BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Perusahaan
2. Visi Dan Misi
To Be the Most Profitable Company.
b. MISSION
Providing shipping services in Indonesia innovative, competitive and reliable, and always provides a professional service to customers, thus providing maximum benefit to stakeholders.
c. CORPORATE CORE VALUES 1. Professional
Always performing the duties and obligations in accordance with the expertise and skills possessed
2. Effective
Reaching targets in a punctual time according to designated targets by utilizing every resource that we have.
3. Discipline
Following and obeying every rule and procedures that applies in any work that we have.
4. Effort
Eager to attempt and excel in achieving accomplishment and target goals.
5. Loyalty
Having strong dedication in growing our company and in achieving common prosperity.
6. Innovative
Producing something new & different, both in actions and ideas reflected during all work activities to enhance company's growth.
Tabel 4.1
Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi
Nama Jabatan
Harto Khusumo Komisaris Utama
Alfred Natsir Komisaris
Independen
Theo Lekatompessy Komisaris
Independen
Sutikno Khusumo Direktur Utama
Teddy Arief Setiawan Direktur
Harry Haryanto Direktur
Faty Khusumo Direktur
Ganny Zheng Direktur
3. Struktur Organisasi Perusahaan
Organisasi Merupakan bentuk kerjasama yang terdiri dari dua orang atau lebih untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan mengenai penentuan struktur organisasi sangat berguna bagi seluruh karyawan agar mereka mengetahui wewenang, tugas dan tanggung jawab yang diberikan secara jelas dan tegas.
Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi.Struktur organisasi menunjukan adanya pembagian kerja dan menunjukan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi).Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukan spesialisasi- spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.
Gambar 4.1 Struktur Organisasi
Sumber: PT. Temas Shipping Cabang Makassar 2021
4. Tugas dan Tanggung Jawab
Adapun tugas dan tanggung jawab dari masing-masing bagian struktur organisasi adalah sebagai berikut:
a. Kepala Cabang
Memberikan teguran/sanksi kepada karyawan yang melakukan kesalahan serta memberikan masukan ke kantor pusat berupa usulan yang menyangkut kebijakan dalam rangka pengembangan usaha ke arah yang lebih baik. Dan juga dapat mengembangkan, menerapkan dan
KEPALA CABANG
KEPALA DEPO
KEPALA OPERASIONAL
HRD IT
FINANCE DAN ACCOUNTING
MARKETING
mengendalikan serta memonitor pelaksanaan kegiatan operasional kantor cabang.
b. Marketing
Bertugas untuk memasarkan produk perusahaan dan memantau persaingan pasar atau harga penawaran.
c. IT
Tugas dan tanggung jawab IT yaitu mengurus, mengoperasi, maintain dan perawatan jaringan LAN maupun WAN, manajemen sistem serta dukungan terhadap perangkat kerasnya, mengarsipkan data dan perawatan komputer.
d. HRD
Bertanggung jawab kepada pimpinan perusahaan atas segala kegiatan administrasi perusahaan/absensi dan persuratan, baik surat keluar maupun surat masuk.
e. Kepala Depo
Admin depo bertanggung jawab kepada pimpinan atas segala sesuatu yang terjadi dilapangan penumpukan (depo).
f. Operasional
Bertanggung jawab kepada pimpinan atas segala kegiatan perusahaan.Bagian ini bertugas mengurus segala kegiatan perusahaan seperti mengontrol alur peti kemas, pengurusan dokumen tiba dan pemberangkatan kapal, mengurus kebutuhan kapal serta keamanan kapal.
g. Finance dan Accounting
Finance dan Accounting bertanggung jawab kepada pimpinan atas segala keuangan perusahaan. Bagian ini bertugas untuk membukukan dan mencatat semua pengeluaran dan pemasukan keuangan perusahaan serta menyusun laporan keuangan pada PT. Temas Shipping Cabang Makassar.
