolah (APS) Tahun 2013-2017
No Jenjang Pendidikan 2013 2014 2015 2016 2017*
1 SD/MI
1.1. Jumlah Murid Usia 7-12 Thn 19.908 19.817 20.562 22.902 20.221 1.2. Jumlah Penduduk Kelompok Usia 7-12
Tahun 15.814 16.177 16.550 16.930 17.320
1.3. APS SD/MI 96.67 97.90 97.71 96.21
2 SMP/MTs
2.1. Jumlah Murid Usia 13-15 Thn 5.898 7.286 8.387 9.461 8.224 2.2. Jumlah Penduduk Kelompok Usia 13-15
Tahun 7.871 8.052 8.237 8.427 8620
2.3. APS SMP/MTs 93.63 99.24 94.83 94.74
Sumber data: Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura tahun 2017.
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 66 Tabel 2.36
Angka Partisipasi Sekolah (APS) Kabupaten Jayapura Tahun 2016
No Distrik
SD/MI SMP/MTs
Jumlah murid usia 7-12 thn
Jumlah penduduk
usia 7-12 th APS Jumlah murid usia
13-15 thn
Jumlah penduduk
usia 13-15 th APS
1 Kaureh 1.508 870 1.733 338 433 780.6
2 Airu 398 129 3.085 - 64 0
3 Yapsi 924 803 1.151 352 399 882.206
4 Kemtuk 668 501 1.333 273 250 1092
5 Kemtuk Gresi 887 575 1.543 415 286 1451.05
6 Gresi Selatan 163 126 1.294 - 63 0
7 Nimboran 538 566 951 410 282 1453.9
8 Namblong 594 418 1.421 204 208 980.769
9 Nimbokrang 988 889 1.111 583 443 1316.03
10 Unurum Guay 447 273 1.637 104 136 764.706
11 Demta 593 443 1.339 287 221 1298.64
12 Yokari 402 267 1.506 72 133 541.353
13 Depapre 1.025 537 1.909 451 267 1689.14
14 Raveni Rara 285 158 1.804 - 78 0
15 Sentani Barat 925 584 1.584 332 291 1140.89
16 Waibu 1.785 991 1.801 364 493 738.337
17 Sentani 8.556 6311 1.356 4.572 3.141 1455.59
18 Ebungfau 374 348 1.075 - 173 0
19 Sentani Timur 1.842 1025 1.797 704 510 1380.39
Jumlah 22.902 15.814 1.548.87 4.572 7871 892.926
Sumber data: Dinas pendidikan Kabupaten Jayapura Tahun 2017
b. Harapan Lama Sekolah (HLS)
Unsur utama IPM lainnya adalah indikator pendidikan yang terdiri dari HLS (Harapan Lama Sekolah) dan RLS (Rata-rata Lama Sekolah). HLS menunjukkan lamanya sekolah (dalam tahun) yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang. HLS dikaji untuk mengetahui kondisi pembangunan sistem pendidikan di berbagai jenjang yang ditunjukkan dalam bentuk lamanya pendidikan (dalam tahun) yang diharapkan dapat dicapai oleh setiap anak. Perkembangan Harapan Lama Sekolah (HLS) Kabupaten Jayapura Tahun 2011-2016 dapat dilihat pada tabel berikut.
Grafik 2.9
Perkembangan Harapan Lama Sekolah (HLS) Kabupaten Jayapura Tahun 2011-2016
Sumber data: IPM Kabupaten Jayapura 2017.
12.91 13.28 13.28 13.54 13.79 14.15
12 14 16
2011 2012 2013 2014 2015 2016
HLS
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 67 Capaian HLS di Kabupaten Jayapura cukup tinggi. pada tahun 2016. HLS Kabupaten Jayapura adalah sebesar 14 tahun. Dari Grafik 2.9 terlihat adanya peningkatan HLS dari tahun ke tahun. Terjadi peningkatan sebanyak 1.24 tahun atau 14 bulan (1 tahun 2 bulan) dari tahun 2011 hingga tahun 2016. HLS di Kabupaten Jayapura menduduki posisi kedua setelah Kota Jayapura dan diantara Kabupaten lainnya di Provinsi Papua. Sedangkan jika dibandingkan dengan nilai HLS Propinsi Papua sendiri HLS Kabupaten Jayapura masih lebih unggul. Dalam hal ini pemerintah Kabupaten Jayapura sudah baik. namun harus memiliki strategi untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan lagi HLS agar kualitas penduduk Kabupaten Jayapura dalam hal pendidikan bisa lebih baik. Untuk melihat capaian HLS Kabupaten Jayapura terhadap standar yang ditetapkan UNDP dapat dilihat pada Grafik berikut.
