• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sasaran Prioritas Nasional

Dalam dokumen RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2021 (Halaman 167-171)

REFUBLIK INDONESIA

4.1.4.2. Sasaran Prioritas Nasional

Pada

tahun

2021

,

sasaran

yang akan diwujudkan

dalam rangka memperkuat revolusi mental dan pembangunan kebudayaan dapat dilihat pada Tabel 4.15.

4.L.4.3.

Program

Prioritas

Memperhatikan permasalahan

dan

tantangan tersebut, pencapaian sasaran PN Revolusi Mental

dan

Pembangunan Kebudayaan

dilakukan

melalui empat PP,

yaitu (1)

Revolusi Mental dan Pembinaan Ideologi Pancasila

untuk

Memperkukuh Ketahanan Budaya Bangsa

dan Membentuk Mentalitas Bangsa yang Maju, Modern, dan

Berkaralter;

(2) Meningkatkan Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan

untuk

Memperkuat Karakter dan Memperteguh

Jati Diri

Bangsa, Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat, dan Mempengaruhi

Arah

Perkembangan Peradaban

Dunia; (3) Memperkuat Moderasi

Beragama

untuk

Mengukuhkan Toleransi,

Kerukunan dan Harmoni

Sosial;

dan

(4) Peningkatan Budaya

Tabel 4.15

Sasaran, Indikator, dan Target

PN 4 Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan

No Sasaran/Indikator 2019

(baseline)

Target

2020 2021 2024 1. Menguatnya revolusi mental dan pembinaan ideologi Pancasila untuk memantapkan

ketahanan budaya

1.1. Indeks Capaian Revolusi Mental

(nilai) 68,30* 69,57 70,78 74,29

2. Meningkatnya pemajuan kebudayaan untuk meningkatkan peran kebudayaan dalam pembangunan

2.1. Indeks Pembangunan Kebudayaan

(nilai) 55,23* 56,72 58,21 62,70

3. Meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat dan daya rekat sosial 3.1. Indeks Pembangunan Masyarakat

(nilai) 0,61

(2018) 0,62 0,63 0,65

4. Menguatnya moderasi beragama untuk mewujudkan kerukunan umat dan membangun harmoni sosial dalam kehidupan masyarakat

4.1. Indeks Kerukunan Umat Beragama

(nilai) 73,83 74,20 74,60 75,80

5. Meningkatnya ketahanan keluarga untuk memperkukuh karakter bangsa 5.1. Indeks Pembangunan Keluarga

(nilai) 53,57

(2018) 53,57 55,00 61,00 5.2. Median Usia Kawin Pertama

Perempuan (tahun) 21,80

(2017) 21,90 22,00 22,10 6. Meningkatnya budaya literasi untuk mewujudkan masyarakat berpengatahuan,

inovatif, dan kreatif

6.1. Nilai Budaya Literasi (nilai) 57,70* 60,37 63,03 71,04 Sumber: Bappenas, Kemenko PMK, Kemendikbud, Kemenag, BKKBN, BPS, 2019

Keterangan: *) Angka proyeksi berdasarkan baseline tahun 2018

PRESIDEN

REPUEUK INDONESIA

-

1v.62

-

Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Bagi

Terwujudnya Masyarakat Berpengetahuan dan Berkarakter, sebagaimana disajikan pada Gambar

4.32.

Adapun sasaran,

indikator,

dan

target

PP pada PN Revolusi Mental

dan

Pembangunan Kebudayaan

dapat dilihat

pada Tabel 4.16.

Gambar 4.32

Kerangka PN 4 Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan

Sumber: Kementerian PPN/Bappenas (diolah), 2020

Tabel 4.16

Sasaran, Indikator, dan Target PP dari

PN 4 Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan

No. Sasaran/Indikator 2019

(baseline)

Target

2020 2021 2024 PP 1. Revolusi Mental dan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Memperkukuh Ketahanan

Budaya Bangsa dan Membentuk Mentalitas Bangsa yang Maju, Modern, dan Berkarakter Terwujudnya Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Bersatu

1.1. Nilai Dimensi Gerakan Indonesia Melayani (nilai) 78,98* 79,06 79,14 79,38 1.2. Nilai Dimensi Gerakan Indonesia Bersih (nilai) 68,98* 69,97 70,96 73,95 1.3. Nilai Dimensi Gerakan Indonesia Tertib (nilai) 76,42* 76,96 77,34 78,08 1.4. Nilai Dimensi Gerakan Indonesia Mandiri (nilai) 50,08* 53,46 56,70 66,39 1.5. Nilai Dimensi Gerakan Indonesia Bersatu (nilai) 67,03* 68,40 69,74 73,65

PRESIDEN

REPUBUK

INDONESTA

-

rv.63

-

Sebagai upaya memulihkan dampak pandemi COVID-19, kegiatan-kegiatan penting yang akan dilakukan antara

lain

(1) bantuan sosial bagi para seniman dan pegiat budaya

untuk melakukan kegiatan

kebudayaan;

(2) bantuan

penyelenggaraan

festival budaya

bagi daerah; (3)

bantuan

pengembangan desa pemajuan kebudayaan; (4) penguatan pusat- pusat perubahan Gerakan Nasional Revolusi Mental

untuk

kembali membangun optimisme dan semangat kebangsaan; (5) pelaksanaan dialog internal dan antarumat beragama, serta bimbingan-pen5ruluhan

praktik

peribadatan

di musim wabah; (6)

pengembangan dana sosial keagamaan dan pemberdayaan ekonomi

umat;

(7) pembangunan sarana prasar€rna layanan keagamaan: balai

nikah,

manasik

haji,

dan asrarna

haji;

