• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUPPLIER ONLINE

Dalam dokumen 99 LANGKAH SUKSES BERBISNIS E-COMMERCE (Halaman 64-80)

melihat, sejumlah teman orang tua dan saudara sempat berniat menelantarkannya.

Itu hal yang paling mungkin dilakukan, melihat latar belakang keluarganya yang hidup sederhana dengan penghasilan US$300 atau Rp4 juta setiap bulannya. Namun, menelantarkan darah dagingnya sendiri jauh dari benak orang tuanya saat itu. Mereka malah kemudian membesarkannya dalam lingkungan positif dan penuh kasih sayang.

"Mereka orang paling yang kukenal," kata Bolla. Jerih payah orang tua Bolla tidak sia-sia, ia kini menjabat sebagai CEO Bollant Industries. Perusahaan berlokasi di Hyderabad, yang mempekerjakan staf dengan keterbatasan fisik untuk membuat pengemasan yang bersifat ramah lingkungan dari daun dan kertas daur ulang.

Perusahaan itu kini miliki empat pabrik di tiga negara bagian India

-- Andhra Pradesh, Telangana dan Karnataka. (www.liputan6.com)

Salah satu rahasia kesuksesan bisnis adalah memberi harga yang sesuai bagi produk. Berikan harga yang tepat, maka hal itu bisa meningkatkan penjualan.

Sekali saja menjalankan strategi yang salah, maka akan muncul banyak masalah yang menghambat bisnis. “Bisa jadi ini hal tersulit untuk dilakukan,” ujar Charles Totoy, profesor asosiasi ilmu manajemen di George Washington University. “Menentukan harga adalah perpaduan seni dan sains.” Ada beragam jenis strategi penentuan harga dalam bisnis. Pada akhirnya idak ada formula pasi, melainkan hanya mendekai. Semua tergantung banyak faktor yang perlu diperimbangkan, mencakup target konsumen, perbandingan dengan pesaing, hingga memahami hubungan antara kualitas dan harga.

Pebisnis bidang retail seperi online shop bisa

menyamakan harga penjualan dengan harga pasaran.

Sementara pebisnis bidang industri kreaif yang menciptakan produknya sendiri seperi jenis

kerajinan, bisa memasang harga sesuai dengan biaya produksi dan harga kreaivitasnya. Penjual barang-barang anik pun bisa menentukan harga berdasar keunikan dan kelangkaan barang. Faktanya, idak sesimpel itu.

Seiap hari, para pebisnis online harus bergelut dan

Menentukan Harga

BAB 13

99 Langkah Sukses Berbisnis E-Commerce

bersaing dengan begitu banyak pesaing. Semua menawarkan harga yang menarik untuk dilirik.

Ada 5 takik yang dapat dicoba dalam strategi menentukan harga:

1. Charm pricing

Sesuai namanya, penentuan harga ini didasarkan atas tampilannya yang menarik. Jangan pernah meremehkan kekuatan psikologi.

Sebuah studi menyatakan, produk dengan harga yang diakhiri dengan angka 9 terjual 24% lebih banyak dibanding produk yang harganya diakhiri angka nol. Hal ini idak sekadar disebabkan oleh harga yang terlihat lebih murah. Para ilmuwan MIT pernah melakukan riset dengan eksperimen penentuan harga. Mereka menjual iga pakaian yang sama persis dengan harga berbeda, masing-masing 39 dolar, 30 dolar, dan 44 dolar. Hasilnya, pakaian dengan harga 39 dolar paling banyak terjual. Pikiran manusia sudah terkondisikan untuk menyederhanakan angka dan fokus pada angka pertama di tag harga. Harga produk 399 dolar secara otomais akan idenik dengan harga 300 dolar, walau sebenarnya lebih dekat ke 400 dolar.

2. Prestige pricing

Pernahkah kamu merasa membayar terlalu mahal untuk suatu produk tapi merasa idak keberatan membayar inggi untuk produk lain? Ini disebabkan oleh pengaruh nilai suatu produk.

Pikiran manusia sering membuat mereka yakin bahwa suatu produk akan membawa kesenangan lebih banyak jika harganya mahal. Penentuan harga berdasar presise adalah salah satu cara di mana kita bisa meningkatkan nilai penerimaan suatu produk.

