MENGANALISIS DATA
A. Analisis Data Kualitatif
1. Reduksi Data
Dilihat dari segi bahasa, kata reduksi (reduction) berarti pengu rangan, susutan, penurunan, atau potongan. Jika dikait- kan dengan data, maka yang dimaksud dengan reduksi adalah pengurangan, susutan, penurunan, atau potongan data tanpa mengurangi esensi makna yang terkandung di dalamnya. De- ngan demikian, reduksi data merujuk pada proses menyelek- si, memusatkan, menyederhanakan, memisahkan, mengubah bentuk data yang terdapat pada catatan lapangan atau trans- kripsi (Miles dan Huberman, 1994: 10). Reduksi data meru- pakan bentuk analisis yang mempertajam atau memperdalam, menyortir, memusatkan, menyingkirkan, dan mengorganisasi data untuk disim pulkan dan diverifikasi. Data yang diperoleh melalui wawancara yang direkam melalui tape recorder yang berhasil ditranskrip, direduksi de ngan cara sebagai berikut:
Pedoman wawancara:
Bagaimana pandangan Anda tentang pelayanan guru terhadap pe- serta didik ketika proses pembelajaran berlangsung?
Transkrip wawancara (asli):
Restiwati (Guru Kelas 1 B): Pandangan saya Pak? Saya sih sama saja dengan kawan-kawan lain. Pelayanan guru kepada siswa yaitu melaksanakan proses belajar mengajar yang baik, sehingga mereka dapat memahami dan mengetahui segala sesuatu yang saya ajarkan. Tapi kan kita juga harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk kebutuhan belajar, seperti buku paket seba- gai sumber belajar yang ada di perpustakaan sekolah. Tapi itu mi pak, jumlah buku tidak cukup untuk seluruh murid di semua kelas satu. Jadi, kita guru-guru ini saling bertanya mae mi supaya bisa juga kelas-kelas lain pake.
Dari segi penggunaan bahasa Indonesia yang formal, per- nyataan Ibu Restiwati di atas menyimpan sejumlah frase yang
PRENADAMEDIA GROUP
PRENADAMEDIA GROUP
menggunakan bahasa Indonesia dialek Makassar. Misalnya frase “saya sih sama saja, tapi itu mi pak, bertanya mae mi, dan kelas-kelas lain pake.” Begitu mula dengan kata-kata “murid, siswa, belajar-mengajar,” yang menurut Undang-Undang SIS- DIKNAS Nomor 20 Tahun 2003 telah berubah menjadi kata peserta didik dan pembelajaran. Oleh karena itu, kata, frase, atau kalimat asli yang tidak menggunakan bahasa Indonesia baku dilakukan penyesuaian, diubah bentuknya, atau diformu- lasi kem bali, namun esensi maknanya tidak mengalami per- ubahan sama sekali.
Pernyataan hasil reduksi:
Pandangan saya tentang pelayanan guru terhadap peserta didik, adalah memberikan pelajaran yang baik sehingga me reka dapat memahami dan mengetahui segala sesuatu yang saya ajarkan.
Selain itu, saya menyediakan beberapa sumber belajar seperti buku paket yang bisa diambil di perpustakaan sekolah. Sayang- nya jumlah buku tersebut sangat terbatas sehingga tidak dapat menjangkau seluruh peserta didik yang ada di semua kelas satu.
Oleh karena itu, guru-guru kelas I harus saling bertanya satu sama lain sehingga buku-buku tersebut bisa digunakan juga oleh kelas lain.
(Restiwati, Guru Kelas 1 B SDN CENTRE Mangalli, wawancara pada tanggal 20 Maret 2013)
Reduksi data tidak hanya berhenti setelah berhasil meru- muskan dan menuliskan kembali bahasa yang tidak baku men- jadi bahasa Indonesia baku, tetapi harus menyortir, memu- satkan, menyingkirkan, dan mengorganisasi ide dan pikiran penulis untuk memudahkan penyajian data. Tentu saja, pene- liti harus kembali pada inti pertanyaan yang diajukan dalam wawancara, yakni tentang pelayanan pendidik terhadap peser- ta didik. Dengan demikian, dapat dijabarkan bahwa bentuk
PRENADAMEDIA GROUP
PRENADAMEDIA GROUP
pelayanan pendidik terhadap peserta didik berdasarkan data di atas mencakup:
Memfasilitasi pelaksanaan pembelajaran yang baik.
Menyediakan sumber belajar yang memadai.
Tenaga pendidik bekerja sama dalam mengorganisasi sum ber belajar.
Beberapa data lain hasil wawancara yang telah berhasil dire duksi dapat dijabarkan sebagai berikut:
Bagi saya, peserta didik harus patuh kepada guru, sebab guru adalah orangtua bagi mereka di sekolah. Guru menyediakan buku paket, atau dapat menggunakan buku dari perpus takaan.
