BAB IV PENUTUP
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas mengenai implementasi pendidikan karakter dalam pembinaan akhlakul karimah dirumuskan beberapa saran untuk dijadikan acuan kepada kepada pihak yang terkait sebagai berikut:
5. Kepala sekolah
Penelitian ini diharapkan bisa menjadi gambaran dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam pembinaan akhlakul karimah
6. Guru
Dengan penelitian ini, guru diharapkan menjadi penelitian ini sebagai masukan untuk selalu mengajarkan peserta didik bagaimana mengimplementasikan pendidikan karakter dalam pembinaan akhlakul karimah
7. Peneliti
Diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat lebih mengembangkan terkait implementasi pendidikan karakter dalam pembinaan akhlakul karimah.
70
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Hayyi al-kattienie, Al-Tarbiayah al-khuluqiyah, Jakarta: Gema Insani Press, 2004.
Anggito, Albi dan Johan Setiawan, Metodologi Penelitian Kualitatif. Jawa Barat: CV Jejak, 2018.
Badawi, “Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Akhlak Mulia Sekolah”.
(Seminar Nasional Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan . UMJ). Oktober 2019.
Bainingrum, Wawancara, SDN 43 Ampenan, 16 Mei 2022
Banna, A, “Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak”. Jurnal ilmiah islamic resources”, Vol. 1, Nomor 16, 2019.
Diah, Ratnasari Utami, Membangun Karakter Siswa Pendidikan Dasar Muhammadiyah Melalui Identifikasi Implementasi Pendidikan Karakter di sekolah. Jurnal Profesi Pendidikan Dasar. Vol. 4, Nomer 3, 2015.
Evina Cinda Hendriana, Arnold Jacobs, “Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Melalui Keteladanan dan Pembiasaan”, Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, Vol. 1, Nomor 2, September 2016, hlm. 28-29
Giyono, Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2012.
Gunawan Heri, Pendidikan Karakter, Bandung: Alfabeta, 2014
Gunawan, Imam. Metode Penelitian Kualitatif Teori & Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2015.
Hamid, Said; dkk, Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.
Jakarta: KEMENDIKNAS Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum, 2010, hlm 14-19
Hermawati. Pendidikan Karakter Sehari-hari. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017.
Hilaluddin dan Hengky Wijaya. Analisis Data Kualitatif Sebuah Tinjauan Teori dan Praktik. Makassar: Sekolah Tinggi Jaffray, 2019.
Judiani Sri, “Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Melalui Penguatan Pelaksanaan Kurikulum”, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 16, Edisi khusus III, Oktober 2010, hlm. 286
Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.
Munir Shamsul Amir. Ilmu Akhlak. Jakarta: Hamzah. 2016.
71
Nurhasannah, Wawancara, SDN 43 Ampenan, 16 Mei 2022
Prayitno dan Belferik Manullang. Pendidikan Karakter Dalam Pembangunan Bangsa. Jakarta: Grasindo, 2011.
Ratna Efa Fitri, “Implementasi Pendidikan Karakter melalui Budaya Sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Permata Ummat Trenggalek”, Skripsi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang, Maret 2013.
Rifai Rachmat Lubis. “Historisitas dan Dinamika Pendidikan Karakter di Indonesia”. An-Nahda. Vol. 1, Nomor 2, 2019. Hlm. 73
Rohendi E, “Pendidikan Karakter di Sekolah”. Edu Humaniora jurnal pendidikan Dasar Kampus Cibiru, Vol 1, Nom 3, 2016. Hlm
Rosalin Helga Amazona. “Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Islam Terpadu Hidayatullah Yogyakarta” (Universitas Negeri Yogyakarta, 2016).
Sayuti, Wawancara, SDN 43 Ampenan, 16 Mei 2022
Suci Nur Indriati Sukoco, implementasi pendidikan karakter dalam pembinaan akhlak di SMP Unismuh Makassar“, Skripsi, Universitas Muhammadiyah makassar, Makassar 2019
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta, 2018.
Suharsimi, Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2014.
Sulaiman, Wawancara, SDN 43 Ampenan, 16 Mei 2022
Wibowo Agus, Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Peradaban, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2012.
Zubaidi, Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana, 2012.
72
Lampiran-lampiran
73 Lampiran 1
PEDOMAN WAWANCARA 1. Pedoman wawancara kepala sekolah
No Aspek yang diwawancar
ai
Pertanyaan Respon
1
kurikulum dan program
sekolah
Bagaimana
mengimplementasikan
pendidikan karakter dalam kurikulum dan program sekolah
Bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam program sekolah dalam pembentukan akhlakul karimah?
