• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENUTUP

B. Saran-Saran

Adapun saran-saran yang ingin disampaikan oleh peneliti dalam skripsi ini adalah sebagai berikut:

1. Kepada tenaga pengajar MIN 2 Kota Mataram

Sebagai seorang pengajar memiliki kewajiban untuk mengembangkan kretivitas dan kompetensi supaya tidak dikatakan sebagai pendidik yang ketinggalan zaman. Kemampuan yang tinggi dari seorang pendidik akan memberikan dampak yang sangat baik bagi peserta didik karna dianggap sebagai idola yang ditiru oleh peserta didik.

Kepada peserta didik Adapun saran-saran yang ingin disampaikan oleh peneliti dalam skripsi ini adalah sebagai berikut:

2. Kepada peserta didik MIN 2 Kota Mataram

Kepada semua peserta didik MIN 2 Kota Mataram yang saya banggakan, tingkatkanlah semangat belajar, motivasi dalam menuntut ilmu, janganlah merasa cukup dengan ilmu yang pernah kalian miliki karena itu akan membuat orang menjadi sombong dan malas, namun selalu merasa kurang karna tentu akan menumbuhkan semangat yang kuat dalam menuntut ilmu.

3. Kepada peneliti selanjutnya

Kepada peneliti selanjutnya agar terus berinovasi dan berinspirasi.Adapun manfaat dari penelitian ini diharapkan bisa menjadi penambah wawasan dan pengetahuan dalam melakukan penelitian selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta,2000.

Arifah Fita Nur. Menjadi Guru Teladan, Kreatif Inspiratif Motivatif&

Profesional.Yogyakarta: Araska, 2016.

Arikunto, Suharsimi.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta, 2006.

Asril, Zainal. Micro Teaching Disertai Dengan Pedoman Pengalaman Lapangan.Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

B, Hamzah.Model Pembelajaran.Jakarta: PT Bumi Aksara, 2009.

Bawani, Imam. Ilmu Jiwa Perkembangan Dalam Konteks Pendidikan Islam.

Surabaya: Bina Ilmu, 1990.

Damayanti. Sukses Menjadi Guru Humoris Dan Idola, Yogyakarta: Araska, 2016.

Departemen Agama Ri Al-Hikmah. Al-Qur’ an dan Terjemahannya.Bandung:

Diponegoro, 2008.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta.PT Gramedia Pustaka Utama.2008.

Depdikbud. Pedoman Pembinaan Program Bimbingan di Sekolah. Jakarta: Balai Pustaka, 2001.

Endriani, Ani. Bentuk-Bentuk Sikap Sosial.

dalamhttp://aniendriani.blogspot.co.id/2011/03.diambil tanggal 04 oktober 2017, pukul 7.54

Eyre Richard dan Linda. Mengajar Nilai-Nilai Kepada Anak.Jakarta:

Gramedia,1995.

Hamalik, Oemar.Kurikulum Dan Pembelajaran.Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007.

Hamdani.Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia, 2011.

Hayati, Erna. Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Membina Akhlak Siswa Di MI Nw Ajan Loyok Tahun Pelajaran 2010/2011. (Skripsi IAIN Mataram, Mataram, 2015.

Hebri, Nori Sawita.Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kepribadian Muslim Siswa Kelas V Di SDN Penimpoh Desa Pengadang Kec.Praya Tengah Kab.Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016”.

Hidayat, Yusup Muarif. pengertian pola interaksi.dalam http://panjangbgt.blogspot.com/2013/11/pengertian-pola-interaksi.html.

diakses tanggal 27 februari 2017, pukul 18.38.

Ikhsan, Fuad. Dasar-Dasar Kependidikan.Jakarta: PT Rineka Cipta, 2005.

Jalaludin.Psikologi Agama. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2005.

Jalaludin dan Ramayulis.Pengantar Ilmu Jiwa Agama.Jakarta: Kalam Mulia, 1990.

Kementerian Agama RI. Al Quran Dan Terjemahnya.Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2007.

