• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

Dalam dokumen 2112070324 Tugas Akhir final Revisi1 (Halaman 53-58)

BAB II KAJIAN TEORI

3. Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

Menurut Sedarmayanti (2022), lingkungan kerja merupakan segala faktor yang ada di sekitar pekerjaan yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan.

Lingkungan kerja yang baik akan menciptakan suasana kerja yang nyaman dan aman serta menunjang produktivitas karyawan. Sebaliknya, lingkungan kerja yang kurang baik dapat menjadi penghambat tercapainya tujuan perusahaan. Sedarmayanti membagi keterlambatan kerja menjadi dua indikator utama, yaitu keterlambatan kerja fisik dan keterlambatan kerja non fisik. Lingkungan kerja merupakan tempat karyawan melakukan aktivitas sehari-hari (Sihaloho, 2020). Lingkungan kerja yang menyenangkan dan menyenangkan akan menimbulkan rasa aman dan mendukung karyawan dalam melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya (Sihaloho, 2020). Lingkungan ini juga akan mempengaruhi emosi karyawan. Mendasari hal

40

tersebut, ketika mereka merasa nyaman di lingkungan kerja, mereka cenderung akan lebih fokus dan dapat menggunakan waktu dengan lebih efisien, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja kerja mereka.

Lingkungan kerja meliputi segala hal yang berhubungan dengan pekerjaan dan dapat mempengaruhi bagaimana karyawan melakukan pekerjaannya, seperti pelayanan, kondisi kerja, dan hubungan antar karyawan dalam perusahaan (Marbun & Jufrizen, 2022).

Teori Human Resource Management (HRM) Armstrong menegaskan bahwa lingkungan kerja yang baik merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada kinerja. Lingkungan kerja yang baik akan mendorong karyawan untuk bekerja lebih baik sehingga operasional perusahaan dapat berjalan dengan lancar (Putra & Laily, 2019).

Aspek lingkungan kerja seperti suasana tempat kerja dan kondisi fisik sangat berpengaruh terhadap kinerja (Tambunan, 2018). Lingkungan yang tidak memadai dapat menimbulkan suasana yang tidak menyenangkan, meningkatkan rasa bosan dan lelah, serta menurunkan produktivitas karyawan. Hal ini pada akhirnya dapat menghambat tercapainya tujuan perusahaan. Penelitian Tiniari dkk. (2024), Dhia (2024), dan Setiawan dkk.

(2024) menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, lingkungan kerja menjadi salah satu faktor kunci kinerja. Semakin baik lingkungan kerja, maka kinerja karyawan akan semakin baik. Hipotesis ketiga yang diajukan dalam penelian ini adalah sebagai berikut:

41

H3: Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Generasi Z di PT Alam Mandiri Sejati

4. Pengaruh Gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan

Menurut Mangkunegara (2021), kinerja pegawai diartikan sebagai hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh organisasi. Kinerja merupakan salah satu tolok ukur yang sangat penting dalam menilai sejauh mana efektivitas kerja pegawai memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi.

Mangkunegara dalam bukunya menjelaskan bahwa kinerja dapat diukur dengan empat indikator utama, yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, keandalan kerja, dan sikap. Keberhasilan suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kinerja individu karyawannya (Sahlan dkk., 2015). Agar memperoleh hasil sesuai dengan standar perusahaan dan industri, maka kinerja perlu dikelola (Rinawati & Ingsih, 2013). Untuk itu, perlu dianalisis lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Dalam penelitian ini terdapat beberapa variabel bebas yang di analisis untuk memperoleh pemahaman terkait pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Variabel- variabel tersebut meliputi gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja. Manusia dalam organisasi perusahaan perlu diperlakukan secara manusiawi agar dapat bekerja secara efektif, efisien, dan produktif (Sirait, 2019). Mengelola ratusan bahkan ribuan karyawan bukanlah perkara mudah, maka dibutuhkan suatu keinginan dan keterampilan yang kuat untuk

42

mencetak kayawan-karyawan yang mampu menghasilkan kinerja yang optimal bagi perusahaan.

Kinerja karyawan dapat ditingkatkan dengan memberikan contoh teladan yang baik dari seorang pemimpin, memberikan motivasi kepada karyawan dan selalu memperhatikan karyawan dalam bekerja, terutama yang mengalami perilaku yang tidak lazim (Suryani & Kosasih, 2016).

Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar bekerja untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi (Mulyadi &

Syafitri, 2015). Gaya kepemimpinan yang efektif dapat mengarahkan dan menciptakan suasana kerja yang kondusif. Pemimpin yang efektif dapat meningkatkan kinerja karyawan. Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Amalia dkk., (2024), Hundie (2024), Setiawan &

Krisnandi, (2024)

Selain kepemimpinan, disiplin kerja juga merupakan faktor penting dalam memengahuri kinerja karyawan. Disiplin meliputi ketaatan dan rasa hormat terhadap kesepakatan yang dibuat antar karyawan terhadap peraturan yang telah ditetapkan (Firmansyah & Mistar, 2020). Karyawan yang memiliki disiplin kerja yang baik maka akan diperoleh pula keuntungan-keuntungan yang berguna baik bagi organisasi maupun karyawan itu sendiri (Iskandar, 2021). Setiap organisasi perlu memiliki berbagai ketentuan yang harus dipatuhi oleh para anggotanya, standar-standar yang harus dipenuhi (Pakaya, 2020). Disiplin karyawan merupakan suatu bentuk pembinaan yang berupaya untuk bekerja sama dengan karyawan lain dan meningkatkan kinerjanya (Jati

& Kumoro, 2017). Penelitian Amalia dkk., 2024, Hidayat dkk., 2024, Lestari

43

dkk., 2024, Tiniari dkk., 2024, Setiawan & Krisnandi, 2024 menyatakan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.

Selain gaya kepemimpinan dan disiplin kerja, lingkungan kerja adalah suatu hal yang penting untuk diperhatikan. Lingkungan kerja dapat mempengaruhi kinerja seorang karyawan karena seorang manusia akan dapat melaksanakan kegiatannya dengan baik, sehingga tercapai hasil yang optimal apabila didukung oleh kondisi lingkungan yang sesuai (Santoso & Widodo, 2022). Tersedianya lingkungan kerja yang baik dapat memberikan kenyamanan bagi karyawan, karena peran karyawan sebagai tenaga kerja (Sihaloho & Siregar, 2020). Untuk itu dalam melaksanakan kegiatan, karyawan harus dapat merasa nyaman dalam bekerja, sehingga dapat berkonsentrasi penuh dalam melaksanakan sesuai tugas dan SOP yang dimilikinya (Sinaga, 2022). Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Tiniari dkk., 2024), (Dhia, 2024).

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut:

H4 : Gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan.

44

BAB III

Dalam dokumen 2112070324 Tugas Akhir final Revisi1 (Halaman 53-58)

Dokumen terkait