• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rekomendasi

Dalam dokumen Manfaat Dana Desa di Provinsi (Halaman 160-195)

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

5.2 Rekomendasi

Pertama, penggunaan dana desa lebih dititikberatkan pada pengentasan kemiskinan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa terutama pada desa sangat tertinggal/tertinggal.

Kedua, pemanfaatan dana desa diarahkan untuk penguatan pada kegiatan yang bersifat padat karya (swakelola masyarakat desa), pengembangan potensi ekonomi desa. Dana desa

diharapkan menjadi akselerator pada tumbuhnya sentra-sentra kegiatan ekonomi baru di desa melalui penguatan BUMDesa.

Ketiga, perlu optimalisasi peran BUM Desa untuk membiayai kegiatan-kegiatan ekonomi produktif desa.

Keempat, perlu penyederhanaan pengadaan dan pertanggungjawaban keuangan sesuai kemampuan aparat desa.

Kelima, perlu peningkatan kapasitas SDM kepala desa, pendamping desa, kader teknis desa, dan perangkat desa dengan semakin meningkatnya jumlah dana desa yang dikelola.

Keenam, perlu disenergikan pelaksanaan program/

kegiatan dalam RPJM, RPJMD, dan RPJMDesa dalam upaya pengentasan kemiskinan sehingga dapat berjalan efektif.

Ketujuh, perlu kerja sama dengan perguruan tinggi dalam menentukan inovasi-inovasi desa berskala besar terutama pada pelatihan SDM dan riset-riset pendahuluan tentang inovasi tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Adi, Rukminto, Isbandi. (2003). Pemikiran-Pemikiran dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Seri Pemberdayaan Masyarakat 02. Jakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Arif S. 2017. “Kontribusi Dana Desa terhadap Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kebumen dan Pekalongan”. Jurnal Matra Pembaruan. https://media.neliti.com/media/publications/141404- ID-kontribusi-dana-desa-terhadap-pembanguna.pdf (Diakses 10 November 2018).

Drewnoski Jan, 1980. SOCIAL INDICATORS, QUALITY OF LIFE AND ECONOMIC THEORY. Suggestion for establishing a theoretical basis for social indicators and quality of life research. Philosophica 25,1980 (1), pp. 15-32

Gresly Y, Rainal M, Lintje K, Linda L. 2016. “Analisis Pelaksanaan Dan Penatausahaan Dana Desa Pada Desa- Desa dalam Wilayah Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu”. Jurnal Riset Akutansi dan Auditing

“Good Will”. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/

goodwill/article/view/13558 (Diakses 13 November 2018)

Republik Indonesia. 2014. Undang-Undang Republik Indonesia. Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

Republik Indonesia. 2014. Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa

Republik Indonesia. 2014. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Republik Indonesia. 2014. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Republik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Desa.

Republik Indonesia. 2015. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Menjadi Undang-Undang

Republik Indonesia. 2015. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang Bersumber Dari Anggaran Pendpatan dan Belanja Negara.

Republik Indonesia. 2015. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Republik Indonesia. 2016. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017.

Republik Indonesia. 2016. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengalokasian, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Desa.

Republik Indonesia. 2016. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Republik Indonesia. 2017. Permendes Nomor 19 tahun 2017 tentang penetapan prioritas penggunaan dana desa tahun 2018

Republik Indonesia. 2017. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan

Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017.

Republik Indonesia. 2017. Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia No 83 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Program Inovasi Desa.

Republik Indonesia. 2017. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 50/Pmk.07 /2017 Tentang Pengelolaan Transfer Ke Daerah Dan Dana Desa.

Republik Indonesia. 2018. Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2018 tentang Pedoman Umum Program Inovasi Desa.

UNDP 2018. Human Development Index (HDI). http://hdr.undp.org/en/

content/human-development-index-hdi. Diakses 05 Desember 2018) Usman H, Purnomo S, 2008. Metodologi penelitian sosial. Jakarta: Bumi

aksara.

