BCA telah memiliki kebijakan penilaian kinerja atas Dewan Komisaris dan Direksi melalui metode penilaian sendiri (self- assessment). Kebijakan self-assessment merupakan salah satu bentuk akuntabilitas Dewan Komisaris dan Direksi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan setiap tahun berupa:
• Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi secara kolegial
• Penilaian kinerja individu masing-masing anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi
• Penilaian kinerja Presiden Direktur
1. Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris di BCA meliputi:
a. Metode dan Sarana Penilaian
Penilaian dilakukan dengan metode penilaian sendiri (self-assessment) yang dilakukan oleh anggota Dewan Komisaris dengan menggunakan
b. Waktu Pelaksanaan
Dewan Komisaris wajib melakukan penilaian sendiri (self-assessment) secara kolegial dan individu minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
c. Kriteria atau Tolak Ukur
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian terhadap Dewan Komisaris secara individu dan kolegial mencakup:
1) Pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi terkait:
a. Strategi dan rencana penting BCA;
b. Integritas laporan keuangan BCA;
c. Sistem pengendalian internal dan manajemen risiko; dan
d. Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
2) Pemberian persetujuan atas keputusan Direksi sesuai yang diatur dalam Anggaran Dasar BCA atau peraturan perundang-undangan.
Hasil kerja Dewan Komisaris dapat dilihat dalam laporan Pengawasan Dewan Komisaris halaman 36-43 dimana di dalamnya terdapat
fungsi Pengawasan dan pemberian nasehat Dewan Komisaris kepada Direksi, evaluasi strategi, penerapan tata kelola maupun pengendalian internal dan manajemen risiko.
d. Pihak yang Melakukan Penilaian dan Evaluasi
Penilaian kinerja terhadap kolegial dan individu dilakukan melalui mekanisme sebagai berikut.
• Penilaian Kinerja terhadap Dewan Komisaris secara kolegial Dewan Komisaris secara bersama-sama melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).
• Penilaian Kinerja terhadap individu masing-masing anggota Dewan Komisaris
Masing-masing anggota Dewan Komisaris melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).
e. Alur Proses Penilaian
Masing-masing anggota Dewan Komisaris mengisi Formulir Self Assessment
Hasil evaluasi:
- Penilaian Kinerja Kolegial - Penilaian Kinerja Individu Hasil self-assessment Dewan
Komisaris baik terhadap kolegial maupun individu dievaluasi oleh Dewan Komisaris melalui rapat berdasarkan rekomendasi
Komite Remunerasi dan Nominasi
f. Hasil Penilaian Tahun 2021
Pada tahun 2021, Dewan Komisaris telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan predikat
“Sangat Baik” dalam memastikan pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Berikut merupakan uraian secara rinci atas hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris secara kolegial dan individu:
• Hasil penilaian kinerja terhadap Dewan Komisaris secara kolegial adalah “Sangat Baik.”
• Rata-rata hasil penilaian kinerja terhadap individu anggota Dewan Komisaris adalah
“Sangat Baik.”
2. Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Direksi
Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Direksi di BCA meliputi:a. Metode dan Sarana Penilaian
Penilaian dilakukan dengan metode penilaian sendiri (self-assessment) yang dilakukan oleh anggota Direksi dengan menggunakan Formulir self-assessment. Formulir self-assessment telah
kolegial mengacu pada Rencana Bisnis Bank yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris. Indikator kinerja setiap anggota Direksi ditetapkan dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard yang terdiri dari 4 perspektif yaitu perspektif keuangan, nasabah, proses bisnis internal maupun pembelajaran & pertumbuhan.
Balanced Scorecard tersebut diturunkan dari Rencana Bisnis Bank (RBB) yang merupakan hasil dari proses review dan penentuan strategi serta target bisnis yang dilakukan secara tahunan, melibatkan Direksi, pemimpin unit-unit kerja dan Dewan Komisaris. Dalam prosesnya, BCA mengkaji dan mendalami berbagai aspek eksternal yang berpengaruh terhadap kinerja BCA, seperti tren industri perbankan, ancaman maupun peluang yang timbul, perubahan perilaku nasabah, perubahan regulasi, efisiensi proses, dan kecukupan kebutuhan manusia. Hasil kajian tersebut akan menentukan sasaran strategis utama seperti inisiatif digital, pengembangan teknologi dan cybersecurity, proses improvement, kepatuhan terhadap perubahan-perubahan
d. Pihak yang Melakukan Penilaian
Penilaian kinerja terhadap kolegial dan individu dilakukan melalui mekanisme sebagai berikut:
• Penilaian Kinerja terhadap Direksi secara kolegial
Direksi secara bersama-sama melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).
• Penilaian Kinerja terhadap individu masing-masing anggota Direksi
Masing-masing anggota Direksi melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).
e. Alur Proses Penilaian
Masing-masing anggota Direksi mengisi Formulir
Self Assessment
Hasil evaluasi:
- Penilaian Kinerja Kolegial - Penilaian Kinerja Individu Hasil self-assessment Direksi
baik terhadap kolegial maupun individu dievaluasi oleh Dewan Komisaris melalui rapat
berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi dan
Nominasi
f. Hasil Penilaian Tahun 2021
Pada tahun 2021, Direksi telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan predikat “Sangat Baik”
dalam memastikan pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Berikut merupakan uraian secara rinci atas hasil penilaian kinerja Direksi secara kolegial dan individu:
• Hasil penilaian kinerja terhadap Direksi secara kolegial adalah “Sangat Baik.”
• Rata-rata hasil penilaian kinerja terhadap individu anggota Direksi adalah “Sangat Baik.”
3. Prosedur Pelaksanaan Penilaian Presiden Direktur Prosedur pelaksanaan penilaian Presiden Direktur BCA meliputi:
a. Metode Penilaian
Penilaian dilakukan dengan metode penilaian sendiri (self-assessment) dengan menggunakan Formulir Self-Assessment. Formulir Self-Assessment telah sesuai dengan tugas dan kewajiban Presiden Direktur pada Surat Keputusan Organisasi.
b. Waktu Pelaksanaan
Presiden Direktur wajib melakukan penilaian sendiri (self-assessment) minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
c. Kriteria atau Tolok Ukur
Kriteria atau tolok ukur yang digunakan untuk melakukan penilaian terhadap Presiden Direktur secara individual mengacu pada Rencana Bisnis Bank yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris.
BCA telah menyusun komponen penilaian sesuai dengan tugas dan tanggung jawab Presiden Direktur yang mencakup komponen finansial, nasabah, proses bisnis, dan pembelajaran serta pengembangan.
d. Pihak yang Melakukan Penilaian
Presiden Direktur melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).
e. Alur Proses Penilaian
Presiden Direktur mengisi Formulir Self Assessment
Hasil Evaluasi:
Penilaian Kinerja Presiden Direktur
Hasil self-assessment Presiden Direktur dievaluasi oleh Dewan Komisaris melalui rapat
berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi dan
Nominasi
f. Hasil Penilaian Tahun 2021
Pada tahun 2021, Presiden Direktur telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan predikat “Sangat Baik” dalam memastikan pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Berikut merupakan uraian secara rinci atas hasil penilaian kinerja Presiden Direktur:
Hasil penilaian kinerja Presiden Direktur tahun 2021 adalah “Sangat Baik.”