• Tidak ada hasil yang ditemukan

Surat Audiensi dan Sosialisasi LAMFI

N/A
N/A
LAMFI Sul Sel

Academic year: 2023

Membagikan "Surat Audiensi dan Sosialisasi LAMFI"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nomor : 350/LAMFI/U/VI/2023 Lampiran : -

Perihal : Surat Audiensi dan Sosialisasi LAMFI Kepada

Yth Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat Di Tempat

Assalamualaikum wr wb.

Sehubungan dengan disahkannya Lembaga akreditasi Mutu Fasyankes Indonesia (LAMFI) sebagai salah satu Lembaga Penyelenggara Akreditasi Puskesmas, Klinik, Labkes, UTD, Tempat Praktek Mandiri Dokter dan Dokter Gigi yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No HK 01.07MENKES/32/2023 tanggal 20 Januari 2023 tentang Lembaga Penyelenggara Akreditasi, Halaman 3 Nomor Urut 07.

Dengan ini LAMFI berkeinginan memperkenalkan diri sebagai salah satu lembaga mitra penyelenggara akreditasi pilihan mitra Dinkes, yang siap membantu proses akreditasi. LAMFI memiliki komitmen mewujudkan penguatan mutu pelayanan prima bagi fasilitas kesehatan yang diakreditasi. Profil LAMFI terlampir.

Untuk memudahkan proses akreditasi, LAMFI bermaksud melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Kesehatan baik secara daring maupun luring untuk membantu mensosialisasikan LPA LAMFI kepada puskesmas, klinik, Labkes, UTD, TPMD, TPMDG di wilayah kerja Dinas Kesehatan.

Info lebih lanjut harap menghubungi Admin LAMFI (081398840320) atau Sekjen Ilmy (085780334188) email LAMFI ([email protected]). Demikian surat ini kami sampaikan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum wr wb.

Jakarta, 26 Juni 2023

Lembaga Akreditasi Mutu Fasyankes Indonesia (LAMFI) Ketua Umum

dr. M Makky Zamzami, MARS

Sekretaris Jendral

Surotul Ilmiyah, SKM, MKM

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) telah menyelenggarakan acara sosialisasi Proses Akreditasi Tahap Pertama untuk program studi Diploma

Asumsi: 1 dokter per Klinik Mandiri (catatan: seringkali dokter Puskesmas yang sama juga praktek di Klinik Mandiri) Asumsi: 1 dokter per Klinik Mandiri (catatan: seringkali

46 Tahun 2015 tentang Akreditasi FKTP ,Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi adalah Pengakuan yang diberikan

7 Kebidanan Bidan di Rumah Sakit/ Puskesmas/ Klinik negeri maupun swasta, Institusi Pendidikan, Lembaga Pengembangan, Peneliti Kesehatan, LSM bidang Kesehatan, Bidan Praktek

Dokter/Dokter Gigi, Penanggung jawab Klinik Pratama/Tempat Prak k Mandiri Dokter/Dokter Gigi mengajukan permohonan survei akreditasi kepada lembaga independen penyelenggara

Sanksi Surveior Surveior akreditasi yang terbukti melanggar kode etik dalam melaksanakan tugas survei akreditasi Puskesmas, Klinik, Laboratorium Kesehatan, UTD, TPMD, dan TPMDG dapat

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi;

PIHAK PERTAMA akan menugaskan surveior akreditasi Puskesmas/Klinik/LabKes/UTD* untuk melaksanakan survei akreditasi, setelah PIHAK KEDUA memenuhi persyaratan yang sudah di tetapkan..