prosedur yang rumit.55 Di bawah ini merupakan penentuan patokan dengan penghitungan persentase skala 4.
Tabel 3. 3
Penentuan Kriteria dengan Penghitungan Rentang Nilai Interval Persentase Tingkat
Penugasaan
Nilai Ubahan Skala Empat Kategori
1 β 4 A - D
86 -100 4 A Baik Sekali
76 β 85 3 B Baik
56 β 75 2 C Cukup
10 β 55 1 D Kurang
*Burhan Nurgiyantoro
Dalam menghitung rata-rata (mean), peneliti menggunakan rumus dari Burhan Nurgiyantoro. Penghitungannya yakni dengan menjumlahkan seluruh skor yang diperoleh peserta didik, lalu dibagi dengan jumlah peserta didik, sebagai berikut:
Nilai rata-rata:56 π =βπ
π
Keterangan: X = Simbol rata-rata hitung (mean) Ζ©Γ = Jumlah seluruh skor peserta didik
N = Jumlah peserta didik
memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berwujud suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun symbol-simbol lainnya yang bis akita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, objek, kejadian ataupun suatu konsep.58 Dalam penelitian ini, penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data. Di antaranya:
a. Observasi (Pengamatan)
Burhan menyatakan bahwa pengamatan (observasi) merupakan cara untuk mendapatkan informasi dengan cara mengamati objek secara cermat dan terencana. Objek yang dimaksud di sni dapat berwujud orang (misalnya peserta didik), kegiatan, keadaan, benda, dan lain-lain, penilaian yang dilakukan dengan teknik pengamatan adalah penilaian dengan cara melakukan pengamatan terhadap objek secara langsung, cermat dan sistematis.59
Pengamatan adalah kegiatan untuk mengenali setiap gejala dan tindakan dari proses dan hasil yang dicapai, baik yang ditimbulkan oleh tindakan maupun akibat sampingannya. Observasi diperlakukan untuk mendapatkan data-data yang diperlukan dari sekolah. Beberapa hal yang dilakukan dalam observasi adalah sebagai berikut. (1) pengambilan data di sekolah (2) melihat dan merekam pembelajaran yang berlangsung di kelas, (3) mengadakan kerjasama dengan kolaborasi.
Obeservasi atau pengamatan merupakan suatu teknik atau cara mengumpulkan data dengan mengadaan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang berangsung. Kegiatan tersebut bisa berkenaan dengan cara pendidik mengajar, peserta didik belajar, kepala sekolahyang sedang memberikan pengarahan, personil bidang kepegawaian yang sedang rapat. Dalam penelitian kualitatif, pedoman observasi ini hanya berupa garis-garis besar atau butir-butir umum kegiatan yang akan diobservasi.
Dalam pencatatan observasi pegamat hanya membubuhkan tanda cek
58 Khairan, Penelitian Geografi Terapan, (Jakarta: PRENADA MEDIA, 2016), h. 148
59 Burhan Nurgiyantoro, Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi Edisi Kedua, (Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta, 2017), h. 111
terhadap perilaku dan pengamatan membuat deskripsi singkat berkenaan dengan perilaku yang diamati.60
b. Tes
Tes adalah intrumen atau alat untuk mengumpulkan data tentang kemampuan subjek penelitian dengan cara pengukuran, misalnya untuk mengukur kemampuan subjek penelitian dalan menguasai materi pelajaran tertentu. Tes digunakan untuk mengatur keterampilan, pengetahuan, integelensi, kemampuan, atau bakat yang dimiliki oleh individua tahu kelompok. Tes merupakan salah satu metode untuk mengukur tingkat kinerja individu.
Burhan menyatakan bahwa tes merupakan sebuat intrumen atau prosedur yang sistematis untuk mengukur suatu sampel. Tes adalah salah satu bentuk pengukuran, dan tes βhanyalahβ salah satu cara untuk mendapatkan informasi (kompetensi, pengetahuan, keterampilan) tentang peserta didik. Pengumpulan informasi lewat teknik tes lazimnya dilakukan lewat pemberian seperangkat tugas, Latihan, atau pertanyaan yang harus dikerjakan oleh peserta didik yang sedang dites.61
Tes yang dilakukan ialah tes tertulis. Tes tertulis yang dilakukan oleh peserta didik melakukan praktik keterampilan menulis teks narasi menggunakan media video Tik Tok yang bertemakan objek wisata. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik setelah diajarkan materi menulis teks deskripsi dengan menggunakan media pembelajaran video Tik Tok yang bertemakan objek wisata.
c. Wawancara
Wawancara (interview, interviu) merupaan salah satu cara yang dipergunakan untuk mendapatkan informasi dari responden (peserta didik orang yang diwawancarai) dengan melakukan tanya jawab sepihak.