Bagaimana bentuk program- program sekolah yang mendukung pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah?
2 Budaya sekolah
Bagaimana implementasi pendidikan karakter dalam pembinaan akhlakul karimah melalui budaya sekolah?
Bagaimana bentuk interaksi antar warga sekolah yang mendukung kegiatan pendidikan karakter dalam
74 pembentukan akhlakul karimah?
Bagaimana bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan akhlakul karimah?
Bagaimana kebijakan- kebijakan sekolah yang mendukung pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah?
3 Pengemban gan diri
Bagaimana implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan pengembangan diri?
Bagaimana bentuk kegiatan rutin sekolah yang
mendukung pembentukan akhlakul karimah?
Bagaimana bentuk Kegiatan spontan di sekolah yang mendukung pembentukan akhlakul karimah?
4 Apa saja faktor pendukung dalam kegiatan impelementasi pendidikan karakter disekolah ini?
2. Pedoman wawancara guru No Aspek yang
diwawancar ai
Pertanyaan Respon
1 kurikulum Bagaimana bapak/ibu guru
75 dan
program sekolah
dalam mengimplementasikan pendidikan karakter melalui kurikulum dan program sekolah?
Apakah bapak/ibu guru sudah mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam program sekolah untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik? Dan bagaimana bapak/
ibu guru dalam
mengintegrasikannya?
2 Budaya sekolah
Bagaimana bapak/ibu guru mengimplementasikan pendidikan karakter melalui budaya sekolah
Bagaimana bapak/ibu guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam interaksi antar warga sekolah untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik?
Apakah bapak/ibu guru memiliki kebijakan-kebijakan dalam proses pembelajaran yang mendukung pendidikan karakter untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik?
76 3 Pengemban
gan diri
Bagaimana bapak/ibu guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada kegiatan rutin sekolah untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik?
Bagaimana bapak/ibu guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada kegiatan spontan di sekolah untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik?
4 Apa saja faktor pendukung dalam kegiatan impelementasi pendidikan karakter disekolah ini?
3. Pedoman wawancara peserta didik
No Pertanyaan Respon
1 Bagaimana peserta didik mengikuti kegiatan pendidikan karakter sesuai dengan
kurikulum sekolah di SDN 43 Ampenan?
2 Bagaimana peserta didik mengikuti kegiatan pendidikan karakter dalam kegiatan budaya sekolah di SDN 43 Ampenan?
3 Bagaimana peserta didik mengikuti kegiatan pendidikan karakter dalam kegiatan
pengembangan diri di SDN 43 Ampenan?
4 Apa saja kegiatan di sekolah ini yang adik
77
ketahui sebagai faktor pendukung pendidikan karakter.
78 LAMPIRAN 2
LEMBAR OBSERVASI No Aspek yang
diamati Sub aspek yang diamati Hasil Observasi 1 kurikulum
dan program
sekolah
Pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam semua mata pelajaran dalam pembentukan akhlakul karimah
Program-program sekolah yang mendukung pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah
2 Budaya sekolah
Interaksi antar warga sekolah yang mendukung kegiatan pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah
Kegiatan kurikuler yang mendukung pembentukan akhlakul karimah
Kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan akhlakul karimah
Kebijakan-kebijakan sekolah yang mendukung pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah
3 Pengemban gan diri
Kegiatan rutin sekolah yang mendukung pembentukan akhlakul karimah
Kegiatan spontan di sekolah
79 yang mendukung pembentukan akhlakul karimah
4 Kegiatan-kegiatan disekolah yang mendukung pendidikan karakter
LAMPIRAN 3
DOKUMENTASI KEGIATAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER
Pembelajaran di kelas
Membaca do’a
80 Kegiatan imtaq
Pembacaan Al-Qur’an sebelum belajar
Upacara bendera
81
kegiatan pembersihan
Kebijakan-kebijakan sekolah
82
Visis dan misi sekolah
Peraturan sekolah
83
Kegiatan gotong royong sekolah
84 LAMPIRAN 4
DOKUMENTASI KEGIATAN PENELITIAN
Wawancara dengan bapak Sayuti
Wawancara dengan Pak Sulaiman
85
Wawancara dengan kepala sekolah
Wawancara dengan peserta didik 1
Wawancara dengan peserta didik 2
86
Wawancara dengan peserta didik 3
Wawancara dengan peserta didik 4
87 LAMPIRAN 5
TRANSKRIP WAWANCARA DENGAN KEPALA MADRASAH
No Aspek yang diwawancar
ai
Pertanyaan Respon
1 Dalam kurikulum dan program sekolah
Bagaimana implementasi pendidikan karakter dalam pembinaan akhlakul karimah melalui kurikulum dan program sekolah?