5. Potensi yang dimiliki Perusahaan
PT. Temas Shipping Cabang Makassar berdiri pada September 1987.
Adapun yang dimiliki oleh PT. Temas Shipping Cabang Makassar antara lain:
● Kantor = 1 unit
● Depo tol = 1 unit
● Depo ll tentara pelajar = 1 unit
● Depo lll koteren = 1 unit
● Depo satando = 1 unit
● Tanah = 1 hektar
● Container = ±25.000 unit
● Computer =30 unit
● Mobil =5 unit
● Forklift =3 unit
● Printer =20 unit
● Tangki solar =1 unit
● Karyawan = 60 orang
B. Hasil Penelitian
1. Karakteristik Responden
Karakteristik responden digunakan untuk mengetahui keragaman dari responden berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan dan penghasilan per bulan. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kondisi dari responden dan kaitannya dengan masalah dan tujuan penelitian tersebut.
a. Berdasarkan Jenis Kelamin
Keragaman responden berdasarkan jenis kelamin dapat ditunjukkan pada tabel 4.2 berikut ini:
Tabel 4.2
Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin Jumlah Persentase
Laki-laki 38 63,3%
Perempuan 22 36,7%
Jumlah 60 100%
Sumber: hasil olah data kuesioner tahun 2021
Berdasarkan karakteristik jenis kelamin responden pada tabel 4.2 terlihat bahwa responden laki-laki sebanyak 38 orang atau sebesar 63,3
% dan responden perempuan yaitu sebanyak 22 orang atau sebesar 36,7%. Sebagian besar responden yang ada adalah responden berjenis kelamin laki-laki. Hal tersebut dikarenakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengiriman barang memerlukan orang yang memiliki mental dan fisik yang kuat, selain itu laki-laki secara umum dituntut untuk bekerja atau berpenghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
b. Berdasarkan Umur
Keragaman responden berdasarkan umur dapat ditunjukkan pada tabel 4.3 berikut ini:
Tabel 4.3
Responden Berdasarkan Umur
Umur Jumlah
Responden Persentase %
21-25 Tahun 4 6,7 %
26-30 Tahun 17 28,3 %
> 30 Tahun 39 65 %
Total 60 100 %
Berdasarkan karakteristik umur responden pada tabel 4.3 terlihat bahwa responden dengan umur umur 21-25 Tahun sebanyak 4 orang atau sebesar 6,7%, umur 26-30 Tahun sebanyak 17 orang atau sebesar 28,3%, umur di atas 30 tahun sebanyak 39 orang atau 65%.
Berdasarkan interval umur yang terbanyak adalah umur > 30 Tahun karena dalam perusahaan di semua bidang lebih banyak mempekerjakan orang yang berpengalaman atau karyawan dengan jenjang karir yang telah lama bekerja.
2. Analisis Data
a. Deskripsi Data Penelitian
Berdasarkan hasil pengumpulan data terhadap 60 responden melalui kuesioner yang telah disebarkan untuk mendapatkan jawaban pada setiap variabel maka dapat dikumpulkan rentang skor jawaban dari responden.
1. Deskripsi variabel pendapatan
Pendapatan merupakan imbalan (kompensasi) yang diterima karyawan sebagai hasil kerja atau jasa yang diberikannya sebagai penghasilan tetap dan penghasilan lainnya yang tidak tetap menurut aturan perusahaan
dalam bentuk uang dan materi barang Variabel X1 diukur dengan 6 pernyataan, ditunjukkan pada tabel berikut:
Tabel 4.4
Tanggapan Responden Mengenai Pendapatan
Indikator
Skor Jawaban Responden
Mean
SS S KS TS STS
f % f % F % f % f %
X.1 22 36,7 38 63,3 0 0 0 0 0 0 4,37 X.2 11 18,3 45 75,0 4 6,7 0 0 0 0 4,12 X.3 8 13,3 29 48,3 23 38,3 0 0 0 0 3,75 X.4 32 53,3 25 41,7 3 5,0 0 0 0 0 4,48 X.5 9 15,0 16 27,7 31 51,7 0 0 0 0 3,50 X.6 23 38,3 37 61,7 0 0 0 0 0 0 4,38
X Sumber :SPSS 25, Data Diolah Tahun 2021
Keterangan Pernyataan Kuesioner :
X.,1 : Besaran upah dapat membuat kami bekerja lebih semangat.
