• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IX PENUTUP

5) Penggunaan Lahan

2.1.3. Wilayah Rawan Bencana

Wilayah rawan gempa bumi adalah areal yang diidentifikasi rawan terhadap gempa karena wilayah ini di lewati oleh sesar/patahan, sehingga berdasarkan siklus gejala alam dapat diprediksi pada wilayah ini suatu saat akan terjadi gempa bumi.

Untuk itu pada wilayah ini diarahkan untuk tidak membangun atau mengembangkan kegiatan budidaya melainkan tetap sebagai kawasan hutan dengan tanaman keras yang dapat diambil manfaatnya oleh penduduk. Wilayah rawan gempa ini meliputi Distrik Sentani, Demta, Yokari, Sentani Barat, Waibu dan Ebungfauw.

Gambar 2.6

Peta Bahaya Gempa Bumi di Kabupaten Jayapura

Sumber data: RTRW Kabupaten Jayapura.

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 39 Wilayah rawan tanah longsor adalah areal yang diidentifikasi rawan gerakan tanah karena kondisi geologi yang labil. Wilayah ini diarahkan untuk mendapatkan perlakuan khusus sehingga potensi longsor dapat diminimalisasi, sementara itu pada beberapa wilayah yang secara alami telah memiliki potensi gerakan yang tinggi diarahkan untuk tidak dikembangkan bagi kegiatan budidaya. Pada kawasan rawan longsor ini juga ditanami tanaman keras yang dapat diambil manfaatnya oleh penduduk. Wilayah rawan longsor ini meliputi; Distrik Yapsi, Demta, Depapre, Unurum Guay, Sentani, Sentani Timur, Ravenirara dan Airu.

Gambar 2.7

Peta Bahaya Tanah Longsor di Kabupaten Jayapura

.

Sumber data: RTRW Kabupaten Jayapura

Kawasan rawan banjir adalah areal yang diidentifikasi rawan terhadap genangan air secara permanen dan musim hujan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah tersebut. Wilayah ini terutama di wilayah permukiman di daerah Distrik Sentani karena kurang bekerjanya system hidrologi alamiah dan buatan yang ada serta naiknya permukaan air Danau Sentani. Selain itu, akibat terjadinya perubahan fungsi lahan di daerah Cycloop yang merupakan daerah cagar alam oleh masyarakat, yang semula merupakan daerah konservasi menjadi daerah permukiman, serta semakin banyaknya penambangan batu dan pasir yang dilakukan oleh masyarakat disekitar kawasan cagar alam Cycloop tersebut.

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 40 Gambar 2.8

Peta Bahaya Banjir di Kabupaten Jayapura

Sumber data: RTRW Kabupaten Jayapura.

Gambar 2.9

Peta Rawan Bencana Kabupaten Jayapura

Sumber Data: RTRW Kabupaten Jayapura

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 41 2.1.4. Aspek Demografi

a) Jumlah dan struktur umur penduduk berdasarkan jenis kelamin.

Aspek kependudukan merupakan aspek utama dalam perencanaan dan penyususnan program pembangunan. Penduduk merupakan subjek yang harus dibina dan dikembangkan sehingga mampu menjadi penggerak pembangunan dan sebagai objek dimana hasil pemabangunan harus dinikmati oleh penduduk.

Berdasarkan data Kabupaten Jayapura Dalam Angka Tahun 2017, jumlah penduduk Kabupaten Jayapura pada tahun 2016 sebesar 123.780 jiwa, yang terdiri dari penduduk laki-laki sebesar 65.185 jiwa atau 52,66 % dan penduduk perempuan berjumlah 58.595 jiwa atau 47,34% dan proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2017 sebesar 125.975 jiwa. Penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin di Kabupaten Jayapura tahun 2017 dapat dilihat pada grafik berikut.

