BAB I PENDAHULUAN
B. Penyajian Data dan Analisis Data
1. Perencanaan implementasi metode Example non Example
Salah satu hal yang memegang peranan penting dalam keberhasilan belajar ialah proses pelaksanaan pembelajaran. Pembelajaran disini yang dimaksud adalah proses interaksi antara peserta didik dan pendidik dalam proses belajar mengajar merupakan dua hal yang berbeda tetapi membentuk satu kesatuan.
Pelaksanaan pembelajaran sudah di persiapkan dengan adanya rencana pelaksanaan pembelajaran. Para guru diharapkan mempersiapkan terlebih dahulu sebelum masuk kelas atau sebelum pelajaran dimulai.91
Berikut penyampaian dari Bpk Atikurrahman selaku kepala sekolah di MTs Nurur Rohman.
”Sebelum proses pembelajaran dimulai atau sebelum guru masuk kelas mengisis pelajaran saya minta untuk semua guru di wajibkan membuat perangkat pembelajaran yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan silabus agar proses pembelajaran terarah dan maksimal. Karena begini kalau guru tidak membuat RPP terlebih dahulu nanti proses pembelajarannya jadi kurang terarah metodenyapun akan asal- asalan karena tidak di pikirkan terlebih dahulu metode apa yang cocok atau yang mau di pakai sama materi yang akan di sampaikan, kalau RPP-nya sudah siap sebelum guru masuk kelas pembelajarannya jadi lebh terarah dan maksimal”92
90 Observasi, pelaksanaan Penerapan Metode Example Non Example, 17 Juli 2017
91 Observasi, Perencanaan Penerapan Metode example Non Example, 31 Juli 2017
92 Atikurrahman, Wawancara, Jember, 31 Juli 2017
Dari pernyataan kepala sekolah tersebut yaitu tujuannya untuk menciptakan suasana pembelajaran yang berkualitas dengan di mulainya menyiapkan Perangkat Pelaksanaan Pembelajaran terlebih dahulu sebelum masuk kelas agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal.
Bapak bismi aris Eko juga menyampaikan:
“Dalam setiap kegiatan tentunya sudah direncanakan, tujuannya kenapa.. biar kegiatan yang dilaksanakan itu sesuai dengan tujuan yang diharapkan dan juga akan mempermudah pelaksaanaannya karena telah di rencanakan sebelumnya. Dalam perencanaan itu kita sudah mencantumkan metode apa yang akan di pakai pada materi yang akan di sampaikan.”93
Disini menurut beliau mengapa perencanaan itu penting karena untuk mempermudah proses pelaksanaan belajar pembelajaran yang dilakukan, karena sesuatu yang sudah di rencanakan akan mudah di jalaninya.
Selain dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran guru juga mempersiapkan silabus, silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran atau tema tertentu yang mencangkup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok atau pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu dan sumber atau bahan belajar.
Keduanya ini antara Perangkat Pelaksanaan Pembelajaran dan Silabus tercangkup dalam perangkat pembelajaran.
93 Bismi arie eko, wawancara, Jember, 5 september 2017.
Hal ini di benarkan oleh Bpk. Bismi Aris Eko guru Sejarah kebudayaan Islam yaitu:
“Sebelum proses pembelajaran dimulai saya di minta membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sama Pak kepala sekolah. Mungkin karena perangkat pembelajaran disini merupakan proses penentuan tujuan atau sasaran yang akan di capai dan menetapkan jalan sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal.”94
Dengan membuat Perangakat pembelajaran sebelum kegiatan proses pembelajaran dilmulai akan membuat suasana pembelajaran menjadi lebih maksimal karena indikator, tujuan yang ingin di capai beserta metodenya sudah tercatat atau terencana sebelumnya.95
Jadi, dapat diketahui metode example non example ini pada pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dilaksanakan menyiapkan dengan membuat perangkat pembelajaran yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan silabus agar proses pembelajaran jadi terarah, dan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. Guru membuat silabus terlebih dahulu sebagai acuan untuk membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yaitu pada materi kondisi masyarakat arab sebelum islam yang didalamnya meliputi kepercayaan, kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Di dalam RPP tersebut juga dicantumkan mulai dari Indikator, tujuan, metode dan penilaian yang akan di laksanakan.
94 Bismi Aris Eko, Wawancara, Jember, 31 Juli 2017
95 Obeservasi, Pelaksanaan Penerapan Metode Example Non Example, 22 Juli 2017
Ada beberapa komponen dalam perencanaan bembelajan seperti yang Bpk Bismi Aris sebutkan yaitu sebagai berikut:
“Bagian-bagian dari perncanaan atau yang kita sebut RPP itu di dalam harus mencakup tujuan, disini tujuan sangat penting kenapa harus ada perencanaan biar tujuannya ini tercapai secara maksimal, yang kedua kegiatan dan materi pembelajaran, disini juga mencantumkan media dan metode yang akan kita gunakan yang terakhir tentuya adanya soal untuk evaluasi.”96
Disini di jelaskan bahwasannya komponen perencanaan pembelajaran itu mencaku tujua, kegiatan, materi media dan juga metode yang di masukkan ke dalam perencanaan.
Disini beliau juga menjelaskan:
“Tentunya hal-hal yang perlu di persiapkan adalah bagaimana kedepannya atau dalam perencanaan itu apakah bisa membuat siswa nyaman intinya dengan pembuatan perencanaan itu apakah proses belajar siswa susuai dengan yang diharapkan atau masih belum, karena kita harus benar-benar memperhatikan keadaan siswa, kondisi siswa. Kembali lagi dalam perencanaan itu metode yang kita pakai apakah sudah sesuai atau belum, siswa paham tidak dengan metode yang kita gunakan. Saya disini tidak terus-terusan menggunkan metode example karena tidak semua materi cocok dengan metode ini.”97
Dari pendapat beliau ada beberapa hal yang perlu di persiapkan dalam perencanaan penerapan metode ini yaitu yang pertama apakan proses belajar mengajara akan efektif atau sesuai dengan yang kita tuju yang kedua dengan metode yang di terapkan itu proses belajar mengajar bisa dikatakan berhasil.
96 Bismi Aris Eko, wawancara, Jember, 5 september 2017.
97 Bismi Aris Eko, wawancara, Jember, 5 September 2017.
Dalam pembelajaran tentunya tidak lepas dari media, baik itu media visual, audio, atau audio visual. Karena media disini menunjang kemudahan dalam penyampaian materi.
Bpk Bismi Aris Eko menyebutkan media yang digunakan yaitu;
“untuk media tentuanya harus sessui dengan metode yang dipakai, untuk metode example non example ini, namanya juga metodo contoh dan bukan conto, bagaimana kita mestinya memberikan contoh dan yang di pakai itu sudah jelas proyekto, lapto, dan gambar yang di ambil dari internet bisa juga saya ambil gambar suatu objek dulu yang sesuai dengan materi dan saya masukkan ke dalam power point untuk di tampilkan saat proses pembelajaran.”98
Dari penejelasan belian media yang digunakan yaitu median Visual berupa proyektor, perangkat komputer dan gambar-gambar yang sesuai dengan materi yang.