X.2 : Waktu pemberian gaji selalu tepat waktu.
X.3 : Perusahaan sering memberikan bonus apalagi saat menjelang hari raya.
X.4 : Perusahaan memberikan jaminan kesehatan.
X.5 : Perusahaan memberikan tunjangan transportasi.
X.6 : Fasilitas kerja lengkap.
Tabel 4.4, ditemukan jawaban dari pernyataan X.1 responden cenderung memberikan jawaban sangat setuju (S) dengan jumlah 38 maka dapat disimpulkan bahwa karyawan PT. Temas Shipping cabang Makassar, besaran upah dapat membuat kami bekerja lebih semangat.
Dari pernyataan X.2 responden cenderung memberikan jawaban setuju (S) dengan jumlah 45 maka dapat disimpulkan bahwa karyawan PT.
Temas Shipping cabang Makassar, waktu pemberian gaji selalu tepat waktu.
Dari pernyataan X.3 responden cenderung memberikan jawaban setuju (S) dengan jumlah 29 maka dapat disimpulkan bahwa PT. Temas Shipping cabang makassar, perusahaan sering memberikan bonus apalagi saat menjelang hari raya.
Dari pernyataan X.4 responden cenderung memberikan jawaban sangat setuju (SS) dengan jumlah 32 maka dapat disimpulkan bahwa PT.
Temas Shipping cabang Makassar, perusahaan memberikan jaminan kesehatan.
Dari pernyataan X.5 responden cenderung memberikan jawaban kurang setuju (KS) dengan jumlah 31 maka dapat disimpulkan bahwa PT.Temas Shipping cabang Makassar, perusahaan kurang memberikan tunjangan transportasi.
Dari pernyataan X.6 responden cenderung memberikan jawaban setuju (S) dengan jumlah 37 maka dapat disimpulkan bahwa PT.Temas Shipping cabang Makassar, memiliki fasilitas kerja lengkap.
2. Deskripsi variabel produktivitas
Produktifitas kerja karyawan adalah suatu alat ukur produksi barang/jasa yang dicapai oleh karyawan dengan efektif dan efisien, ketepatan waktu, kuantitas kerja yang dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Variabel X2 diukur dengan 6 pernyataan, ditunjukkan pada tabel berikut:
Tabel 4.5
Tanggapan Responden Mengenai Produktifitas Indikator
Skor Jawaban Responden
Mean
SS S KS TS STS
f % f % f % f % f %
Y1. 30 50,0 50,0 0 0 0 0 0 0 0 4,37 Y.2 37 61,7 23 38,3 0 0 0 0 0 0 4,12 Y.3 8 13,3 20 33,3 30 50,0 2 3,3 0 0 3,75 Y.4 7 11,7 19 31,7 34 56,7 0 0 0 0 4,48 Y.5 8 13,3 42 70,0 10 16,7 0 0 0 0 3,50 Y.6 32 53,3 28 4,7 0 0 0 0 0 0 4,38
Y Sumber :SPSS 25, Data Diolah Tahun 2021
Keterangan Pernyataan Kuesioner :
Y.,1 : Saya bekerja berpatokan pada target yang diberikan.
Y.2 : Kerjasama dengan tim membantu penjualan selalu meningkat.
Y.3 : Perusahaan selalu memberikan perhatian terhadap karyawannya sehingga kami merasa semangat bekerja.
Y.4 : Perusahaan memberikan keleluasaan kepada karyawannya jika ingin melanjutkan pendidikan agar dapat mengembangkan diri.