Khairani, Makmun.Psikologi Belajar, Yogyakarta: Aswaja Pressindo 2014.

Koswara, D. Deni. Bagaimana Menjadi Guru Kreatif.Bandung: PT Pribumi Mekar, 2008.

Moleong, Lexy J.Metode Penelitian Kualitatif.Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2006.

_____________Metode Penelitian Kualitatif.Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2011.

_____________Metode Penelitian Kualitatif.Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2014.

Nasution.Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar&Mengajar.Jakarta: PT Bumi Aksara,2005.

Nata, Abuddin. Akhlak Tasawuf Dan Karakter Mulia. Jakarta: Rajawali Pers, 2014.

Nawawi, Intereksi Sosial. Jakarta : Gunung Agung,2000.

Sanjaya, Wina.Media Komunikasi Pembelajaran.Jakarta: Kencana Prenadamedia, 2012.

Sjarkawi.Pembentukan Keperibadian Anak. Jakarta: PT Bumi Aksara,2010.

Soetjipto dan Sjaefieoden.Metodologi Ilmu Sosial. Jakarta:Rineka Cipta, 1994.

Subagyo Joko. Metode Penelitian Dalam Teori Praktik. PT: Rineka Cipta Jakarta, 2006.

Sugiyono.Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D.Bandung: Alfabeta, 2012.

Sutikno, Sobry.Belajar Dan Pembelajaran.Lombok; Holistica, 2013.

Syah, Muhibbin.Psikologi Pendidikan.Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013).

Taopik, Ahmad. Bentuk-Bentuk Pola Interaksi

Pembelajaran.dalamhttp://ahmadtaopik29. wordpress. com/2015/05/12.

diambil tanggal 15 maret 2017, pukul 10.32.

Umar, Bukhari. Hadis Tarbawi Pendidikan Dalam Perspektif Hadis. Jakarta:

AMZAH, 2015.

Unsyiah, Himasio. sikap-sosial.dalamhttp://himasio-

unsyiah.blogspot.co.id/2011/10. diambil tanggal 04 oktober 2017, pukul 7.56

Usman, Moh Uzer. Menjadi Guru Profesioanal.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2011.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Wawancara dengan guru mata pelajaran Akidah akhlak

Wawancara dengan kepala Madrasah

Wawancara dengan siswa

Proses Pembelajaran Dikelas

Lampiran VI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah/Madrasah : MIN 2 Kota Mataram Mata Pelajaran : AKIDAH AKHLAK Kelas/Semester : V/II

Materi Pokok : Asma’ ul Husna ( Al Muhyi, Al Mumiit, Al Baqii) Alokasi Waktu : 2 Jp

A. KOMPETENSI INTI 1. Kompetensi Inti (KI 1):

Meyakini Allah SWT sebagai Al Muhyii, Al Mumiit Al Baqii 2. Kompetensi Inti (KI 2):

Mencontoh Asma’ ul Husna Allah sebagai Al Muhyii, Al Mumiit, Al Baqii 3. Kompetensi Inti (KI 3):

Mengenal Allah SWT, melalui nama-nama Allah SWT, yang terkandung dalam al Asma ‘ ul Husna Al Muhyii, Al Mumiit, dan Al Baqii’

4. Kompetensi Inti (KI 4):

Melafalkan nama-nama Allh SWT, yang terkandung dalam Al Asma Al Husna

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Kompetensi Dasar Indikator

1.2 Meyakini Allah SWT, Sebagai Al Muhyii, Al Mumiit dan Al Baqii) 2.2 Mencontoh al asma al Husna Allah

SWT, sebagai A Muhyi Al Mumiit, dan Al Baqii

3.2 Mengenal Allah SWT melalui al asma al Husna yang terkandung dalam Asma’ u Husna ( A Muhyii, A Mumiit, dan All Baqii)

3.2.1 Menjelaskan Pengertian al asma’ ul Husna

Al Muhyii, Al mumiit, dan Al Baqii

3.2.2 Menyebutkan al asma’ uul Husna Al Muhyii, Al mumiit, dan Al Baqii 3.2.3 Mensimulasikan al asma’ uul Husna

Al Muhyii, Al mumiit, dan Al Baqii) 4.2 Melafalkan nama-nama Allah SWT

Yang terkandung dalam Al Asma’ ul Husna (Al Muhyi. Al Mumiit dan Al Baqii)