Sekolah kita ini sesuai aturan pemerintah sudah kami berpedoman pada kurikulum 2013 yakni pendidikan yang berbasis karakter. jadinya mau tidak mau semua kegiatan mulai dari program- program sekolah, tingkah laku warga sekolah, proses pembelajaran semuanya berbasis pendidikan karakter.
Semua guru kita harapkan memberikan pendidikan
karakter untuk
pembinaan akhlak anak ini. Jadi pendidikan karakter ini sudah direncanakan dalam perangkat pembelajaran
Bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam mata pelajaran dalam pembentukan akhlakul karimah?
Pengintegrasian nilai-nilai karakter memang harus sudah wajib dilakukan.
Namun untuk
pembelajaran khusus tidak ada hanya saja diselipkan di setiap mata pelajaran. Seorang guru harus bisa memberikan
88
wejangan-wejangan didalam kelas bukan hanya guru agama saja.
Setidaknya seorang guru selain mengajar pelajaran bisa memberikan arahan mana yang benar dan mana yang salah.
Bagaimana bentuk program- program sekolah yang mendukung pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah?
Untuk program
pendidikan karakter disini kita sering adakan imtaq pagi namun semenjak covid 19 sudah kita press imtaq setiap hari jum’at, kegiatan imtaq ini diisi dengan pembacaan al-qur’an, dilanjutkan dengan praktik ibadah shalat dhuha, dan kegiatan
ceramah yang
disampaikan oleh guru- guru disini, selain itu untuk mengganti imtaq setiap harinya setiap kelas diwajibkan untuk membaca al-qur’an 20 menit sebelum belajar, selain itu juga ada kegiatan pembersihan untuk membiasakan anak-anak bersikap bersih.
89 2 Budaya
sekolah
Bagaimana implementasi pendidikan karakter dalam pembinaan akhlakul karimah melalui budaya sekolah di SDN 43 Ampenan?
Setiap sekolah tentu harus membentuk kultur sekolah yang positif.
Budaya sekolah yang kita terapkan disini menyangkut tata tertib yang ada di sekolah ini, budaya salam, kegiatan ekstrakurikuler, wajib mengikuti kegiatan pagi sekolah, wajib membaca Al-Quran
Bagaimana bentuk interaksi antar warga sekolah yang mendukung kegiatan pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah?
Tentunya Kami para
warga sekolah
membentuk kerjasama dalam mendidik anak- anak, guru sebagai teladan kepada siswa di kegiatan setiap harinya.
Memberikan contoh kebiasaan interaksi yang santun kepada peserta didik agar bisa diterapkan seterusnya nanti.
Bagaimana bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan akhlakul karimah?
Kegiatan ekstrakurikuler disini ada pramuka.
Namun belum kami aktifkan lagi insyaAllah akan secepatnya.
Bagaimana kebijakan- kebijakan sekolah yang mendukung pendidikan
Setiap sekolah tentu memiliki kebijakan- kebijakan begitupun
90
karakter dalam pembentukan akhlakul karimah?
disini. Disini terdapat peraturan-peraturan tertulis yang harus ditaati.
Ada juga anak-anak kadang kita berikan hukuman membaca ayat- ayat pendek.
3 Pengemban gan diri
Bagaimana implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan pengembanagan diri di SDN 43 Ampenan?
Pembinaan karakter kita di sekolah dimulai dari pagi, seperti dalam kegiatan apel pagi untuk membangun karakter disiplin, ada kegiatan imtaq setiap hari senin itu dalam membangun karakter religius, imtaq paginya diisi dengan kegiatan sholat dhuha, ceramah, membaca al- qur’an dan berdo’a, selain itu ada pembacaan al- qur’an di dalam kelas sebelum memulai pembelajaran, kegiatan gotong royong rutin setiap hari sabtu, kegiatan ekstrakulikuler seperti pramuka dan pidato itu karakternya percaya diri
kemudian dalam
kegiatan-kegiatan program sekolah lainnya
91
Bagaimana bentuk kegiatan rutin sekolah yang
mendukung pembentukan akhlakul karimah?
