BAB III METODE PENELITIAN
C. Teknik Analisis Data
Teknik analisis bertujuan untuk memfasilitasi proses penulisan dan mempermudah analisis dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti sebagai berikut :
1. Gap Analysis (Analisa Gap)
Dalam penelitian ini, penulis menerapkan teknik gap analysis atau analisis gap yang mengacu pada perbandingan antara kinerja aktual saat ini dengan kinerja potensial yang diharapkan. Gap analysis atau analisa gap merupakan suatu metode untuk mengidentifikasi apakah kondisi di lingkungan Pelabuhan sudah sesuai atau belum dengan standar Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2014 atau belum. Peneliti juga melakukan identifikasi terhadap kecukupan sistem saat ini dengan
21 mengamati kesenjangan antara kondisi aktual dan kondisi yang diperlukan sesuai dengan peraturan, untuk mengetahui gap antara apa yang diharapkan tetapi belum atau tidak dapat dipenuhi.
Tabel 3. 3 Gap Analysis Kondisi Saat di Lapangan Ketersediaan Kondisi Yang Sesuai Dengan Peraturan Kondisi
Eksisting
GAP
Fasilitas penampungan limbah padat
Menurut Permenhub No. 29 Tahun 2014 setiap pelabuhan Wajib memiliki fasilitas penampungan limbah (Reception Facilities)
Tempat penampungan limbah padat bersifat tetap dan bergerak`
Menurut Permenhub No..29 Tahun 2014 setiap pelabuhan Wajib memiliki Fasilitas penampungan (Reception Facilities)
2. Descriptive Analysis ( Analisa Deskriptif)
Analisis deskriptif merupakan teknik statistik yang digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis data yang telah terkumpul dengan cara mendeskripsikan karakteristiknya secara detail, permasalahan yang diteliti yaitu dilakukan penelitian pada lingkungan pelabuhan penyeberangan sofifi yang berkaitan dengan tersedianya fasilitas penampungan limbah padat, penanganan limbah padat di pelabuhan dari kegiatan operasional kapal dan kegiatan pengguna jasa di pelabuhan serta pengawasan penanganan dan pengelolaan limbah padat oleh pejabat terkait yang dihasilkan dari kegiatan operasional kapal dan kegiatan pengguna jasa di pelabuhan, menggunakan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim.
22 3. Skala Guttman
Menurut Sitorus & Nasution, 2019 Skala Gutman merupakan skala yang mempunyai sifat konsisten dan tegas dalam memberikan jawaban seperti jawaban benar dan salah, ya dan tidak. Masing-masing item dalam kuesioner keterampilan /tindakan terdiri dari 2 point yaitu Ya (Y) dan Tidak (T). Semua pernyataan kemudian diubah nilainya dalam angka, yaitu untuk yang menjawab ya pada item memperoleh skor 1 dan yang menjawab tidak pada item memperoleh skor 0.
Setelah dilakukan skoring. Kemudian pertanyaan tersebut dihitung dengan cara persentase (%) jawaban pertanyaan, untuk mengetahui pengetahuan dari responden maka dengan menggunakan kriteria absolute : P = a/b x 100%
Keterangan : P : Persentase
a. : Jumlah yang menjawab = Ya
b. : Jumlah semua pertanyaan dengan kriteria persentase sebagai berikut:
1) Dikategorikan baik, jika 76-100 % jawaban benar
2) Dikategorikan cukup, jika jawaban 60-75 % jawaban benar 3) Dikategorikan kurang, jika jawaban < 74 % jawaban benar
Setelah diperoleh hasil dengan cara perhitungan seperti yang telah diuraikan diatas kemudian nilai akhir tersebut diasumsikan kedalam kriteria pengetahuan sebagai berikut :
a. Jika nilai ≥ 75% : baik b. Jika nilai ≤ 74% : cukup c. Jika nilai ≤ 60% : kurang
23 BAB IV
ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
1. Kondisi Geografis
Provinsi Maluku Utara terletak di antara 3 Lintang Utara-3 Lintang Selatan dan 124 hingga 129 bujur timur. Luas Wilayah Provinsi Maluku Utara adalah 32.998,696 KM2 dengan Pulau Halmahera adalah Pulau yang Paling Luas. Secara administrasi Provinsi Maluku Utara terdiri dari 8 wilayah kabupaten dan dua kota, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 100.1.1-6117 Tahun 2022 luas daratan masing-masing kabupaten/kota, yaitu Halmahera Barat (2.239,114 km2 ), Halmahera Tengah (2.276,903 km2 ), Kepulauan Sula (3.304,320 km2 ), Halmahera Selatan (8.096,397 km2 ), Halmahera Utara (3.404,629 km2 ), Halmahera Timur (6.488,730 km2 ), Pulau Morotai (2.337,331 km2 ), Pulau Taliabu (2.985,748 km2 ), Ternate (162,202 km2 ) dan Tidore Kepulauan (1.703,322 km2 ).