Grafik 2.1

Penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin di Kabupaten Jayapura tahun 2017

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 42 Pembagian kelompok umur terdiri dari enam belas (16) kelompok . dengan proporsi penduduk usia muda (dibawah 15 tahun) di tahun 2016 berkisar 28.58 % atau 35.378 jiwa dan proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun) sebanyak 84.677 jiwa (68,41%) sedangkan proporsi penduduk usia lanjut tercatat 3.707 jiwa (2,99%). Dapat dilihat juga sebaran penduduk di distrik dalam tabel berikut. Dari data tersebut menunujukkan bahwa proporsi umur penduduk didominasi oleh usia produksi yang relatif besar dan menjadi potensi sumberdaya manusia untuk pembangunan. Sebaran Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2016-2017 dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel. 2.12

Sebaran Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2016-2017 Kelompok

Umur

Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kelompok Umur (BPS)

Tahun 2016 Tahun 2017**

Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki-Laki Perempuan Jumlah

0 - 4 6.764 6.807 13.571 6.770 6.801 13.571

5 - 9 5.575 5.627 11.202 5.556 5.624 11.180

10 - 14 5.282 5.323 10.605 5.227 5.340 10.567

15 - 19 6.014 5.330 11.344 6.021 5.324 11.345

20 - 24 7.534 5.669 13.203 7.605 5.633 13.238

25 - 29 6.431 4.940 11.371 6.536 4.979 11.515

30 - 34 5.067 4.249 9.316 5.114 4.267 9.381

35 - 39 4.247 3.933 8.180 4.254 3.932 8.186

40 - 44 4.366 4.379 8.763 4.430 4.505 8.935

45 - 49 3.890 3.675 7.565 4.030 3.894 7.924

50 - 54 3.672 3.356 7.028 3.899 3.618 7.517

55 - 59 2.717 2.233 4.950 2.968 2.457 5.425

60 - 64 1.609 1.366 2.975 1.772 1.520 3.292

65 - 69 910 750 1.660 991 816 1.807

70 -74 625 542 1.167 641 555 1.196

75 + 482 398 880 493 403 896

65.185 58.595 123.780 66.307 59.668 125.975

Sumber data: DDA Kabupaten Jayapura 2013-2016

Tabel 2.13

Perkembangan Jumlah Penduduk Periode Tahun 2013-2017

Tahun Penduduk (Jiwa) Perkembangan

(%) Laki-Laki Perempuan Jumlah Total

2013 62.787 56.002 118.789 -

2014 62.891 56.387 119.383 0.5

2015 63.891 57.591 121.410 1.7

2016 63.891 57.519 123.780 1.9

2017** 66.307 59.668 125.975 1.7

Rata-rata 1.16

Sumber data: DDA BPS Kabupaten Jayapura 2017.

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 43 Tabel 2.13 menunjukkan tingkat perkembangan penduduk cukup tinggi.

dimana perkembangan tertinggi pada tahun 2016 dengan rata-rata perkembnagan pertahun 1.16%. perkembangan tertinggi terjadi pada tahun 2015-2016 dan 1,9% jumlah penduduk dan proyeksi pada tahun 2017 perkembangannya hanya mencapai 1,7% jumlah penduduk.

b) Tingkat Kepadatan Penduduk

Distribusi penduduk yang tidak merata, menimbulkan tingkat kepadatan penduduk yang berbeda antara wilayah distrik. Kepadatan jumlah penduduk di Kabupaten Jayapura pada tahun 2016 sebesar 7.07 Km2. Tingkat penduduk terpadat berada di Distrik Sentani yaitu jumlah penduduk 49.321 jiwa dengan luas wilayah sebesar 225,90 Km2 maka terdapat 218,33 jiwa/km2, tingkat kepadatan penduduk terendah di Distrik Airu dengan luas wilayah sebesar 3,099 Km2 dan jumlah penduduk 1108 jiwa dengan kepadatan 0.33 jiwa/Km2.Untuk lebih jelas dapat dilihat pada table berikut. Data Sebaran penduduk di Distrik Kabupaten Jayapura pada Tahun 2016 dapat dilihat pada tabel berikut