Mulai belajar jam 08.00 Pembacaan ayat-ayat al qur'an,
Saling mengucapkan salam, upacara bendera, gotong royong sekolah, berdoa sebelum dan sesudah belajar.
Bagaimana bentuk Kegiatan spontan di sekolah yang mendukung pembentukan akhlakul karimah?
Memberikan hukuman ketika melanggar aturan sekolah, berperilaku tidak baik, dan tidak disiplin tentunya. Siswa siswi juga harus dipantau setiap harinya ketika melakukan pembersihan ataupun ketika diberikan perintah 4 Apakah faktor pendukung dalam
implementasi pendidikan karakter di sekolah?
Adanya koordinasi yang baik antar sekolah, keluarga dan masyarakat dalam penerapan pendidikan karakter, adanya dukungan dari berbagai pihak dalam segala kegiatan pendidikan karakter, adanya kesadaran diri dari peserta didik, adanya bimbingan diri, adanya sarana dan prasarana yang memadai, guru
bekerja dengan
kompetensinya
92 LAMPIRAN 6
TRANSKRIP WAWANCARA DENGAN GURU No Aspek yang
diwawancar ai
Pertanyaan Respon
1 Dalam
kurikulum dan program
sekolah
Apakah bapak/ibu guru sudah mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam mata pelajaran untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik? Dan bagaimana bapak/ ibu guru dalam mengintegrasikannya?
Guru wali kelas pak sulaiman: pendidikan karakter di kelas insyaAllah selalu terlaksana atau kami ajarkan misalnya dengan memberikan petikan hikmah dari apa yang dipelajari.
Pak Sayuti wali kelas
dan pembina
ekstrakurikuler: Dalam membimbing anak-anak atau membentuk karakter tentunya itu adalah tugas wajibnya seorang guru.
kadang anak-anak juga lebih mendengarkan apa yang dikatakan seorang guru dari pada orang tuanya. Untuk itu sebagai guru kita yang terlebih dahulu membina diri agar bisa menjadi tauladan yang baik untuk peserta didik, ya begitu juga disini
93
pastinya selalu diusahakan seperti itu bukan hanya bisa mengajar mata pelajaran tapi juga menjadi contoh perilaku untuk peserta didik.
Pengintegrasian nilai-nilai karakter seperti kejujuran, relgius, disiplin dan nilai-nilai yang lain jadi kita membuat perangkat RPP dan silabus memang kita masukkan point-point itu, dan penilaiannya itu bukan hanya di kelas tapi dalam lingkungan sekolah, perencanaan pembelajaran kita kan, memang berbasis untuk akhlak dan karakter.
2 Budaya sekolah
Bagaimana bapak/ibu guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam interaksi antar warga sekolah untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik?
Pak Sulaiman guru wali kelas:
Budaya sekolah atau bisa kita bilang dengan kebiasaan tentunya yang paling berpengaruh dalam pembentukan karakter peserta didik, contoh kecilnya disini kita bangun dalam kebiasaan interaksi antar
94
warga sekolah disini.
Guru sebisa mungkin menjaga tingkah lakunya dalam berinteraksi agar menjadi teladan bagi peserta didik
Pak Sayuti wali kelas
dan pembina
ekstrakurikuler: Anak disini dibiasakan ketika
berbuat yang
menyeleweng kita beri tahu dengan baik-baik.
Dan kadang kalo kita berikan pilihan hukuman antara menghafal ayat pendek atau hukuman fisik mereka lebih memilih untuk dihukum secara fisik tetapi kita malah ambil hukuman yang tidak dipilih yaitu membaca ayat pendek atau kadang membaca sholawat.
Apakah bapak/ibu guru memiliki kebijakan-kebijakan dalam proses pembelajaran yang mendukung pendidikan karakter untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik?
Pak sulaiman wali kelas : anak-anak kita ini selalu kita pantau setiap saat.
Setiap guru mempunyai kebijakan sendiri seperti kita melarang anak ribut ketika belajar itu sudah spontan kita lakukan.
95
Pak Sayuti: disekolah ini sudah ada peraturan atau tata tertibnya. Disana sudah terpampang nah dan kita sebagai guru tugas kita
mensosialisasikannya.
3 Pengemban gan diri
Bagaimana bapak/ibu guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada kegiatan rutin sekolah untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik?