i. Melafalkan dalil naqli tentang al asma al husna Allah SWT Yang terkandung dalam Al Asma’ ul Husna (Al Muhyi. Al Mumiit dan Al Baqii)

ii. Mendemontrasikan Al asma’ ul Husna (Al Muhyi. Al Mumiit dan Al Baqii)

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui pemberian Al asma’ ul husna , peserta didik dapat menujukkan sikap meyakini kekuasaan Allah melalui Al asma’ ul husna dengan benar. 2. Melalui pengamatan dan pemberian contoh, peserta didik dapat

membiasakan mengucap Al asma’ ul husna dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan syar’ i.

3. Melalui ceramah dan tanya jawab , peserta didik dapat (larikan ke kalimat indikator) menjelaskan Al asma’ ul husna dengan benar.

4. Melalui demonstrasi kelompok peserta didik dapat menjelaskan beberapa contoh yang tepat al muhyii, al mumiit, al baqii dengan percaya diri, baik dan benar.

5. Melalui inkuiri (menggali, menemukan, merumuskan) dan resitasi (penugasan), peserta didik dapat/mampu menyebutkan manfaat mengucapkan kalimat thayyibah hauqala dengan jujur, baik dan benar.

6. Melalui Drill, peserta didik dapat melafalkan Al asma’ ul dengan berani, baik dan benar.

7. Melalui demonstrasi peserta didik dapat memasangkan dengan artnya Al asma’ ul husna dengan rasa ingin tahu, baik dan benar.

D. MATERI PEMBELAJARAN

Asmaul husna al-Muhyii, al-Mumiit dan al-Baaqii.

Semua makhluk di bumi ini diciptakan oleh Allah. Allah bersifat Al-Muhyii.

Al-Muhyii artinya Yang Maha Menghidupkan. Semua makhluk di bumi telah ditentukan masa hidupnya oleh Allah. Allah bersifat Al-Mumiit. Al-Mumiit artinya Yang Maha Mematikan. Semua makhluk di bumi ini akan binasa, kecuali Allah. Allah bersifat Al-Baaqii. Al-Baaqii artinya Yang Maha Kekal.

E. METODE PEMBELAJARAN

Melalafalkan, pengamatan, ceramah, tanya jawab.

F. MEDIA, ALAT/BAHAN, SUMBER PEMBELAJARAN 1. Media: kaligrafi/asma’ ul Hus, video, laptop.

2. Alat/Bahan: kertas karton, spidol

3. Sumber Pembelajaran: Buku paket, lingkungan alam sekitar, pengalaman siswa.

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN a. Pendahuluan/Kegiatan Awal ( 10 menit)

 Guru mengucapkan salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin doa

 Guru mengabsensi peserta didik sambil menanyakan kabar

 Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan singkat

 Guru mempersiapkan fisik dan psikis peserta dudik melalui senam otak/nyanyi

 Guru menjelaskan tujuan mempelajari materi serta kompetensi yang akan dicapai

 Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan selama proses pembelajaran

 Guru membentuk kelompok diskusi b. Kegiatan Inti ( 50 menit)

• Mengamati

 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang makna dan manfaat mengucapkan dan menghafal Asma’ ul Husna

• Menanya

 Melalui stimulus guru, peserta didik menanyakan tentang sebab mengucapkan mengucapkan Asma’ ul Husna

 Peserta didik memberi umpan balik tentang manfaat mengucapkan Asma’ ul Husna

• Eksplorasi/eksperimen

 Peserta didik melalui kelompoknya, berdiskusi tentang lafal mengucapkan asma’ ul Husna dan manfaat membacanya

