DAFTAR PUSTAKA
H. Penilaian
Guru menutup pelajaran dan memberitahu materi yang akan di pelajari selanjutnya dan memberi penghargaan kepada kelompok.
penjelasan guru an menjawab salam dari guru
5 menit
Mulai tampak 2 Belum tampak 1 Menghargai pendapat teman dalam satu kelompok
Selalu tampak 4 Sering tampak 3 Mulai tampak 2 Belum tampak 1
Menghargai pendapat teman dalam kelompok lain
Selalu tampak 4 Sering tampak 3 Mulai tampak 2 Belum tampak 1 NA:
3) Daftar Nilai siswa aspek sikap dalam pembelajaran teknik non tes bentuk pengamatan
No Nama siswa
Skor aktivitas Siswa Interaksi Kerja
sama
Kesungg uhan
Menghargai dlm klpk
Menghargai
klpk lain Jml NA 1
2 3
b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Nama Peserta
Didik
Pernyataan Pengungkapa
n gagasan yang orisinal
Kebenaran konsep
Ketepatan penggunaan
istilah
Jumlah Ya Tidak Ya Tidak ya Tidak Ya Tidak
Keterangan: diisi dengan ceklis (√) Skor : Ya = 1, Tidak = 0
Nilai =
c. Penilaian Kompetensi Keterampilan
1) Rubrik Penilaian Kinerja (Psikomotor) dalam Presentasi dan diskusi
Aspek Skor maksimal
Mempresentasikan hasil diskusi dengan
jelas 10
Artikulasi dalam mempresentasikan materi
cukup jelas 10
Kemampuan menghargai pendapat orang
lain 10
Skor Total
Nilai =
Makassar, Oktober 2019 Mengetahui
Guru Mata Pelajaran Biologi Mahasiswa
Siti Khahfia, S.Pd.,M.Pd Umrah
NIP/NRK. NIM.
105440008815
RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMA Negeri 9 Makassar Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : XI/Ganjil
Materi Pokok : Sistem gerak manusia Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran Pertemuan : III (2×45 menit)
A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional.
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator
3.5 Menganalisis
hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem gerak dan mengaitkan dengan bioprosesnya
sehingga dapat menjelaskan
mekanisme gerak serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem gerak manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
3.5.1 Menjelaskan pengertian sistem gerak 3.5.2 Menyebutkan 3 sifat khusus pada otot 3.5.3 Menjelaskan gerak pada otot
3.5.4 Membedakan jenis-jenis otot 3.5.5 Menjelaskan pengertian tulang dan
rangka
3.5.6 Mengidentifikasi jenis tulang dan bentuk tulang
3.5.7 Menjelaskan proses pembentukan tulang 3.5.8 Menjelaskan hubungan antar tulang
(artikulsi)
3.5.9 Membedakan rangka axsial dan rangka appendicular
3.5.10 Menjelaskan pembagian sendi berdasarkan sifat geraknya
4.5 Menyajikan karya tentang pemanfaatan teknologi dalam mengatasi gangguan sistem gerak melalui penelusuran dari berbagai sumber informasi.
4.5.1 Menjelaskan kelainan dan gangguan pada sistem gerak manusia
C. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menjelaskan kelainan dan gangguan pada sistem gerak manusia melalui media teka - teki silang dan gambar.
D. Materi Pembelajaran Sistem gerak manusia Fakta
Tulang dan otot rangka merupakan komponen dalam menunjang terjadinya suatu pergerakan tubuh manusia. Namun tulang dan otot rangka bisa mengalami gangguan, seperti patah tulang, otot kram dan terkilir. Kemajuan teknologi telah mengatasi permasalahan gangguan sistem gerak, seperti kaki dan tangan bionik.
Konsep
Rangka tubuh manusia dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu:
rangka aksial (rangka sumbu tubuh) dan rangka apendikuler (rangka pelengkap atau anggota gerak tubuh).
Rangka aksial berjumlah 80 tulang, meliputi tulang tengkorak, tulang telinga dalam dan hioid, tulang belakang, tulang dada dan tulang rusuk (iga).
Rangka apendikuler berjumlah 126 tulang, meliputi gelang bahu (pektoral), anggota gerak atas (ekstremitas superior), gelang panggul (pelvis), dan anggota gerak bawah (ekstremitas inferior).
Struktur tulang terdiri dari lapisan-lapisan dari arah luar ke arah dalam, yaitu periosteum, tulang kompak, tulang spongiosa, endosteum, dan sumsum tulang.
