Minggu 2 Penyakit
1. Trauma 2. Mental
FORMULIR 7
JENIS-JENIS SPESIALIS YANG DIBUTUHKAN BERDASARKAN BENCANA GEMPA BUMI
TSUNAMI DAN GEMPA BANJIR ERUPSI KONFLIK SOSIAL
Minggu 1
Jenis
Layanan lebih kepada
kegawatdarur atan prosedur bedah dan penanganan korban tenggelam
Jenis Layanan lebih kepada kegawatda ruratan yang memerluk an prosedur bedah
Jenis Layanan lebih kepada Penangan an korban tenggelam dan kegawatda ruratan cardiovasc ular
Jenis Layanan lebih kepada luka bakar, iritasi dan gangguan pernapasa n.
Jenis layanan lebih kepada kegawatda ruratan karena trauma, dan masalah mental
Minggu 2
GEMPA BUMI
TSUNAMI DAN GEMPA BANJIR ERUPSI KONFLIK SOSIAL Spesialis Mg.1 :
Ortopedi, Anestesi, Anak, Bedah, Internis, Pulmonologi, Obgyn, Jiwa, EM, Forensik
Mg.1 : Ortopedi, Anastesi, Anak, Bedah, Internis, Obgyn, Jiwa, EM, Forensik
Mg.1 : Pulmonolo gi, Anak, Internis, Jiwa, Mata, EM
Mg.1 : Bedah, Anestesi, EM, Internis, Mata, Ortopedi, Kulit (Sp.Luka Bakar), Pulmonolo gi, Anak, Obgyn, Jiwa
Mg.1 : EM, Internis, Bedah, Anestesi, Obgyn, Jiwa, Forensik, Radiologi, Anak, Orthopedi
Mg.2 : Mg.1 + Rehab Medik, Kulit dan Kelamin
Mg.2 : Mg.1 + Rehab medik, Kulit dan Kelamin
Mg.2 : Kulit dan Kelamin
Mg.2 : Mg.1 + Rehab Medik, Kulit
Mg.2 : Mg.1 + Syaraf
Tenaga
Kesehatan Dokter Umum, Perawat, Apoteker, Sanitarian, Epidemiolog, Bidan, Gizi, Promkes
Dokter Umum, Perawat, Apoteker, Sanitarian , Epidemiol og, Bidan, Gizi, Promkes
Dokter Umum, Perawat, Apoteker, Sanitarian , Epidemiol og, Bidan, Gizi, Promkes
Dokter Umum, Perawat, Apoteker, Sanitarian , Epidemiol og, Bidan, Gizi, Promkes
Dokter Umum, Perawat, Apoteker, Sanitarian , Epidemiol og, Bidan, Gizi, Promkes Sumber : WHO dan beberapa jurnal internasional
Catatan: Semua jenis tenaga kesehatan dapat dibutuhkan pada kondisi darurat krisis kesehatan tergantung kepada hasil RHA
FORMULIR 8
PERKIRAAN KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN YANG DIMOBILISASI BERDASARKAN JENIS BENCANA, MENGACU PADA DATA EMPIRIS
TENAGA KESEHAT
AN
STANDA SITUASI R
NORMA L
PERKIRAAN KEBUTUHAN
REFEREN SI Gempa
Bumi/
Tsuna mi
Erupsi gunung
api Banjir Banjir Bandang
Dokter Umum
1 Per 1.000 pendudu k
3 – 6 kali standar situasi normal
2 – 6 kali standar situasi normal
7% - 16%
dari standar situasi normal
2,5 kali standar situasi normal
Data empiris
Perawat
2,7 per 1.000 pendudu k
2 – 12 kali standar situasi normal
+ 6 lipat standar situasi normal
6% - 16%
dari standar situasi normal
2 kali standar situasi normal
Data empiris
Apoteker
0,91 per 1.000 pendudu k
2%-50%
dari standar situasi normal
0,005 – 2 kali standar situasi normal
1% - 17%
dari standar situasi normal
- Data
empiris
Bidan
2 per 1.000 pendudu k
1% - 33% dari standar situasi normal
0,03 – 2 kali standar situasi normal
2% - 3%
dari standar situasi normal
- Data
empiris
Sp. Bedah Umum
0,02 per 1.000 pendudu k
2-4 kali standar situasi normal
7 – 18 kali standar situasi normal
-
3 kali standar situasi normal
Data empiris
Sp. Ortopedi
Dokter Ortoped i : Pasien
= 1:10
Dokter Ortopedi : Pasien = 1:10
-
Dokter Ortopedi : Pasien = 1:10
PABOI (Perhimpu nan Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatol ogi Indonesia)
Sp. Obsgyn 0,03 per 1.000
6% - 60% dari
0 – 2 kali
standar - - Data
empiris
TENAGA KESEHAT
AN
STANDA SITUASI R
NORMA L
PERKIRAAN KEBUTUHAN
REFEREN SI Gempa
Bumi/
Tsuna mi
Erupsi gunung
api Banjir Banjir Bandang pendudu
k standar
situasi normal
situasi normal
Sp. Anestesi
0,02 per 1.000 pendudu k
0,5 – 2 kali standar situasi normal
0 – 1 kali standar situasi normal
-
3 kali standar situasi normal
Data empiris
Sp. Anak
0,024 per 1.000 pendudu k
1 – 3 kali standar situasi normal
0 – 11 kali standar situasi normal
0 – 2 kali standar situasi normal
- Data
empiris
Sp. Penyakit Dalam
0,03 per 1.000 pendudu k
0,4 – 1,4 kali standar situasi normal
0 –3 kali standar situasi normal
- - Data
empiris
Sanitarian
0,21 per 1.000 pendudu k
5% - 60% dari standar situasi normal
27% - 40%
dari standar situasi normal
0 – 19%
dari standar situasi normal
6 kali standar situasi normal
Data empiris
Gizi
0,35 per 1.000 pendudu k
12%- 80% dari standar situasi normal
0,03 – 9 kali standar situasi normal
0 – 22%
dari standar situasi normal
- Data
empiris
• Perkiraan kebutuhan ini memerlukan kajian lebih lanjut untuk mengevaluasi proses mobilisasi yang pernah dilakukan.