Grafik 2.10
Pencapaian Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) Kabupaten Jayapura Tahun 2016
GRAFIK 3.6 PENCAPAIAN ANGKA HARAPAN LAMA SEKOLAH (HLS) KABUPATEN JAYAPURA TAHUN 2016
MIN 0
PENCAPAIAN 14.15
MAX 18
0 5 10 15 20
Sumber data: BPS Provinsi Papua Tahun 2017 (diolah).
Pencapaian HLS Kabupaten Jayapura pada tahun 2016 sebesar 14.15 persen. Artinya. tingkat pencapaian HLS Kabupaten Jayapura sudah 77 persen dari target UNDP yaitu sebesar 18 tahun.
c. Rata-Rata Lama Sekolah (RLS)
Pada tahun 2016 angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Jayapura sebesar 9.53 tahun. Angka rata-rata lama sekolah sebesar 9.53 diartikan bahwa rata-rata penduduk di Kabupaten Jayapura telah mengenyam pendidikan hingga kelas 1 SMA/Sederajat. Hal ini membuktikan kinerja pemerintah yang baik. yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2015 rata-rata penduduk
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 68 dapat bersekolah hingga kelas 3 SMP/sederajat. sedangkan tahun 2016 meningkat ke tingkat SMA kelas 1. Angka ini juga mengindikasikan bahwa secara rata-rata pemerintah Kabupaten Jayapura telah berhasil menuntaskan program wajib belajar 9 Tahun.
Grafik 2.11
Perkembangan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Kabupaten Jayapura tahun 2011-2016
9.33 9.41 9.48 9.53
8.67
9.05
2011 2012 2013 2014 2015 2016
Sumber data: BPS Provinsi Papua. diolah.
Grafik 2.12
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Tahun 2016
Sumber data: BPS Kabupaten Jayapura tahun 2017
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 69 Angka RLS Kabupaten Jayapura menduduki peringkat ke-3 dibawah Kota Jayapura. Kabupaten Biak Numfor dan diantara Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Papua. Berdasarkan informasi pada Grafik 2.11 dapat ditarik kesimpulan bahwa hanya terdapat 5 Kabupaten/Kota yang telah berhasil dalam program pendidikan wajib belajar 9 tahun. Kabupaten/Kota yang dimaksud antara lain Kota Jayapura. Kabupaten Biak Numfor. Jayapura. Nabire dan Mimika. Selain itu Propinsi Papua sendiri memiliki rata-rata lama sekolah yang masih jauh rendah dibandingkan dengan Kabupaten Jayapura. yakni dengan RLS 6.15 tahun. atau setara dengan tingkat SD kelas 6.
Untuk dapat melihat sejauh mana capaian angka RLS terhadap standar global yang telah ditetapkan oleh UNDP dapat dilihat pada Grafik berikut.
Grafik 2.13
Pencapaian Angka Rata-rata Sekolah (RLS) Kabupaten Jayapura Tahun 2016
Sumber data: BPS Provinsi Papua tahun 2017 ( dikelolah)
Standar global yang ditetapkan oleh UNDP untuk RLS adalah 15 tahun atau setara dengan tingkat diploma 3 pada jenjang perguruan tinggi. Pada tahun 2016. pencapaian angka RLS Kabupaten Jayapura terhadap standar global UNDP adalah sebesar 64 persen. Selama 5 tahun terakhir. rata-rata peningkatan indeks pencapaian RLS sebesar 0.24 persen per tahun. Indikator pendidikan di Kabupaten Jayapura harus terus ditingkatkan dengan cara pemerintah lebih serius
MAX PENCAPAIAN MIN
15 9.53
0
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 70 dalam menangani program pembangunan di lapangan usaha pendidikan. dan pembangunan di lapangan usaha penunjangnya yaitu lapangan usaha kesehatan dan ekonomi.
d. Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk usia sekolah.
