• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan

Dalam dokumen EVALUASI DIRI MADRASAH ( EDM ) (Halaman 31-37)

3. Standard Lulusan

3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan

3.1.1. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan di SKL

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

DKN KEKUATAN

Buku Rapor Peserta didik kami memiliki kompetensi cukup. Karena itu, peserta Dakol UN didik mampu memperoleh pengalaman belajar dengan nilai rata-rata

di atas 7,00 (lihat KKM). Hal itu terjadi karena mereka belajar secara aktif, kreatif dan inovatif serta mampu berpikir logis di bidang IPTek.

Adapun kelompok mata pelajaran IPTek, di antaranya: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Matematika dan TIK.

KELEMAHAN

1. Rata-rata nilai UN dan UAMBN masih belum 100%

menggambarkan nilai authentic sekalipun diselenggarakan pembekalan dan pendalaman materi selama lebih dari 6 bulan dalam setahun.

2. Rata-rata nilai semua mata pelajaran semester 1 dan 2 untuk setiap jenjang kelas juga masih belum menunjukan nilai authentic,

25

3. Pembinaan mapel olympiade IPA, dan Matematika masih belum berjalan dengan maksimal dan belum terkelola secara baik. Hal ini disebabkan oleh beberapa latar belakang, di antaranya: guru pembina acap kali disibukan dengan tugas-tugas administrasi pembelajaran dan administrasi lainnya, semangat belajar murid masih belum dimunculkan secara maksimal, kesadaran tentang pentingnya prestasi belajar belum muncul secara total.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

1. Madrasah memfasilitasi untuk menyelenggarakan Bimbingan Belajar mata pelajaran UN dan UAMBN.

2. Madrasah akan mengelola kegiatan secara serius ekstra kurikuler khususnya Bina olympiade IPA, dan Matematika.

3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan

3.1.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN

A. Setiap peserta didik memiliki kemampuan dasar untuk menganalisis gejala alam dan sosial melalui berbagai kegiatan baik yang diselenggarakan oleh madrasah maupun kegiatan yang dilakukan oleh guru mata pelajaran. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan madrasah guna membentuk peserta didik memiliki kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial, di antaranya:

1. Persami di Buper LP Plantungan, peserta didik kelas 7 2. Study Lapangan di museum Ronggowarsito

Semarang dan Museum Kartini Jepara, peserta didik kelas 8-9 Hasil tugas/pekerjaan siswa 3. Kunjungan ke makam-makam wali songo

Catatan prestasi siswa 4.

Pengajian keliling ke masjid yang sudah MoU dengan Madrasah

Karya tulis ilmiah siswa 5. Ta’ziah ke orangtua/wali murid yang meninggal dunia

Dokumen Lomba B. Kegiatan Pembiasaan yang menghasilkan peningkatan kompetensi Olimpiade Sains dengan cara mencari informasi dari berbagai sumber, di antaranya:

1. Semua peserta didik kelas 7, 8 dan 9 memanfaatkan Perpustakaan Madrasah secara mandiri.

2. Semua peserta didik kelas 7, 8 & 9 memanfaatkan Perpustakaan sesuai dengan jenis tugas yg diberikan oleh guru mata

pelajaran.

3. Semua peserta didik berusaha untuk memanfaatkan Perpustakaan Kelas dalam rangka kegiatan literasi

4.

Semua peserta didik kelas 7, 8 dan 9 bisa mengakses internet di laboratorium komputer.

5. Semua peserta didik kelas bisa memanfaatkan jaringan internet Untuk kegiatan pembelajaran dalam rangka mencari sumber Belajar.

26

6. Semua peserta didik kelas 7, 8 dan 9 bisa memanfaatkan media massa baik cetak dan elektronik di luar madrasah.

7. Semua peserta didik kelas 8 melakukan kegiatan di Museum RA Kartini di Jepara dan di Ziarah di Makam Wali Songo Demak.

8. Semua peserta didik kelas 7, 8 dan 9 mencari informasi melalui kegiatan sholat Tarweh di bulan Romadhon.

1. Kegiatan-kegiatan lomba internal masih jauh dari kesempurnaan baik sarpras, lokasi/tempat, tatib, guru, peserta lomba dan juri.

2. Berbagai seleksi peserta lomba baik tingkat kecamatan maupun kabupaten masih minim dilaksanakan di tingkat madrasah.

3. Beberapa peserta didik yang memiliki bakat dan minat tinggi tersendat oleh factor biaya tambahan, karena dana BOS tidak mampu meng-cover penyelenggaraan kegiatan-kegiatan tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar, mengingat sebagian dari peserta didik berasal dari kkeluarga kurang mampu.

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

1. Madrasah akan meningkatkan penanganan kegiatan lomba internal baik sarpras, lokasi/tempat, tatib, guru, peserta lomba dan juri sehingga hasil sesuai dengan harapan.

