BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN
C. Profil Kelompok Sadar Wisata Nisa Lampa Dana
Mukhlis SE mengatakan, untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata, dibutuhkan kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah sebagai fasilitator.
“Kesadaran masyarakat dibutuhkan dalam membantu pemerintah mendorong dan memromosikan destinasi wisata Nisa Lampa Dana”34
kelompok sadar wisata Nisa Lampa Dana pada Minggu 02 Agustus 2020 di Nisa Lampa Dana.
Adapun struktur kepengurusan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Nisa Lampa Dana Sebagai Berikut:
NO Nama Jabatan
1 Samudra Putra Ketua Umum 2 Abdurrazak, S.Pd.I Sekertaris Umum 3 Nurlaela, S.Pd Bendahara Umum
4 Muhtar, S.Sos Seksi Daya Tarik Wisata Dan Kenangan 5 Sahlan, S.Com Seksi Pengembangan Usaha
6 Syarifudin Seksi Keamanan
7 Arya Arum Mandala Seksi Humas Dan Pengembangan SDM 8 Dewi Ernawati, S.Pd SeksiKebersihan dan Keindahan
9 Purwanto, S.Kep Sekertaris Daya Tarik Wisata Dan Kenangan
10 Haerul, S.Pd Sekertaris Pengembangan Usaha 11 Alimudin Sekertaris Keamanan
12 Fina Fariada, S.Pd Sekertaris Humas Dan Pengembangan SDM
13 Nurhoyati, S.Pd Sekertaris Kebersihan dan Keindahan 14 Titin Kurniati, S.Sos Anggota
15 Samsudin, S.Pd Anggota
16 Nurwahidah, S.Pd Anggota
17 Baisuci Anggota
18 Fatimah Anggota
19 Sulaiman Anggota
20 Adnan Anggota
21 Israfil Anggota
22 Ramadhan Anggota
23 Masila Anggota
24 Wawadin Anggota
25 Herni Anggota
26 Fadilah Anggota
Tabel 2.2
Strutur Kepengurusan Kelompok Sadar Wisata Nisa Lampa Dana.
2. Visi dan Misi Pokdarwis Nisa Lampa Dana
Supaya terarah dan berkonsep apa yang akan dilakukan oleh Pokdarwis dalam membangun dan mengembangkan wisata Nisa Lampa Dana tentu ada tujuan jangka panjang yang terakomodir dalam Visi dan Misi Pokdarwis, adapun Visi dan Misi Pokdarwis Nisa Lampa Dana yakni:
1. Visi
Mewujudkan wisata Nisa Lampa Dana yang berkuwalitas, berdaya saing, bermanfaat bagi kesejahteraan masyrakat dan kemajuan Desa Doro O’o.
2. Misi
a. Membangun dan mengembangkan sektor wisata agar terciptanya lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat.
b. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam bidang kepariwisataan sehingga menjadikan masyarakat yang sadar wisata dengan konsep Sapta Pesona.
c. Meningkatkan SDM dan menggali SDA Desa Doro O’o dalam mendukung pariwisata untuk terus berkembang.
3. Program Kerja Pokdarwis Nisa Lampa Dana
Berdasarkan hasil rapat kerja pengurus kelompok sadar wisata Nisa Lampa Dana pada Minggu 16 Agustus 2020, menghasilkan program – program kerja sebagai berikut :
N o
Nama Program Deskripsi Program Hasil 1. Membangun
Identitas Wisata berupa tulisan
“Nisa Lampa Dana”
Program ini menurut Samudra sebagai identitas fisik pulau nisa lampa dana dan ini punya nilai dan ketertarikan husus bagi para wisatawan.
1. menjadi identitas fisik Nisa Lampa Dana 2. bisa menjadi spot foto
dan daya Tarik sendiri bagi wisatawan.
2. Membuat Spot Foto berupa tulisan kalimat – kalimat kreatif, motivasi dan mutiara
Membuat spot foto berupa tilisan – tulisan kreatif, ayunan cinta, dan symbol – symbol keindahan lainnya ini bertujuan untuk menarik wisatawan yang melihat kampanye wisata atau promosi lewat berbagai platform media sosial.