Lampiran

146

LAMPIRAN

Lampiran 1. Rata-Rata IDM Provinsi Sulawesi Tengah per Kabupaten Tahun 2015 dan 2018

No Kabupaten Tahun 2015 Tahun 2018

IKS IKE IKL IDM IKS IKE IKL IDM

1 Banggai 0.6511 0.6511 0.6511 0.6511 0.6689 0.4916 0.6221 0.5942 2 Banggai Kepulauan 0.6544 0.6544 0.6544 0.6544 0.6398 0.4116 0.6177 0.5564 3 Banggai Laut 0.6487 0.6487 0.6487 0.6487 0.6534 0.4050 0.6413 0.5666 4 Buol 0.6574 0.6574 0.6574 0.6574 0.6679 0.4801 0.5969 0.5816 5 Donggala 0.6110 0.6110 0.6110 0.6110 0.6720 0.4907 0.6131 0.5919 6 Morowali 0.6418 0.6418 0.6418 0.6418 0.6444 0.4072 0.6318 0.5611 7 Morowali Utara 0.6202 0.6202 0.6202 0.6202 0.6572 0.4335 0.6091 0.5666 8 Parigi Moutong 0.6079 0.6079 0.6079 0.6079 0.6758 0.5125 0.6190 0.6024 9 Poso 0.6371 0.6371 0.6371 0.6371 0.6697 0.4977 0.6314 0.5996 10 Sigi 0.6788 0.6788 0.6788 0.6788 0.6389 0.4457 0.6355 0.5734 11 Tojo Una-Una 0.6374 0.6374 0.6374 0.6374 0.6269 0.4231 0.6247 0.5582 12 Tolitoli 0.6122 0.6122 0.6122 0.6122 0.6339 0.4830 0.6327 0.5832

Lampiran 2. Skor Indeks Desa Membangun (IDM) per In- dikator pada 5 Desa Sampel

DESA ALOO

NO PARAMETER INDIKATOR SKOR IDM

2015 2018

1 DIMENSI KETAHANAN SOSIAL

a Sarana Kesehatan

P e l a y a n a n Kesehatan

Waktu tempuh ke prasarana kesehatan < 30 menit 1 5 Tersedia tenaga kesehatan bidan 5 9 Tersedia tenaga kesehatan dokter 0 9 Tersedia tenaga kesehatan lainnya 0 9 K e b e r d a y a a n

Masyarakat untuk Kesehatan

Akses ke Poskesdes dan Polindes 5 5

Akses ke Posyandu 1

Tingkat aktivitas Posyandu 5 5 J a m i n a n

Kesehatan

Tingkat kepesertaan BPJS

5 1

b Sarana Pendidikan

Akses Pendidikan Dasar dan Menengah

Akses ke pendidikan SD/MI <3Km 5 5 Akses ke SMP/MTS < 6 km 5 1

Akses ke SMU < 6 Km 4 1

Akses ke SMK < 6 Km 5 Kegiatan pemberantasan buta

aksara 5

Kegiatan PAUD 0 0

Kegiatan PKBM/Paket ABC 0 0

Akses ke pusat keterampilan/

kursus 0 0

Akses ke pengetahuan

Taman Bacaan Masyarakat

5 0

c Modal Sosial

M e m i l i k i Solidaritas Sosial

Kebiasaan gotong royong 1 10 Keberadaan ruang publik terbuka

bagi warga yang tidak berbayar 1 1 Ketersediaan fasilitas atau lapangan

olah raga 2 1

Terdapat kelompok kegiatan olahraga

3 3

Warga desa terdiri dari beberapa

suku atau etnis 5 1

Warga desa berkomunikasi sehari- hari menggunakan bahasa yang berbeda

5 1

Terdapat keragaman agama di desa 5 5 Warga desa membangun pemeliharaan poskamling lingkungan

5 5

Partisipasi warga mengadakan

siskamling 5 5

Tingkat kriminalitas yang terjadi di desa

Tingkat konflik yang terjadi di desa 5

Upaya penyelesaian konflik yang

terjadi di desa 5

K e s e j a h t e r a a n Sosial

Terdapat akses ke Sekolah Luar

Biasa 1 5

Terdapat Penyandang Kesejahteraan Sosial (anak jalanan, pekerja seks komersial dan pengemis)