2. Madrasah akan menambah program subsidi silang bagi peserta didik yang memiliki bakat dan minat tinggi namun tersendat oleh factor biaya tambahan guna meningkatkan prestasi belajar.

3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan

3.1.3. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KEKUATAN

1. Kegiatan Pembiasaan yang bertujuan untuk pengembangan karakter peserta didik, di antaranya:

A. Kegiatan pembiasaan Rutin

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara reguler dan terus menerus di madrasah kami. Tujuan dari Program pembiasaan kegiatan pembiasaan ini adalah untuk membiasakan peserta (KTSP) didik melakukan sesuatu dengan baik. Adapun jenis

Pajangan di kelas

kegiatannya, di antaranya:

Hasil karya siswa

1) Semua peserta didik kami berdoa sebelum memulai kegiatan Dokumentasi kegiatan

olahraga, upacara, belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan peserta pramuka, pentas seni dan didik berdoa sebelum memulia segala aktifitas. Kegiatan lainnya dilaksanakan setiap pagi secara terpusat—dipandu dari

ruang informasi setiap pagi oleh petugas yang terjadwal 2) Semua peserta didik kami membaca Asmaul Husna sebelum

tadarus Al-Qur’an. Kegiatan ini bertujuan membiasakan peserta didik untuk berdzikir, mengingat nama–nama Allah.

Kegiatan ini dilaksanakan di tiap-tiap kelas yang dipandu oleh guru mata pelajaran yang mengajar di jam pertama.

27

3) Semua peserta didik kami melakukan tadarus Al-Qur’an dan menaftsirkan khusus juz amma minimal 1 (satu) surat setiap pagi setelah selesai berdo’a.

4) Semua murid menjalankan sholat Dhuha berjama’ah terjadwal.

5) Semua murid menjalankan sholat Dhuhur berjamaah terjadwal

6) Semua peserta didik kami berdoa di akhir pelajaran

7) Semua peserta didik kami melakukan infaq sekali setiap hari; yang dipandu oleh guru pendamping pengembangan diri setiap pagi.

8) Semua peserta didik kami peduli pada kebersihan kelas, teras kelas, toilet peserta didik dan halaman madrasah.

B. Kegiatan Pembiasaan Spontan

Kegiatan pembiasaan spontan di madrasah kami merupakan kegiatan yang dapat dilakukan tanpa dibatasi oleh waktu, tempat dan ruang. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendidikan secara spontan kepada para peserta didik di madrasah kami, terutama membiasakan dalam bersikap sopan santun, dan sikap terpuji lainnya, di antaranya:

1) Lebih dari 85% peserta didik kami mengucapkan salam dan bersalaman kepada guru, karyawan dan sesama peserta didik.

2) Lebih 85% peserta didik kami bersikap sopan santun

3) Lebih 85% murid terbiasa membuang sampah di tempatnya.

4) Murid terbiasa antri ketika di kantin membeli minuman/kue.

5) Lebih 80% murid kami terbiasa antri ketika semua pintu toilet tertutup karena ada orang di dalamnya.

6) Murid kami terbiasa minta izin masuk/keluar kelas/ruangan. C. Kegiatan Pembiasaan Terprogram

Kegiatan Pembiasaan Terprogram di madrasah kami merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap disesuaikan dengan kalender pendidikan. Kegiatan ini bertujuan membiasakan peserta didik dan personil sekolah aktif dalam melaksanakan berbagai kegiatan madrasah sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing. Adapun macam-macam kegiatan pembiasaan yang terprogram dan dijalankan di madrasah kami, di antaranya:

1) Persami dan LDKS 2) Study Lapangan

3) Memperingati Hari-hari Besar Nasional dan Islam 4) Uji Tallenta Umum dan Agama

5) Pentas Seni dan Wisuda Akhirusanah

6) Jalan Sehat Berhadiah Akhir Tahun Pelajaran 7) Ziaroh Wali

28

8) Showcase Pendidikan di madrasah D. Kegiatan Pembiasaan Keteladanan.

Kegiatan ini berbentuk perilaku nyata sehari-hari yang dapat dijadikan teladan (idola) yang dilakukan baik oleh guru dan karyawan maupun oleh murid. Adapun jenis kegiatannya, di antaranya:

a. Berpakaian rapi

b. Memakai aksesori wajar dan pantas c. Datang tepat waktu

d. Berbahasa dengan santun, baik dan benar e. Rajin membaca

f. Bersikap ramah

g. Tidak menggunakan HP saat proses pembelajaran h. Dan lain-lain

2. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab. Kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik di madrasah kami, di antaranya:

1. Membuat kue dari bahan sederhana oleh semua peserta didik putri kelas 7, 8 dan 9.

2. Membuat kerajinan tangan dari bahan-bahan bekas oleh semua peserta didik kelas 7, 8 dan 9.

3. Membuat design grafis dengan program corell dan photoshop oleh beberapa murid kelas 7, 8 dan 9 yang terlatih.

4. Merakit robot sederhana oleh murid kelas 7, 8, 9 yang terlatih.

3. Pengalaman mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya. Berikut kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik di madrasah:

a. Pentas Seni di acara Wisuda Akhirusanah

b. Lomba kaligrafi di acara peringatan hari besar Islam

c.Penugasan mengamati senitron di Televisi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

d. Penugasan membaca cerpen yang ditulis dalam bahasa Inggris sederhana untuk mata pelajaran bahasa Inggris.

