Kelenjar tiroid akan bertambah hingga 15,0 ml saat lahir akibat hiperplasia kelenjar dan peningkatan vaskularisasi. Peningkatan distensi perut, menyebabkan panggul miring ke depan, penurunan tonus otot, dan peningkatan beban pada akhir kehamilan memerlukan penyesuaian kembali. 13. massa tubuh yaitu menggunakan rumus berat badan terhadap tinggi badan, menggunakan indeks massa tubuh yaitu menggunakan rumus berat badan dibagi tinggi badan pangkat 2. k. Sistem saraf.
Pada usia kehamilan 32 minggu ke atas, karena usus tertekan oleh rahim yang membesar terhadap diafragma, diafragma menjadi kurang leluasa bergerak sehingga mengakibatkan ibu hamil mengalami kesulitan bernapas. Ibu hamil tidak boleh berada di tempat yang terlalu ramai dan padat karena akan mengurangi asupan oksigen. Kebutuhan gizi ibu hamil dengan berat badan normal per hari adalah 6 porsi nasi, 3 mangkuk sayur, 4 potong buah-buahan, 2 gelas susu, 3 potong daging ayam/ikan/telur, 5 sendok teh lemak/minyak, 2 sdm. . dari gula.
Kebutuhan gizi ibu hamil obesitas per hari adalah 2 gelas nasi, 3 mangkuk sayur, 4 potong buah-buahan, 4 sendok makan susu, 1 butir telur, 1 potong daging ukuran sedang, 1 potong ikan ukuran sedang, 1 potong daging ukuran sedang. sepotong tahu berukuran besar. , gula pasir 3 sendok makan, lemak/minyak 3 sendok teh, roti 2 potong. Kebutuhan gizi ibu hamil kurus per hari adalah 4 gelas nasi, 3 mangkuk sayur, 1 potong buah-buahan, 9 sendok makan susu, 2 butir telur, 1 potong daging ukuran sedang, 1 potong daging ayam ukuran besar, 1 potong daging ukuran sedang. sepotong ikan berukuran. , tempe 3 potong ukuran sedang, tahu 1 potong sedang, gula pasir 5 sendok makan, lemak/minyak 5 sendok teh, roti 4 potong, dan cookies 6 potong. Ibu hamil boleh terus berhubungan seks dengan suaminya selama hubungan seks tersebut tidak mengganggu kehamilannya.
Pertumbuhan rahim yang semakin membesar akan menyebabkan ligamen atau otot meregang, sehingga pergerakan ibu hamil menjadi terhad dan kadangkala menyebabkan kesakitan.
Kebutuhan Psikologis Ibu Hamil Trimester III
Ketidaknyamanan pada kehamilan
Peningkatan jumlah progesteron selama kehamilan.. mempengaruhi pusat pernapasan untuk menurunkan kadar karbon dioksida dan meningkatkan kadar oksigen. Selain itu, diafragma mengalami peningkatan sekitar 4 cm selama kehamilan.. wanita harus secara sadar mengatur... kecepatan dan kedalaman pernapasan saat mengalami hiperventilasi. 3) Menganjurkan... wanita untuk berdiri dan... merentangkan tangannya ke atas kepala secara berkala dan bernapas dalam-dalam. 4) Perintahkan dia untuk melakukan peregangan yang sama di tempat tidur seperti saat dia berdiri.. sirkulasi vena menurun dan meningkat. .tekanan vena pada ekstremitas bawah akibat pembesaran tekanan uterus pada vena panggul pada waktu. 29. duduk/berdiri dan di vena cava inferior saat tidur telentang. Gantung terlihat di pergelangan kaki dan harus dibedakan dengan edema akibat preeklampsia.
Tanda-tanda Bahaya/ Komplikasi Ibu dan Janin
Pada akhir kehamilan, perdarahan abnormal berwarna merah, banyak dan terkadang tidak disertai rasa sakit. Plasenta previa adalah suatu kondisi dimana plasenta menempel pada lokasi yang tidak normal, yaitu di segmen bawah rahim, sehingga menutupi sebagian atau seluruh ostium bagian dalam rahim. Sakit kepala yang menandakan adanya masalah serius adalah sakit kepala parah yang berlangsung terus menerus dan tidak hilang dengan istirahat.