1. menambah fasilitas 2. Menjadi daya tambahan
menarik wisatawan berkunjung.
3. Membersihkan Pantai
Rutin melakukan pembersihan pantai dari sampa non organik merupakan cara untuk memelihara dan merawat alam serta memperindah lokasi wisata.
1. memper indah lokasi wisata.
2. mewujudkan poin sapta pesona (Bersih, Nyaman dan Indah)
4. Menambah fasilitas wisata
Menambah fasilitas lokasi wisata merupakan hal yang wajib untuk dilakukan, kegiatan ini tujuannya untuk memudahkan pengujung, fasilitas yang ada seperti tempat sampah, Wc, Gazebo, tempat duduk, tatib masuk kawasan wisata, papan petunjuk jalan, papan sapta pesona, musolah, posko penjagaan, parkir dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.
1. memperlengkap komposisi wisata.
2. mewujudkan 7 poin sapta pesona sehingga
menarik minat
wisatawan.
3. Menambah Pengunjung
5. Penghijauan Menanam mangrove dan beberapa pohon lain yang bisa hidup dan tumbuh di area pulau dan pantai merupakan cara merawat alam atau melestarikan lingkungan sekitar.
1. menumbuhkan rasa cinta terhadap alam.
2. menjaga hubungan baik alam dan manusia.
6. Ragam kuliner akhir pekan
Ragam kuliner ini pokdarwis bekerja sama dengan
masyarakat,bertujuan untuk membuka peluang usaha masyarakat sekitar dalam bisnis kuliner.
1. meningkatkan kreatifitas masyarakat.
2. membuka peluang usaha masyarakat.
7. Pengadaan wisata Maritim atau Bahari
Melihat kondisi Nisa Lampa Dana sangat berpotensi untuk dijadikan wisata olahraga air, seperti memancing, berlayar, dan balapan mendayung.
1. menggali potensi wisata Nisa Lampa Dana.
2. membuka banyak
peluang usaha
masyarakat Desa Doro O’o
8 Pengadaan wisata Adrenali berupa Fliying Fox.
Fliying fox sebagai bentuk pemanfaatan posisi strategis pulau Nisa Lampa Dana yang dekat dengan bukit Pali To’I yang cuman berjarak 450 meter, dan bisa menjadi pilihan wisatawan berkunjung ke Nisa Lampa Dana
1. Memanfaatkan potensi Nisa Lampa Dana
2. Menambah pillihan wisatawan.
3. supaya wisatawan tertarik
9. Kaderisasi dan regenerasi anggota
Menambah anggota dan mengubah struktur organisasi dalam kurun waktu 3 tahun masajabatan.
1. Membuat struktur baru.
2. Membuat organisasi bisa berkesinambungan kedepannya.
3. melahirkan ide – ide
baru untuk
pengembangan wisata keepannya.
10 .
Studi banding Melakukan studi banding ke kelompok yang sama untuk memberikan wawasan baru dan langkah apa yang harus dilakukan kedepannya.
1. untuk bahan evaluasi bagi organisasi.
2. untuk bahan refrensi bagi organisasi.
3. sebagai msteri pembelajaran bagi anggota yang baru 11
.
Penataan Desa dan Masyarakat Desa.
Program ini merupakan kerja sama antara
pokdarwis dan
pemerintah desa dalam mewujudkan nilai sapta pesona (tertib dan ramah tamah )
1. mewudkan nilai tertib dan ramah tamah pada sapta pesona.
2. mewujudkan masyarakat yang ramah.
3. mewujudkan kondisi desa yang tertib.
12 .
Rapat rutinitas tri wulan
Melakukan rapat bulanan sebagai evaluasi kegiatan – kegiatan mana yang sudah dijalankan, program mana yang terlaksanan dan tidak.
1. sebagai kontrol kerja 2. meningkatkan solidaritas
anggota.
3. memecahkan masalah yang ada.