 Masing-masing kelompok menggalimakna asma’ ul husna dari sumber lain

• Mengkomunikasikan

 Secara bergantian, masing-masing kelompok menempelkan hasil peta konsep dilanjutkan dengan mempresentasikan hasil

diskusinya c. Penutup ( 10 menit):

 Guru mengadakan refleksi hasil pembelajaran

 Guru mengajak peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran

 Guru mengadakan tes

 Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya

 Guru memberikan pesan-pesan moral terkait dengan penanaman KI 1 DAN KI 2

 Guru mengajak berdoa akhir majlis dilanjutkan dengan salam dan berjabat tangan

H. PENILAIAN

1. tes tulis bentuk uraian

a. jelaskan makna al muhyii, al mumiit, al baqii

b. Jelaskan sebutkan keuntungan menghafal asma’ ul husna c. Sebutkan manfaat menghafal asma’ ul husna!

d. Buatlah contoh bukti adanya kehidupan dan kematian Kunci jawaban:

a. Allah Maha menghidupkan, Maha mematikan, maha kekal b. Menambah keimanan

c. Meyakini adanya kehidupan dan kematian adalah dari Allah d. Adanya tumbuhan diingkungan kita, beberapa ekor ayam mati

Penskoran:

- skor 3 jika jawaban sesuai dengan kunci jawaban

- skor 2 jika jawaban kurang sesuai dengan kunci jawaban - skor 1 jika jawaban tidak tepat/tidak menjawab

skor perolehan

nilai = --- x 4 skor maksimal

2. instrumen unjuk kerja melafalkan ayat al qur an tentang asma’ ul husna : Aspek

yang dinilai

Skor

4 3 2 1

Fashohah Jika bacaannya sangat fasih (tidak ada kesalahan)

Jika bacaannya fasih (ada sedikit

kesalahan dalam pengucapan)

Jika bacaannya kurang fasih (50 % bacaannya fasih)

Jika bacaannya tidak fasih

(kurang dari 25%

bacaannya fasih) Kelancaran Jika sangat

lancar (tidak terbata-bata)

Jika lancar (ada sedikit terbata- bata)

Jika kurang lancar (sebagian terbata- bata)

Jika tidak lancar (terbata-bata)

Keberanian Berani tampil tanpa ditunjuk

Berani tampil setelah ditunjuk

Berani tampil setelah dipaksa

Tidak berani tampil skor perolehan

nilai = --- x 4 skor maksimal

3. LEMBAR PENILAIAN DIRI SIKAP SPIRITUAL

NO PERNYATAAN YA TIDAK

1 Saya bersyukur karena diberi Allah kesempatan belajar

2 Saya yakin bahwa kehidupan yang ada pada diri manusia adalah pemberian Allah

3 Saya membacaasma’ ul sebelum memanjatkan do’ a kepada Allah SWT

4 Saya yakin bahwa menghafal asma’ ul husna adalah ibadah

5 Saya yakin mengucapkan asma’ ul husna akan berpahala

Skor 1 jika jawab YA, skor 0 jika jawab TIDAK skor perolehan

nilai = --- x 4 skor maksimal

Mataram, 31 oktober 2017 Mengetahui

Guru mata pelajaran

H. Murad, S.Pd.I NIP.

Kepala Sekolah

Tedd Rusdi, M.Pd.I NIP. 197804051999031004

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah/Madrasah : MIN 2 Kota Mataram Mata Pelajaran : Akidah Akhlak

Kelas/Semester : V/1

Materi Pokok : Kalimat Thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar)

Alokasi Waktu : 2 JP/2x 35 A. KOMPETENSI INTI

1. Kompetensi Inti (KI 1):

Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya 2. Kompetensi Inti (KI 2):

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru , dan tetangganya.

3. Kompetensi Inti (KI 3):

Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.

