-72-
Penyusunan kegiatan dan pendanaan pengelolaan BWN-KP dalam Renduk Pengelolaan BWN-KP 2O2O-2O24, dikoordinasikan oleh:
1. Sekretariat Tetap BNPP
Sekretariat Tetap BNPP men5rusun kegiatan dan rencana kebutuhan anggaran pengelolaan BWN-KP untuk jangka pendek (tahunan) yang tertuang dalam Rencana Aksi dan jangka menengah (lima tahunan) yang tertuang dalam Rencana Induk.
2. Kementerian/ t embaga
Kementerian/lembaga men5rusun kegiatan dan pendanaan
pembangunan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan untuk jangka pendek (tahunan) dan jangka menengah (lima tahunan) dengan berpedoman pada Renduk Pengelolaan BWN-KP 2O2O-2O24. Pendanaan pengelolaan BWN-KP oleh kementerian/lembaga meliputi pembangunan batas negara seperti tapal batas, tugu tanda batas, gerbang batas, batas
Iisik, ataupun pos lintas batas; dan pembangunan Kawasan Perbatasan
berupa pembangunan konektivitas kawasan, pengembangan kawasan berbasis potensi wilayah, dan pembangunan infrastrukur sosial dasar, yang dilaksanakan berbasis RTR KPN termasuk RDTR KPN.
3. Pemerintah Daerah Provinsi/ Kabupaten/ Kota
Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota men5rusun kegiatan
dan pendanaan untuk mendukung pengelolaan BWN-KP yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah dengan berpedoman pada Renduk Pengelolaan BWN-KP 2O2O-2O24. Selanjutnya pendanaannya bersumber dari APBD dan sumber lain yang sah sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengelolaan perbatasan
yang dikelola oleh perangkat daerah provinsi dan kabupaten/ kota dikoordinasikan oleh Badan Pengelola Perbatasan Daerah atau instansi/unit kerja yang membidangi pengelolaan perbatasan negara di daerah.
4. Sektor Swasta.
Sektor swasta dapat berperan dalam pemb€rngunan Kawasan Perbatasan, antara lain melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA),
mrporate social responsibilifut (CSR), dan berbagai skema kerja sama lainnya.
SK No 142139 A
B. PEMANTAUAN. .
.B. PEMANTAUAN DAN EVALUASI
1. Pemantauan dan Evaluasi
Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas alokasi sumber daya, akuntabilitas, serta mengoptimalkan kinerja program pengelolaan
perbatasan negara, dilakukan pengendalian dan evaluasi yang merupakan satu kesatuan manajemen dengan proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pengelolaan BWN-KP.
a. Pengendalian
Pengendalian dimaksudkan untuk memastikan agar pelaksanaan program pengelolaan perbatasan negara sesuai dengan Renaksi Pengelolaan BWN-KP yang ditetapkan pada setiap tahunnya.
Pengendalian dilakukan dalam bentuk pemantauan dan pengawasan.
Pemantauan dilakukan melalui kegiatan mengamati perkembangan pelaksanaan Renaksi Pengelolaan BWN-KP, mengidentifikasi serta mengantisipasi permasalahan yang timbul dan/atau akan timbul
untuk dapat diambil tindakan sedini mungkin. Sementara
pengawasan dilakukan secara internal baik oleh masing-masing kementerian/lembaga dan pemerintah daerah maupun oleh aparat pengawasan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
b. Evaluasi
Evaluasi dimaksudkan untuk menilai capaian pelaksanaan dan
dampak melalui pengukuran kemajuan dan kendala dalam pelaksanaan pengelolaan BWN-KP, sebagai bahan masukan dalam perenc€rnaan program pengelolaan perbatasan negara selanjutnya.
Evaluasi dilakukan dengan membandingkan antara realisasi
masukan, keluaran, hasil, dan manfaat pelaksanaan program pengelolaan perbatasan negara, terhadap baik Renaksi Pengelolaan BWN-KP pada tahun berkenaan, maupun Renduk Pengelolaan BWN-KP 2020-2024.
Evaluasi pengelolaan BWN-KP tahun 2O2O-2024 dilakukan seluruh anggota BNPP untuk mengukur kinerja program dan kegiatan dalam pengelolaan BWN-KP sesuai lingkup tugas masing-masing.