Rasio sekolah terhadap penduduk usia sekolah mengindikasikan ketersediaan sekolah. yang dimana Kabupaten Jayapura pada tahun 2016 rasio gedung sekolah terhadap penduduk kelompok usia sekolah 1-6 tahun (PAUD) sebesar 136.55 persen. terhadap penduduk kelompok usia sekolah 7-12 tahun (SD) sebesar 76.42 persen. terhadap penduduk kelompok usia sekolah 13-15 tahun (SMP) sebesar 43.05 persen dan Terhadap penduduk kelompok usia sekolah 16-18 tahun (SMA/SMK) sebesar 22.14 persen. Secara rinci dapat di lihat pada tabel berikut.
Tabel 2.37
Rasio Ketersediaan Sekolah menurut tingkat pendidikan dan Penduduk Usia Sekolah Kabupaten Jayapura Tahun 2014 - 2016
NO Jenjang Pendidikan 2014 2015 2016
1 PAUD
1.1. Jumlah Gedung Sekolah 186 186 302
1.2. jumlah penduduk kelompok usia 1-6 tahun 16.188 16.188 16.188
1.3. Rasio 99.06 99.68 136.55
1 SD/MI
1.1. Jumlah Gedung Sekolah 131 133 135
1.2. jumlah penduduk kelompok usia 7-12 tahun 15.814 15.814 15.814
1.3. Rasio 72.62 73.89 76.42
2 SMP/MTs
2.1. Jumlah Gedung Sekolah 41 42 46
2.2. jumlah penduduk kelompok usia 13-15
tahun 7.871 7.871 7.871
2.3. Rasio 39.08 40.40 43.05
3 SMA/MA
1.1. Jumlah Gedung Sekolah 18 19 19
1.2. jumlah penduduk kelompok usia 16-18
tahun 7.227 7.227 7.227
1.3. Rasio 16.60 22.83 22.14
4 SMK/SMTK
2.1. Jumlah Gedung Sekolah 6 14 13
2.2. jumlah penduduk kelompok usia 16-18
tahun 7.227 7.227 7.227
2.3. Rasio 16.60 22.83 22.14
Sumber data: Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura.
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 71 Tabel 2.38
Ketersediaan Sekolah Dan Penduduk Usia Sekolah Menurut Distrik di Kabupaten Jayapura Tahun 2016
No Distrik
SD/MI SMP/MTs
Jumlah gedung sekolah
Jumlah penduduk usia 7-12 th
Rasio Jumlah gedung sekolah
jumlah penduduk usia
13-15 th
Rasio
-1 -2 -3 -4 (5=3/4) -6 -7 (8=6/7)
1 Kaureh 7 870 80.46 2 433 46.19
2 Airu 3 129 232.56 - 64
3 Yapsi 8 803 99.63 3 399 75.19
4 Kemtuk 5 501 99.80 2 250 80.00
5 Kemtuk Gresi 6 575 104.35 2 286 69.93
6 Gresi Selatan 2 126 158.73 - 63
7 Nimboran 5 566 88.34 1 282 35.46
8 Namblong 4 418 95.69 1 208 48.08
9 Nimbokrang 10 889 112.49 3 443 67.72
10 Unurum Guay 5 273 183.15 2 136 147.06
11 Demta 5 443 112.87 3 221 135.75
12 Yokari 4 267 149.81 1 133 75.19
13 Depapre 8 537 148.98 2 267 74.91
14 Raveni Rara 4 158 253.16 - 78
15 Sentani Barat 6 584 102.74 2 291 68.73
16 Waibu 7 991 70.64 2 493 40.57
17 Sentani 27 6311 42.78 14 3.141 44.57
18 Ebungfau 4 348 114.94 - 173
19 Sentani Timur 8 1025 78.05 3 510 58.82
Total 128 15814 80.94 43 7871 54.63
Sumber data: Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura tahun 2017 (Data diolah)
e. Rasio Guru terhadap Gedung Sekolah.
Rasio Guru terhadap gedung sekolah di Kabupaten Jayapura pada tahun 2016 tingkat pendidikan PAUD sebesar 1.34. tingkat SD sebesar 8.40. tingkat SMP sebesar 14.89 dantingkat sekolah SMA/SMK sebesar 19.22. Secara rinci dapat di lihat pada tabel berikut.