5 4

Terdapat penduduk yang bunuh diri

d Pemukiman

Akses air bersih dan air minum layak

Mayoritas penduduk desa memiliki

sumber air minum yang layak 3 5 Akses penduduk desa memiliki air

untuk mandi dan mencuci 3 5 Akses ke sanitasi Mayoritas penduduk desa memiliki

jamban 1

Terdapat tempat pembuangan

sampah 3 4

Akses ke listrik Jumlah keluarga yang telah memiliki aliran listrik 2 4 Akses Informasi

dan Komunikasi

Penduduk desa memiliki telepon

selular dan sinyal yang kuat 2 0 Terdapat siaran televisi lokal,

nasional, dan asing 4

Terdapat akses internet 0 1

2 DIMENSI KETAHANAN EKONOMI

a Ekonomi

K e r a g a m a n Terdapat lebih dari satu jenis

Pusat layanan perdagangan

Akses penduduk

ke pusat perdagangan (pertokoan)

1 1

Akses penduduk ke pusat perdagangan (pasar permanen dan semi permanen)

1

Terdapat sector perdagangan di

permukiman (warung) 1 1

Terdapat sector perdagangan di permukiman (minimarket) 0 Terdapat usaha kedai makanan 1 3 Terdapat usaha restoran 1 Terdapat usaha hotel 1 Terdapat usaha penginapan 1 Akses distribusi

logistik

Terdapat kantor pos 0 0

Terdapat jasa logistik

0 Akses ke lembaga

keuangan dan perkreditan

Tersedia lembaga perbankan umum

(pemerintah dan swasta) 0 0

Tersedia BPR 0

Akses penduduk ke kredit 0 2 Lembaga ekonomi Tersedianya lembaga ekonomi

rakyat ( koperasi) 1 3

K e t e r b u k a a n wilayah

Terdapat moda transportasi umum 0 1 Terdapat trayek regular moda

transportasi umum 0

Terdapat jam operasi moda

transportasi umum 0

Jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor roda empat atau lebih (sepanjang tahun kecuali musim hujan, saat tertentu) (Keterbukaan wilayah)

4 5

Kualitas jalan desa (jalan terluas di desa dengan aspal, kerikil, dan tanah)

3 3

3 DIMENSI KETAHANAN EKOLOGI/LINGKUNGAN

a Ekologi

K u a l i t a s lingkungan

Ada atau tidak adanya pencemaran air

0 5

Ada atau tidak adanya pencemaran

tanah 0

Ada atau tidak adanya pencemaran

udara 0

Terdapat sungai yang terkena

limbah 0

Potensi rawan bencana dan tanggap bencana

Kejadian bencana alam (longsor)

0 3

Kejadian bencana alam (banjir) 1 Kejadian bencana alam (banjir

bandang) 0

Kejadian bencana alam (kebakaran 0

Upaya/tindakan terhadap potensi

bencana alam (tanggap bencana) 0 0 Upaya/tindakan terhadap potensi

bencana alam (jalur evakuasi) 0 Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (peringatan dini) 0 Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (ketersediaan peralatan penanganan bencana)

0

Nilai IDM 0.4542 0.4983

DESA TUMPAPA INDAH

NO PARAMETER INDIKATOR SKOR IDM

2015 2018

1 DIMENSI KETAHANAN SOSIAL

a Sarana Kesehatan

P e l a y a n a n Kesehatan

Waktu tempuh ke prasarana kesehatan

< 30 menit 1 5

Tersedia tenaga kesehatan bidan 4 3 Tersedia tenaga kesehatan dokter 0 3 Tersedia tenaga kesehatan lainnya 4 3 K e b e rd a y a a n