Pelal<sanaan evaluasi pengelolaan BWN-KP tahun 2O2O-2O24
dilakukan sebagai bagian dari rangkaian koordinasi BNPP untuk menyinergikan pelaksanaan program melalui rapat koordinasi serta melalui forum-forum koordinasi dan evaluasi yang ada. Seluruh rangkaian kegiatan pengendalian dan evaluasi dilakukan setiap
tahun untuk memastikan bahwa agenda prioritas dalam Renduk
SK No 142140A
Pengelolaan . .
.PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-74-
Pengelolaan BWN-KP 2O2O-2O24 yang dijabarkan ke dalam Renaksi Pengelolaan BWN-KP dapat terlaksana dengan baik.
Secara umum kegiatan pengendalian dan evaluasi perlu diikuti
dengan pelaporan secara berkala dan berjenjang oleh
kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah yang didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi.
2. Indikator Pembangunan Pengelolaan BWN-KP
Untuk mengoptimalkan pencapaian target kinerja pengelolaan
perbatasan negara dalam RPJMN Tahun 2O2O-2O24, kegiatan pengendalian dan evaluasi pengelolaan BWN-KP dilakukan terhadap aspek pengelolaan Batas Wilayah Negara, lintas batas negara, dan pembangunan Kawasan Perbatasan. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan yang menjadi Prioritas Nasional di wilayah perbatasan negara, dengan Indikator Pembangunan sebagai berikut:
a. Sasaran Pembangunan Wilayah (Prioritas Nasional 2) di Kawasan
Perbatasan dengan indikator:
Tabel Indikator Pembangunan Wilayah (PN2)
No Indikator Pembangunan Baseline 2019 Target 2020-2024 RPJMN
1
Jumlah lokpri yarrg
ditingkatkan
kesejahteraan dan tata kelolanya
(kecamatan)
7a7 222
2 Rata-rata nilai Indeks Pengelolaan Kawasan
Perbatasan
(IPKP)di
18 PKSNo,42 o,52
3 RDTR Perbatasan Negara 10 Matek RDTR KPN
10 Rancangan Perpres Sumber: RPJMN Tahan 2O2O-2O24
SK No l42l4l A
b. Sasaran . .
.b. Sasaran Penguatan Pertahanan Keamanan (Prioritas Nasional 7) di Perbatasan dan Pulau Terluar yang difokuskan pada Pemantapan Stabilitas Keamanan Nasional, dengan indikator Angka Pelanggaran Lintas Batas Negara akan diturunkan secara signifikan dari tahun ke tahun.
Dalam rangka melaksanakan agenda pembangunan ke-7 RPJMN
Tahun 2O2O-2O24 melalui Program Prioritas Menjaga Stabilitas Keamanan Nasional dengan Kegiatan Prioritas Penguatan Keamdnan
Dalam Negeri, dilaksanakan 7 (tujuh) Proyek Prioritas Penguatan
Pertahanan dan Keamanan di Perbatasan dan Pulau Terluar, yaitu:
Tabel Proyek Prioritas Penguatan Hankam di Perbatasan dan PPKT Tahun 2O2O-2O24
No Proyek
Prioritas
Target
Total
target
RPJMN2024
Instansi
Pelaksana NN
CI
ol
CIc.l
OI
o
c,lc.,l
C\
+
o
ct1 Pembangunan Pos Pamtas
t2
Pos 8 Pos
9 Pos
7 Pos
7 Pos
43 Pos
Kementerian Pertahanan 2 Pembangunan Pos
AL
t5
Pos 16 Pos
l6
Pos
l6
Pos 16 Pos
79 Pos
Kementerian Pertahanan 3 Pembangunan
Mako
Polsek/
Polsubsektor
9
Unit
9
Unit
9
Unit
9
Unit
36
Unit
Kepolisian Negara
Republik Indonesia
4 PembangunanPLBN
10
Unit
2
Unit
2
Unit
2Unit
c
Unit
18
Unit
Kementerian Pekerjaan
Umum
dan
Perumahan Ralryat 5 PembangunanJalan Inspeksi
Patroli Perbatasan (JIPP)200 Km
200
Km200 Km
200 Km
200 Km
1000 Km
Kementerian Pertahanan
6 Fasilitasi
pemberdayaanmasyarakat
desa terdepanperbatasan negara sebagai bagian sistem
Hankam
180
Dalam dokumen
Perpres Nomor 118 Tahun 2022 - Lampiran
(Halaman 72-75)