4. Kompetensi Inti (KI 4):

Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menyakini kebesaran Allah

melalui kalimat Thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) 2.1 Terbiasa membaca kalimat

Thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) sesuai ketentuan syar’ i

3.1 Memahami Allah SWT melalui kalimat Thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar)

3.1.1 Menjelaskan arti kalimat

thoyyibah Thoyyibah

(Alhamdulillah dan Allahu Akbar)

3.1.2 Menjelaskan arti kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar)

3.1.3 menyebutkan manfaat mengucapkan kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) 4.1 Melafalkan kalimat Thoyyibah

(Alhamdulillah dan Allahu Akbar)

4.1.1 malafalkan kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar)

4.1.2 menulis bunyi kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar)

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui pemberian uswah peserta didik dpt menunjukkan sikap menyakini kekuasaan Allah SWT melalui kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) dg benar.

2. Melalui pengamatan dan pemberian contoh peserta didik dpt membiasakan mengucapkan kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar ) dalam kehidupan sehari-hari.

3. Melalui ceramah dan tanya jawab peserta didik dapat menjelaskan arti kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) dengan benar

4. Melalui diskusi kelompok peserta didik menjelaskan waktu yg tepat mengucapkan kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) dengan percaya diri, baik, dan benar

5. Melalui inkuiri (menggali, menemukan, merumuskan) dan resitasi (penugasan) peserta didik dpt/mampu menyebutkan manfaat mengucapkan kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) dg jujur, baik, dan benar .

6. Melalui drill Peserta didik dpt melafalkan kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) dengan berani, baik, dan benar .

7. Melalui modelling peserta didik dpt menulis kalimat thoyyibah (Alhamdulillah dan Allahu Akbar) dg rasa ingin tahu baik dan benar . D. MATERI PEMBELAJARAN

Kalimat thayyibah Alhamdulillaah

Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah. Alhamdulillah disebut juga bacaan tahmid. Waktu yang tepat untuk mengucapkan kalimat thayyibah Alhamdulillah adalah: ketika mendapatkan kenikmatan dari Allah swt., ketika terhindar dari musibah, ketika mendengar kabar gembira, setelah selesai melakukan suatu pekerjaan, ketika wirid selesai salat fardlu.

Adapun hikmah membaca kalimat thayyibah Alhamdulillah adalah: dapat memberatkan timbangan amal kebaikan, lebih banyak mengingat Allah, dan terhindar dari sifat sombong.

Kalimat thayyibah Allaahu Akbar

Allaahu Akbar artinya Allah Maha Besar, disebut juga bacaan takbir.

Waktu yang tepat untuk mengucapkan kalimat thayyibah Allaahu Akbar adalah: melihat, mendengar, atau merasakan kemahakuasaan Allah swt., teriakan di medan perang, ketika mengumandangkan takbir pada malam takbiran, ketika mengumandangkan adzan dan iqomat, pada waktu wirid setelah selesai salat fardlu, dan ketika melihat sesuatu yang luar biasa.

Adapun hikmah membaca kalimat thayyibah Allaahu Akbar adalah selalu mengingat kebesaran Allah, terhindar dari sifat sombong, dan mendapat pahala.

E. METODE PEMBELAJARAN

Uswah, pengamatan, tanya jawab, diskusi.

F. MEDIA, ALAT/BAHAN, SUMBER PEMBELAJARAN 4. Media: kaligrafi, vidio, laptop (alat yg digunakan guru) 5. Alat/Bahan: kertas karton, spidol (alat yg digunakan murid)

6. Sumber Pembelajaran: buku paket, lingkungan alam sekitar, pengalaman siswa.

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Pendahuluan/Kegiatan Awal ( 10 menit)

 Guru mengucapkan salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin doa

 Guru mengabsensi peserta didik sambil menanyakan kabar

 Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan singkat

 Guru mempersiapkan fisik dan psikis peserta dudik melalui senam otak/nyanyi

 Guru menjelaskan tujuan mempelajari materi serta kompetensi yang akan dicapai

 Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan selama proses pembelajaran