Ingat, strategi ini hanya bisa dilakukan terhadap produk-produk yang unik. Jika kamu menjual produk generik yang sama dengan begitu banyak yang dijual pesaing, maka strategi ini idak berlaku.

Kunci dari harga yang presise adalah paduan harga inggi dengan tampilan produk yang memukau, branding, didukung review pelanggan. Emosi pelanggan perlu dilibatkan agar mereka dapat menerima harga yang lebih inggi. Kickstarter sukses dengan strategi ini melalui produk lampunya seharga 59 dolar. Harga presise juga bisa diberlakukan dengan menambahkan nilai lebih dalam pelayanan, seperi “Jaminan 12 bulan uang kembali” atau

“Layanan servis 24 jam 7 hari seminggu”.

3. Price anchoring

Baning harga, demikian isilah yang tepat untuk menggambarkan strategi ini. “Hari ini saja, dari Rp500.000 menjadi Rp200.000!

Cepat, jangan sampai kehabisan!”. Model bisnis inilah yang dijalankan di Groupon Goods dan meraup kesukesan 100%. Ada desakan untuk segera membeli barang-barang, sebab waktunya ditentukan dalam tempo sangat singkat. Pembelanja termakan oleh rayuan “baning harga”, sampai idak sempat membandingkan harga dengan online shop lain. Padahal bisa jadi harganya hanya beda ipis atau sama saja.

4. Math pricing

Kalau kamu orang yang menyukai angka-angka, sesekali tentukan harga produk dengan cara matemaika klasik. Cara paling sederhana adalah temukan berapa biaya produksi, ditambah biaya

pengemasan, pengiriman ke pelanggan, dan tambahkan margin proit. Jika barang itu barang generik yang juga dijual para kompeitor, tambahkan margin proit 20%. Tapi jika barang itu hasil produksi sendiri, tambahkan margin proit 50%.

Sebagai contoh, Bob menjual USB lash kapasitas 32GB. Dia membelinya secara borongan seharga 5 dolar per unit.

Ditambah biaya pengiriman dari supplier ke Bob sebesar 5,9 dolar. Dia butuh biaya pengemasan 50 sen. Biaya pengiriman ke pelanggan sebesar 1,90 dolar. Total biaya adalah 8,30 dolar, ditambah 20% menjadi 9,96 dolar.

5. Keunggulan kompetitif

Dalam berbelanja, orang dengan mudah keluar masuk toko untuk membandingkan harga. Lebih mudah lagi, di era belanja online, di mana orang cukup hanya mengklik beberapa online shop untuk mengetahui harga-harga. Atau buka saja Google Shopping, di mana semua produk bisa diketahui spesiikasi dan harganya.

Menentukan harga berdasar “keluar masuk toko” lalu mengambil keputusan harga paling rendah. Berusaha mencari harga yang sekiranya paling menarik bagi konsumen. Apakah itu bijak? Coba untuk berpikir sebagai konsumen. Keika membeli suatu produk, apakah kita hanya memperimbangkan harga saja? Betulkah kita selalu mencari yang termurah? Bagaimana dengan kualitas layanannya? Sebuah online shop bisa saja memberi harga paling murah, tapi pengiriman barangnya bisa makan waktu beberapa hari, dalam kemasan yang kurang menarik. Sementara online shop lain yang hanya terpaut beberapa ribu rupiah saja bisa mengirimnya dalam sehari, dengan kemasan yang lebih baik. Mana yang kamu pilih? Persaingan bisnis selalu melahirkan pihak yang lebih unggul dari yang lain, termasuk dari sisi harga. Tapi perlu diperimbangkan lagi, apakah dengan memberi harga termurah dapat menjadi jaminan bahwa kamu akan unggul? Ada banyak faktor yang membuat sebuah online shop laku keras, dan bukan cuma harga.