Tabel 2.14

Data Sebaran penduduk di Distrik Kabupaten Jayapura pada Tahun 2016

NO DISTRIK LUAS

WILAYAH

JUMLAH PENDUDUK (jiwa) 2016 % Kepadatan

Penduduk

1 Kaureh 4.358 6.806 1,56

2 Airu 3.099 1.018 0,33

3 Yapsi 1.291 6.261 4,85

4 Kemtuk 258 3.941 15,26

5 Kemtuk Gresi 182 4.522 24,79

6 Gresi Selatan 144 994 6,91

7 Nimboran 710 4.429 6,24

8 Namblong 194 3.270 16,88

9 Nimbokrang 775 6.935 8,95

10 Unurum Guay 3.131 2.141 0,68

11 Demta 497,50 3.481 7,00

12 Yokari 519,50 2.099 4,04

13 Depapre 404,30 4.214 10,42

14 Raveni Rara 467,40 1.243 2,66

15 Sentani Barat 129,20 4.563 35,32

16 Waibu 258,30 7.795 30,18

17 Sentani 225,90 49.321 218,33

18 Ebungfau 387,40 2.741 7,08

19 Sentani Timur 484,30 8.006 16,53

Jumlah 17.516,60 123.780 7,07

Sumber Data : DDA Kabupaten Jayapura.

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 44 c) Komposisi dan Populasi penduduk.

1) Pendidikan

Jumlah penduduk Kabupaten Jayapura sesuai tingkat pendidikan/lulusan pada tahun 2016 jenjang pendidikan SD sebanyak 30.180 orang (24.38 persen).

jenjang pendidikan SMP sebanyak 32.590 orang (26.33 persen) dan SMA/SMK sebanyak 86.227 orang (69.66 persen). Jumlah jenjang pendidikan D1-D3 Sebanyak 5.722 orang (4.62 persen). Jumlah jenjang pendidikan S1 sebanyak 10.495 orang (8.48 persen) . jenjang pendidikan S2 sebanyak 752 orang (0.61 persen) dan jenjang pendidikan S3 sebanyak 91 orang (0.07 persen). Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan Kabupaten Jayapura Pada Tahun 2016 dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.15

Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan Kabupaten Jayapura Pada Tahun 2016

NO Jumlah Penduduk 2013 2014 2015 2016

1 SD 21.513 25.430 26.845 30.180

2 SMP 21.581 27.016 28.972 32.590

3 SMA 51.084 66.934 73.395 86.227

4 D1-DIII 3.974 4.667 5.256 5.722

5 S1 6.355 7.975 9.025 10.495

6 S2 455 589 661 752

7 S3 55 67 71 91

Jumlah 105.017 132.678 144.225 166.057

Sumber data: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jayapura.

2) Dinamika penduduk yang dipengaruhi oleh kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk;

Kartu keluarga adalah bukti dari identitas warga/penduduk Kabupaten Jayapura. Apabila masyarakat yang tinggal di Kabupaten Jayapura belum terdaftar/mendaftarkan dirinya melalui Formulir pendaftaran (F-1.01), belum dapat dikategorikan sebagai penduduk Kabupaten Jayapura.

Jumlah penduduk berdasarkan pada jumlah seluruh anggota keluarga yang tercatat pada kartu keluarga. Jika ada anggota keluarga yang tidak tinggal bersama karena alasan studi atau pekerjaan, maka selama tidak mengajukan permohonan pindah yang bersangkutan masih tergolong penduduk Kabupaten Jayapura.

Hal ini disebabkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura tidak mempunyai kewenangan memindahkan penduduk tanpa adanya permohonan dari yang bersangkutan.. Begitupula penduduk yang

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 45 pindah datang ke Kabupaten Jayapura, harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia ( SKPWNI ) dari Kabupaten/Kota asal.