Gambar 4. 1 Peta Geografis Maluku Utara Sumber : BPS Provinsi Maluku Utara (2024)
24 2. Batas Administrasi
Berdasarkan letak geografisnya, Provinsi Maluku Utara memiliki batas-batas wilayah seperti pada tabel 4.1 :
Tabel 4. 1 Batas Administratif Provinsi Maluku Utara
No. Sebelah Batas Wilayah
1. Utara Samudra Pasifik
2. Timur Laut Halmahera
3. Barat Laut Maluku
4. Selatan Laut Seram
Sumber : BPS Provinsi Maluku Utara (2024)
Secara administratif, Provinsi Maluku Utara terdiri dari delapan kabupaten dan dua kota, yaitu Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Kota Ternate, dan Kota Tidore Kepulauan.
3. Kependudukan dan Luas Wilayah
Jumlah penduduk Provinsi Maluku Utara pada tahun 2023 adalah sebanyak 1.337.148 jiwa, terdiri dari 685.150 ribu penduduk laki-laki dan 652.000 ribu penduduk perempuan. Dibandingkan dengan tahun 2020, penduduk Maluku Utara mengalami pertumbuhan sebesar 1,45 persen.
Sementara itu Luas Wilayah Provinsi Maluku Utara adalah 32.998,696 km2.
Tabel 4. 2 Data luas wilayah dan jumlah penduduk menurut kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara tahun 2024.
Kabupaten/Kota Luas Wilayah (KM2)
Jumlah Penduduk (Jiwa)
Halmahera Barat 2.239,114 137,81
Halmahera Timur 6.488,730 98,22
Halmahera Selatan 8.096,397 264,93
Halmahera Utara 3.404,629 207,74
Halmahera Tegah 2.276,903 61,79
Kepulauan Sula 3.304,320 109,26
Pulau Morotai 2.337,331 79,66
Pulau Taliabu 2.985,748 61,37
25 Kabupaten/Kota Luas Wilayah
(KM2)
Jumlah Penduduk (Jiwa)
Kota Ternate 162,202 214,41
Kota Tidore Kepulauan 1.703,322 120,44 Sumber : BPS Provinsi Maluku Utara (2024)
4. Komoditi Daerah a. Pertanian
Pertanian merupakan sektor utama dalam memproduksi bahan pangan dan bahan industri yang dapat diolah menjadi sandang, pangan, dan material konstruksi yang dapat dikonsumsi dan diperdagangkan.
b. Tanaman Pangan
Salah Satu Tanaman Pangan yang diusahakan di Maluku Utara adalah Padi. Pada tahun 2023 produksi padi di Maluku Utara sebesar 28.168,81 Ton. Sentra produksi Padi di Maluku Utara berada di Kabupaten Halmahera Timur yang memiliki produksi sebesar 20.384,16 Ton atau 72,36 persen dari total produksi Tahun 2023 di Maluku Utara.
c. Hortikultura
Ragam Produksi tanaman hortikultura di Maluku Utara cukup bervariasi. Untuk tanaman sayuran, terdapat bawang daun, bawang merah, bayam, buncis, cabai rawit, kacang Panjang, kangkong, kembang kol, ketimun, dan lainnya. Tomat, cabai keriting, dan terung menghasilkan produksi yang dominan untuk tanaman sayuran di Maluku Utara. Untuk tanaman buah-buahan, pisang, durian, dan rambutan menjadi tanaman yang paling banyak dihasilkan di Maluku Utara. Produksi ketiga tanaman buah tersebut pada tahun 2023 berturut-turut sebesar 113.109 kuintal, 94.517 kuintal, dan 78.762 kuintal. Untuk tanaman biofarmaka, jahe, serai, dan kunyit menghasilkan produksi yang dominan untuk tanaman biofarmaka di Maluku Utara
26 Tabel 4. 3 Hasil Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman (Kuintal) di Provinsi Maluku
Utara, 2020-2023
Jenis Tanaman 2020 2021 2022 2023
Bawang Daun 5.344 6.899 8.651 10.321
Bawang Merah 9.512 11.779 8.047 5.959
Bawang Putih - - - -
Bayam 8.388 5.076 9.369 8.232
Buncis 2.447 4.148 4.392 3.996
Cabai Rawit 45.275 34.830 28.729 36.958 Kacang Panjang 32.466 22.052 38.997 41.314 Kangkung 19.700 16.146 21.010 27.495
Kembang Kol 10 228 1.895 40
Kentang - - - -