Harga yang Dinamis

Sadarkah kamu, beberapa online shop sering kali mengubah-ubah harga produk? Inilah yang disebut sebagai harga dinamis atau dynamic pricing , yaitu strategi penentuan harga yang berubah sesuai dengan permintaan dan ketersediaan. Cara ini memungkinkan penjual menaikkan dan menurunkan harga secara fleksibel demi mendapatkan keuntungan. Biasanya mereka menggunakan softw are khusus untuk memindai informasi dari online marketplace besar seperti Amazon setiap 10 menit, demi mengetahui harga, ketersediaan barang, dan penjualan. Amazon sendiri menggunakan strategi serupa, dengan mengubah harga sejumlah produknya, rata-rata 10 menit setiap hari. Hasilnya? Perusahaan itu mengalami peningkatan penjualan 27,2% dari 2012 ke 2013. Walmart dan Best Buy pun melakukan strategi serupa.

Bagaimana menentukan taktik harga dinamis ini? Berikut beberapa di antaranya:

1. Harga yang tersegmen

Taktik menaikkan harga dengan menaw arkan layanan premium untuk segmen khusus. Misalnya, menyediakan produk edisi terbatas, dengan kemasan spesial, dan layanan yang berbeda dengan layanan kebanyakan.

2. Harga puncak

Penjual mengambil keuntungan dengan menaikkan harga ketika terjadi

permintaan yang besar. Suatu produk dalam jumlah terbatas di

pasaran diminati oleh banyak orang, sehingga produk tetap akan

laku w alau harganya dinaikkan. Taktik ini bisa dipakai dalam momen khusus, seperti ketika suatu klub sepak bola bertanding, sehingga orang berlomba mendapatkan pernak-pernik orisinal yang langka di pasaran.

3. Harga berbasis waktu

Cara ini sudah banyak dipakai sejumlah vendor. Ketika Xbox 360 baru dirilis, harganya 399 dolar. Namun begitu Xbox One yang lebih canggih muncul, harga Xbox 360 diturunkan menjadi 299 dolar.

4. Harga penetrasi

Mencoba memperkenalkan produk baru tapi belum yakin konsumen bisa menerimanya? Penjual bisa memasang harga serendah mungkin agar konsumen tertarik untuk membelinya. Setelah produk itu populer, penjual dapat menaikkan harganya perlahan-lahan.

Semakin sengit kompetisi bisnis e-commerce , membuat para pemilik online shop semakin rajin memonitor kompetitornya.

Intinya, bagaimana membuat para pembelanja membanjiri online shop kita bukan saja karena harganya yang menarik, melainkan juga karena mereka benar-benar percaya bahw a produk dan layanan kita memang unggul.

Harga yang dinamis Harga

Bersegmen

Harga Puncak

Harga Berbasis

Waktu

Harga

Penetrasi

Konten dalam bentuk tulisan sudah siap. Kini inggal memutuskan, plaform bisnis online apa yang tepat untuk dijadikan media berbisnis. Banyak orang yang tanpa disadari sudah menjalankan bisnis online secara tak sengaja. Misalnya menawarkan jasa atau produk melalui pesan instan WhatsApp, Line, atau BlackBerry Messenger. Banyak pula yang sukses menggolkan transaksi melalui Facebook atau Twiter. Tidak sedikit orang yang melakukan jual beli jasa atau produk di forum-forum online seperi Kaskus. Semua akivitas itu tetap tergolong bisnis online, walau sifatnya idak intens. Apabila ditekuni secara serius, bisa lebih berkembang lagi.

Pesan instan maupun media sosial sebenarnya hanya sebagian dari itur penunjang dalam bisnis online.

Ada 4 plaform web bisnis online:

1.Web/blog personal

Plaform ini berupa web atau blog yang kita bangun sendiri.

Web seperi ini sangat pas bagi pebisnis online bidang jasa dan manufaktur. Sebab mereka bisa melakukan personalisasi secara opimal, sesuai dengan bidang bisnisnya. Web jenis ini hanya menampilkan produk atau jasa milik satu pihak, bisa perusahaan atau individu. Tidak ada produk lain yang akan muncul di web ini, kecuali sudah bekerja sama dalam bentuk sponsorhip atau iklan.

Sekarang nyaris semua organisasi, perusahaan, atau individu yang

Memilih Web Bisnis Online

BAB 14

99 Langkah Sukses Berbisnis E-Commerce

berbisnis online, mempunyai web oicial semacam ini. Bahkan yang idak berbisnis online pun membangun web resmi, sebagai representasi mereka di dunia maya.