M a s y a r a k a t u n t u k Kesehatan

Akses ke Poskesdes dan Polindes 4 1

Akses ke Posyandu 1

Tingkat aktivitas Posyandu

1 5

J a m i n a n Kesehatan

Tingkat kepesertaan BPJS

1 2

b S a r a n a Pendidikan A k s e s P e n d i d i k a n Dasar dan Menengah

Akses ke pendidikan SD/MI <3Km 5 1 Akses ke SMP/MTS < 6 km 5 1

Akses ke SMU < 6 Km 2 1

Akses ke SMK < 6 Km 1 Kegiatan pemberantasan buta aksara 0

Kegiatan PAUD 5 0

Kegiatan PKBM/Paket ABC 0 0

Akses ke pusat keterampilan/ kursus 0 0 Akses ke

pengetahuan

Taman Bacaan Masyarakat

0 0

M e m i l i k i S o l i d a r i t a s Sosial

Kebiasaan gotong royong 5 10

Keberadaan ruang publik terbuka bagi

warga yang tidak berbayar 5 1 Ketersediaan fasilitas atau lapangan

olah raga 5 0

Terdapat kelompok kegiatan olahraga 2 1 Warga desa terdiri dari beberapa suku

atau etnis 5 1

Warga desa berkomunikasi sehari-hari

menggunakan bahasa yang berbeda 5 1 Terdapat keragaman agama di desa 1 1 Warga desa membangun pemeliharaan

poskamling lingkungan 1 5

Partisipasi warga mengadakan

siskamling 1 5

Tingkat kriminalitas yang terjadi di desa

Tingkat konflik yang terjadi di desa 5 Upaya penyelesaian konflik yang

terjadi di desa 5

Kesejahteraan Sosial

Terdapat akses ke Sekolah Luar Biasa

1 5

Terdapat Penyandang Kesejahteraan Sosial (anak jalanan, pekerja seks komersial dan pengemis)

5 5

Terdapat penduduk yang bunuh diri

d Pemukiman

Akses air bersih dan air minum layak

Mayoritas penduduk desa memiliki

sumber air minum yang layak 4 5 Akses penduduk desa memiliki air

untuk mandi dan mencuci 4 5

Akses ke sanitasi

Mayoritas penduduk desa memiliki

jamban 5 5

Terdapat tempat pembuangan sampah 3 4 Akses ke listrik Jumlah keluarga yang telah memiliki

aliran listrik 4 5

A k s e s Informasi dan Komunikasi

Penduduk desa memiliki telepon

selular dan sinyal yang kuat 5 3 Terdapat siaran televisi lokal, nasional,

dan asing 4

Terdapat akses internet 0 1

2 DIMENSI KETAHANAN EKONOMI

a Ekonomi

K e r a g a m a n Produksi

Terdapat lebih dari satu jenis kegiatan

ekonomi penduduk 1 1

Pusat layanan perdagangan

Akses penduduk ke pusat perdagangan

(pertokoan) 2 1

Akses penduduk ke pusat perdagangan (pasar permanen dan semi permanen) 2 Terdapat sector perdagangan di

permukiman (warung) 1 5

Terdapat sector perdagangan di permukiman (minimarket) 0

Terdapat usaha kedai makanan 3 3 Terdapat usaha restoran 1

Terdapat usaha penginapan 1 Akses distribusi

logistik

Terdapat kantor pos 0 0

Terdapat jasa logistik 0 Akses ke

l e m b a g a keuangan dan perkreditan

Tersedia lembaga perbankan umum

(pemerintah dan swasta) 0 0

Tersedia BPR 0

Akses penduduk ke kredit 1 2

L e m b a g a ekonomi

Tersedianya lembaga ekonomi rakyat

( koperasi) 1 3

K e t e r b u k a a n wilayah

Terdapat moda transportasi umum 0 1 Terdapat trayek regular moda

transportasi umum 0

Terdapat jam operasi moda

transportasi umum 0

Jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor roda empat atau lebih (sepanjang tahun kecuali musim hujan, saat tertentu) (Keterbukaan wilayah)

5 5

Kualitas jalan desa (jalan terluas di

desa dengan aspal, kerikil, dan tanah) 4 4

3 DIMENSI KETAHANAN EKOLOGI/LINGKUNGAN a Ekologi

K u a l i t a s lingkungan

Ada atau tidak adanya pencemaran air 0 5 Ada atau tidak adanya pencemaran

tanah 0

Ada atau tidak adanya pencemaran

udara 0

Terdapat sungai yang terkena limbah 0 Potensi rawan

b e n c a n a dan tanggap bencana

Kejadian bencana alam (longsor) 1 5 Kejadian bencana alam (banjir) 0

Kejadian bencana alam (banjir

bandang) 0

Kejadian bencana alam (kebakaran

hutan) 0

Upaya/tindakan terhadap potensi

bencana alam (tanggap bencana) 0 0 Upaya/tindakan terhadap potensi

bencana alam (jalur evakuasi) 0 Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (peringatan dini) 0 Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (ketersediaan peralatan penanganan bencana)