Penglihatan kabur atau berbayang dapat disebabkan oleh sakit kepala hebat yang menyebabkan edema otak dan peningkatan daya tahan otak yang mempengaruhi sistem saraf pusat, sehingga dapat menyebabkan kelainan otak (sakit kepala, kejang) dan gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan yang menandakan kondisi yang mengancam jiwa adalah perubahan penglihatan secara tiba-tiba, seperti penglihatan kabur atau seperti hantu, melihat titik-titik, berkedip. Selain itu, adanya skotoma, diplopia, dan ambriopia merupakan tanda yang menunjukkan preeklamsia berat yang berujung pada eklampsia.
Hal ini disebabkan adanya perubahan sirkulasi darah pada pusat penglihatan di korteks serebral atau di retina (edema retina dan spasme pembuluh darah). Hampir separuh ibu akan mengalami pembengkakan normal pada kaki yang biasanya muncul pada sore hari dan biasanya hilang setelah beristirahat atau memposisikan diri lebih tinggi. Bayi harus bergerak minimal 3 kali dalam 1 jam jika ibu dalam keadaan berbaring atau istirahat dan jika ibu makan dan minum dengan baik.
Pecahnya ketuban pada kehamilan jangka panjang dan disertai tanda-tanda persalinan adalah hal yang wajar. Pecahnya ketuban sebelum tanda-tanda persalinan muncul dan menunggu satu jam sebelum tanda-tanda persalinan dimulai disebut dengan ketuban pecah dini. Ketuban pecah dini menyebabkan adanya hubungan langsung antara dunia luar dengan ruang di dalam rahim sehingga memudahkan terjadinya infeksi.
Strandar Pelayanan pada Masa Kehamilan a. Tujuan kunjungan
Pelayanan prenatal komprehensif adalah pelayanan prenatal yang komprehensif dan berkualitas tinggi yang diberikan kepada semua ibu hamil dan dikaitkan dengan program lain yang memerlukan intervensi selama kehamilan. Tujuan ANC komprehensif adalah untuk mewujudkan hak setiap ibu hamil atas pelayanan antenatal yang bermutu sehingga dapat memperoleh kehamilan yang sehat, melahirkan dengan selamat dan melahirkan bayi yang sehat. Pada masa reproduksi yang sehat diketahui usia aman untuk hamil dan melahirkan adalah 20-30 tahun (Romauli, 2011).
Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh terhadap kehamilan maka harus diketahui pekerjaan ibu seperti bekerja di pabrik rokok, percetakan, dan lain-lain (Romauli, 2011). Pada Primigravida hal ini terutama disebabkan oleh kepala janin yang turun sehingga menekan kandung kemih (Varney, 2007). Ketidaknyamanan ini disebabkan oleh kurangnya ruang fungsional lambung akibat perubahan dan tekanan dari rahim yang membesar (Varney, 2007).
Data-data tersebut digunakan untuk mengetahui suasana harmonis dalam rumah tangga ibu dan mendukung diagnosis PMS jika ibu sering berganti pasangan, antara lain usia pertama kali menikah, status perkawinan sah/tidak sah, lama perkawinan, dan jumlah suami yang dimilikinya saat ini. telah menikah. Yang penting ibu hamil trimester III harus mewaspadai banyaknya gerakan janin, ibu harus melaporkan dan memeriksa apakah ada penurunan gerakan janin yang terhenti. Hal ini untuk mengetahui apakah kehamilan tersebut disebabkan karena kurangnya alat kontrasepsi atau bukan (Romauli Riwayat psikologis, sosial budaya dan spiritual.
Ibu hamil memerlukan istirahat yang cukup baik siang maupun malam untuk menjaga derajat kesehatan ibu dan bayinya. Kebutuhan istirahat ibu hamil : malam : ± 8-10 jam/hari, siang hari ± 1-2 jam/hari (Ari S, 2009). c) Pola eliminasi. Ibu hamil pada TM II mulai mengalami gangguan, relaksasi umum otot polos dan kompresi usus bagian bawah akibat pembesaran rahim. Ibu hamil dapat melakukan aktivitas sehari-hari, namun tidak terlalu lelah dan berat karena takut mengganggu kehamilannya.Ibu hamil terutama pada trimester pertama dan kedua memerlukan bantuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari agar tidak terlalu lelah.