Berdasarkan bentuk dan ukurannya, tulang penyusun rangka tubuh dapat dibedakan lima macam, yaitu: tulang pipa (tulang panjang), tulang pendek, tulang pipih, tulang tidak beraturan (irreguler bones), dan tulang sesamoid.
Proses pembentukan tulang disebut osifikasi. Ada dua cara pembentukan tulang, yaitu osifikasi intramembranosa dan osifikasi endokondral
(intrakartilago).
Faktor pertumbuhan tulang: herediter (genetik), nutrisi, endokrin, dan persarafan.
Komponen penunjang persendian, yaitu: ligamen, kapsul sendi, cairan sinovial, tulang rawan hialin, dan bursa.
Berdasarkan gerakannya, persendian dapat dibedakan tiga kelompok, yaitu: sendi sinartrosis (sendi mati), sendi amfiartrosis, dan sendi diartrosis.
Otot rangka adalah otot yang melekat pada tulang, dapat bergerak secara aktif untuk menggerakkan tulang sehingga disebut alat gerak aktif.
Apabila otot mendapat rangsangan, maka otot akan berkontraksi.
Kontraksi otot ditandai dengan memendeknya otot, otot menjadi menegang dan menggembung di bagian tengah.
Berdasarkan sifat kerjanya, otot dapat dibedakan dua jenis, yaitu: otot antagonis dan otot sinergis.
Gangguan sistem gerak dapat terjadi pada tulang, persendian, maupun otot.
Prinsip
Tulang dan otot menunjang terjadinya gerakan tubuh.
Hubungan antar tulang membentuk suatu persendian yang akan menentukan model gerakan
E. Model Pembelajaran 1. Pendekatan : Saintifik
2. Metode : Diskusi dan Tanya jawab
3. Model : Teams Games Tournament (TGT) F. MediaPembelajaran
1. Alat/Bahan :
a. Penggaris, spidol, papan tulis b. Laptop dan LCD proyektor c. Slide presentasi (ppt) 2. Sumber Belajar
a. Buku Biologi Kelas X K13 Sulistyowati penerbit PT. Intan Pariwara b. Buku lain yang menunjang
c. Internet
G. Langkah-Langkah Pembelajaran Tahapan
pembelajaran
Deskripsi Kegiatam
Waktu Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Kegiatan Pendahuluan Stimulation
(Pemberian rangsangan)
Orientasi
Guru membuka
pertemuan dengan mengucapkan salam dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
Mengajukan apersepsi kepada siswa terkait dengan materi kelainan pada sistem gerak untuk merangsang rasa ingin tahu siswa yaitu:
menanyakan gangguan sistem gerak yang pernah dialami siswa atau keluarganya
Motivasi
Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari gangguan pada sistem gerak.
Diharapkan dengan mempelajari materi gangguan pada sistem gerak dengan baik siswa akan mampu mengetahui tentang :
gangguan pada sistem gerak
Pemberian Acuan
Siswa menjawab salam dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Siswa
mempersiapkan diri untuk mengikuti proses pembelajaran
Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru
Siswa
memperhatikan penjelasan guru
25 menit
5 menit
5 menit
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
Kegiatan Inti Problem Statemen
(Pertanyaan/
identifikasi masalah)
Mengamati
Guru memperlihatkan gambar/video tentang
macam – macam
gangguan pada manusia
Siswa secara individu melakukan
pengamatan tentang video/gambar tersebut (secara cermat, teliti, sebagai ungkapan rasa ingin tahu).
5 menit
Menanya
Guru memberikan kesempatan menanya kepada siswa sebagai ungkapan rasa ingin tahu.
Siswa mengajukan pertanyaan sebagai ungkapan rasa ingin tahu.
5 menit
Data Colecction (Pengumpulan data
Mengeksplorasi
Pembentukan Kelompok
Guru membentuk kelompok belajar yang terdiri dari 4-5 peserta didik yang masing- masing memiliki ketua kelompoknya.
Menyampaikan Materi
Guru memanggil ketua masing-masing ketua
kelompok untuk
menjelaskan materi yang
nantinya akan
disampaikan kepada anggota kelompok (guru menyampaikan langsung materi untuk tiap anggota kelompok).
Membagikan LKPD berisi teka – teki silang
Guru memberikan masing-masing satu lembar kertas kepada
Siswa bergabung dengan kelompoknya
Siswa mendengarkan penjelasan dari ketua kelompok
Siswa mendapatkan satu lembar kertas
5 menit
5 menit
masing-masing kelompok.