0

Nilai IDM 0.4844 0.5552

DESA OLOBARU

NO PARAMETER INDIKATOR SKOR IDM

2015 2018

1 DIMENSI KETAHANAN SOSIAL

a Sarana Kesehatan

P e l a y a n a n Kesehatan

Waktu tempuh ke prasarana kesehatan

< 30 menit 5 5

Tersedia tenaga kesehatan bidan 5 5 Tersedia tenaga kesehatan dokter 0 5 Tersedia tenaga kesehatan lainnya 5 5 K e b e r d a y a a n

M a s y a r a k a t untuk Kesehatan

Akses ke Poskesdes dan Polindes 5 5

Akses ke Posyandu 1

Tingkat aktivitas Posyandu 5 5 J a m i n a n

Kesehatan

Tingkat kepesertaan BPJS

5 3

b Sarana Pendidikan

Akses Pendidikan Dasar dan Menengah

Akses ke pendidikan SD/MI <3Km 5 5 Akses ke SMP/MTS < 6 km 5 5

Akses ke SMU < 6 Km 4 5

Akses ke SMK < 6 Km 5 Kegiatan pemberantasan buta aksara 0

Kegiatan PAUD 5 0

Kegiatan PKBM/Paket ABC 0 0

Akses ke pusat keterampilan/ kursus 0 0 Akses ke

pengetahuan

Taman Bacaan Masyarakat

5 0

c Modal Sosial

M e m i l i k i Solidaritas Sosial

Kebiasaan gotong royong

5 10

Keberadaan ruang publik terbuka bagi

warga yang tidak berbayar 5 1 Ketersediaan fasilitas atau lapangan

olah raga 2 2

Terdapat kelompok kegiatan olahraga 1 2 Warga desa terdiri dari beberapa suku

atau etnis 5 1

Warga desa berkomunikasi sehari-hari

menggunakan bahasa yang berbeda 5 1 Terdapat keragaman agama di desa 5 5 Warga desa membangun pemeliharaan

poskamling lingkungan 1 5

Partisipasi warga mengadakan

siskamling 1 5

Tingkat kriminalitas yang terjadi di desa

Tingkat konflik yang terjadi di desa 5 Upaya penyelesaian konflik yang

terjadi di desa 5

K e s e j a h t e r a a n Sosial

Terdapat akses ke Sekolah Luar Biasa 1 5 Terdapat Penyandang Kesejahteraan Sosial (anak jalanan, pekerja seks komersial dan pengemis)

5 5

Terdapat penduduk yang bunuh diri

d Pemukiman

Akses air bersih dan air minum layak

Mayoritas penduduk desa memiliki

sumber air minum yang layak 4 4

Akses penduduk desa memiliki air

untuk mandi dan mencuci 4 5

Akses ke sanitasi Mayoritas penduduk desa memiliki

jamban 5 4

Terdapat tempat pembuangan sampah 3 5 Akses ke listrik Jumlah keluarga yang telah memiliki

aliran listrik 4 5

Akses Informasi dan Komunikasi

Penduduk desa memiliki telepon selular dan sinyal yang kuat 2 5 Terdapat siaran televisi lokal, nasional,

dan asing 4

Terdapat akses internet 0 1

2 DIMENSI KETAHANAN EKONOMI

a Ekonomi

K e r a g a m a n Produksi

Terdapat lebih dari satu jenis kegiatan

ekonomi penduduk 3 1

Pusat layanan perdagangan

Akses penduduk ke pusat perdagangan

(pertokoan) 3 5

Akses penduduk ke pusat perdagangan (pasar permanen dan semi permanen) 3

Terdapat sector perdagangan di

permukiman (warung) 1 5

Terdapat sector perdagangan di permukiman (minimarket) 0 Terdapat usaha kedai makanan 1 3 Terdapat usaha restoran 1