Oleh karena itu semua yang diajarkan harus dikuasai dengan baik. Kita harus melayani peserta didik dengan sebaik-baiknya.
Seperti membimbing, mengarahkan, membantu menye lesaikan tugas. Tugas tersebut mencakup tugas yang harus dikerjakan di sekolah dan juga tugas di luar rumah. Tapi sering tugas di luar rumah tidak banyak peserta didik yang melaku kannya. Jadi, saya menyuruh untuk dilakukan secara berkelompok.
(Listianingsih, Guru Kelas II A SDN CENTRE Mangalli, wawan cara pada tanggal 20 Maret 2010)
Pernyataan hasil reduksi di atas dapat disederhanakan dengan menyortir, memilah-milah, dan mengorganisasi data tentang bentuk pelayanan pendidik kepada peserta didik se- bagai berikut:
Menyediakan sumber belajar.
Membimbing, mengarahkan, membantu menyelesaikan tugas-tugas.
Data yang dikumpulkan oleh seorang peneliti kualita- tif tidak cukup hanya sekadar mengumpulkan data dari satu, dua, atau tiga responden, tetapi harus mengumpulkan data
PRENADAMEDIA GROUP
PRENADAMEDIA GROUP
sebanyak-banyaknya sampai data itu mencapai titik jenuh, yang artinya sampai pernyataan responden berputar-putar atau berulang-ulang sehingga tidak ada lagi penambahan ide dan pandangan baru. Hasil transkrip data di bawah ini sangat berguna untuk mengkaji lebih jauh tentang bentuk pelayanan pendidik terhadap peserta didik.
Saya berpendapat bahwa peserta didik harus diberi pela yanan yang memuaskan, karena mereka adalah customer (pelanggan) kita. Saya sering mengajarkan mereka dengan menghafal satu per satu di depan kelas. Saya juga mengontak orangtua mereka untuk memantau mereka dalam menghafal pelajaran. Apabila mereka tidak pahami dengan baik, saya beri penjelasan dengan contoh yang konkret yang ada di depan mata, terutama semua yang ada di dalam kelas saya gunakan sebagai media atau alat peraga dalam pembelajaran.
(Ismail Guru Kelas VI B, SDN CENTRE Mangalli, wawancara pada tanggal 20 Maret 2010)
Berdasarkan pernyataan ini, bentuk pelayanan yang di- berikan kepada peserta didik antara lain:
Memberi hafalan.
Bekerja sama dengan orangtua peserta didik.
Memantau perkembangan peserta didik.
Memberikan contoh.
Setelah merekonstruksi data bahasa Indonesia baku, me- nyeder hanakan, dan mengorganisasi data yang terkumpul, maka perlu dila kukan tahapan lain, yakni menyortir data de- ngan mengambil hal-hal yang diperlukan, dan membuang yang tidak diperlukan. Data yang diperlukan maksudnya data yang dapat secara langsung digunakan untuk menjawab per- tanyaan penelitian atau rumusan masalah. Adapun data yang
PRENADAMEDIA GROUP
PRENADAMEDIA GROUP
tidak diperlukan yaitu data yang tidak relevan dengan pokok kajian, data yang sama, atau data yang dapat digolongkan sama. Jika pernyataan itu diorganisasi kembali, maka tampil- an datanya seperti yang tertera pada bagian organisasi data di bawah ini.
Mengorganisasi Data
Memfasilitasi pelaksanaan pembelajaran yang baik.
Menyediakan sumber belajar yang memadai.
Tenaga pendidik bekerjasama dalam mengorganisasi sumber belajar.
Menyediakan sumber belajar.
Membimbing, mengarahkan, membantu menyelesai- kan tugas.
Memberi hafalan.
Bekerja sama dengan orangtua peserta didik.
Memantau perkembangan peserta didik.
Memberikan contoh.
Menyortir Data
Memfasilitasi pelaksanaan pembelajaran yang baik.
Menyediakan sumber belajar yang memadai.
Membimbing, mengarahkan, membantu menyelesai- kan tugas dengan memberikan contoh.
Bekerja sama dengan orangtua peserta didik dalam me lakukan pemantauan.
Berdasarkan organisasi dan penyortiran data di atas, ter- dapat delapan pernyataan sebagai hasil reduksi dari tiga sum- ber data seperti yang terdapat pada bagian mengorganisasi data. Adapun dalam bagian menyortir data, hanya menye- leksi empat poin setelah meng gabungkan data yang sama dan membuang data yang lebih. Jadi, jelaslah bahwa tidak semua data yang diorganisasi dapat digunakan untuk kebutuhan pe-
PRENADAMEDIA GROUP
PRENADAMEDIA GROUP
nyajian. Data tersebut harus disortir dan diseleksi sehingga betul-betul dapat tersajikan dengan baik.