Kelelahan dalam beraktivitas akan menimbulkan banyak komplikasi pada setiap ibu hamil, misalnya pendarahan dan keguguran (Ari S, 2009). e) Model seksual. Ibu hamil dengan tinggi badan kurang dari 145 cm tergolong risiko tinggi karena berisiko memiliki panggul yang sempit sehingga kepala bayi sulit dilahirkan secara normal (Romauli, 2011). Dengan demikian, jika hal ini terdeteksi sejak dini pada kehamilan, petugas dapat memotivasi ibu untuk lebih memperhatikan kuantitas dan kualitas makanannya (Romauli, 2011). b) Tanda-tanda vital (1) Tekanan darah.
Selain itu dilakukan auskultasi untuk mendengar ada tidaknya rhonches atau siulan pada dada ibu (Romauli, 2011). a) Menentukan apakah Anda hamil atau tidak (b) Anak tersebut hidup atau mati. Pemeriksaan Hb pada ibu hamil dilakukan pada kunjungan pertama kehamilan dan diulangi pada minggu ke 28-32 atau lebih tepatnya pada minggu ke 30 kehamilan (Romauli, 2011).
Identifikasi Masalah atau Diagnosa
Subjektif: ibu mengatakan sering buang air kecil dan merasa ingin buang air kecil lagi. Subjektif : ibu mengatakan punggung atas dan bawah terasa nyeri. Tujuan : saat berdiri, postur tubuh ibu miring. Subjektif : ibu mengatakan merasa sesak nafas terutama saat tidur. Tujuan : Kecepatan pernafasan meningkat, pernafasan ibu terasa cepat.
Subjektif : ibu mengatakan merasakan sakit pada perut Tujuan : ibu merasakan nyeri pada saat meraba perut f. Menurut Sulistyawati (2009), berikut beberapa kemungkinan diagnosis yang dapat ditemukan pada pasien selama kehamilan: . a) Kemungkinan terjadinya intrauterine growth retardation (IUGR) b) Kemungkinan terjadinya eklampsia.
Identifikasi Kebutuhan Segera
Intervensi
R/ Menginformasikan hasil pemeriksaan kepada pasien merupakan langkah awal bidan dalam membangun hubungan komunikasi yang efektif sehingga dalam proses EEC akan diperoleh pemahaman yang optimal terhadap materi EEC (Sulistyawati Memberikan EEC tentang ketidaknyamanan yang mungkin timbul pada pasien) trimester III dan cara mengatasinya R/ Adanya reaksi sikap positif ibu terhadap perubahan yang terjadi dapat menurunkan kecemasan dan dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi Sehingga apabila sewaktu-waktu ibu mengalami suatu masalah , ibu sudah mengetahui cara mengatasinya (Sulistyawati menyarankan ibu untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
R/ Kebutuhan metabolisme janin dan ibu memerlukan perubahan besar dalam kebutuhan nutrisi selama kehamilan dan memerlukan pemantauan ketat (Manurung, et al.). Jelaskan pada ibu apa saja tanda-tanda bahaya pada trimester ketiga, seperti pendarahan, sakit kepala hebat, dan nyeri perut akut. R/ Memberikan informasi tentang tanda-tanda bahaya kepada ibu dan keluarga untuk melibatkan ibu dan keluarga dalam pemantauan dan deteksi dini (Sulistyawati, 2009) Beritahukan pada ibu bahwa ia harus melakukan kunjungan berikutnya yaitu seminggu lagi.
R/ Langkah ini dimaksudkan untuk memberikan penegasan kepada ibu bahwa walaupun saat ini tidak ditemukan kelainan, namun tetap perlu dilakukan pemantauan karena sudah memasuki trimester ketiga (Sulistyawati, 2009). R/ Penggunaan penyangga perut dapat mengurangi tekanan pada ekstremitas bawah (meringankan tekanan pada vena panggul) sehingga aliran darah balik menjadi lancar (Varney, 2007). Tujuan : ibu memahami dan memahami penyebab kram pada kehamilan fisiologis, ibu dapat beradaptasi dan mengatasi kram yang terjadi.
Tujuan : ibu dapat memahami penyebab sembelit yang dialaminya.Ujian luaran : ibu dapat mengatasi sembelit, kebutuhan nutrisi ibu terpenuhi.
Implementasi
Evaluasi