Terdapat usaha hotel 1

Terdapat usaha penginapan 1 Akses distribusi

logistik

Terdapat kantor pos 0 0

Terdapat jasa logistik 0 Akses ke lembaga

keuangan dan perkreditan

Tersedia lembaga perbankan umum

(pemerintah dan swasta) 0 0

Tersedia BPR 0

Akses penduduk ke kredit 2 2 L e m b a g a

ekonomi

Tersedianya lembaga ekonomi rakyat

(koperasi) 1 3

K e t e r b u k a a n wilayah

Terdapat moda transportasi umum 3 Terdapat trayek regular moda

transportasi umum 3 1

Terdapat jam operasi moda transportasi

umum 3

Jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor roda empat atau lebih (sepanjang tahun kecuali musim hujan, saat tertentu) (Keterbukaan wilayah)

5 5

Kualitas jalan desa (jalan terluas di

desa dengan aspal, kerikil, dan tanah) 5 4

3 DIMENSI KETAHANAN EKOLOGI/LINGKUNGAN

a Ekologi

K u a l i t a s lingkungan

Ada atau tidak adanya pencemaran air 0 5 Ada atau tidak adanya pencemaran

tanah 0

Ada atau tidak adanya pencemaran

udara 0

Potensi rawan bencana dan tanggap bencana

Kejadian bencana alam (longsor) 1 5 Kejadian bencana alam (banjir) 1 Kejadian bencana alam (banjir

bandang) 0

Kejadian bencana alam (kebakaran

hutan) 0

Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (tanggap bencana) 0 3 Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (jalur evakuasi) 0 Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (peringatan dini) 0 Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (ketersediaan peralatan penanganan bencana)

0

Nilai IDM 0.567 0.6975

DESA OLAYA

NO PARAMETER INDIKATOR SKOR IDM

2015 2018

1 DIMENSI KETAHANAN SOSIAL

a Sarana Kesehatan

P e l a y a n a n Kesehatan

Waktu tempuh ke prasarana

kesehatan < 30 menit 1 5 Tersedia tenaga kesehatan bidan 5 5 Tersedia tenaga kesehatan dokter 0 5 Tersedia tenaga kesehatan lainnya 2 5 K e b e r d a y a a n

M a s y a r a k a t untuk Kesehatan

Akses ke Poskesdes dan Polindes 5 5

Akses ke Posyandu 5

Tingkat aktivitas Posyandu 5 5 J a m i n a n

Kesehatan

Tingkat kepesertaan BPJS

0 3

b Sarana Pendidikan

Akses Pendidikan Dasar dan Menengah

Akses ke pendidikan SD/MI

<3Km 5 5

Akses ke SMP/MTS < 6 km 5 5

Akses ke SMU < 6 Km 5 5

Akses ke SMK < 6 Km 5 Kegiatan pemberantasan buta

aksara 0

Kegiatan PAUD 5 0

Kegiatan PKBM/Paket ABC

0 0

Akses ke pusat keterampilan/

kursus 2 0

Akses ke pengetahuan

Taman Bacaan Masyarakat

5 0

c Modal Sosial

M e m i l i k i Solidaritas Sosial

Kebiasaan gotong royong 5 10 Keberadaan ruang publik terbuka

bagi warga yang tidak berbayar 1 1 Ketersediaan fasilitas atau

lapangan olah raga 4 2

Terdapat kelompok kegiatan

olahraga 3 1

Warga desa terdiri dari beberapa

suku atau etnis 5 1

Warga desa berkomunikasi sehari- hari menggunakan bahasa yang berbeda

5 1

Terdapat keragaman agama di desa 5 5 Warga desa membangun pemeliharaan poskamling lingkungan

5 5

Partisipasi warga mengadakan

siskamling 1 5

Tingkat kriminalitas yang terjadi di desa

Tingkat konflik yang terjadi di

desa 5

Upaya penyelesaian konflik yang

terjadi di desa 5

K e s e j a h t e r a a n Sosial

Terdapat akses ke Sekolah Luar

Biasa 1 5

Terdapat Penyandang Kesejahteraan Sosial (anak jalanan, pekerja seks komersial dan pengemis)