Kalau kamu seorang pebisnis yang menawarkan jasa (copywriing, desain grais, konsultasi, pengembang aplikasi, dan sejenisnya) akan sangat pas dengan web jenis ini. Begitu juga jika kamu seorang seniman lukis, ilustrator, pematung, pembuat kerajinan tangan, atau memproduksi suatu karya yang ingin dijual, maka web jenis ini menjadi pilihan yang cukup ideal. Sebab di sini kamu dapat menampilkan karya-karyamu tanpa ada batasan space. Karena ini adalah web yang dibangun sendiri, maka kamu harus menentukan sendiri aturan main, metode transaksi, sampai eksekusi jasa atau pengiriman barang.

Contoh:

htp://iwantodrawacaforyou.com, web milik kartunis.

htp://yolanderprinzel.com, web milik copyrwiter.

htp://www.wescoafineart.com, web milik ilustrator.

htp://www.libertytravel.com, web milik agen perjalanan.

2. Online shop untuk seller

Bingung dengan kerumitan membuat web personal? Tenang, tersedia online shop yang memfasilitasi semua itur penjualan bagi penjual perorangan. Web jenis ini menyediakan laman khusus bagi seller yang ingin bergabung dan menawarkan produknya dalam kategori khusus. Sangat pas bagi para pekerja seni seperi pelukis, pematung, perancang perhiasan, ilustrator, atau penjual benda-benda unik dan anik. Dengan menjadi anggotanya, kamu bisa berjualan, mendisplai, menikmai aneka itur dan fasilitas yang tersedia.

Web jenis ini cukup menguntungkan, sebab memfasilitasi penjual dengan aneka itur untuk berpromosi (ada yang berbayar, ada yang grais), serta fasilitas bertransaksi yang aman. Kamu idak

perlu repot-repot merancang web sendiri, atau memikirkan bagaimana metode transaksinya. Yang harus dipikirkan adalah bagaimana mengopimalkan promosi dan servis. Ada biaya yang harus dibayar, bisa bulanan, bisa pula sistem komisi.

Contoh:

Etsy.com, online shop khusus kerajinan dan produk anik.

3. Online shop untuk retailer

Berupa toko online milik pihak lain yang menyediakan laman untuk para penjual. Jenis produknya beragam, tapi dalam kategori yang nyaris sama. Misalnya, khusus produk fashion, maka mereka khusus menyediakan produk-produk yang berkaitan dengan fashion, seperi pakaian, sepatu, tas, kosmeik, dan aksesorinya.

Tidak sembarang penjual bisa bergabung dengan web ini, sebab ada kriteria khusus, seperi kualitas produk, rekam jejak, reputasi, dan sejenisnya. Maka hanya penjual tertentu saja yang bisa bekerja sama dengan pengelola web. Bahkan sebagian produk memang dimiliki oleh pemilik online shop yang bersangkutan.

Web jenis ini cocok bagi kamu yang ingin berjualan produk yang ada di satu kategori. Misalnya kamu memang menyukai dunia fashion, maka bisa memilik web yang memang spesiik menjual produk fashion beserta aksesorinya. Bagi yang suka dengan gadget, bisa bergabung di online shop yang khusus menjual aneka gadget. Namun kamu harus bisa memenuhi kriteria dan mematuhi aturan online shop ini.

Contoh:

- Berrybenka.com, khusus pakaian, sepatu, tas, serta aksesorinya.

- Bhinneka.com, khusus produk komputer, smartphone, beserta aksesorinya.

4. Online marketplace

Populer juga dengan sebutan online mall, sebab menyerupai mall yang menyediakan gerai-gerai bagi penjual. Jenis produk yang dijual sangat bervariasi dan luas cakupannya, selama itu berupa produk yang bisa dikirim melalui jasa kurir. Beda dengan web online shop, idak ada seleksi khusus bagi penjual yang ingin bergabung di web ini. Tapi tetap saja mereka harus mematuhi semua kriteria dan peraturan yang ditetapkan pengelola web.

Keanggotaannya idak terbatas hanya bagi penjual, pembeli pun bisa menikmai layanan serupa, dan sewaktu-waktu bisa menjadi penjual juga.

Kalau kamu berminat untuk menjual beraneka macam produk tanpa batasan kategori, maka online marketplace cocok buatmu.

Kamu juga bisa menikmai banyak fasilitas untuk promosi dan transaksi.