Di Kabupaten Jayapura ( bahkan di Indonesia ) terdapat penduduk yang selama ≥ 5 tahun tidak pernah melakukan update data, dikategorikan sebagai penduduk anomali sehingga berpengaruh terhadap jumlah penduduk. Penduduk anomaly ini, apabila sudah diperbaharui datanya dan melakukan perekaman dengan sendirinya akan menambahkan jumlah penduduk.

3) Kewarganegaraan/Suku

Penduduk Kabupaten Jayapura sampai dengan tahun 2017 berjumlah 267.658 orang. Berdasarkan asal suku Bangsa penduduk Kabupaten Jayapura dapat diklasifikasi atas penduduk Papua asli Jayapura. Papua luar Jayapura dan Penduduk luar/Non Papua. Penduduk Papua asli Kabupaten Jayapura berjumlah 125.502 orang (46,89 persen). Penduduk Papua Luar Kabupaten Jayapura berjumlah 50.174 orang (18,75 persen) dan Penduduk Luar Papua berjumlah 91.982 orang (34,37 persen). Penduduk Menurut Suku Bangsa Kabupaten Jayapura Tahun 2013-2017 dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.16

Penduduk Menurut Suku Bangsa Kabupaten Jayapura Tahun 2013-2017

No. Suku bangsa 2013 2014 2015 2016 2017

1. Papua Jayapura 91.518 99.209 106.508 118.629 125.502 2. Papua Luar

Jayapura 35.189 40.453 43.555 47.484 50.174 3. Non Papua 70.081 75.743 78.495 86.981 91.982 Jumlah 196.788 215.405 228.558 253.094 267.658 Sumber data: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura.

Pertumbuhan jumlah penduduk Papua Asli Kabupaten Jayapura tahun 2013 sebanyak 91.518 orang menjadi 125.502 orang tahun 2017 bertambah sebanyak 33.984 orang (37,13 persen). Penduduk Papua yang berasal dari luar Jayapura Tahun 2013 berjumlah 35.189 orang menjadi 50.174 orang tahun 2017 bertambah sebanyak 14.985 orang (42,58 persen). Penduduk Non Papua tahun 2013 sebanyak 70.081 orang menjadi 91.982 orang tahun 2017 bertambah sebanyak 21.901 orang (31,25 persen). Meningkatnya jumlah penduduk non-papua yang berdomisili di Kabupaten Jayapura diakibatkan oleh

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 46 adanya migrasi penduduk dari luar Papua. Dan pada tahun 2017 penduduk asli papua sebesar 65,63% atau 175.676 jiwa dan Non Papua sebesar 34,37% atau sebanyak 91.982 jiwa tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Jayapura dengan tingkat penyebaran pendududk Non Papua bila di rata-ratakan sebanyak 5,25 jiwa/Km2. Data sebaran Penduduk disajikan pada table berikut.