Tabel 2.3
Program Kerja Kelompok Sadar Wisata Nisa Lampa Dana (Penelitian Mei 2021)
4. Badan Hukum Kelompok Sadar Wisata Nisa Lampa Dana
Dasar hukum diadakan Kelompok Sadar Wisata adalah sebagai beriktu ini :
a. Undang – Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang pembentukan Daerah – daerah tingkat II dalam wilayah Daerah – daerah tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655).
b. Undang – Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4966).
c. Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 130).
d. Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495).
e. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2015 tantang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang _ Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717).
f. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5558) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5864).
g. Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor KM.67/UM.001/MKP/2004 tentang Pedoman Umum Pengembangan Pariwisata.
h. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pedoman Fasilitas Organisasi Kemasyarakatan Bidang Kebuayaan, Keraton dan Lembaga Adat Dalam Pelestarian dan Pengembangan Budaya Daerah.
i. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2007 tentang Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Adat Istiadat dan Nilai Sosial Budaya Masyarakat.
j. Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor 4 Tahun 2008 tentang Sadar Wisata.
k. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan Peraturan di Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2091).
l. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2093).
m. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2094).
n. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal-Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 158).
D. Sarana dan Prasarana Sadar Wisata Nisa Lampa Dana Desa Doro O’o.
Sarana yang sebagaimana diartikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud dan tujuan. dapat bermakna alat atau media.
Sedangkan prasarana merupakan segala sesuatu yang menunjang terselenggarannya suatu proses dalam kontek usaha pembangunan. Wisata Nisa Lampa Dana pada awal – awal kampanye wisata sangat berkembang dilihat dari ada peningkatan dan banyaknya usaha pengadaan sarana penunjang wisata, selain dari itu mulai berdatangannya pengunjung dari
luar Desa juga menjadi tolak ukur Nisa Lampa Dana layak disebut berkembang. Pokdarwis Nisa Lampa Dana Desa DoroO’o memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi sarana dan prasarana guna meningkatkan pelayanan yang baik untuk wisatawan yang berkunjung.
Karena dengan adannya sarana dan prasarana yang meningkat secara kualitas maupun kuantitas akan berdampak baik sehingga dapat meningkatnnya pariwisata dan wisatawan Nisa Lampa Dana. Sarana dan Prasarana yang dimiliki oleh kelompok sadar wisata Nisa Lampa Dana dan yang sedang diusahakan pengadaannya oleh kelompok sadar wisata Nisa Lampa Dana, adapun sarana dan prasarana yang dimaksud di bagi menjadi dua poin besar sebagai berikut :
a. Sarana dan Prasaranayang dimiliki Kelompok Sadar Wisata Nisa Lampa Dana:
1. Spot Foto
Pengadaan saranapariwisata Nisa Lampa Dana berupa spot foto merupakan hasil kerja sama pokdarwis Bersama mahasiswa KKN dan merupakan salah satu program kerja yang berbentuk fisik dari mahasiswa KKN PAR IAI MUHAMMADIYAH BIMA angkatan ke-V (lima) tahun 2020 di Desa Doro O’o. sebelum pengadaan spot foto pada tanggal 15 – 20 Agustus 2020 mahasiswa KKN bertahap membersamai dan mengambil peran dalam proses pembangunan wisata Desa Doro O’o, pada tanggal 25 Juli 2020 Mahasiswa KKN PAR IAI Muhammadiyah Bima bersama
mahasiswa KKN Posko III STIH Muhammadiyah Bima melakukan proses peninjauan potensi wisata yang akan di atensi melalui program – program pembangunan pariwisata Nisa Lampa Dana.
Pada tanggal 01 Agustus 2020, Mahasiswa KKN PAR IAI Muhammadiyah Bima bersama Mahasiswa KKN Posko III STIH Muhammadiyah Bima, di damping Kepala Desa, Pemuda, beserta Masyarakat Desa Doro O’o bersatu padu menggalang kekuatan ide dan kekuatan tenaga melaksanakan bakti sosial membersihkan dan melakukan penataan sekitar pantai dan pulau untuk persiapan festival pengukuhan pokdarwis dan pembukaan wisata Nisa Lampa Dana. Setelah Mahasiswa KKN saling rangkul bersama Pemdes, Pemuda dan Masyarakat menyukseskan festival pembukaan wisata yang dihadiri oleh Pemerintah Daerah pada Minggu 02 Agustus 2020, Mahasiswa KKN lanjut membersamai Pokdarwis melakukan pengadaan spot foto pada tanggal 15 – 20 Agustus 2020. Untuk sumber dana pengadaan spot foto oleh mahasiswa KKN bersumber dari Pemdes Doro O’o.
