• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Terdahulu

BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN

A. Penelitian Terdahulu

Pada bagian ini peniliti mencatumkan berbagai hasil penelitian terdahulu yang terkait dengan penelitian yang hendak dilakukan, kemudian membuat ringkasannya, baik penelitian yang sudah terpublikasi. Dengan melakukan langkah ini, maka akan dapat dilihat smapai sejauh mana orosinalitas dan posisi penelitian yang hendak dilakukan. 14 Beberapa penelitian terdahulu yang dimiliki tema yang hampir sama dengan tema yang diangkat oleh peneliti saat ini adalah :

1. Skripsi Rangga Rudvi Harditama Fakultas Ekonomi Universitas Jember tahun 2014 yang berjudul “ Analisis Efesiensi Kinerja Perusahaan Melalui Pendekatan Sitem Du Pont Pada PT HM SAMPOERNA Tbk”

menunjukkan bahwa selama 2003 sampai 2013 rasio net profit margin lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri rokok yang menunjukkan perusahaan lebih efisien dalam pencapaian laba dari pada penjualannya. Pada rasio total asset turnover,PT HM Sampoerna Tbk selama kurun waktu 11 tahun mulai 2003 sampai 2013 lebih besar dari rata- rata industri. Hal tersebut menunjukkan bahwa PT HM Sampoerna Tbk efisien total assetnya terhadap penjualannya lebih baik dari perusahaan industri rokok lainnya. Rasio ROI PT HM Sampoerna Tbk secara keseluruhan pada tahun 2003 sampai 2013 pencapaian modal laba dalan

14 Tim penyusun, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah ( Jember: IAIN Jember Press, 2017), 45.

modalnya lebih tingggi dari rata-rata industri rokok. Hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja HM Sampoerna Tbk dengan analisis Du Pont lebih efisien dibandingkan perusahaaan pembandingnya yaitu PT Gudang Garam Tbk yang mempunyai ROI pada tahun 2003 sampai 2013.15

2. Skripsi Puspita Cahyani Fakultas Ekonomi Universitas Bhayangkara Surabaya tahun 2015 yang berjudul “Analisis Penerapan Du Pont System Terhadap Laporan Keuangan Sebagai Salah Satu Alat Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan” menunjukkan Kinerja perusahaan pada PT.

Kimia Farma (Persero), Tbk dari tingkat aktivitasnya selama lima tahun yaitu dari tahun 2009 sampai dengan 2011 selalu mengalami peningkatan kecuali pada perputaran total aktiva ditahun 2012 hingga 2013 mengalami penurunan karena sedikitnya kenaikan total assset bila dibandingkan dengan kenaikan jumlah penjualan pada tahun sebelumnya diaman total asset pada tahun 2012 sebesar 2.076.347.580.785 dan 2.4171.939.548.890 di tahun 2013 sedangkan jumlah penjualan sebesar 3.734.241.101.309 ditahun 2012 dan pada tahun 2013 mengalami peningkatan yang cukup besar seebsar 4.348.073.988.385. Dan dari tingkat profitabilitasnya selama lima tahun dari tahun 2009 samapi 2012 daapt dikatakan mengalami peningkatan meskipun ditahun 2013 terjadi penurunan dan kinerja perusahaan cukup baik karena dalam lima periode tersebut perusahaan tidak oernah mengalami kerugian. Sedangkan dari tingkat Du Pont System selama lima tahun dari tahun 2009 sampai 2012 mengalami peningkatan

15 Rangga Rudvi Harditama “Analisis Efesiensi Kinerja Perusahaan Melalui Pendekatan Sitem Du Pont Pada PT HM SAMPOERNA Tbk”, (Skripsi, Universitas Jember, 2014).

yang cukup baik meskipun ditahun 2013 terjadi penurunan. Hal ini membuktikan bahwa perusahaaan mampu menggunakan aktivanya secara efisien.16

3. Skripsi Ryandra Prina Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya tahun 2015 yang berjudul “ Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Du Pont Sytem” menunjukkan hasil kinerja keuangan UD. Az Zahra Food pada perhitugan analsis Du Pont System menunjukkan bahwa Return On Investment selama tahun 2011-2013 terus mengalami kenaikan tetapi presentasenya masih sangat rendah sehingga belum dapat dikatakan baik. Hal ini ditunjukkan dengan unsur-unsur yang mempengaruhi Return On Investment yaitu Net Profit Margin dan Total Asset Turnover, dimana Net Profit Margin terus mengalami kenaikan selama periode 2011-2013 tetapi presentasenya masih sanagt rendah sehingga belum dapat dikatakan baik. Pada tahun 2013, Total Asset Turnover mengalami penurunan yang disebabkan oleh pengelolaan aktiva perusahaan kurang baik. Hal ini dibuktikan dengan presentase kenaikan total aktiva yang lebih besar dibandingkan dengan presentase kenaikan penjualan pada tahun 2013, sehingga dapat dikatakan bahwa perusahaan kurang dapat menggunakan aktiva perusahaan dengan baik untuk menghasilkan penjualan. Dapat dikatakan bahwa kenaikan Return On