Ketimun 22.150 12.919 31.972 25.345
Kubis 187 197 1.277 105
Labu Siam 3.380 7.847 4.349 5.358
Melon 978 1.754 555 655
Paprika 3
Petsai/Sawi 8.379 11.761 13.101 12.352
Semangka 10.916 4.102 12.959 5.195
Stroberi - - - -
Terung 33.790 28.852 42.159 53.794
Tomat 67.854 48.461 84.790 84.125
Wortel - 5 - -
Cabai Besar - 1.930 185 12
Cabai Keriting - 26.289 37.084 53.927
Jamur Tiram - - - -
Jamur lainnya - 2 - -
Sumber : BPS Provinsi Maluku Utara (2024)
27 Tabel 4. 4 Hasil Produksi Tanaman Biofarma Menurut Jenis
Tanaman (kg) di Provinsi Maluku Utara, 2020-2023
Jenis Tanamam 2020 2021 2022 2023
Jahe 5.364.071 10.202.829 4.426.649 2.723.304
Keji Beling - - - -
Kencur 154.213 329.600 225.546 87.132 Kunyit 1.559.400 2.106.440 1.913.055 1.499.951
Lidah Buaya - - - 2.900
Mahkota Dewa - 50 - 167
Mengkudu - 5.000 - 65
Sambiloto - 74.000 4.500 1.000
Temuireng - 2.500 - 2
Temulawak - 32.535 5.500 10.632
Jeruk Nipis - 3.844 45.173 15.207
Serai - 269.452 124.350 117.866
Sumber : BPS Provinsi Maluku Utara (2024) d. Perkebunan
Kelapa menjadi komoditi perkebunan yang dominan dihasilkan di Maluku Utara. Pada Tahun 2023 produksi kelapa 200.086,15 ton, disusul Pala sebanyak 8.336,58 ton, dan Kakao sebanyak 7.388,96 ton.
Tabel 4. 5 Hasil Tanaman Produksi Perkebunan di Provinsi Maluku Utara 2023
No. Jenis Tanaman Ton
1. Kelapa 200.086,15
2. Kopi 16,69
3. Kakao 7.389,96
4. Pala 8.336,58
5. Cengkeh 4.656,32
6. Sagu 711,20
Sumber : BPS Provinsi Maluku Utara (2024) e. Peternakan
Populasi ternak di Maluku Utara tahun 2022 menunjukan peningkatan dari tahun sebelumnya. Kambing merupakan hewan ternak yg paling banyak populasinya di Maluku Utara. Pada tahun 2021 populasi kambing sebanyak 150.856 ekor menjadi 158.231 ekor di tahun 2022. Produksi telur ayam kampung mengalami penurunan sebesar 1.363.888,09 kg di tahun 2022 menjadi 1.143.931,45 kg di tahun 2023.
28 Tabel 4. 6 Hasil Produksi Ternak (ekor) di Provinsi Maluku Utara Tahun 2023 No. Kabupaten/
Kota
Sapi Perah
Sapi
Potong Kerbau Kuda Kambing Domba babi 1. Halmahera
Barat - 26.655 - - 23.599 - 46.87
2 2. Halmahera
Tengah - 3.341 - - 3.750 - 119
3. Halmahera
Selatan - 9.964 54 2 32.284 -
4. Halmahera
Utara - 22.933 - - 18.216 - 34.42
8 5. Halmahera
Timur - 12.241 59 8 18.568 - 10.17
7 6. Kepulauan
Sula - 8.620 270 44 2.455 - 421
7. Pulau
Morotai - 9.076 2 10.600 - 3.729
8. Pualau
Taliabu - 2.422 323 65 1.091 - 91
9. Kota
Ternate - 4.295 - 7 31.374 - 583
10.
Kota Tidore Kepulauan
- 11.377 - - 16.294 - -
Sumber : BPS Provinsi Maluku Utara (2024) f. Perikanan
Produksi perikanan tangkap di laut Maluku Utara pada tahun 2022 didominasi oleh ikan tongkol sebesar 35.036 Ton. Untuk perikanan budidaya didominasi oleh budidaya rumput laut dengan produksi sebesar 135.073 Ton senilai 1.165.247.000
5. Sarana dan Prasarana Transportasi a. Sarana Transportasi
Sarana angkutan penyeberangan yang beroperasi di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi terdiri dari kapal jenis ro-ro. Data mengenai kapal yang beroperasi di kantor satuan pelayanan pelabuhan penyeberangan Sofifi saat ini mencatat adanya 6 kapal yang beroperasi dengan baik. Kapal-kapal ini dikelola oleh beberapa perusahaan, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta. Berikut adalah data kapal beserta nama perusahaan yang mengoperasikannya di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi.