Data Processing Mengasosiasi
Penjelasan mengenai game yang akan dilaksanakan
Guru menyuruh siswa untuk mengisi teka – teki silang yang ada pada setiap kelompok dan masing – masing harus menguasai isi dari teka – teki silang tersebut
Siswa mengisi dan mempelajari teka – teki silang
10 menit
Verification (Pembuktian)
Mengkomunikasikan Menjawab Pertanyaan
Guru memilih salah satu perwakilan kelompok untuk mengikuti games yang akan dilakukan
Setelah game berakhir guru memilih kembali siswa yang dinggap paling aktif untuk mengikuti turnamen
Guru memberikan penghargaan kepada
kelompok yang
memiliki skor tertinggi.
Siswa maju kedepan untuk mengikuti game
10 menit
Kegiatan Akhir Generalilization
(Menarik kesimpulan)
Evaluasi
Guru memberikan
kesimpulan dan
memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya dan memberi evaluasi belajar tentang materi yang sudah di pelajari.
Penutup
Guru menutup pelajaran dan memberitahu materi yang akan di pelajari selanjutnya dan memberi penghargaan kepada kelompok.
Siswa melakukan evaluasi dan
menanyakan hal-hal yang belum dipahami
Siswa mendengarkan penjelasan guru an menjawab salam dari guru
5 menit
5 menit
H. Penilaian
1. Instrumen Penilaian
a. Penilaian Kompetensi Sikap
1) Lembar pengamatan sikap/perilaku pada saat mendiskusikan dan mengerjakan Lembar Kerja Siswa tentang rangka, otot dan persendian
No Aspek yang diobservasi (yang dinilai) Hasil Pengamatan
1 2 3 4
1 Interaksi siswa dalam konteks pembelajaran kelompok
2 Kesungguhan dalam mengerjakan tugas kelompok 3 Kerjasama antar siswa dalam belajar kelompok 4 Menghargai pendapat teman dalam satu kelompok 5 Menghargai pendapat teman dalam kelompok
lain
Jumlah Total
Nilai Akhir (Total/5)
2) Rubrik Penilaian Pengamatan Sikap Dalam Proses Pembelajaran (Tugas Kelompok)
Aspek Kriteria Skor
Interaksi siswa dalam konteks pembelajaran kelompok
Selalu tampak 4 Sering tampak 3 Mulai tampak 2 Belum tampak 1 Kesungguhan dalam mengerjakan tugas kelompok
Selalu tampak 4 Sering tampak 3 Mulai tampak 2 Belum tampak 1 Kerjasama antar siswa dalam belajar kelompok
Selalu tampak 4 Sering tampak 3 Mulai tampak 2 Belum tampak 1 Menghargai pendapat teman dalam satu kelompok
Selalu tampak 4 Sering tampak 3 Mulai tampak 2
Belum tampak 1
Menghargai pendapat teman dalam kelompok lain
Selalu tampak 4 Sering tampak 3 Mulai tampak 2 Belum tampak 1 NA:
3) Daftar Nilai siswa aspek sikap dalam pembelajaran teknik non tes bentuk pengamatan
No Nama siswa
Skor aktivitas Siswa Interaksi Kerja
sama
Kesungg uhan
Menghargai dlm klpk
Menghargai
klpk lain Jml NA 1
2 3
b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Nama Peserta
Didik
Pernyataan Pengungkapa
n gagasan yang orisinal
Kebenaran konsep
Ketepatan penggunaan
istilah
Jumlah Ya Tidak Ya Tidak ya Tidak Ya Tidak
Keterangan: diisi dengan ceklis (√) Skor : Ya = 1, Tidak = 0
Nilai =
c. Penilaian Kompetensi Keterampilan
4) Rubrik Penilaian Kinerja (Psikomotor) dalam Presentasi dan diskusi
Aspek Skor maksimal
Mempresentasikan hasil diskusi dengan
jelas 10
Artikulasi dalam mempresentasikan materi
cukup jelas 10
Kemampuan menghargai pendapat orang
lain 10
Skor Total
Nilai =
Makassar, Oktober 2019 Mengetahui
Guru Mata Pelajaran Biologi Mahasiswa
Siti Khahfia, S.Pd.,M.Pd Umrah
NIP/NRK. NIM.
105440008815
Mengesahkan,
Kepala SMA Negeri 9 Makassar
Drs. Supardin.,M.Pd
NIP.1969031199203 1 011
Lampiran A.2. Silabus