5 5

Terdapat penduduk yang bunuh diri

d Pemukiman

Akses air bersih dan air minum layak

Mayoritas penduduk desa memiliki sumber air minum yang layak

4 5

Akses penduduk desa memiliki air

untuk mandi dan mencuci 4 5 Akses ke sanitasi Mayoritas penduduk desa

memiliki jamban 5 5

Terdapat tempat pembuangan

sampah 3 4

Akses ke listrik Jumlah keluarga yang telah

memiliki aliran listrik 5 5 Akses Informasi

dan Komunikasi

Penduduk desa memiliki telepon

selular dan sinyal yang kuat 5 5 Terdapat siaran televisi lokal,

nasional, dan asing 5

Terdapat akses internet 0 5

2 DIMENSI KETAHANAN EKONOMI

a Ekonomi

K e r a g a m a n Produksi

Terdapat lebih dari satu jenis

kegiatan ekonomi penduduk 1 3

Pusat layanan perdagangan

Akses penduduk ke pusat

perdagangan (pertokoan) 3 1 Akses penduduk ke pusat

perdagangan (pasar permanen dan semi permanen)

3

Terdapat sector perdagangan di

permukiman (warung) 1 5

Terdapat sector perdagangan di permukiman (minimarket) 0

Terdapat usaha kedai makanan 3 3 Terdapat usaha restoran 1

Terdapat usaha hotel 1 Terdapat usaha penginapan 1 Akses distribusi

logistik

Terdapat kantor pos 0 0

Terdapat jasa logistik 0 Akses ke lembaga

keuangan dan perkreditan

Tersedia lembaga perbankan

umum (pemerintah dan swasta) 0 0

Tersedia BPR 0

Akses penduduk ke kredit 4 3 L e m b a g a

ekonomi

Tersedianya lembaga ekonomi

rakyat (koperasi) 1 5

K e t e r b u k a a n wilayah

Terdapat moda transportasi umum 3 5 Terdapat trayek regular moda

transportasi umum 3

Terdapat jam operasi moda

transportasi umum 5

Jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor roda empat atau lebih (sepanjang tahun kecuali musim hujan, saat tertentu) (Keterbukaan wilayah)

5 5

Kualitas jalan desa (jalan terluas di desa dengan aspal, kerikil, dan tanah)

5 5

3 DIMENSI KETAHANAN EKOLOGI/LINGKUNGAN

a Ekologi

K u a l i t a s lingkungan

Ada atau tidak adanya pencemaran

air 0 5

Ada atau tidak adanya pencemaran

tanah 0

Ada atau tidak adanya pencemaran

udara 0

Terdapat sungai yang terkena

limbah 0

Potensi rawan bencana dan tanggap bencana

Kejadian bencana alam (longsor) 0 5 Kejadian bencana alam (banjir) 1

Kejadian bencana alam (banjir

bandang) 0

Kejadian bencana alam (kebakaran

hutan) 0

Upaya/tindakan terhadap potensi

bencana alam (tanggap bencana) 0 3 Upaya/tindakan terhadap potensi

bencana alam (jalur evakuasi) 0

Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (peringatan dini) 0 Upaya/tindakan terhadap potensi bencana alam (ketersediaan peralatan penanganan bencana)