(8) penguatan kapasitas keluarga dalam memberikan pengasuhan

dan

pendampingan kepada

anak dan

remaja melalui penyiapan kehidupan berkeluarga, peningkatan kecakapan hidup, serta penguatan

No. Sasaran/Indikator 2019

(baseline)

Target

2020 2021 2024 Meningkatnya peran dan ketahanan keluarga dalam rangka pembentukan karakter

1.6. Indeks Kerentanan Keluarga (nilai) 12,29 12,00 11,5 10,00 1.7. Indeks Karakter Remaja (nilai) n/a 67,92 68,42 69,92 PP 2. Meningkatkan Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan untuk Memperkuat Karakter dan

Memperteguh Jati Diri Bangsa, Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat, dan Mempengaruhi Arah Perkembangan Peradaban Dunia

Terbangunnya ekosistem kebudayaan untuk mendukung pemajuan kebudayaan

2.1. Nilai Dimensi Warisan Budaya (nilai) 43,86* 46,61 49,36 57,60 2.2. Nilai Dimensi Ekspresi Budaya (nilai) 36,97* 37,38 37,79 39,01 2.3. Nilai Dimensi Ekonomi Budaya (nilai) 33,79* 37,03 40,28 50,00 PP 3. Memperkuat Moderasi Beragama untuk Mengukuhkan Toleransi, Kerukunan dan

Harmoni Sosial

Menguatnya pemahaman dan pengamalan nilai ajaran agama yang toleran, inklusif, dan moderat di kalangan umat beragama

3.1. Indeks Kepuasan Layanan Ibadah Haji (nilai) 85,91 85,95 85,96 86,00 3.2. Indeks Kepuasan Layanan KUA (nilai) 77, 28 80,00 81,00 84,00 PP 4. Peningkatan Budaya Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Bagi Terwujudnya Masyarakat

Berpengetahuan dan Berkarakter

Meningkatnya akses dan kualitas infrastruktur literasi untuk mewujudkan masyarakat berpengetahuan, inovatif, dan kreatif

4.1. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (nilai) 10,12 11,00 12 15,00 Sumber: Bappenas, Kemenko PMK, Kemendikbud, Kemenag, Perpusnas, BKKBN, BPS, 2019

Keterangan: *) Angka proyeksi berdasarkan baseline tahun 2018

PRESIDEN

REPUEUK INDONESIA

-

tv.64

-

perlindungan kepada

lansia, dalam bentuk komunikasi, informasi, dan

edukasi yang berperspektif gender;

dan (9)

pengembangan layanan

literasi informasi terapan untuk

kesejahteraan.

4.1.4.4.

Proyek

Prioritas

Strategis/ Major ProJect

Prioritas

Nasional Revolusi

Mental dan

Pembangunan Kebudayaan

tidak memiliki

MP.

Namun demikian PN Revolusi Mental dan

Pembangunan Kebudayaan mendukung beberapa MP

yaitu

(1) MP Percepatan Penurunan Kematian

Ibu dan

Stunting, (2) MP 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, (3) MP Wilayah

Adat

Papua,

dan

(4) MP Pendidikan dan Pelatihan Vokasi

untuk Industri

4.0, sebagaimana disajikan pada Gambar 4.33.

Sebagai

contoh dalam rangka mendukung MP

1O

Destinasi

Pariwisata

Prioritas,

PN

Revolusi Mental dan

Pembangunan Kebudayaan,

PP Meningkatkan Pemajuan

dan

Pelestarian Kebudayaan melaksanakan beberapa proyek prioritas, antara

lain

(i)

penyelenggaraan festival budaya daerah secara sinergi

dan holistik

melalui platform Indonesiana

di

20 lokasi; (2) pengembangan desa pemajuan kebudayaan

untuk

mendorong

Gambar 4.33

Dukungan PN 4 Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan terhadap Pelaksanaan Major Project

Sumber: Kementerian PPN/Bappenas (diolah), 2020

PRESIDEN

REPUEUK INDONESIA

-

tv.55

-

(3) penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional sebagai pagelaran karya budaya bangsa yang

dilahirkan dari

ajang kompetisi

dan

edukasi secara berjenjang

dan

berkelanjutan.

Sebagai

upaya

percepatan pembangunan pascapandemi COVID-19, pelaksanaan PP

Meningkatkan Pemajuan

dan

Pelestarian Kebudayaan difokuskan pada daerah destinasi pariwisata yang terdampak pandemi COVID-19.

4.1.4.5.

Kerangka Regulasi

Regulasi

yang diperlukan untuk mendukung PN

Revolusi

Mental dan

Pembangunan Kebudayaan yakni penyelesaian seluruh Rancangan Peraturan Pemerintah sebagai aturan pelaksana sebagaimana dimandatkan dalam UU

No.13l2ol8

tentang Serah Simpan Karya

Cetak dan Karya Rekam.

Rancangan

Peraturan

Pemerintah

ini untuk

memperkuat pelaksanaan serah simpan

karya

cetak

dan karya rekam

sebagai

hasil

budaya bangsa

dalam rangka menunjang pembangunan melalui pendidikan, penelitian,

dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

4.1.4.6.

Kerangka Kelembagaan

Kebutuhan

kelembagaan

untuk mendukung

pelaksanaan

PN Revolusi Mental

dan Pembangunan Kebudayaan

yakni pembentukan lembaga pengelola dana

perwalian

kebudayaan. Lembaga

tersebut

melaksanakan

tugas dan fungsi

pengembangan dan pemanfaatan dana perwalian kebudayaan

untuk

mendukung pemajuan kebudayaan.

Dalam dokumen RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2021 (Halaman 167-171)