• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perubahan Yang Terjadi Pada Mahasiswa Yang Berperilaku Konsumtif Di

BAB V PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA DI UNIVERSITAS

C. Perubahan Yang Terjadi Pada Mahasiswa Yang Berperilaku Konsumtif Di

sebaya. Serta adanya pembangunan yang maju seperti pusat perbelanjaan di Gedung Balai Sidang. Perilaku mahasiswa sangat dipengaruhi oleh teman- teman pergaulannya karena ikatan persahabatan. Pergaulan dikalangan mahasiswa sangat berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa dalam memilih jenis makanan dan minuman terhadap pola konsumsinya. Gedung Balai Sidang adalah tempat perbelanjaan yang ada di Universitas Muammadiyah Makassar yang cenderung menjadi daya tarik bagi mahasiswa untuk berkunjung karena tempatnya yang sangat strategis.

C. Perubahan Yang Terjadi Pada Mahasiswa Yang Berperilaku Konsumtif

Adapun maksud dari hasil observasi di atas bahwa adanya perilaku konsumtif mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar yang mengalami pergeseran dalam bentuk pola perilaku mengkonsumsi suatu barang yang dilihat dari kondisi keginian. Semua itu tidak pernah lepas dari pengaruh perkembangan trend yang ada serta pengaruh psikologis dari seorang mahasiswa yang cenderung masih labil dan bersifat dinamis. Sejalan dengan hasil wawancara yang peneliti temukan bahwa;

Seperti yang dipaparkan oleh informan yang bernama Lukman (23 Tahun) bahwa:

Pada awalnya saya tidak suka kesini di gedung balai sidang karena saya pikir untuk apa saya kesana, kemudian keesokan harinya saya dipanggil sama teman dengan bentuk paksaan, sesampai dibalai sidang saya mulai nongkrong bersama teman sambil ngopi, timbul dibenak saya bahwa wah tempat ini asyik juga yah jdi betah ni kawan disni, akhirnya saya menjdi suka nongkrong dsini sampai saat ini. (Wawancara, Rabu 17 Agustus 2016)

Adapun maksud dari pernyataan informan di atas bahwa adanya pergeseran atau perubahan pada pola perilaku serta kebiasaan yang menghasilkan keteragantungan karena suatu keadaan dan tempat dimana yang disenanginya sehingga menimbulkan perilaku konsumtif mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Lain hal yang diungkapkan oleh informan yang bernama Warda Resky Anugrah (17 Tahun) mengatakan bahwa:

Selama saya tahu tentang pusat perbelanjaan yang ada di Universitas Muhammadiyah Makassar saya jarang lagi membeli/mengkonsusmsi jenis produk yang ada diluar kampus sperti jilbab, baju, tas, maupun sepatu karena saya pikir disini lebih strategis dan terjangkau.

(Wawancara, Rabu 17 Agustus 2016)

Adapun maksud dari pernyataan informan di atas bahwa selama mengetahui suatu tempat yang dianggapnya sebagai tempat pusat perbelanjaan di Universitas Muhammadiyah Makassar menimbulakan kebiasaan baru serta ketergantungan untuk mengkonsumsi suatu barang dan tentunya menimbulkan perilaku konsumtif mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Tidak lepas dari itu ungkapan yang diutarakan oleh informan yang bernama Hasnah (19 Tahun) bahwa:

Saya suka ketempat ini ( gedung balai sidang ), biasanya sama teman- teman kampus. Nongkrong disini memang asyik, soalnya suasananya ramai terus jadi betah dan desain ruangannya pun menarik. (Wawancara, Rabu 21 Agustus 2016)

Adapun makasud pernyataan informan di atas bahwa adanya perubahan sikap atau pola perilaku cenderung suka dan nyaman dengan suatu keadaan dan tempat di Gedung Balai Sidang sebagai tempat pusat perbelanjaan di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Kemudian hal senada yang diungkapkan oleh informan yang bernama Intan (20 Tahun) bahwa:

Kalau datangka di gedung balai sidang waw rasanya beban pikiran fresh mungkin karena rame atau suasanya asyik jadi membuat suasana hati jadi

senang apalagi sama teman-teman kampus, biasanya habis kuliah saya kesini kadang lihat lihat atau mencicipi jenis makanan dan membeli jenis produk fashion speri sepatu, dan jilbab. (Wawancara, Senin 05 September 2016)

Adapun maksud pernyataan informan di atas tidak jauh beda dengan pernyataan informan sebelumnya bahwa adanya pergeseran atau perubahan pola perilaku, serta kebiasaan dalam memuaskan hasrat dan keinginanya. Dalam hal ini adalah kenyamanan pribadi untuk datang di tempat perbelanjaan khususnya di Gedung Balai Sidang yang ada di Universitas Muhammadiyah Makassar dan temtunya melahirkan perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.

Tidak lepas dari itu hal senada pula yang diungkapkan oleh informan yang bernama Suriati (20 Tahun) dengan senyuman mengatakan bahwa:

Saya sering kesini (Gedung Balai Sidang), kadang pergi cuci mata saja terus lihat-lihat jenis pakaian atau fashion apalagi disini sudah kayak mall. Jadi seolah olah ini kita tidak ketinggalan jaman lagi gitu, saya merasa fasilitas disini sangat nyaman membuat lebih memilih tempat disini dibanding diluar kampus. Sampai-sampai saya terkadang lupa waktu. Saya kesini sama teman supaya ada tong kutemani cerita cerita.

(Wawancara, Senin 05 September 2016)

Adapun maksud dari pernyataan informan di atas tidak jauh beda dengan pernyataan informan sebelumnya bahwa adanya perubahan sikap, pola perilaku, dan kebiasaan serta kebudayaan yang sudah melekat sejak lama dalam diri seseorang, dalam hal ini kenyamanan dalam memilih suatu tempat untuk

berbelanja apa yang di sukai oleh seseorang dalam hal ini adalah mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Sejalan dengan hasil data dokumentasi berupa artikel oleh Adelia Fryzia dengan tema gaya hidup remaja konsumtif menunjukkan bahwa;

Permasalahan yang muncul di era globalisasi ini menarik kita untuk meninjau kembali mengenai budaya yang berkembang pada masyarakat Indonesia. Diantaranya termasuk pola hidup konsumtif masyarakat yang sering di pandang sebagai salah satu dampak pengaruh globalisasi.

Globalisasi inilah yang mendasari terjadinya perubahan-perubahan kebiasaan dan cara pandang manusia di berbagai lapisan masyarakat terhadap suatu obyek. Fenomena tersebut juga tidak terlepas dari budaya asing yang berdampak pada terbentuknya kebiasaan-kebiasaan baru yang mengubah gaya hidup masyarakat Indonesia. (Hasil Dokumentasi)

Adapun maksud dari hasil dokumentasi di atas bahwa era globalisasi yang mendasari terjadinya perubahan-perubahan kebiasaan dan cara pandang manusia diberbagai lapisan masyarakat terhadap suatu obyek. Fenomena tersebut juga tidak lepas dari budaya asing yang berdampak pada terbentuknya kebiasaan- kebiasaan baru yang mengubah gaya hidup masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dari hasil penelitian di atas dapat saya simpulkan bahwa perilaku seseorang (mahasiswa) dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan akibat dari pergaulan teman sebaya serta pengaruh era globalisasi. Hal ini tentunya menimbulkan pergeseran kebudayaan dari gaya hidup mahasiswa dalam mengkonsumsi jenis produk makanan dan minuman maupun fashion. Serta

perubahan pola perilaku secara tidak sadar mengalami perubahan drastis.

Tentunya hal ini mengacuh ada perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan yang diakibatkan oleh globalisasi dan modernisasi. Dan tentunya kecenderungan mahasiswa untuk datang di Gedung Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar sudah menandakan betapa besar pengaruhnya untuk mengubah segala kebudayaan yang sudah melekat pada diri seseorang (mahasiswa).

Dokumen terkait