Y.5 : Selain kuantitas, kualitas kerja juga merupakan tuntutan dari perusahaan.
Y.6 : Keakuratan waktu dan efisiensi waktu diutamakan dalam bekerja, agar target kerja dapat tercapai dan dapat mengejar ketertinggalan jika memang belum mencapai target.
Tabel 4.5, ditemukan jawaban dari pernyataan Y.1 responden memberikan jawaban sangat setuju (SS) dan setuju (S) dengan jumlah 30 maka dapat disimpulkan bahwa karyawan PT. Temas Shipping cabang Makassar, bekerja berpatokan pada target yang diberikan.
Dari pernyataan Y.2 responden cenderung memberikan jawaban sangat setuju (SS) dengan jumlah 37 maka dapat disimpulkan bahwa karyawan PT. Temas Shipping cabang Makassar, kerjasama dengan tim membantu penjualan selalu meningkat
Dari pernyataan Y.3 responden cenderung memberikan jawaban kurang setuju (KS) dengan jumlah 30 maka dapat disimpulkan bahwa karyawan PT. Temas Shipping cabang Makassar, perusahaan kurang perlu memberikan perhatian terhadap karyawannya agar merasa semangat bekerja.
Dari pernyataan Y.4 responden cenderung memberikan jawaban kurang setuju (KS) dengan jumlah 34 maka dapat disimpulkan bahwa PT.
Temas Shipping cabang Makassar, kurang perlu memberikan keleluasaan kepada karyawannya jika ingin melanjutkan pendidikan agar dapat mengembangkan diri.
Dari pernyataan Y.5 responden cenderung memberikan jawaban setuju (S) dengan jumlah 42 maka dapat disimpulkan bahwa PT.Temas Shipping cabang Makassar, selain kuantitas, kualitas kerja juga merupakan tuntutan dari perusahaan.
Dari pernyataan Y.6 responden cenderung memberikan jawaban sangat setuju (S) dengan jumlah 32 maka dapat disimpulkan bahwa karyawan PT.Temas Shipping cabang Makassar, keakuratan waktu dan efisiensi waktu diutamakan dalam bekerja, agar target kerja dapat tercapai dan dapat mengejar ketertinggalan jika memang belum mencapai target.
b. Uji Kualitas Data 1. Pengujian validitas
Uji validitas data bertujuan untuk mengetahui kevalidan pertanyaan dari penyebaran kuesioner. Uji validitas data dapat dilakukan dengan menggunakan korelasi bivariate antar masing-masing skor indikator dengan total skor konstruk dengan melihat nilai signifikansi (Sig.2-tailed), yaitu suatu item dikatakan valid jika memiliki nilai signifikan terhadap nilai <
0,05 (Ghozali, 2009).
Dasar pengambilan keputusan adalah jika nilai r hitung > r tabel.
Teknik pengujian yang digunakan untuk pengujian validitas dilakukan dengan menggunakan koefisien korelasi product moment pearson. Untuk mendapatkan nilai r tabel maka terlebih dahulu menghitung nilai r dengan menggunakan rumus df = n-2 dimana n adalah jumlah sampel yang digunakan peneliti dengan taraf signifikansi 0.05 sehingga dapat diketahui nilai r tabel = 0,254. Hasil pengujian validitas dilihat pada tabel berikut :
Tabel 4.6
Hasil Pengujian Validitas No. Variabel
r hitung r table Sig. Keterangan Pendapatan (X)
1 X.1 0,506 0,254 0,00 Valid
2 X.2 0,767 0,254 0,00 Valid
3 X.3 0.862 0,254 0,00 Valid
4 X.4 0,563 0,254 0,00 Valid
5 X.5 0,835 0,254 0,00 Valid
6 X.6 0,746 0,254 0,00 Valid
Produktifitas kerja (Y)
7 Y.1 0,798 0,254 0,00 Valid
8 Y.2 0,865 0,254 0,00 Valid
9 Y.3 0,858 0,254 0,00 Valid
10 Y.4 0,811 0,254 0,00 Valid
11 Y.5 0,779 0,254 0,00 Valid
12 Y.6 0,482 0,254 0,00 Valid Sumber : SPSS 25, Data Diolah Tahun 2021
Berdasarkan tabel 4.6 menunjukkan keseluruhan item variabel dengan nilai r hitung > r tabel dan nilai sig < 0,05 dengan taraf signifikansi 0.05 maka dapat disimpulkan keseluruhan item valid sehingga dapat digunakan sebagai instrumen penelitian.