 Guru membentuk kelompok diskusi 2. Kegiatan Inti ( 50 menit)

• Mengamati

 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang makna dan manfaat mengucapkan kalimat thayyibah alhamdulillah dan Allahu Akbar

 Peserta didik membaca waktu yang tepat mengucapkan kalimat thayyibah alhamdulillah dan Allahu Akbar

• Eksplorasi/eksperimen

 Peserta didik melalui kelompoknya, berdiskusi tentang lafal mengucapkan kalimat thayyibah alhamdulillah dan Allahu Akbar dan manfaat membacanya

 Masing-masing kelompok menggali makna kalimat thayyibah alhamdulillah dan Allahu Akbar dari sumber lain.

• Mengkomunikasikan

 Secara bergantian, masing-masing kelompok menempelkan hasil peta konsep dilanjutkan dengan mempresentasikan hasil diskusinya.

3. Penutup ( 10 menit):

 Guru mengadakan refleksi hasil pembelajaran

 Guru mengajak peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran

 Guru mengadakan tes

 Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya

 Guru memberikan pesan-pesan moral terkait dengan penanaman KI 1 DAN KI 2

 Guru mengajak berdoa akhir majlis dilanjutkan dengan salam dan berjabat tangan

H. PENILAIAN

1. Tes tulis bentuk uraian

e. Jelaskan makna kalimat thayyibah alhamdulillah dan Allahu Akbar!

f. Jelaskan waktu yang tepat mengucapkan kalimat thayyibah alhamdulillah dan Allahu Akbar!

g. Sebutkan manfaat mengucapkan kalimat thayyibah alhamdulillah dan Allahu Akbar!

Kunci Jawaban:

a. Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah, Allahu Akbar artinya Allah Maha besar

b. Ketika mendapatkan kenikmatan dari Allah swt., ketika terhindar dari musibah, ketika mendengar kabar gembira, setelah selesai melakukan suatu pekerjaan, ketika wirid selesai salat fardlu. Waktu yang tepat untuk mengucapkan kalimat thayyibah Allaahu Akbar adalah: melihat, mendengar, atau merasakan kemahakuasaan Allah swt., teriakan di medan perang, ketika mengumandangkan takbir pada malam takbiran, ketika mengumandangkan adzan dan iqomat, pada waktu wirid setelah selesai salat fardlu, dan ketika melihat sesuatu yang luar biasa.

c. Adapun hikmah membaca kalimat thayyibah Alhamdulillah adalah:

dapat memberatkan timbangan amal kebaikan, lebih banyak mengingat Allah, dan terhindar dari sifat sombong.

Adapun hikmah membaca kalimat thayyibah Allaahu Akbar adalah selalu mengingat kebesaran Allah, terhindar dari sifat sombong, dan mendapat pahala.

Penskoran:

Skor 3 jika jawaban sesuai kunci jawaban

Skor 2 jika jawaban kurang sesuai kunci jawaban Skor 1 jika jawaban tidak tepat/tidak menjawab Nilai = skor perolehan x 4