Contoh:

- Bukalapak.com - Tokopedia.com

Tips Praktis

3 Cara Membangun Web

Berminat untuk membuat w eb yang sangat merepresentasikan bisnismu sendiri? Idealnya, w alau lebih tertarik bergabung dengan online shop atau online marketplace , memang sebaiknya tetap punya w eb khusus tentang bisnis yang kamu taw arkan. Kehadiran w eb sama dengan sebuah kantor virtual yang mew akili eksistensimu di dunia maya. Kini, membangun w eb bukan hal sulit lagi. Pada dasarnya ada 3 cara membuat w eb yang bisa kamu pilih.

1. Do It Yourself

Tersedia banyak perusahaan hosting yang menaw arkan tools untuk membangun w ebmu sendiri. Softw are ini sudah mencakup image library , payment gatew ay , inventory tracking , dan fitur lain yang mempermudah pengelolaan w eb. Mulai dari desain sampai jenis fitur pendukung bisa kamu pesan sesuai kebutuhanmu. Biasanya mereka sudah menyediakan paket beserta hosting dan domain.

Dalam hitungan jam, kamu sudah dapat memiliki w eb, dan siap dioperasikan.

2. Membayar desainer profesional

Cara lain yang mudah adalah membayar seorang desainer w eb

profesional untuk mengkostumisasi template . Dengan cara ini

biasanya kamu bisa mendapat akses lebih besar untuk memilih

template . Bahkan ditambah juga dengan jasa lain seperti audio ,

video , atau copywriting . Memang harus ada penambahan bujet

untuk ini, tapi bisa dipastikan pilihan desain w eb jauh lebih banyak

dan bervariasi.

3. Web online store yang dipersonalisasi

Kalau kamu sangat serius ingin punya w eb online store yang khas, dengan fitur sangat lengkap, maka inilah jaw abannya. Kamu bisa membangun online store dengan template yang memang khusus didesain untuk bisnismu. T idak ketinggalan semua fitur pendukung untuk melakukan transaksi, inventori, dan sejenisnya. Semua akan disesuaikan dengan selera dan kebutuhanmu. Tapi tentu saja ini membutuhkan bujet lumayan besar dibanding dua pilihan sebelumnya.

Online Marketplace Platform Web

Bisnis Online Online Shop

untuk Retailer Web/blog

Personal Online Shop

untuk Seller

Sama halnya dengan bisnis-bisnis lain, bisnis online khususnya e-commerce pun selayaknya memberlakukan aturan main. Para pebisnis online pemula idak jarang yang melupakan bagian ini. Terlebih jika terjun ke bisnis online akibat coba-coba saja. Mereka secara spontan menjual sesuatu di melalui media sosial atau menawarkan produk di grup WhatsApp. Tidak ada aturan main yang jelas, sehingga keika terjadi masalah, cukup rumit juga penyelesaiannya. Untuk itulah online shop yang profesional selalu mencantumkan sejumlah aturan main bagi penggunanya.

Berikut bentuk-bentuk aturan main yang biasa dicantumkan di web para pebisnis online:

1. Terms of Service (ToS)

Perhaikan toko online yang pernah kamu kunjungi, semua memiliki menu “Syarat dan Ketentuan” atau

“Peraturan Penggunaan” di webnya. Dalam bahasa Inggris, biasa dikenal dengan “Terms of Service”, “Terms of Condiions”, dan sejenisnya. Bisnis online idak mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung, maka perlu ditetapkan aturan main yang jelas sebelum terjadi transaksi. Aturan ini akan berguna agar dua belah pihak sama-sama memahami hak dan kewajiban mereka. Keika terjadi suatu masalah, maka semua akan diselesaikan sesuai aturan yang sudah disepakai.

Membuat Aturan Main

15 BAB

99 Langkah Sukses Berbisnis E-Commerce

Deinisi “Terms of Service” (ToS) adalah sekumpulan peraturan yang harus disetujui kedua belah pihak untuk menggunakan layanan suatu jasa. Peraturan itu mencakup antara lain:

• Penjelasan singkat tentang bisnis online yang bersangkutan • Cara pendataran

• Prosedur jual beli • Prosedur pembayaran

• Saldo, rekening, dan sejenisnya

• Prosedur pengiriman dan pemesanan barang • Pembatalan pemesanan

• Prosedur jika barang rusak

• Jenis produk yang boleh dan idak boleh dijual • Konten yang diizinkan dan dilarang

• Hal-hal yang menyangkut hak paten produk

• Penyelesaian yang ditawarkan kalau terjadi masalah • Langkah-langkah hukum

• Sanksi bagi pelanggar

Semakin detail peraturan dijelaskan, semakin bagus, sebab dapat mencakup seluk-beluk operasional toko online.