2. Pengujian Reliabilitas
Reliabilitas instrumen menggambarkan pada kemantapan dan keajegan alat ukur yang digunakan. Suatu alat ukur dikatakan memiliki reliabilitas atau keajegan yang tinggi atau dapat dipercaya apabila alat ukur tersebut stabil sehingga dapat diandalkan dan dapat digunakan untuk meramalkan :
Uji reliabilitas dilakukan dengan menghitung cronbach alpha dari masing masing instrumen dalam setiap variabel. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai cronbach alpha > 0,600.
Tabel 4.7
Hasil Pengujian Reliabilitas
Variabel Cronbach Alpha Keterangan
Pendapatan 0.806 Reliabel
Produktifitas 0.734 Reliabel
Sumber :SPSS 25 Data Diolah Tahun 2021
Pada tabel 4.7, dapat dilihat bahwa seluruh variabel dengan nilai cronbach alpha > 0,600 sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh instrument variabel adalah reliable/handal sehingga layak untuk digunakan sebagai alat ukur.
c. Analisis regresi Sederhana
Analisis Regresi Linier Sederhana dilakukan agar diperoleh persamaan menurut hasil olahan data dalam Tabel 4.8 seperti berikut :
Tabel 4.8. Koefisien Regresi Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 8,600 1,998 4,304 ,000
Pendapatan ,656 ,081 ,729 8,120 ,000
a. Dependent Variable: Produktifitas Kerja Sumber :SPSS 25 Data Diolah Tahun 2021
Persamaan regresi yang terbentuk adalah : Y = 8,60 + 0,65X
Persamaan tersebut mengindikasikan bahwa hubungan variabel Pendapatan karyawan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan adalah positif. Positif artinya bahwa setiap peningkatan pendapatan maka akan meningkatkan produktivitas kerja karyawan PT. Temas Shipping Cabang Makassar
Besaran pengaruh itu adalah 0,65 satuan, artinya peningkatan pendapatan sebanyak satu satuan maka akan meningkatkan produktivitas kerja karyawan sebesar 0,65 satuan.
d. Koefisien Determinan (R²) dan Koefisien Korelasi
Hasil analisis koefisien determinasi (R²) adalah sebesar 0,532 sebagaimana tertera dalam tabel 4.9. Nilai ini dapat ditafsirkan bahwa besarnya sumbangan X (pendapatan) dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan adalah sebesar 53,2 %. Selebihnya sebesar 46,8 % adalah disebabkan oleh faktor lain yang tidak diketahui.
Tabel 4.9, Nilai Koefisien Daterminasi (R²) dan Koefisien Korelasi Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 ,729a ,532 ,524 1,616
a. Predictors: (Constant), Pendapatan Sumber :SPSS 25 Data Diolah Tahun 2021
Dalam Tabel 4.9 juga tercantum nilai R atau koefisien korelasi sebesar 0,729, angka ini menunjukkan bahwa hubungan variabel pendapatan karyawan dengan variabel produktivitas kerja karyawan PT.
Temas Shipping Cabang Makassar adalah dalam kategori kuat.
e. Pengujian Hipotesis
Untuk menguji hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, maka digunakan Uji t. Di sini juga sekaligus diuji dengan melihat perbandingan nilai α (di sini ditentukan sebesar 0,05) dengan nilai sig (signifikansi).
