• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan referensi dari penelitian yang telah dilakukan dan berkaitan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu:

1. Penelitian oleh Iva Nur Azizah., (2021) yakni “Pengembangan Instrumen Penilaian Kognitif Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Berbantu Aplikasi Quizizz Pada Materi Ikatan Kimia Dan Gaya Antarmolekul”. Dilatarbelakangi karena tes ujian yang digunakan selama ini dalam melakukan penilaian pada mata pelajaran kimia adalah tes tertulis dan guru belum pernah menggunakan tes secara online. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan validitas dari setiap ahli yaitu, ahli materi (87,80%) dengan kategori “sangat layak” dan hasil validasi ahli media (85,45%) dengan kategori “sangat layak” serta nilai reliabilitas (0,647) dengan “kriteria tinggi” dan tingkat kesukaran butir soal (0,30) dengan kriteria sukar, dan daya beda (0,11) dengan kriteria jelek. Maka dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian kognitif berbasis higher order thinking skills (HOTS) sangat layak digunakan dalam pembelajaran.

2. Penelitian oleh Ilham Andyansyah., (2018) yakni “Pengembangan Instrumen Penilaian Afektif Berbasis Google Form Untuk Mengukur Kedisiplinan Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas

VII SMP Nahdatul ‘Ulama Pakis”. Dilatarbelakangi karena guru dalam pelaksanaan penilaian afektif siswa hanya menilai dengan pengamatan dan penugasan dilakukan secara konvensional serta adanya masalah terkait guru dan alat penilaiannya yang tidak memiliki kriteria valid dan reliable. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan validitas dari setiap ahli yaitu, ahli bahasa dan psikolog (92,8%) dengan kategori

“sangat layak” dan hasil ahli evaluasi (92%) dengan kategori “sangat layak” dan hasil ahli media (90%) dengan kategori “sangat layak”, dan hasil validasi guru mata pelajaran PAI (100%). Maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan instrumen penilaian afektif berbasis google form untuk mengukur kedisiplinan siswa sangat layak digunakan dalam pembelajaran.

3. Penelitian yang dilakukan oleh Derris Maulidah Fajriyah., (2021)

“Pengembangan Instrumen Penilaian Menggunakan Aplikasi Quizizz pada Pembelajaran Biologi Materi Sistem Ekskresi Untuk Siswa Kelas XI MAN Bondowoso Tahun Pelajaran 2020/2021”. Dilatarbelakangi karena pelaksanaan penilaian oleh guru selama ini pada proses pembelajaran masih menggunakan metode tes tertulis. Namun, semenjak masa pandemi COVID-19 metode penilaian untuk peserta didik diubah menggunakan CBT (Computer Based Test). Akan tetapi penggunaan CBT masih menimbulkan beberapa kendala bagi siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan validitas dari setiap ahli yaitu, ahli materi dengan rata-rata skor dengan presentase (83,75%) dikategorikan

“layak” dan hasil ahli evaluasi rata-rata skor dengan presentase (95%) dikategorikan “sangat layak”, dan hasil validasi guru memperoleh skor dengan presentase (95%) dikategorikan “sangat praktis”. Sedangkan respons akhir peserta didik memperoleh persentase (86%). Maka dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian dengan aplikasi quizizz ini sangat valid, sangat praktis, dan dapat digunakan dalam pembelajaran.

4. Penelitian oleh Mega Arinil Haq., (2019) yakni “Pengembangan Instrumen Penilaian Ulangan Harian Menggunakan Wondershare Quiz Creator Pada Materi Statistika Kelas XII SMA”. Dilatarbelakangi karena pelaksanaan penilaian dirasa kurang efektif dan efisien serta penilaian yang dilakukan guru cenderung membutuhkan waktu lama. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan validitas dari setiap ahli yaitu hasil validasi ahli media (4,13) dan hasil ahli materi (3,93) yang dikategorikan “Baik”. Sehingga, instrumen penilaian yang dikembangkan valid. Koefisien reliabilitas tes (0,44) dengan kategori

“sedang” sehingga instrumen yang dikembangkan reliabel. Maka bisa disimpulkan bahwa instrumen penilaian ulangan harian menggunakan wondershare quiz creator layak digunakan dalam pembelajaran.

Tabel 2.1

Persamaan dan Perbedaan Penelitian No Nama, Tahun,

dan Judul Penelitian

Persamaan Perbedaan

1 Iva Nur Azizah., (2021)

“Pengembangan Instrumen

Penilaian Kognitif Berbasis Higher order Thinking Skills (HOTS) Berbantu Aplikasi Quizizz Pada Materi Ikatan Kimia Dan Gaya Antarmolekul”.

 Penelitian pengembangan (R&D) Research and Development.

 Sama-sama mengembangkan instrumen

penilaian.

Penelitian Terdahulu:

 Mengangkat bidang studi kimia

 model

pengembangan 4-D (Four D)

 Menggunakan aplikasi Quizizz Penelitian Ini:

 Mengankat bidang studi biologi

 Model ADDIE Branch (2009).

 Berbantuan wordwall.

2 Ilham

Andyansyah., (2018)

“Pengembangan Instrumen Penilian Afektif Berbasis Google Form Untuk Mengukur Kedisiplinan Siswa Dalam

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII SMP Nahdatul

‘Ulama Pakis”.

 Penelitian pengembangan (R&D) Research and Development.

Penelitian Terdahulu:

 Subjek penelitian peserta didik SMP/MTS.

 instrumen penilaian yang difokuskan untuk penilaian afektif.

 berbasis Google Form

 model

pengembangan Borg and Gall Penelitian Ini:

 Subjek penelitian peserta didik SMA/MA.

 Mengembankan instrumen penilaian yang difokuskan untuk penilaian kognitif.

 Berbantuan wordwall

 model

pengembangan ADDIE Branch (2009).

3 Derris Maulidah Fajriyah., (2021)

“Pengembangan Instrumen Penilaian Menggunakan Aplikasi Quizizz pada Pembelajaran Biologi Materi Sistem Ekskresi Untuk Siswa Kelas XI MAN Bondowoso Tahun Pelajaran

2020/2021”

 Penelitian pengembangan (R&D) Research and Development.

 Sama-sama pengembangan instrumen penilaian

 Sama-sama menggunakan model

pengembangan ADDIE

Penelitian Terdahulu:

 Mengangkat materi sistem ekskresi

 Menggunakan aplikasi Quizizz Penelitian Ini:

 Mengangkat materi sistem koordinasi.

 Berbantuan wordwall

4 Mega Arinil Haq., (2019)

“Pengembangan Instrumen

Penilaian Ulangan Harian

Menggunakan Wondershare Quiz Creator Pada Materi Statistika Kelas XII SMA”.

 Penelitian pengembangan (R&D) Research and Development.

 Sama-sama mengembangkan instrumen

evaluasi.

 Sama-sama menggunakan model

pengembangan ADDIE

Penelitian Terdahulu:

 Menggunakan aplikasi Quizizz

 Mengangkat materi mata pelajaran IPS.

 Pada jenjang sekolah menengah pertama

(SMP/MTs) Penelitian Ini:

 berbantuan wordwall

 Mengangkat materi pelajaran Biologi.

 Pada jenjang sekolah menengah atas (SMA/MA).

Keterbaruan dari penelitian dan pengembangan ini ialah lebih menekankan pada bagaimana pengembangan instrumen penilaian berbantuan wordwall pada materi sistem koordinasi untuk peserta didik

kelas XI IPA penilaian ranah kognitif yang memuat jenis soal pilihan ganda dengan tipe higher order thinking skills.