• Kebutuhan saat darurat bencana/krisis kesehatan menyesuaikan dengan hasil Rapid Health Assessment (RHA).
• Beberapa hal lain yang mempengaruhi jumlah kebutuhan yaitu jumlah korban dan kerusakan fasilitas kesehatan, kapasitas SDM setempat, durasi kedaruratan, serta akses ke pelayanan kesehatan, yang bisa bervariasi pada masing-masing gempa dan/atau tsunami.
FORMULIR 9 JENIS TENAGA CADANGAN MENGACU PADA 10 PILAR RESPONS PANDEMI
WHO
Pilar untuk Respons Pandemi
Jenis Tenaga yang dibutuhkan
Khusus Nakes Bisa dilaksanakan oleh Nakes dan
Non Nakes 1 Koordinasi,
Perencanaan dan Monitoring
Manajer, pengelola data dan informasi, petugas RHA 2 Komunikasi Risiko
dan Pemberdayaan Masyarakat
Tenaga promosi kesehatan,
humas (pengelola media social, dst) 3 Surveilans,
Penyelidikan
Epidemiologi, Kontak Tracing, Analisis Risiko
• Surveilans, Epidemiolog, Entomolog, dan Nakes lainnya (tergantung kepada jenis pandeminya)
• Tenaga tracing, tenaga kesling
4 Pintu Masuk Negara/
Wilayah, Perjalanan Internasional dan Transportasi,
termasuk PSBB &
PPKM
Epidemiolog,
entomolog tenaga sanitasi lingkungan
5 Laboratorium Analis laboratorium Administrasi 6 Pengendalian Infeksi • Tim PPI, Sanitarian • pemulasaran
jenazah 7 Manajemen Kasus • Tenaga medis,
Dokter, perawat, bidan,
• apoteker, TTK
• radiografer, elektromedis
• disaster health manager
• pemulasaran jenazah, driver ambulans
• Perekam medis dan informasi kesehatan
• Administrasi
• Medical first aid
• Psychological First Aid 8 Dukungan
Operasional dan Logistik
• Apoteker
• Tenaga teknis
kefarmasian (TTK)
• Ahli manajemen logistik
• Pengelola gudang.
Pilar untuk Respons Pandemi
Jenis Tenaga yang dibutuhkan
Khusus Nakes Bisa dilaksanakan oleh Nakes dan
Non Nakes 9 Keberlangsungan
Pelayanan dan Sistem Esensial
• Dokter, Perawat, Bidan
• Apoteker, TTK
• Disaster health manager
• registrasi dan administrasi 10 Vaksinasi Dokter/dokter gigi,
Perawat, Bidan Registrasi dan administrasi
FORMULIR 10 KLASIFIKASI TENAGA CADANGAN DENGAN SISTEM KLASTER KESEHATAN No. Klaster Kesehatan Tenaga Cadangan
Nakes Nakes dan Non Nakes 1. Koordinator ● pejabat/tenaga kesehatan
yang ditunjuk sebagai koordinator
● manajerial
● disaster health manager
● petugas administrasi
● petugas registrasi 2. Tim data, informasi,
dan surveilans ● pengelola data dan informasi
● petugas Rapid Health Assessment (RHA)
● surveilans
● manajemen data dan informasi
● kehumasan (pengelola media sosial)
● teknisi radio komunikasi 3. Tim Logistik ● tenaga kefarmasian
● tenaga teknis kefarmasian
● apoteker
● ahli manajemen logistik
● pengemudi
● pengelola gudang
● porter 4. Subklaster Promosi
Kesehatan ● pengelola program promosi kesehatan
● tenaga kesehatan masyarakat
● tenaga promosi kesehatan
5. Subklaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan
● tenaga kesehatan masyarakat
● tenaga kesehatan lingkungan
● surveilans
● epidemiolog
● entomolog
● sanitarian
● tim PPI
● nakes lainnya (tergantung kepada jenis pandeminya)
● tenaga sanitasi/
kesehatan lingkungan
● tenaga tracing
6. Subklaster Pelayanan
Kesehatan ● tenaga medis
● teaga keperawatan
● tenaga kebidanan
● tenaga keterapian fisik
● tenaga keteknisian medis
● tenaga kesehatan tradisional
● tenaga teknik biomedik
● radiographer
● analis laboratorium
● medical first aid
● petugas administrasi
● petugas registrasi
● pemulasaran jenasah
● pengemudi ambulans
● pengemudi mobil jenasah
7. Subklaster Pelayanan
Gizi ● tenaga gizi ● petugas administrasi 8. Subklaster Kesehatan
Jiwa ● tenaga psikologi klinis
● psikiater
● psikolog
● Psychological First Aid
9. Subklaster Kesehatan
Reproduksi ● tenaga kebidanan
● dokter spesialis obgyn
● teaga keperawatan
● petugas administrasi
10. Subklaster DVI ● kedokteran forensik ● petugas administrasi
FORMULIR 11 FORMAT PELAPORAN KLASTER KESEHATAN
R. TIM KEGAWATDARURATAN MEDIS/EMERGENCY MEDICAL TEAM (EMT)