Ibu bainingrum guru agama: Dalam kegiatan sehari-hari anak disini tetap kami pantau.
Misalnya dalam
melakukan kegiatan sehari-hari, jika ada anak- anak yang menyimpang kami akan tegur dan berikan peringatan, namun jika masih begitu saja akan kami beri sanksi.
Bagaimana bapak/ibu guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada kegiatan spontan di sekolah untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik?
Pak Sayuti: kita selalu memantau anak-anak setiap hari, kalo ada yang salah langsung kita tegur, berikan peringatan, dan kalo tidak jera diberikan hukuman.
Pak Sulaiman: disini sudah ada jadwal guru piket setiap hari. Jadinya petugas piket tugasnya memantau peserta didik setiap hari. Seperti jika
96
ada yang berantem dan membuang sampah sembarangan, dan lain sebagainya.
4 Apakah faktor-faktor pendukung dalam implementasi pendidikan karakter di sekolah?
Pak Sayuti: Dalam mendukung
terlaksananya pendidikan karakter dimulai dari atas terlebih dahulu yaitu kepala sekolah yakni bagaimana kepala sekolah mengelola sistem monitoring evaluasi pada program guru, serta menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif Pak Sulaiman: Dengan adanya peraturan- peraturan sekolah yang terlaksana dengan baik akan menjadi salah faktor pendukung dalam pengimpelementasian pendidikan karakter, selain itu juga dengan ketegasan seorang guru dalam mendidik peserta didik, dan dengan adanya pula dukungan atau kerja sama yang baik dengan orang tua peserta didik Ibu Bainingrum: Dalam pembinaan akhlak guru-
97
giri disini sebisa mungkin bisa memberikan contoh- contoh yang posiif bagi peserta didik. Seperti misalnya disini dari hal kecil cara berpakain guru menggunakan pakaian yang sopan, tidak memakai sandal ketika mengajar, tidak diperbolehkan merokok di dalam kelas, intinya yang bisa menjadi teladan bagi peserta didik
98 LAMPIRAN 7
TRANSKRIP WAWANCARA DENGAN PESERTA DIDIK
No Pertanyaan Respon
1 Bagaimana peserta didik mengikuti kegiatan pendidikan karakter sesuai dengan
kurikulum sekolah di SDN 43 Ampenan?
Putri: dikelas ibu guru atau bapak guru sering menasehati kita Lailatun : dikelas kalo kita tidak mengerjakan PR ibu guru
menghukum kita.
2 Bagaimana peserta didik mengikuti kegiatan pendidikan karakter dalam kegiatan budaya sekolah di SDN 43 Ampenan?
Aprilia: kita setiap hari jum’at membaca al-qur’an dan
mendengarkan ceramah dari bapak guru, sholat dhuha, sebelum belajar kita membaca surat al- baqarah, dan kalo pulang sekolah kita berdoa dulu disuruh ibu dan bapak guru.
lalu kita memberikan salam sama guru.
99
3 Bagaimana peserta didik mengikuti kegiatan pendidikan karakter dalam kegiatan
pengembangan diri di SDN 43 Ampenan?
Maemunah: dikelas kami membersihkan kelas secara bergiliran dibuatkan jadwal sama ibu guru, kalo ada anak-anak cowok berantem dimarah sama pak guru terus dihukum.
Ada teman kita cowok sering dia berkata kotor, telat juga sering dihukum sama pak guru.
100 LAMPIRAN 8
HASIL OBSERVASI
No Aspek yang
diamati Sub aspek yang diamati Hasil Observasi
1 Dalam
kurikulum dan program
sekolah
Pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam semua mata pelajaran dalam pembentukan akhlakul karimah
pembelajaran dikelas semua guru mata pelajaran menyelipkan pendidikan karakter dalam RPP. Guru datang
ke kelas lalu
mengucapkan salam ke seluruh peserta didik, lalu dilanjutkan dengan mengajak peserta didik berdo’a sebelum belajar
sebagai bentuk
penanaman nilai karakter religius, guru mengecek kehadiran peserta didik, kelengkapan belajar sebagai penanaman karakter disiplin, selanjutnya Guru melarang peserta didik menyontek dalam mengerjakan tugas sebagai penanaman karakter jujur, pada proses pembelajaran juga
101
guru membagai siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas untuk penanaman karakter toleransi, dan memberikan tugas kepada peserta didik.