Skor max

2. Instrumen unjuk kerja melafalkan kalimat hauqolah

Aspek yg

dinilai

skor

4 3 2 1

fasohah Sangat fasih fasih Kurang

fasih

Tidak fasih

kelancaran Sangat lancar Kurang Tidak

lancar lancar lancar keberanian Berani

tampil tanpa ditunjuk

Berani tampil setelah ditunjuk

Berani tampil setelah dipaksa

Tidak berani tampil

3. Lembar penilaian diri sikap spiritual

no pernyataan ya tidak

1 Saya bersyukur karena diberi Allah kesempatan belajar

2 Saya yakin bahwa kekuatan yang ada pada diri manusia adalah memberian Allah 3 Berdoa sebelum dan sesudah melakukan

sesuatu

4 Saya yakin bahwa mengucapkan alhamdulillah dan Allahu Akbar adalah ibadah

5 Saya yakin bahwa mengucapkan alhamdulillah dan Allahu Akbar adalah berpahala

Skor 1 jika jawab ya, skor 0 jika dijawab tidak Nilai = skor perolehan x 4

Skor max

Mataram, 14 November 2017 Mengetahui

Guru mata pelajaran

H. Murad, S.Pd.I NIP.

Kepala Sekolah

Tedd Rusdi, M.Pd.I NIP. 197804051999031004

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah/Madrasah : MIN 2 Kota Mataram Mata Pelajaran : AKIDAH AKHLAK Kelas/Semester : V/2

Materi Pokok : Akhlak yang Baik dalam Hidup Bertetangga dan Bermasyarakat

Alokasi Waktu : 2 Jp A. KOMPETENSI INTI

1. Kompetensi Inti (KI 1):

Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya 2. Kompetensi Inti (KI 2):

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.

3. Kompetensi Inti (KI 3):

Memahami pengetahuan factual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya dirumah, di sekolah dan tempat bermain.

4. Kompetensi Inti (KI 4):

Menyajikan pengetahuan factual dalam bahasa yang jelas dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Kompetensi Dasar Indikator

1.3 menghayati akhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat 2.3 membiasakan akhlak yang baik dalam

bertetangga dan bermasyarakat 3.3 memahami Akhlak yang Baik dalam

Hidup Bertetangga dan

Bermasyarakat

3.3.1 menjelaskan pengertian akhlak yang baik

3.3.2 menyebutkan jenis akhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat 3.3.3 menyebutkan manfaat berakhlak yang

baik dalam bertetangga dan bermasyarakat

4.3 mensimulasikan akhlak yang baik

dalam bertetangga dan

bermasyarakat

4.3.1 melafalkan dalil tentang perintah berakhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat

4.3.2 mensimulasikan akhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

8. Melalui pemberian uswah , peserta didik dapat menujukkan sikap meyakini akhlak yang baik dengan benar

9. Melalui pengamatan dan pemberian contoh, peserta didik dapat menunjukkan kebiasaan berakhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat dalam kehidupan sehari-hari

10. Melalui ceramah dan tanyajawab, peserta didik dapat menjelaskan pengertian akhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat dengan benar.

11. Melalui diskusi kelompok peserta didik dapat menjelaskan jenis/contoh berakhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat dengan percaya diri, baik dan benar

12. Melalui inkuiri (menggali, menemukan, merumuskan) dan resitasi (penugasan), peserta didik dapat/mampu menyebutkan manfaat berakhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat dengan jujur, baik dan benar

13. Melalui Drill, peserta didik dapat melafalkan dalil yang menganjurkan akhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat dengan berani, baik dan benar.

14. Melalui role playing peserta didik dapat mensimulasikan akhlak yang baik dalam bertetangga dan bermasyarakat dengan baik dan benar.

D. MATERI PEMBELAJARAN Adab Bertangga dan Bermasyarakat.

Tetangga adalah orang yang rumahnya berdekatan dengan rumah kita. Dengan tetangga maka kita harus saling menghargai, menghormati, dan tolong- menolong.

Masyarakat adalah kumpulan dari beberapa tetangga. Agar terjadi kehidupan yang harmonis dalam hidup bermasyarakat, maka kita harus menjaga norma yang berlaku di masyarakat. Norma bermasyarakat adalah norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum.

Diantara tata cara dalam kehidupan bermasyarakat adalah: menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat dengan cara rajin bersilaturahmi, memupuk sikap toleransi dengan seluruh anggota masyarakat, tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan permusuhan di kehidupan bermasyarakat, mengikuti kegiatan sosial yang diadakan oleh masyarakat tempat tinggal kita.

E. METODE PEMBELAJARAN

Uswah, pengamatan, ceramah, tanyajawab.

F. MEDIA, ALAT/BAHAN, SUMBER PEMBELAJARAN 7. Media: kaligrafi, video, laptop, LCD