Melalui uji t, terlihat nilai t hitung (dalam Tabel 4.8) adalah sebesar 8,120. Sementara t Tabel diperoleh dari Tabel t (t distribution), yaitu dengan cara :
- Karena ini adalah pengujian 2 pihak (two tails) maka α yang digunakan adalah α/2, yaitu 0,05 / 2 = 0, 025.
- Derajat bebas (db) diperoleh dari n (banyaknya observasi) dikurangi k (banyaknya variabel yang diteliti) = 60 – 2 = 58.
- Maka nilai t hitung sudah dapat diketahui dalam Tabel t, yaitu melihat titik pertemuan α = 0,025 dengan db = 58, hasilnya adalah : 2.39238.
Jika membandingkan nilai t Hitung dengan nilai t Tabel, maka jelas t Hitung lebih besar dari T Tabel. Hal ini berarti bahwa hipotesis penelitian ini dinyatakan diterima, sehingga dapat diintrepretasikan bahwa pendapatan karyawan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada kantor PT. Temas Shipping Cabang Makassar pada tingkat kebenaran 95%.
Hasil intrepretasi tersebut juga sama halnya jika membandingkan nilai α (0,05) yang ternyata lebih besar dari nilai sig (signifikan) yang juga tertera dalam Tabel 5.7., yaitu sebesar 0,000 yang berarti pula hipotesis diterima atau secara simbol hipotesis statistik adalah menolak hipotesis utama (Ho).
C. Pembahasan Hasil Analisis
Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu Variabel terikat produkttivitas kerja dan variabel bebas yaitu pendapatan. Pendapatan adalah seluruh penerimaan berupa uang maupun barang yang berasal dari pihak lain maupun hasil industri yang dinilai atas dasar sejumlah uang dari harta yang berlaku saat itu. Produktivitas kerja merupakan salah satu ukuran perusahaan dalam mencapai tujuanya.
Hasil penelitian ini telah membuktikan bahwa pendapatan karyawan berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Hal ini telah sejalan dengan hasil penelitian empirik sebelumnya, yaitu Wilmar Litaurus, Adnan Haris Musa, Juliansyah Roy (2019), seperti ditunjukkan dalam tabelhasil penelitian terdahulu.
Dapat dijelaskan bahwa karyawan PT. Temas Shipping cabang Makassar telah memiliki keinginan dan motivasi serta upaya untuk bekerja
lebih baik dengan perolehan pendapatan yang diterimanya. Hal ini dimungkinkan karena keputusan seseorang untuk bekerja lebih baik adalah besaran pendapatan yang diterimanya sebagaimana menurut Moekijat (1992) yang menjelaskan bahwa gaji dan upah memberikan sumber motivasi kepada pegawai untuk bekerja secara efektif dan efesien. Dalam arti lain, gaji dan upah memotivasi kenaikan produktivitas kerja karyawan.
Faktor yang dominan terkait pendapatan dalam penelitian ini adalah terutama perhatian perusahaan dalam menyediakan biaya untuk jaminan kesehatan bagi karyawannya (4,48 dalam Tabel 5.3)
Besaran pendapatan yang diterima karyawan dengan bekerja langsung tanpa adanya investasi pendidikan, maka perolehan pendapatan karyawan sudah cukup memuaskan dari hasil jerih payah bekerja sebagai karyawan PT.
Temas Shipping cabang Makassar. Di sisi lain, perusahaan diharapkan memberikan keleluasaan dalam mengembangan diri karyawan lewat pendidikan (hal ini ditunjukkan dominasi nilai mengembangkan pendidikan dengan nilai sebesar 4,48 dalam Tabel 5.4). Artinya pengembangan diri lewat pendidikan akan menunjang pendapatan yang lebih baik nantinya. Pendidikan merupakan kebutuhan yang dapat memberikan sumbangan untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
Produktifitas kerja karyawan merupakan faktor yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan suatu usaha. Produktifitas yang tinggi akan sangat menguntungkan baik bagi pengusaha maupun bagi karyawannya terutama untuk kesejahteraannya. Produktifitas juga mencerminkan etos kerja karyawan yang di sana tercermin juga sikap mental yang baik. Pihak pengusaha maupun karyawan yang terlibat berupaya untuk meningkatkan
produktivitasnya, dengan berbagai kebijakan yang secara efisien mampu meningkatkan produktivitas karyawan..