Tabel 2.17

Sebaran Penduduk Asli Papua dan Non Asli Papua Tahun 2017

No Distrik

Hasil sementara POAP 2017 (jiwa) Persentase

Laki-laki Perempuan Total Papua Non

papua Papua Non Papua

1 Sentani 73.251 58.816 132.067 81.858 50.482 61.78 38,22

2 Sentani Timur 7.274 6.804 14.078 10.492 3.586 74,53 25,47

3 Depapre 3.234 3.039 6.273 5.771 502 91,99 8,01

4 Sentani Barat 3.801 3.470 7.271 4.927 2.344 67,76 32,24

5 Kemtuk 2.759 2.685 5.444 4.572 872 83,98 16,02

6 Kemtuk Gresi 3.227 3.236 6.463 6.204 259 95,99 4,01

7 Nimboran 3.428 3.366 6.794 5.514 1.280 81,16 18,84

8 Nimbokrang 5.178 4.840 10.018 3.640 6.378 36,33 63,67

9 Unurum Guay 2.274 2.063 4.337 3.327 1.010 76,71 23,29

10 Demta 2.315 2.041 4.356 3.764 592 86,41 13,59

11 Kaureh 10.140 7.625 17.765 10.579 7.186 59,55 40,45

12 Ebungfauw 2.011 1.974 3.985 3.963 22 99,45 0,55

13 Waibu 13.487 11.559 25.046 16.073 8.973 64,17 35,83

14 Namblong 2.510 2.376 4.886 2.686 2.200 54,97 45,03

15 Yapsi 5.247 4.449 9.696 3.755 5.941 38,73 61,27

16 Airu 1.341 1.077 2.418 2.390 28 98,84 1,16

17 Ravenirara 1.006 927 1.933 1.850 83 95,71 4,29

18 Gresi Selatan 844 812 1.656 1.526 130 92,15 7,85

19 Yokari 1.703 1.469 3.172 3.110 62 98,05 1,95

JAYAPURA 145.030 122.628 267.658 175.728 91.930 65,65 34,35

Sumber data: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura

4) Agama

Agama yang ada di Kabupaten Jayapura terdiri atas 6 (Enam) aliran yang di tahun 2017 penganut agama Kristen Protestan 175.951 orang, Kristen Katolik 15.558 orang, Islam 75.420 orang, Budha 376 orang, Hindu 349 orang, Konghucu 4 orang, dan Penduduk aliran lainnya tidak ada. Data selengkapnya dapat dilihat di tabel berikut.

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 47 Tabel 2.18

Penduduk Menurut Agama di Kabupaten Jayapura Tahun 2013-2017

No AGAMA TAHUN

2013 2014 2015 2016 2017

1 Protestan 123.577 139.237 148.834 165.540 175.951

2 Katolik 12.821 12.694 12.977 15.219 15.558

3 Islam 58.721 62.853 66.082 71.635 75.420

4 Budha 965 299 326 353 376

5 Hindu 691 277 308 343 349

6 Kong Hu Cu 13 4 4 4 4

7 Aliran Kepercayaan 0 41 27 0 0

Jumlah 196.788 215.405 228.558 253.094 267.658 Sumber data: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura

5) Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia Produktif

Penduduk usia produktif adalah penduduk dengan usia 15 sampai dengan 64 tahun. penduduk ini termasuk dalam kategori penduduk yang berpenghasilan dan dapat mencukupi kebutuhan hidup. Perkembangan penduduk usia produktif di Kabupaten Jayapura pada Tahun 2013-2017 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel 2.19

Penduduk Usia Produktif di Kabupaten Jayapura Tahun 2013-2017

Tahun Laki-laki

15-64 tahun

Perempuan

15-64 tahun Jumlah

2013 77.681 63.323 141.044

2014 85.948 72.323 158.271

2015 90.739 74.365 165.104

2016 100.026 81.935 181.961

2017 108.393 88.953 197.346

Sumber data: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura 2017.

Jumlah penduduk usia produktif di Kabupaten Jayapura di tahun 2017 adalah 84.677 jiwa atau sebesar 70.09 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Jayapura.

Terlihat pada table 2.20 penduduk usia produktif dilihat dari status di tahun 2012 - 2015 dimana penduduk usia produktif dengan status bekerja sebesar 51.90 persen sedangkan yang mencari kerja 8.5 persen. sekolah 14.6 persen. mengurus rumah tangga 20.4 persen dan lainnya 4.6 persen.

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH RPJMD 2017-2022 48 Tabel 2.20

Jumlah Penduduk Usia Produktif Sesuai Status Bekerja di Kabupaten Jayapura Tahun 2012-2015.

Tahun Bekerja Mencari

Kerja Sekolah Mengurus

Rmt Lainnya

2012 59.47 5.36 14.21 19.06 1.90

2013 57.56 3.96 16.33 19.39 2.76

2014 52.13 8.36 17.25 19.7 2.54

2015 51.90 8.5 14.6 20.4 4.6

Sumber data: DDA Kabupaten Jayapura. Sakernas 2016.

Dalam dokumen PERATURAN DAERAH KABUPATEN JAYAPURA (Halaman 60-70)