0

Nilai IDM 0.6268 0.746

DESA SAUSU TRANS

NO PARAMETER INDIKATOR SKOR IDM

2015 2018

1 DIMENSI KETAHANAN SOSIAL

a Sarana Kesehatan

Pelayanan Kese- hatan

Waktu tempuh ke prasarana

kesehatan < 30 menit 5 5

Tersedia tenaga kesehatan

bidan 5 14

Tersedia tenaga kesehatan

dokter 3

Tersedia tenaga kesehatan

lainnya 5

Keberdayaan Masyarakat untuk Kesehatan

Akses ke Poskesdes dan

Polindes 4 4

Akses ke Posyandu 5

Tingkat aktivitas Posyandu 5 5 Jaminan Kese-

hatan

Tingkat kepesertaan BPJS

5 2

b Sarana Pendi- dikan

Akses Pendidikan Dasar dan Me- nengah

Akses ke pendidikan SD/MI

<3Km 5 5

Akses ke SMP/MTS < 6 km 5 5

Akses ke SMU < 6 Km 5 5

Akses ke SMK < 6 Km 1 Kegiatan pemberantasan buta

aksara 5

Kegiatan PAUD 5 0

Kegiatan PKBM/Paket ABC 0 0

Akses ke pusat keterampilan/

2 0

Akses ke pengeta- huan

Taman Bacaan Masyarakat

5 0

c Modal Sosial

Memiliki Solidari- tas Sosial

Kebiasaan gotong royong 5 10

Keberadaan ruang publik terbuka bagi warga yang tidak berbayar

5 5

Ketersediaan fasilitas atau

lapangan olah raga 4 5

Terdapat kelompok kegiatan

olahraga 4 3

Warga desa terdiri dari bebera-

pa suku atau etnis 5 1

Warga desa berkomunikasi se- hari-hari menggunakan bahasa yang berbeda

5 1

Terdapat keragaman agama di

desa 5 5

Warga desa membangun pemeliharaan poskamling lingkungan

1 5

Partisipasi warga mengadakan

siskamling 1 5

Tingkat kriminalitas yang terja- di di desa

Tingkat konflik yang terjadi di

desa 5

Upaya penyelesaian konflik

yang terjadi di desa 5

Kesejahteraan Sosial

Terdapat akses ke Sekolah Luar

Biasa 1 5

Terdapat Penyandang Kese- jahteraan Sosial (anak jalanan, pekerja seks komersial dan pengemis)

5 2

Terdapat penduduk yang bunuh diri

d Pemukiman

Akses air bersih dan air minum layak

Mayoritas penduduk desa memiliki sumber air minum yang layak

3 5

Akses penduduk desa memiliki

air untuk mandi dan mencuci 5 5 Akses ke sanitasi Mayoritas penduduk desa

memiliki jamban 5 5

Terdapat tempat pembuangan

sampah 3 4

Akses ke listrik Jumlah keluarga yang telah

memiliki aliran listrik 4 5

Akses Informasi dan Komunikasi

Penduduk desa memiliki telepon selular dan sinyal yang kuat

5 5

Terdapat siaran televisi lokal,

nasional, dan asing 4

Terdapat akses internet 3 5

2 DIMENSI KETAHANAN EKONOMI

a Ekonomi

Keragaman Pro- duksi

Terdapat lebih dari satu jenis

kegiatan ekonomi penduduk 3 5

Pusat layanan perdagangan

Akses penduduk ke pusat perd-

agangan (pertokoan) 1 1

Akses penduduk ke pusat perd- agangan (pasar permanen dan semi permanen)

5 Terdapat sector perdagangan di

permukiman (warung) 2 5

Terdapat sector perdagangan di permukiman (minimarket) 0

Terdapat usaha kedai makanan 3 5

Terdapat usaha hotel 1 Terdapat usaha penginapan 1 Akses distribusi

logistik Terdapat kantor pos 0 0

Terdapat jasa logistik 0

Akses ke lembaga keuangan dan perkreditan

Tersedia lembaga perbank- an umum (pemerintah dan swasta)

1 0

Tersedia BPR 0

Akses penduduk ke kredit

4 4

Lembaga ekonomi Tersedianya lembaga ekonomi

rakyat (koperasi) 3 5

Keterbukaan wilayah

Terdapat moda transportasi

umum 5 5

Terdapat trayek regular moda

transportasi umum 5

Terdapat jam operasi moda

transportasi umum 5

Jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor roda empat atau lebih (sepanjang tahun kecuali musim hujan, saat tertentu) (Keterbukaan wilayah)

5 5

Kualitas jalan desa (jalan terlu- as di desa dengan aspal, kerikil, dan tanah)

5 5

3 DIMENSI KETAHANAN EKOLOGI/LINGKUNGAN a Ekologi

Kualitas lingkun- gan

Ada atau tidak adanya pence-

maran air 1 5

Ada atau tidak adanya pence-

maran tanah 1

Dalam dokumen Manfaat Dana Desa di Provinsi (Halaman 160-195)