29 Tabel 4. 7 Kapal Yang Beroperasi di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi
Tahun 2024
No. Nama Kapal Gambar Kapal Jenis
Kapal lintasan
1 KMP. Maming Roll On
Roll Off
Sofifi- Ternate
Sofifi- Dowora
2 KMP. Tuna Roll On
Roll Off
Sofifi- Ternate
3 KMP. Baronang Roll On
Roll Off
Sofifi- Ternate
4 KMP. Permata Lestari V
Roll On Roll Off
Sofifi- Ternate
30
No. Nama Kapal Gambar Kapal Jenis
Kapal lintasan
5 KMP. Mutiara Ferindo VI
Roll On Roll Off
Sofifi- Ternate
6 KMP. Garda Maritim VII
Roll On Roll Off
Sofifi- Ternate
7
KMP.
MUTIARA PERTIWI I
Roll On Roll Off
Sofifi- Ternate
Sumber :Tim PKL Maluku Utara Tahun 2024
31 Tabel 4. 8 Data Karakteristik Kapal
No. Nama Kapal
Perusahaan Call Sign
Panjang (LOA)
Meter
Lebar (B) Meter
Dalam (D) Meter
Panjang (LBP) Meter
Gross Register Tonnage (GRT)
Speed (Knot)
Penumpang (Jiwa)
Kendaraan Roda 4
(Unit)
Jumlah ABK (Jiwa 1. KMP.
Maming
PT. ASDP Indonesia
Ferry (persero)
Cabang Ternate
POAK 45,5 12 2,15 40,15 598 11 202 20 18
2. KMP.
Tuna
YFPW 45,3 14 3,5 38,5 831 7 267 21 18
3. KMP.
Baronang
YFAC 45,3 12 3 39,25 526 7 270 21 15
4. KMP.
Permata Lestari V
PT.
Antosim Lampung Pelayaran
YBSN2 49,8 12 3 53,9 625 10 200 20 19
5. KMP.
Mutiara Ferindo
VI
YBZA2 60,7 12 2,75 51 729 10 140 20 13
6. KMP.
Mutiara Pertiwi I
PLAG 67,5 11,5 3 61 1523 8 150 25 14
7. KMP.
Garda Maritim
VII
PT. Multi Guna Maritim
YDKG2 53,14 14,02 3,35 43,8 833 9 180 39 20
Sumber : PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ternate, 2024
32 6. Prasarana Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan
Di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi, terdapat beberapa fasilitas yang tersedia untuk mendukung jalannya kegiatan rutin, seperti pelayanan terhadap penumpang dan kegiatan bongkar muat. Fasilitas pelabuhan dibagi menjadi dua kategori, yaitu fasilitas daratan dan fasilitas perairan.
a. Fasilitas Sisi Daratan
Tabel 4. 9 Fasilitas daratan yang tersedia di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi
No. Jenis Fasilitas Luas Bangunan
1. Gedung Kantor 20×25 m2
2. Pos Retribusi 2×2 m2
3. Lapangan Parkir Siap Muat 60×12 m2 4. Lapangan Parkir Antar
Jemput Penumpang 45×20 m2
5. Ruang Tunggu Penumpang 10×15 m2
6. Loket Penumpang dan
Loket Kendaraan 3×3 m2
7. Ruang Generator -
8 Musholla 3 × 3 m2
9. Toilet Umum 1,5 × 1,5 m2
Sumber : Tim PKL BPTD Kelas II Maluku Utara (2024) 1) Gedung Kantor
Gedung ini juga mencakup sebagai tempat ruang tunggu penumpang, kantor satuan pelayanan BPTD Kelas II Maluku Utara, Loket ASDP Indonesia Ferry, Antosim Lampung Pelayaran dan Garda Maritim, dan Musholla.
Gambar 4. 2 Gedung Kantor
33 2) Pos Retribusi
Pos Retribusi ini digunakan petugas untuk mengambil biaya masuk baik Motor ataupun Mobil ke Pelabuhan
Penyeberangan Sofifi
Gambar 4. 3 Pos Retribusi 3) Lapangan Parkir
Pelabuhan Sofifi terdapat 2 lapangan parkir, yaitu lapangan parkir siap muat dan lapangan parkir untuk antar dan jemput penumpang.
Gambar 4. 4 Lapangan Parkir Siap Muat
34 Gambar 4. 5 Lapangan Parkir Antar Jemput
4) Ruang Tunggu Penumpang
Ruang tunggu penumpang berfungsi sebagai area untuk istirahat dan penampungan bagi penumpang yang menunggu kedatangan kapal.
Gambar 4. 6 Ruang Tunggu
35 5) Loket Penumpang dan Kendaraan
Loket merupakan tempat dimana penumpang dapat membeli tiket dan menanyakan informasi keberangkatan. Di Pelabuhan ini tersedia tiga loket penumpang sekaligus kendaraan
Gambar 4. 7 Loket Penumpang dan Kendaraan 6) Penampungan Air Bersih
Penampungan air bersih digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi.