2.Privacy Policy

Selain ToS, toko online sebaiknya juga mencantumkan Privacy Policy, dan memang sudah sangat umum dilakukan. Privacy Policy (PP) adalah pernyataan yang menjelaskan secara transparan bagaimana suatu pihak menggunakan dan mengelola data pribadi pelanggan. Data itu mencakup nomor rekening, alamat, tanggal lahir, nomor kartu kredit, nomor telepon, alamat email, dan semua yang terkait data pribadi pelanggan. Pada beberapa web, PP disebut juga sebagai “Kebijakan Privasi” atau “Ketentuan Privasi”.

Bisnis online selalu berkorelasi dengan data-data pening

pelanggan. Semua data tersebut sangat riskan untuk dimanfaatkan para pelaku kriminal. PP diperlukan sebagai penjelasan transparan ke pelanggan mengenai jaminan keamanan yang diberikan

pebisnis online.

• Apakah data itu akan disimpan dan dirahasiakan?

• Apakah data itu akan dibagi ke pihak lain?

• Apakah data itu bisa dibocorkan ke pihak lain sesuai keinginan pelanggan?

• Apakah data itu dijualbelikan?

Jika idak ada PP di web para pebisnis online, patut dipertanyakan apakah semua data pening pelanggan bisa dipertanggungjawabkan keamanannya.

Untuk membuat ToS dan PP kini idak terlalu sulit. Sudah banyak contoh yang dapat diikui, kemudian dipersonalisasi sesuai kebutuhan kita. Tersedia pula beberapa layanan online untuk membuat template ToS dan PP yang dapat disesuaikan dengan lingkup bisnis kita:

htps://termsfeed.com/terms-service/generator

htp://www.bennadel.com/coldfusion/privacy-policy-generator.htm htp://www.privacypolicyonline.com/terms-of-service-generator htp://www.freeprivacypolicy.com/terms.html

3. Frequently Asked Questions (FAQ)

Ada beberapa web bisnis online yang sengaja menambahkan menu FAQ, misalnya traveloka.com. Laman ini berisi datar tanya jawab yang paling umum diajukan oleh orang-orang yang ingin tahu lebih banyak mengenai bisnis mereka. Silakan klik htp://www.traveloka.com/faq untuk mempelajari tanya jawab apa saja dan sedetail apa mereka menuliskannya.

FAQ dibuat sebagai penyederhanaan dari ToS, semacam penjelasan dalam bahasa yang lebih populer dan mudah dipahami. Sebagian besar orang lebih suka mendapat penjelasan dalam bentuk jawaban-jawaban pertanyaan yang kemungkinan mewakili keingintahuan mereka. Dengan adanya FAQ, maka sebuah bisnis online bisa lebih komunikaif menyampaikan aturan main. Agar lebih komunikaif, sediakan formulir untuk mengajukan

pertanyaan lain bagi pelanggan.

4. Discalimer

Agak mirip dengan ToS, Disclaimer biasanya dipakai untuk pemilik blog. Kalau bisnismu memiliki blog sebagai pendukung, idak ada salahnya menambahkan laman ini. Disclaimer adalah pernyataan untuk melindungi pemilik web atau blog sebagai pemberi informasi. Pembaca suatu web atau blog dianggap secara otomais menerima syarat dan ketentuan yang berlaku pada situs tersebut, termasuk klausul disclaimer.

Contoh disclaimer:

“Semua data dan informasi pada blog ini ditujukan untuk penyampaian informasi saja. Kami idak menjamin akurasi, kelengkapan, pembaruan atau validitas informasi, dan idak bertanggung jawab atas bahaya yang diimbulkannya.”

JENIS

Dalam dokumen 99 LANGKAH SUKSES BERBISNIS E-COMMERCE (Halaman 64-80)

Dokumen terkait