2. Infrastruktur Jalan
Infrastruktur jalan menuju wisata Nisa Lampa Dana mulai diproses dan dikembangkan pada pertengahan bulan Agustus 2020, tanggal 18 Agustus Pemdes awali pembukaan dan peluasanjalan menuju pulau sampai dengan tanggal 25 Agustus 2020. Jarak kejauhan pembukaan jalan sejauh 2 ½ km dengan luas 200 cm, target
pelaksanaan pembukaan jalan yang awalnya 3 hari namun harus diperpanjang menjadi 8 hari karena medan jalan yang berbatuan, untuk anggaran pembukaan jalan menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) dibawah penanggung jawab pemdes. Berkaitan dengan infrastruktur jalan wisata Nisa Lampa Dana terbagi dalam 3 tahap pemrosesan, tahap pertama yaitu tahap pembukaan, peluasan jalan dan pembangunan jembatan penghubung jalan pada tanggal 18 – 25 Agustus 2020, tahap kedua dilakukan perbaikan jalan dan juga bronjong jalanuntuk mencegah terjadinnya longsor disepanjang jalan menuju wisata desa, pada tanggal 8 – 11 Agustus 2021 proses Bronjonisasi jalan dilakukan yang sumber anggaran meupakan hasil sumbangsi Abdul Rauf selaku anggota DPR Provinsi, dan tahap terakhir yang sedang diusahakan oleh pemdes dan pokdarwis yakni pengaspalan jalan.
3. Parkir
Penyediaan lahan parkir sebagai penunjang wisata Nisa Lampa Dana Desa Doro O’o sebanyak 3 lahan parkir, 1 di ujung Jalan ditepi pantai seberang pulau Nisa Lampa Dana untuk parkir kendaraan wisatawan yang menggunakan jalur darat, sedangkan untuk pengunjung yang menggunakan jalur laut bisa memarkirkan kendaraannya di lahan parkir yang disediakan disekitar dermaga, baik di dermaga Ta’asera maupun dermaga Doro O semua sudah memiliki lahan parkir masing – masing dengan penjagaan yang
aman. Pembukaan lahan parkir di dekat pulau Nisa Lampa Dana satu paket pembebasan lahan dan penganggaraan dengan pengadaan infastruktur jalan pada tanggal 25 Agustus 2020 dibawah tanggung jawab pemdes. sedangkan untuk 2 lahan parkir yang berada di dermaga Ta’asera dan dermaga Doro O merupakan hasil pengadaan sekelompok masyarakat petani rumput laut sebagai infrastruktur pendukung bidang pertanian lebih husus para petani rumput laut.
4. Dermaga
Dermaga yang terletak di dusun Ta’asera merupakan infastruktur penunjang pelaut dan petani rumput laut, pengadaan dermaga dilakukan pada tahun 2001 menggunakan anggaran dana desa oleh pemerintah desa dibawah kepemimpinan Idris H.
Muhamad selaku kepala desa yang menjabat pada saat itu.
sedangkan pengadaan infrastruktur dermaga yang terletak di Dusun Doro O merupakan hasil kerja kolektif kolegia kelompok petani untuk dijadikan penyandaran sampan pengangkut bibit dan hasil panen masyarakat dan membantu beberapa kegiatan masyarakat diarena laut. dalam waktu dekat ini dermaga Ta’asera dan Dermaga Doro O tambah fungsi sebagai infastruktur penunjang wisata untuk tempat pengankutan wisatawan yang menggunakan jalur laut dan disetiap dermaga sudah dilengkapi oleh lahan parkir pos penjagaan.
b. Sarana dan Prasarana yang sedang diuasahakan pengadaanya oleh Pokdarwis Nisa Lampa Dana.
1. Gazebo / Paruga 2. Wc
3. Musolah 4. Pos Penjagaan 5. Fliying Fox
6. Lahan Dagangan Kuliner 7. Aspal Jalan.
BAB III