Gambar 4. 8 Penampungan Air Bersih
36 7) Toilet Umum
Pelabuhan Penyeberangan Sofifi memiliki 4 toilet umum dengan kondisi yang kurang baik serta tidak terdapat air.
Gambar 4. 9 Toilet Umum 8) Musholah
Musholah di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi ini terletak didalam ruang tunggu penumpang dan hanya mampu menampung 6 jamaah saja.
Gambar 4. 10 Mushola
37 b. Fasilitas Wilayah Perairan
Pelabuhan penyeberangan Sofifi hanya mempunyai 1 dermaga tipe pelengsengan yang digunakan untuk akses kapal bongkar muat penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi.
Tabel 4. 10 Fasilitas Wilayah Perairan
No. Jenis Fasilitas Jumlah Keterangan
1. Dermaga 1 Unit Plengsengan
2. Trestel 1 Unit Terdapat 1 unit
yang
menghubungkan ke dermaga Plengsengan
3. Bolder 4 Unit Terdapat 4 unit
4. Fender - Tidak ada
5. Catwalk 5 Unit Kondisi Keropos
dan berkarat
6. Gangway 1 Unit Kondisi baik
Sumber : Tim PKL BPTD Kelas II Maluku Utara (2024) 1) Dermaga
Dermaga di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi merupakan dermaga tipe Plengsengan yang digunakan untuk memfasilitasi akses kapal dalam proses bongkar muat.
Gambar 4. 11 Dermaga Plengsengan
38 2) Trestle
Trestle adalah jembatan penghubung antara dermaga dan daratan yang terdapat di pelabuhan.
Gambar 4. 12 Trestle 3) Bolder
Bolder merupakan peralatan di pelabuhan yang digunakan untuk menambatkan kapal atau mengikatkan tali kapal di dermaga.
Gambar 4. 13 Bolder
39 4) Catwalk
Catwalk merupakan jembatan yang digunakan oleh petugas kepelabuhanan untuk mencapai bolder yang terletak di dolphin.
Gambar 4. 14 Catwalk 5) Gangway
Digunakan sebagai akses bagi jalan penumpang dari pos pengecekan tiket menuju dermaga
Gambar 4. 15 Gangway
40 c. Layout Pelabuhan Penyeberangan Sofifi
Gambar 4. 16 Layout Pelabuhan Penyeberangan Sofifi Sumber : Dishub Kota Tidore Kepulauan (2024)
Keterangan : 1) Pos Retribusi dan Pintu masuk
2) Lap. Parkir Penjemput dan Pengantar Penumpang
3) Loket Penumpang dan Kendaraan
4) Gedung kantor, Ruang tunggu dan Musholla
5) Kantin
6) Lap. Parkir siap muat 7) Pos Pengecekan Tiket 8) Gangway
9) Trestle
10) Dermaga Plengsengan 11) Mooring Dolphine 12) Breasting Dolphin
41 7. Instansi Pembina Transportasi
Pembina angkutan di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi terdiri dari pihak regulator dan operator. Pihak regulator terdiri dari Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Maluku Utara dan Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Bastiong, sementara pihak operator diwakili oleh Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan. Struktur organisasi yang ada di Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Maluku Utara adalah sebagai berikut :
Gambar 4. 17 Struktur Organisasi BPTD Kelas II Maluku Utara
42 8. Produktivitas Angkutan
Produktivitas penumpang dan kendaraan dalam 5 tahun terakhir berdasarkan data yang diperoleh dari Satuan Pelayanan Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan dan Satuan Pelayanan BPTD Kelas II Maluku Utara memperoleh data produktivitas penumpang dan kendaraan dari tahun 2018 hingga tahun 2023. Data produktivitas tahunan dapat dilihat pada tabel 4.11 sebagai berikut:
Tabel 4. 11 Data Produktivitas Angkutan Penyeberangan Sofifi Lintasan Sofifi – Bastiong 5 (lima) Tahun Terakhir
URAIAN
TAHUN
2019 2020 2021 2022 2023
1 2 3 4 5 6
Penumpang (Jiwa)
Dewasa 254.500 196.001 170.489 230.335 260.786 Anak-Anak 21.410 21.058 18.432 22.122 26.987
Jumlah
Penumpang 275.910 217.059 188.921 252.457 287.773 Kendaraan (Unit)
Golongan I 22 18 13 24 23
Golongan II 75.864 84.908 70.234 80.457 85.890
Golongan III 38 24 18 27 30
Golongan IV A 9.985 11.829 8.965 10.292 11.321