Tabel 2.39
Rasio Guru terhadap gedung sekolah tahun 2013 s.d 2016 di Kabupaten Jayapura
NO Jenjang Pendidikan 2014 2015 2016
1 PAUD
1.1. Jumlah Gedung Sekolah 186 186 202
1.2. Jumlah Guru 267 267 271
1.3. Rasio 1.44 1.44 1.34
1 SD/MI
1.1. Jumlah Gedung Sekolah 131 133 135
1.2. Jumlah Guru 1.306 1.120 1.134
1.3. Rasio 9.97 8.42 8.40
2 SMP/MTs
2.1. Jumlah Gedung Sekolah 41 42 46
2.2. Jumlah Guru 591 670 685
2.3. Rasio 14.41 15.95 14.89
3 SMA/MA/SMK
1.1. Jumlah Gedung Sekolah 18 33 32
1.2. Jumlah Guru 550 253 615
1.3. Rasio 30.56 7.67 19.22
Sumber data: Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura.
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 72 f. Rasio Guru/murid
Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2013 Rasio Guru Terhadap Murid adalah jumlah siswa di bagi jumlah guru idealnya 1 guru mengajar 32 peserta didik. Rasio guru per murif di Kabupaten Jayapura dapat di lihat dalam tabel berikut.
Tabel 2.40
Rasio Guru dan Murid Jenjang Pendidikan Dasar Kabupaten Jayapura Tahun 2014 - 2016
NO Jenjang Pendidikan 2014 2015 2016
1 PAUD
1.1. Jumlah Guru 286 298 319
1.2. jumlah Murid 6.457 6.900 7.053
1.3. Rasio 22.58 23.15 22.11
1 SD/MI
1.1. Jumlah Guru 1.604 1.432 1.477
1.2. jumlah Murid 19.907 20.562 22.902
1.3. Rasio 12.41 14.36 15.51
2 SMP/MTs
2.1. Jumlah Guru 840 914 935
2.2. jumlah Murid 7.972 8.387 9.461
2.3. Rasio 9.49 9.18 10.12
3 SMA/MA
1.1. Jumlah Guru 842 810 823
1.2. jumlah Murid 4.535 4.620 5.151
1.3. Rasio 5.39 5.70 6.26
4 SMK/SMTK
2.1. Jumlah Guru 842 810 823
2.2. jumlah Murid 2.223 2.498 3.577
2.3. Rasio 2.64 3.08 4.35
Sumber data: Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura
Rasio Guru Terhadap Murid di semua jenjang pendidikan di Kabupaten Jayapura sudah memenuhi standart kecuali PAUD. Permasalahan yang terjadi di Kabupaten Jayapura kurangnya pemerataan guru disetiap sekolah. Rasio Murid terhadap guru pada jenjang pendidikan tingkat PAUD tahun 2014 sebesar 22.58.
tahun 2015 sebesar 23.15. tahun 2016 sebesar 22.11 belum memenuhi rasio minimal jumah peserta didik terhadap guru untuk PAUD rasio 15 berbanding 1.
SD di tahun 2014 sebesar 12.41. tahun 2015 sebesar 14.36. tahun 2016 sebesar 15.51 diatas rasio minimal jumah peserta didik terhadap guru untuk SD atau sederajat 20 berbanding 1. Rasio Guru Terhadap Murid Tingkat SMP di tahun 2014 sebesar 9.49. di tahun 2015 sebesar 9.18. di tahun 2016 sebesar 10.12 diatas rasio minimal jumah peserta didik terhadap guru untuk SMP atau sederajat 20
BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 73 berbanding 1. Rasio Guru Terhadap Murid Tingkat SMA di tahun 2014 sebesar 5.39. di tahun 2015 sebesar 5.70. di tahun 2016 sebesar 6.26. Rasio Guru Terhadap Murid Tingkat SMK di tahun 2014 sebesar 2.64. di tahun 2015 sebesar 3.08. di tahun 2016 sebesar 4.35 diatas rasio minimal jumah peserta didik terhadap guru untuk SMA/SMK atau sederajat 20 berbanding 1.