Tingkat pendapatan membawa dampak yang positif dan negatif terhadap produktivitas kerja karyawan. Untuk dampak positif tingkat pendapatan yang tinggi terhadap produktifitas kerja ditunjukkan dengan adanya peningkatan produktifitas, karyawan yang terjamin secara finansial akan membawa ketenangan kerja sehingga akan berproduktivitas secara maksimal, sedangkan karyawan dengan tingkat penghasilan yang rendah atau tidak memberikan kesejahteraan pada umumnya akan terus mencari peluang kerja diluar perusahaan yang lebih menjanjikan, sehingga akan mempengaruhi produktivitasnya dalam bekerja.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Penelitian tentang dampak pendapatan terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Temas Shipping cabang Makassar ini disimpulkan sebagai berikut :
1. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan bahwa hipotesis yang diajukan diterima, yaitu pendapatan karyawan memberi pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Hal tersebut mencerminkan bahwa pendapatan merupakan kebutuhan yang dapat memberikan dampak untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
2. Pernyataan butir 1 tersebut didukung hasil kalkulasi yaitu variabel pendapatan karyawan berkontribusi sebesar 53,2% terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan, dan kedua variabel memang memiliki korelasi yang kuat dan positif.
B. Saran
Beberapa saran bagi pihak perusahaan PT. Temas Shipping cabang Makassar untuk dapat dijadikan bahan evaluasi jika dibutuhkan di kemudian hari, sebagai berikut :
1. PT. Temas Shipping cabang Makassar diharapkan lebih memperbaiki dan cekatan dalam memperhatikan semua indikator pendapatan agar produktiifitas dari karyawan terus meningkat.
2. Pimpinan perusahaan, termasuk direktur, manajer, dan kepala bagian PT. Temas Shipping cabang Makassar diharapkan terus memberikan
54
motivasi dan perhatian kepada karyawan untuk menumbuhkan semangat dan etos kerja.
3. PT. Temas shipping Cabang makassar diharapkan memaksimalkan semua jenis tunjangan seperti THR, tunjangan kesehatan, transportasi, dan lain-lain untuk meningkatkan kesejahteraan demi memaksimalkan prouduktivitas kerja karyawan.
DAFTAR PUSTAKA
Bakan, I., & Tuba, B. (2013). The Relationship between Employees' Income Level and Employees Job Satisfaction: An Empirical Study. International Journal of Business and Social Science Vol. 4 No. 7; July.
Bayuaji, A. (2018). Analisis Pengaruh Kompensasi, Kesehatan Kerja, dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja (Studi Pada PT. Pijar Sukma Bagian Amplas). Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang.
Darna, N., & Herlina, E. (2018). Memilih Metode Penelitian Yang Tepat: Bagi Penelitian Bidang Ilmu Manajemen. Jurnal Ekologi Ilmu Manajemen Vol,5.
No 1, 289.
ElbaDiansyah. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Purwokerto: CV IRDH.
Farida, A. (2017). Pengaruh Tingkat Pendapatan dan Motivasi Kerja Terhadap Kesejahteraan Karyawan Pabrik Genteng Sokka Kebumen. Skripsi Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 34-35.
Fenner, S. (2020). Human Resources: Definition & Responsibilities. Retrieved Juli 27, 2020, from https://study.com/academy/lesson/human-resources- definition-responsibilities.html.
Fix, B. (2015). No, Productivity Does Not Explain Income. Retrieved Juli 24, 2020, from https://evonomics.com/no-productivity-does-not-explain- inclome/.
Handoko, T. H. (2001). Manajemen Personalia dan Sumber Daya manusia.