Golongan IV B 8.431 7.924 6.989 7.456 8.901
Golongan V A 30 45 28 35 37
Golongan V B 14.971 16.923 14.678 15.752 17.321
Golongan VI A 48 32 25 34 24
Golongan VI B 417 342 289 340 398
Golongan VII 213 222 190 267 246
Golongan
VIII 41 35 26 30 35
Golongan IX 18 24 20 28 27
Jumlah
Kendaraan 110.078 122.326 101.475 114.742 124.253
Sumber : BPTD Kelas II Maluku Utara
43
No Tanggal
Penumpang Kendaraan
Dewasa Anak Gol
I Gol
II Gol
III Gol IV A
Gol IV B
Gol V A
Gol V B
Gol VI A
Gol VI B
Gol VII Gol
VIII Gol
IX
1 02/03/2024 956 80 0
200 0
60 36 1 90 0 11 1 0 0
2 03/03/2024 732 64 0
287 0
48 41 0
78 0 3 0 0 0
3 04/032024 696 45 0
222 0
36 37 0
76 0 3 3 0 0
4 05/03/ 2024 768 78 0
294 1 43 31 0
93 0 2 0 0 0
5 06/03/ 2024 812 88 0 345 1 67 35 0 73 0 9 1 0 0
6 07/03/ 2024 947 122 0 408 0 56 49 0 101 0 4 1 0 0
7 08/03/2024 1117 120 0 432 0 73 53 0 112 0 5 0 0 1
8 09/03/ 2024 1129 141 0 513 1 89 45 0 96 0 7 0 0 0
9 10 /03/ 2024 1044 100 0 412 0 46 34 0 85 1 3 0 0 0
10 11/03/ 2024 625 61 0 199 0 34 36 0 62 0 4 0 0 0
11 12/03/ 2024 553 71 0 263 0 37 20 0 49 0 4 0 0 0
12 13/03/ 2024 893 81 0 304 0 43 43 1 87 2 4 0 0 0
13 14/03/ 2024 833 89 0 263 0 42 38 0 99 0 4 0 0 0
14 15/03/ 2024 775 99 0 257 0 36 42 0 93 0 3 0 0 0
15 16/03/ 2024 611 68 0 214 0 24 32 0 91 0 0 0 0 1
16 17/03/ 2024 814 79 0 324 0 37 40 0 86 0 0 0 0 0
17 18/03/ 2024 651 62 0 205 0 29 35 0 106 0 0 0 0 0
Tabel 4. 12 Data Survei Produktivitas Penumpang 30 (tiga puluh) Hari Lintasan Sofifi – Bastiong
44 Sumber : Tim PKL BPTD Kelas II Maluku Utara (2024)
No Tanggal
Penumpang Kendaraan
Dewasa Anak Gol
I Gol
II Gol
III Gol IV A
Gol IV B
Gol V A
Gol V B
Gol VI A
Gol VI B
Gol VII Gol
VIII Gol
IX
18 19/03/2024 531 53 0 165 0 29 34 0 95 0 0 0 0 0
19 20/03/2024 761 85 0 210 0 35 27 0 89 0 0 0 0 0
20 21/032024 765 85 0 214 0 53 36 0 114 0 0 0 0 0
21 22/03/ 2024 645 51 0 195 0 47 41 0 99 0 0 0 0 0
22 23/03/ 2024 678 90 0 201 0 58 32 0 67 0 0 0 0 0
23 24/03/ 2024 674 87 0 243 0 51 35 0 91 0 0 0 0 0
24 25/03/2024 852 98 0 234 0 34 51 0 96 0 0 0 0 0
25 26/03/ 2024 544 65 0 146 0 33 37 0 101 0 0 0 0 0
26 27/03/ 2024 621 93 0 172 0 56 38 0 81 0 0 0 0 0
27 28/03/ 2024 874 122 0 331 0 55 41 1 87 0 0 0 0 0
28 29/03/ 2024 861 114 0 258 0 44 41 0 58 0 0 0 0 0
29 30/03/ 2024 665 79 0 194 0 46 33 0 104 0 0 0 0 0
30 31/03/ 2024 628 60 0 251 0 30 29 0 66 0 0 0 0 0
Total 23055 2530 0 7956 3 1371 1122 3 2625 3 66 6 0 2
45
No Tanggal
Penumpang Kendaraan
Dewasa Anak Gol
I Gol
II Gol
III Gol IV A
Gol IV B
Gol V A
Gol V B
Gol VI A
Gol VI B
Gol VII Gol
VIII Gol
IX
1 02/03/2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 03/03/2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 04/032024 11 2 0 1 1 2 2 0 4 0 0 0 0 0
4 05/03/ 2024 24 0 0 1 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0
5 06/03/ 2024 12 0 0 3 0 1 2 0 1 0 0 0 0 0
6 07/03/ 2024 12 2 0 4 0 2 0 0 5 0 0 0 0 0
7 08/03/2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 09/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 10 /03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 11/03/ 2024 12 2 0 5 0 3 2 0 2 0 0 0 0 0
11 12/03/ 2024 3 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 13/03/ 2024 20 4 0 8 0 2 2 0 2 0 0 0 0 0
13 14/03/ 2024 5 0 0 0 0 0 1 0 2 0 0 0 0 0
14 15/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 16/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 17/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Tabel 4. 13 Data Survei Produktivitas Penumpang 30 (tiga puluh) Hari Lintasan Sofifi – Dowora
46 Sumber : Tim PKL BPTD Kelas II Maluku Utara (2024)
No Tanggal
Penumpang Kendaraan
Dewasa Anak Gol
I Gol
II Gol
III Gol IV A
Gol IV B
Gol V A
Gol V B
Gol VI A
Gol VI B