Penyampain materi pembelajaran dengan menggunakan buku pembelajaran tematik sesuai dengan pedoman kurikulum 2013
Program-program sekolah yang mendukung pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah
Imtaq, pembacaan al- qur’an, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan pembersihan.
2 Budaya
sekolah Interaksi antar warga sekolah yang mendukung kegiatan pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah
mengucapkan salam ketika bertegur sapa, salam berjabat tengan dengan guru, berinteraksi dengan baik dan santun
Kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan akhlakul karimah
Pramuka
Kebijakan-kebijakan sekolah yang mendukung pendidikan karakter dalam pembentukan akhlakul karimah
Terdapat tata tertib dan beberapa peraturan sekolah
3 Pengemban gan diri
Kegiatan rutin sekolah yang mendukung pembentukan akhlakul karimah
Imtaq setiap hari jum’at Pembacaan ayat-ayat pendek 20 menit sebelum
102
memulai belajar
Upacara bendera setiap hari senin
Kegiatan pembersihan lingkungan sekolah setiap hari sabtu
Berdoa sebelum dan sesudah belajar
Mengucapkan salam Kegiatan praktik ibadah
Kegiatan spontan di sekolah yang mendukung
pembentukan akhlakul karimah
Memberikan teguran dan arahan kepada peserta didik ketika membuang sampah sembarangan Memantau peserta didik ketika melakukan kegiatan pembersihan Menegur dan menasehati siswa yang berperilaku tidak baik seperti berkata kotor, saling berkelahi.
Diberikan hukuman dengan membaca ayat- ayat pendek.
Menegur siswa yang tidak disiplin
4 Faktor pendukung pendidikan karakter faktor pendukung yang dilakukan dalam mengimplementasikan pendidikan karakter terlihat ketika seluruh komponen sekolah selalu
103
berkerjasama dalam kegiatan sekolah seperti membagi tugas dalam menertibkan peserta didik dan sejalan dalam memberikan arahan kepada peserta didik.
Selain itu juga dengan adanya beberapa peraturan atau tata tertib yang ada di sekolah secara umum dan ada pula beberapa peraturan kelas yang dibuat secara kesepakatan antar guru wali kelas dan peserta didik
104 Lampiran 9
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SDN 43 Ampena
Kelas / Semester : 1/2
Tema : Benda, Hewan, dan Tanaman diSekitarku (Tema 7)
Sub Tema : Benda Hidup dan Tak Hidup di Sekitar Kita (Sub Tema 1)
Muatan Terpadu : Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn Pembelajaran ke : 6
Alokasi waktu : 1 hari
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah mengamati contoh, siswa dapat menuliskan simbol sila keempat Pancasila dengan benar.
2. Setelah mengamati contoh, siswa dapat menggambar simbol sila kelima Pancasila dengan cara menebalkan garis dengan benar.
3. Setelah membaca, siswa dapat menunjukkan kosa kata tentang ciri-ciri benda hidup dengan tepat .
4. Setelah mengamati teks, siswa dapat menggunakan kosa kata tentang ciri-ciri benda hidup secara tertulis dengan tepat.
5. Melalui kegiatan permainan, siswa dapat menentukan nilai tempat (satuan dan puluhan) bilangan terdiri dari dua angka dengan bantuan benda konkret dengan benar.
6. Melalui kegiatan permainan, siswa dapat menuliskan bilangan terdiri dari dua angka sesuai nilai tempat dengan benar.
105 B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi kegiatan Alokasi waktu
Orientasi/
Apersepsi/Motiv asi
Kelas dibuka dengan,salam, menanyakan kabar, mengeceke kehadiran.
Menyanyikan salah satu lagu wajib nasionasl
Mengulas seikit materi yang sudah disampaikan hari sebelumnya
10 menit
Kegiatan Ayo Berlatih 150
Inti 1. Siswa mengamati gambar putus-putus Menit yang merupakan simbol sila ke-4
Pancasila.
2. Siswa menghubungkan garis pada gambar Tersebut sehingga membentuk gambar kepala banteng sebagai simbol sila keempat Pancasila.
3. Siswa mewarnai gambar sesuai dengan simbol sila ke-4 Pancasila.
4. Siswa menuliskan bunyi sila ke-4
Pancasila.
5. Siswa tampil ke depan kelas untuk menunjukkan hasil gambar sambil mengucapkan bunyi sila ke-4 Pancasila.
(Creativity and Innovation)
Ayo Berlatih
1. Siswa menjawab pertanyaan guru