4. Kegiatan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian yang dilakukan di madrasah kami, di antaranya:

a. Infaq harian; artinya semua peserta didik berinfaq melalui kotak infaq setelah sholat dhuha dan sholat dhuhur (sekali sehari).

b.Kegiatan Jum’at Bersih oleh peserta didik kelas 7, 8 dan 9.

c.. Kegiatan LDKS oleh semua pengurus OSIS dan Paslitpram.

KELEMAHAN

Kegiatan pembiasaan masih belum mencapai 100% karena sebagian peserta didik masih belum sadar tentang pentingnya kegiatan

pembiasaan walaupun semua guru mata pelajaran, wali kelas,

wakasek kesiswaan, BP/BK, unsur-unsur yang ada di madrasah kami 29

hingga kepala madrasah secara ajek dan berkesinambungan melakukan sosialisasi, menasehati dan ikut secara langsung dalam kegiatan pembiasaan. Kelemahan yang nampak yaitu berdo’a bersama baik di awal dan di akhir pelajaran. Sebagian besar peserta didik belum bisa menciptakan suasana tenang dan kidmat saat berdo’a berlangsung. Hal ini dipicu oleh beberapa factor, di antaranya: guru yang ada di dalam kelas kurang peduli, sebagian guru belum berada di dalam kelas karena terlambat datang dan lainnya, peserta didik

menganggap bahwa berdo’a merupakan hal biasa.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah akan memperkuat implementasi program pembiasaan yang dipeloposi oleh guru dan semua unsur madrasah guna mempengaruhi peserta didik tentang pentingnya kegiatan pembiasaan.

3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.1. Madrasah mengembangkan kepribadian peserta didik.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Daftar hadir siswa KEKUATAN

Buku pelanggaran siswa Madrasah menyelenggarakan kegiatan social dan agama guna Dokumentasi kegiatan membentuk akhlak mulia peserta didik, sikap saling menghargai sosial keagaman keberagaman agama, bangsa, suku, ras dan golongan sosial ekonomi

di masyarakat, di antaranya: pembagian zakat fitrah, Bhakti social, istigosah/pengajian keliling, mendatangkan pelatih paduan suara dari lintas agama dan kegiatan bimbingan/konseling.

KELEMAHAN

Di madrasah kami para peserta didik belum seluruhnya memahami dan mampu menerapkan tentang makna disiplin, toleransi, kejujuran, kerja keras, dan perhatian kepada orang lain.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah kami meningkatkan pemberian bimbingan & pendampingan kepada murid guna memahami dan semakin mampu menerapkan makna disiplin, toleransi, kejujuran, kerja keras, dan perhatian kepada orang lain.

3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.2. Madrasah mengembangkan keterampilan hidup.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program ekstra kurikuler KEKUATAN

Daftar hadir kegiatan 1. Madrasah kami sudah menyusun prog pengembangan ketrampilan hidup.

30

2. Madrasah kami sudah menyediakan/menyelenggarakan kegiatan pengembangan ketrampilan hidup berupa:

ii. Desain grafis iii. Operator komputer

iv. Fotografi Kelemahan

1. Kurang dari 40% dari jumlah peserta didik (kelas 7, 8 dan 9) mengikuti kegiatan pengembangan ketrampilan hidup

2. Di madrasah kami menawarkan berbagai ketrampilan hidup namun tidak sepenuhnya sesuai dengan bakat dan minat peserta didik 3. Pembimbing yang belum bisa membagi waktu terhadap kesibukan

pribadinya.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menambah jenis keterampilan hidup melalui ekstra kurikuler yang sesuai bakat dan minat.

3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.3. Madrasah mengembangkan nilai-nilai agama, budaya, dan pemahaman atas sikap yang dapat

diterima..

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Kegiatan Pembiasaan KEKUATAN

Dokumentasi kegiatan Di madrasah kami sebagian besar peserta didik mengamalkan ajaran sosial keagaman Islam.

Buku kasus KELEMAHAN

1. Lebih dari 75 % peserta didik berperilaku sesuai dengan adat istiadat yang berlaku di lingkungan mereka.

2. Lebih dari 75 % peserta didik mematuhi norma/aturan yang berlaku di madrasah dan di masyarakat dimana mereka tinggal.

3. Murid menerapkan nilai agama dan budaya belum secara konsisten.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menfasilitasi peningkatan penerapan nilai agama dan budaya melalui kegiatan pembiasaan.

Dalam dokumen EVALUASI DIRI MADRASAH ( EDM ) (Halaman 31-37)

Dokumen terkait