60 Op.cit., h. 220-221
61 Burhan Nurgiyantoro, 2017, Op.cit., h. 123
Wawancara merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam pengumpulan data oleh peneliti. Wawancara memiliki pengertian suatu kejadian atau suatu proses interaksi antara pewawancara dan sumber informasi atau orang yang diwawancarai melalui komunikasi langsug.
Wawancara juga dapat dikatakan sebagai tatap muka antara pewawancara dengan sumber informasi. Pewawancara bertugas untuk bertanya langsung tentang suatu objek yang diteliti dan telah dirancang sebelumnya.
Wawancara dilakukan kepada individu yang tidak terlalu banyak, sehingga pendapatnya diakui sebagai pendapat individu. Wawancara dapat dilakukan dengan menggunakan telepon maupun media telekomunikasi elektronis lain (Instant messaging, video conference, teleconference, dan lain-lain).
Peneliti melakukan wawancara kepada pendidik bidang studi Bahasa Indonesia serta peserta didik kelas VII SMP Waskito Tangerang Selatan yang berjumlah 31 orang. Kondisi pada sekolah ini terdapat dua pendidik Bahasa Indonesia yang mengajar pada kelas yang berbeda.
Peneliti hanya menggunakan teknik wawancara kepada sutu pendidik Bernama Dewi Praba S.Pd., karena penelitian dalam skripsi ini dilakukakn pada kelas yang diajar oleh Ibu Dewi Praba S.Pd. Peneliti memberikan beberapa pertanyaan terkait materi teks deskripsi dengan menggunakan media video Tik Tok wisata.
Tabel 3. 4 Wawancara Pendidik
No Pertanyaan
1 Apakah peserta didik menyukai pelajaran Bahasa Indonesia?
2 Apakah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, Ibu selalu menggunakan media?
3 Bolehkah Ibu sebutkan media apa saja yang digunakan dalam pembelajaran?
4 Dari media yang Ibu pakai tersebut, media mana yang menurut Ibu paling tepat bila digunakan pada kelas VII?
5 Apakah media pembelajaran penting dalam melakuan proses pembelajaran?
6 Apakah Ibu pernah menggunakan media video dalam pembelajaran menulis? Khususnya materi teks deskripsi?
7 Bagaimana ketertarikan peserta didik saat belajar menggunakan media pembelajaran yang Ibu berikan?
8 Bagaimana kemampuan keterampilan peserta didik dalam menulis teks deskripsi?
9 Media pembelajaran apa saja yang Ibu gunakan untuk mengajarkan materi teks prosedur?
10 Apakah Ibu sudah pernah menggunakan media video Tik Tok untuk menulis teks deskripsi?
Tabel 3. 5
Wawancara Peserta Didik
No Pertanyaan
1 Apakah kamu menyukai pelajaran Bahasa Indonesia?
2 Apakah kamu menyukai materi tentang menulis teks deskripsi?
3 Bagaimana menurutmu, apakah belajar menggunakan media Video Tik Tok menyenangkan?
4 Apakah dengan adanya media video Tik Tok memberikan pengaruh kepada keterampilan menulis teks deskripsi?
5 Apakah kamu merasa kesulitan setelah mempelajari keterampilan menulis teks deskripsi setelah menggunakan
media video Tik Tok?
d. Dokumenter
Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan ada subje penelitian, tetapi melalui dokumen.62 Dokumentasi merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik dokumen-dokumen yang dipilih yang sesuai dengan tujuan dan fokus masalah.63 Dokumen merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian kualitatif.64
Dalam penelitian, peneliti melakukan dokumentasi terhadap lembar kerja menulios teks deskripsi serta hasil wawancara. Selain itu, dokumentasi yang dilakukan juga dalam bentuk foto. Dokumentasi digunakan untuk mendukung serta dapat dipercaya dalam penelitian kualitatif.