Gol VII Gol
VIII Gol
IX
17 18/03/ 2024 19 0 0 3 0
2 1 0 1 0 0 0 0 0
18 19/03/2024 21 1 0 3 0
2 2 0 4 0 0 0 0 0
19 20/03/2024 9 3 0 3 0 0 2 0 3 0 0 0 0 0
20 21/032024 18 6 0 3 0 2 4 0 2 0 0 0 0 0
21 22/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 23/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 24/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 25/03/2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 26/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 27/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 28/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 29/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 30/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
30 31/03/ 2024 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Total 166 20 0 26 1 18 20 0 26 0 0 0 0 0
47 9. Lintasan Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan
a) Lintasan Penyeberangan
Terdapat dua lintasan penyeberangan yang dilayani oleh
Pelabuhan Penyeberangan Sofifi, seperti yang tergambar dibawah ini :
Gambar 4. 18 Lintasan Penyeberangan Sofifi – Bastiong Sumber : Google Earth ( 2024)
Gambar 4. 19 Lintasan Penyeberangan Sofifi – Bastiong Sumber : Google Earth ( 2024)
Berikut lama waktu tempuh rata-rata Penyeberangan Sofifi – Bastiong dan Sofifi – Dowora dapat dilihat pada tabel dibawah :
Tabel 4. 14 Waktu tempuh rata-rata
No. Lintasan Jumlah
Kapal
Jarak (Mil)
Waktu Tempuh Rata-Rata 1 Sofifi – Bastiong 7 14 I Jam 30 Menit
2 Sofifi -Dowora 1 8 1 Jam
48 B. HASIL PENELITIAN
1. Penyajian data
Sebagaimana yang telah dibahas pada bab sebelumnya mengenai permasalahan yang ada, penulis melakukan analisis untuk menarik kesimpulan yang dapat dijadikan sebagai solusi atau pemecahan masalah.
Dalam konteks ini, penulis menggunakan referensi yang relevan yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim, sebagai acuan dalam memecahkan permasalahan berikut dengan kondisi penanganan dan pengelolaan limbah padat yang dihasilkan dari kegiatan di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi Provinsi Maluku Utara
Data yang disajikan dalam bab ini akan diuraikan secara deskriptif, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan responden yang merupakan operator atau regulator di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi.
Penyajian data ini akan mengikuti struktur berdasarkan pokok-pokok bahasan yang relevan. Berikut adalah penyajian data mengenai personil yang bertugas di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi :
Tabel 4. 15 Daftar Nama Pegawai Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Sofifi
No. Nama Pegawai Jenis Kelamin Jabatan
1
Kartina Domu, A.Md 19781016 200112 2 002 PENATA (III/ C)
P Pengawas Satuan Pelayanan Kelas 3 PP. Sofifi
2
HAMSAH AMDADI, A.Md 19800929 200701 1 012 PENATA / III-c
L Syahbandar Pembantu PP.
Sofifi
3
Trisno Hanafi, S.Ip 19800302 201001 1 003 PENATA (III/C)
L Syahbandar Pembantu PP.
Sofifi
4
JEMS KANAL
19780402 201001 1 001 PENGATUR TK.I (II/d)
L Syahbandar Pembantu PP.
Sofifi
49
No. Nama Pegawai Jenis Kelamin Jabatan
5
Willy Prayoga, A.MD 19960508 202203 1 013
PENGATUR (II/C) L
Pengawas Kinerja Operasional Pelabuhan
6
Rahman, A.Md Tra 20000602 202210 1 002 PENGATUR (II/C)
L
Petugas Lalu Lintas Angkutan dan Jasa
Kepelabuhanan
7
Muhammad Yanuar Pratama, A.Md Tra
20010113 202210 1 001 PENGATUR (II/C)
L
Petugas Lalu Lintas Angkutan dan Jasa
Kepelabuhanan
8
Fajar Shiddiq, A.Md Tra 20010724 202210 1 001 PENGATUR / II-C
L
Petugas Lalu Lintas Angkutan Dan Jasa
Kepelabuhanan
9
Samudra Dyan Bagus R PENGATUR / II C
L
Petugas Lalu Lintas Angkutan dan Jasa
Kepelabuhanan
10 Jalmin Wahab L
Pengawas Kinerja Operasional Pelabuhan PP.