Yogyakarta: BPFE.
Hestanto. (2018). Pengertian Pendapatan. Retrieved Juli 27, 2020, from https://www.hestanto.web.id/pengertian-pendapatan/.
Izzah, N., & Ardiani, I. (2016). Pengaruh Kompensasi dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Mechanical Division PT Mulia Makmur Elektrikatama. BIJAK Majalah Ilmiah Ilmu Administrasi Volume XIII, No. 02.
Kenton, W. (2020). Human Resources (HR). Retrieved Juli 2020, 2020, from https://www.investopedia.com/terms/h/humanresources.asp.
Lasminingrum, A. K. (2016). Pengaruh Kompensasi Terhadap Motivasi Kerja Pada Karyawan Biro Pelayanan Sosial Dasar Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. Jurnal e-Proceeding of Management : Vol.3, No.2.
Litaurus, Wilmar, Adnan Haris Musa, dan Juliansyah Roy. 2019. Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Industri Kecil di Kota Samarinda(Studi Kecamatan Samarinda Ilir). Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (Jiem), Vol 4,No 2 (2019).
Mamik, D. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Sidoarjo: Zifatma Jawara.
56
Mubaroq, R. A., & Zulkarnaen, W. (2017). Pengaruh Kompensasi Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada Shadiq Sharia Ex. BPRS Cipaganti Bandung. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen Ekonomi dan Akuntansi) Vol.1, No.3, (hal 78).
Mueller, A. (2020). What Is Productivity ? Retrieved Juli 24, 2020, from https://business.tutsplus.com/tutorials/what-is-productivity-cms-25894.
Nanulaitta, D. T. (2018). Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan KSU Amboina Mekar di Kota Ambon. Jurnal Manajemen,Ide,Inspirasi (MINDS) Vol.5, No.2, (hal 206).
Novalia, R. (2019). Analisis Program Pengembangan Karyawan dan Kompensasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Studi pada bank syariah mandiri KCP teluk bandar lampung). Skripsi Program Studi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Panjaitan, M., Sinaga, A. O., & Manurung E, D. (2019). Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Sentral Pembangunan Indonesia. Jurnal Manajemen Volume 4 Nomor 1, (hal 85).
Pratama, R. Y., Purnamaningsih, N., & Joewarni, D. (2019). Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Cahaya Unggul Nusantara (Honda) Motor Nganjuk. Jurnal JILMEK -Volume 2 Nomor 2, (hal 240-241).
QM, F. (2020). 3 Jenis Pendapatan yang Kita Terima, Baik Sebagai Karyawan Maupun Pekerja Lepas. Retrieved Juli 27, 2020, from https://www.qmfinancial.com/2020/03/jenis-pendapatan-yang-kita-terima/.
Questibrilia, B. (2019). Apa itu Manajemen SDM beserta Fungsi dan Ekspektasinya? Retrieved Juli 27, 2020, from https://www.jojonomic.com/blog/manajemen-sumber-daya-manusia/.
Siswadi, Y. (2016). Pengaruh Pelatihan dan Disiplin Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Jasa Marga Cabang (Belmera) Medan. Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol.17, No.01, (hal 127-128).
Sudarmanto, G. (2005). Analisis Regresi Linear Ganda dengan SPSS.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiyono. (2007). Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sunarsi, D. (2018). Pengaruh Motivasi dan Disiplin Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Nadi Swarnabumi. Jurnal Semarak, Vol.1, No.1, (hal 69).
Sulaeman, Ardika. 2014. Pengaruh Upah dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Kerajinan Ukiran Kabupaten Subang. Jurnal Trikonomika, STIE Miftahul Huda Subang, Volume 13, No. 1 (Hal 91-100) Suryani, N. K., & FoEh, J. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia, Tinjauan
Praktis Aplikatif. Bali: NILACHAKRA publishing house.
Sutrisno, E. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Wahyuningsih, S. (2018). Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja. Warta Edisi : 57.