16 Puspitas Cahyani, “Analisis Penerapan Du Pont System Terhadap Laporan Keuangan Sebagai Salah Satu Alat Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan” , ( Skripsi, Universitas Bhayangkara Surabaya, 2015)

Investment perusahaan selama periode 2011-2013 lebih cenderung disebabkan karena kenaikan Net Profit Margin pada perusahaan.17

4. Skripsi Herlina Rubiantari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Jember tahun 2017 yang berjudul “ Analisis Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Akuisisi Pada PT Bank Maybank Indonesia Tbk” menunjukkan bahwa sinergi dari akuisisi berhasil dicapai oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk dalam jangka waktu yang panjang jika dilihat dari rasi Debt to Asset Ratio dengan nilai 98,99% sebelum akuisisi dan 98,78% sesudah akuisisi, Debt to Equity Ratio dengan nilai 84,69% sebelum akuisisi dan 81,50% sesudah akuisisi, Return on Assets dengan nilai 139,94% sebelum akuisisi dan 270,49% sesudah akuisisi dan Return on Equity dengan nilai 119,72% sebelum akuisisi dan 223,17%

sesudah akuisisi. Hal ini dibuktikan dengan kinerja terbaik perusahaan dilihat dari keempat rasio tersebut terjadi pada periode tahun 2016 sedangkan akuisisi perusahaan ini terjadi pada tahun 2008.18

5. Skripsi Winda Meivilana fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya 2013 yang berjudul “Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Sistem Du Pont (Studi Kasus pada Industri Manufaktur Sektor Barang Konsumsi Peralatan Rumah Tangga yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2012)” menunjukkan bahwa bahwa kinerja keuangan Kedawung Setia Industri Tbk berdasarkan analisis sistem du pont yang meliputi

17 Ryandra Prina, “Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Du Pont Sytem” ( Skripsi, Universitas Brawijaya, 2015).

18 Herlina Rubiantari, “Analisis Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Akuisisi Pada PT Bank Maybank Indonesia, Tbk” ( Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Jember, 2017).

perhitungan ROI dan ROE, diketahui bahwa Kedawung Setia Industrial Tbk memiliki minerja keuangan terbaik dirata-rata industrinya. Hal ini dapat dilihat dari nilai ROI dan ROE yang dicapai oleh perusahaan secara konsisten meningkat dan berada diatas rata-rata industri selama periode penelitian 2010-2012, karena peningkatan total assets turnover (TATO) lebih besar dibandingkan net profit margin.19

Tabel 2.1

Tabulasi Perbedaan dan Persamaan dengan Penelitian Terdahulu No Nama, Tahun,

Fakultas Judul Skripsi Persamaan Perbedaan 1. Rangga Rudvi

Harditama, 2014, Fakultas Ekonomi Universitas Jember

Analisis Efiseensi Kinerja Perusahaan Melalui Pendekatan Sistem Du Pont Pada PT HM

Sampoerna Tbk

Menganalisis kinerja perusahaan menggunakan metode Du Pont System

Pada penelitian Rangga Rudvi obyek yang diteliti adalah PT HM Sampoerna Tbk.

Sedangkan pada penilitian ini obyek yang diteliti adalah perusahaan industri Sektor Makanan dan Minuman.

2. Puspita Cahyani, 2015, Fakultas Ekonomi Universitas Bhayangkara Surabaya

Analisis Penerapan Du Pont System Terhadap Laporan Keuangan Sebagai Salah

Menganalisis kinerja perusahaan menggunakan metode Du Pont System

Pada penelitian Puspita

Cahyani menggunakan data kualitatif.

Sedangkan pada penelitian

19 Winda Meivilana, Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Sistem Du Pont (Studi Kasus pada Industri Manufaktur Sektor Baranf Konsumsi Peralatan Rumah Tangga yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2012)”, (Skripsi, Universitas Negeri Surabaya, 2013).

Satu Alat Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan

menggunakan data kuantitatif.

3. Ryandra Prina, 2015, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Du Pont Sytem

Menganalisis kinerja perusahaan menggunakan metode Du Pont System

Dalam penelitian Ryandra Prina teknik

pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan

observasi Sedangkan pada penelitian ini tidak menggunakan obeservasi 4. Herlina

Rubiantari, 2017, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Jember

Analisis Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Akuisisi Pada PT. Bank Maybank Indonesia,Tbk

Membahas tentang kinerja keuangan

Penelitian meneliti tentang kinerja keuangan sebelum dan sesudah akuisisi Sedangkan dalam

penelitian ini meneliti kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan metode Du Pont System.

5. Winda Meivilana, 2013, fakultas

Analisis Kinerja

Menganalisis kinerja

Pada penelitian Winda

Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Keuangan Perusahaan Dengan Sistem Du Pont (Studi Kasus pada Industri Manufaktur Sektor Barang Konsumsi Peralatan Rumah Tangga yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2012)

perusahaan menggunakan metode Du Pont System

Meivilana obyek yang diteliti adalah Industri Manufaktur Sektor Barang Konsumsi Peralatan Rumah Tangga.

Sedangkan pada penilitian ini obyek yang diteliti adalah perusahaan industri Sektor Makanan dan Minuman

Dokumen terkait