Sofifi
11 Nanang Idrus L
Pengawas Kinerja Operasional Pelabuhan PP.
Sofifi
12 Nurjana Adun P Pengelola Administrasi
Perkantoran Sumber: Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Sofifi (2024)
Selain data mengenai pegawai yang bertugas di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi, peneliti melakukan observasi mengenai kondisi area penampungan limbah padat yang ada pada area pelabuhan.
50 Gambar 4. 20 Terdapat tumpukan limbah padat disamping
lapangan parkir siap muat.
Sumber : Tim PKL BPTD Kelas II Maluku Utara (2024)
Gambar 4. 21 Kondisi tempat penampungan limbah di pelabuhan penyeberangan sofifi yang dibuang diarea pinggir pelabuhan.
Sumber : Tim PKL BPTD Kelas II Maluku Utara (2024) Tabel 4. 16 Jumlah tempat sampah yang tersedia di pelabuhan
penyeberangan sofifi
Lokasi Penempatan Jumlah yang tersedia
Dalam kantor 1 Buah Kotak sampah kecil
Kantin 1 Buah Kotak sampah sedang
Ruang tunggu penumpang Tidak ada
Area parkir kendaraan 7 Buah tong sampah sedang Sumber : Tim Praktek Kerja Lapangan Maluku Utara, 2024
51 2. Analisis Data
Sebagaimana telah dibahas sebelumnya mengenai permasalahan yang ada, penulis melakukan analisis untuk menarik kesimpulan yang dapat digunakan sebagai solusi dalam pemecahan masalah. Dalam konteks ini, penulis mengacu pada referensi yang relevan yakni Peraturan Menteri Perhubungan nomor 29 tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim, Sebagai acuan dalam pemecahan masalah, penulis menggunakan data yang diperoleh selama Pkl/magang di BPTD Kelas II Provinsi Maluku Utara pada Satuan Wilayah Kerja Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Sofifi. Berikut kondisi di pelabuhan dalam penanganan dan pengelolaan limbah padat yang dihasilkan dari kegiatan pengguna jasa dan kegiatan operasional kapal pada Pelabuhan Penyeberangan Sofifi Provinsi Maluku Utara :
a. Analisis penanganan dan pengelolaan limbah padat di pelabuhan penyeberangan sofifi
1) Sistem sesuai peraturan
Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan noomor 29 tahun 2014 tentang pencegahan pencemaran lingkungan maritim pasal 75, Fasilitas penampungan (Reception Facilities) sebagaimana dimaksud dalam pasal 74 harus dirancang dan ditempatkan secara memadai untuk memenuhi keperluan penampungan tanpa mengakibatkan keterlambatan yang tak perlu bagi kapal (undue delay) dan pasal 77, Fasiitas penampungan (Reception Facilities) di pelabuhan dapat dirancang dengan tipe yang bersifat tetap dan ataupun tipe yang dapat bergerak (Mobile) yang memadai untuk menampung limbah dari kapal.
2) Sistem yang ada
Berdasarkan hasil survei selama dilapangan mengenai penanganan dan pengelolaan limbah padat di pelabuhan penyeberangan sofifi didapat tidak adanya penanganan pengelolaan terkait limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional kapal dan
52 kegiatan pengguna jasa di pelabuhan. Hal ini dapat dilihat seperti yang tergambar pada gambar berikut :
Gambar 4. 22 Kondisi lingkungan disamping lapangan parkir siap muat yang dijadikan tempat penampungan limbah padat
Sumber : Tim Pkl BPTD Kelas II Maluku Utara (2024)
Dilihat dari gambar diatas didapat bahwasannya tidak adanya pengelolaan limbah padat dari kegiatan kepelabuhanan, dimana limbah tersebut sengaja dibiarkan menumpuk di area pelabuhan, kemudian dilihat juga kondisi tempat tersebut dijadikan sebagai tempat penampungan limbah padat dikarenakan pelabuhan tidak memiliki fasilitas penampungan sementara yang sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 29 tahun 2014 tentang pencegahan pencemaran lingkungan maritim pasal 75 dan pasal 77, dimana Fasilitas penampungan (Reception Facilities) di pelabuhan dapat dirancang dengan tipe yang bersifat tetap dan ataupun tipe yang dapat bergerak (Mobile) yang memadai untuk menampung limbah dari kapal kondisi saat ini limbah tersebut langsung dibuang di area pinggir pelabuhan. Dari masalah diatas dilakukan survei menggunakan form checklist dan dilakukan perhitungan mengenai nilai penanganan dan pengelolaan limbah padat di pelabuhan penyeberangan sofifi menggunakan teori skala guttman seperti dibawah ini.