• Tidak ada hasil yang ditemukan

Agroteknologi: Genetika Tanaman

N/A
N/A
Taufiq Ramadhan

Academic year: 2024

Membagikan " Agroteknologi: Genetika Tanaman"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Taufiq Ramadhan NIM : 20031108004 Prodi : Agroteknologi MK : Genetika Tanaman

GENETIKA POPULASI

Kolam Gen

Anggota suatu spesies dapat kawin silang & menghasilkan keturunan yang subur. Spesies memiliki kumpulan gen Bersama. Kumpulan gen – semua alel dari semua individu dalam suatu populasi. Spesies yang berbeda TIDAK bertukar gen dengan kawin silang. Spesies berbeda yang kawin silang sering menghasilkan keturunan yang steril atau kurang hidup.

Populasi

Sekelompok spesies yang sama yang hidup di suatu daerah. Tidak ada dua individu yang persis sama (variasi). Lebih banyak individu Fit bertahan & meneruskan sifat-sifat mereka.

Spesiasi

Pembentukan spesies baru. Satu spesies dapat dipecah menjadi 2 atau lebih spesies. Suatu spesies dapat berevolusi menjadi spesies baru. Memerlukan waktu yang sangat lama.

Teori Sintesis Modern

Menggabungkan seleksi Darwin dan pewarisan Mendel. Genetika populasi – studi tentang variasi genetik dalam suatu populasi. Penekanan pada karakter kuantitatif (tinggi, ukuran ...).

Teori hari ini tentang evolusi

 Mengakui bahwa GEN bertanggung jawab atas pewarisan karakteristik

 Mengakui bahwa POPULASI, bukan individu, berevolusi karena seleksi alam &

pergeseran genetic

 Mengakui bahwa SPESIASI biasanya disebabkan oleh akumulasi bertahap dari perubahan genetik kecil

Mikroevolusi

 Perubahan terjadi pada kumpulan gen karena mutasi, seleksi alam, penyimpangan genetik, dll.

 Perubahan kumpulan gen menyebabkan lebih banyak VARIASI pada individu dalam populasi

Proses ini disebut MIKROEVOLUSI

Contoh : Bakteri menjadi tidak terpengaruh oleh antibiotik (resisten)

(2)

Prinsip Hardy-Weinberg

Digunakan untuk menggambarkan populasi yang tidak berevolusi. Pengacakan alel dengan meiosis dan pembuahan acak tidak berpengaruh pada keseluruhan kumpulan gen. Populasi alami tidak diharapkan benar-benar berada dalam keseimbangan HardyWeinberg.

Prinsip Hardy-Weinberg

 Penyimpangan dari kesetimbangan Hardy-Weinberg biasanya menghasilkan evolusi

 Memahami populasi yang tidak berevolusi, membantu kita memahami bagaimana evolusi terjadi

Asumsi Prinsip H-W

1. Ukuranpopulasibesar-populasikecilmemilikifluktuasifrekuensialel(misalnya, kebakaran, badai).

2. Tidak ada migrasi - imigran dapat mengubah frekuensi alel dengan membawa alel baru ke suatu populasi.

3. Tidak ada mutasi bersih - jika alel berubah dari satu ke yang lain, ini akan mengubah frekuensi alel tersebut

4. Perkawinan acak - jika sifat tertentu lebih diinginkan, maka individu dengan sifat tersebut akan dipilih dan ini tidak akan memungkinkan pencampuran alel secara acak.

5. Tidak ada seleksi alam - jika beberapa individu bertahan hidup dan bereproduksi pada tingkat yang lebih tinggi daripada yang lain, maka keturunan mereka akan membawa gen tersebut dan frekuensinya akan berubah untuk generasi berikutnya

Kumpulan gen populasi NON-EVOLVING tetap KONSTAN selama beberapa generasi (frekuensi alel tidak berubah).

Persamaan Hardy-Weinberg : 1,0 = p2 + 2pq + q2

Di mana:

p2 = frekuensi genotipe AA 2pq = frekuensi Aa q2 = frekuensi genotipe aa

Referensi

Dokumen terkait

Seleksi dilakukan terhadap tanaman yang menunjukkan kemampuan bertahan hidup yang baik, seperti laju peningkatan tinggi tanaman yang tertinggi, jumlah daun terbanyak,

Untuk menghasilkan program seleksi yang efektif, seleksi dengan individu yang jumlahnya lebih banyak dilakukan di dalam populasi sehingga variasi genetik yang tinggi dapat

Populasi dengan keragaman genetik yang tinggi mempunyai peluang hidup yang lebih baik karena mempunyai kemampuan yang lebih baik untuk beradaptasi dengan

Persentase tingkat persilangan alami untuk mengetahui terjadinya perpindahan gen dari tanaman kentang transgenik RB ke tanaman kentang non transgenik dengan metode seleksi

Perbanyakan dengan stek batang memiliki beberapa keuntungan antara lain dapat bertahan hidup lebih tinggi, pertumbuhannya lebih cepat, bibit yang dihasilkan berkualitas tinggi sama

Konservasi Keanekaragaman Hayati: Perlindungan keanekaragaman hayati, baik di tingkat gen, spesies, maupun ekosistem, penting untuk menjaga keseimbangan alam dan kelangsungan hidup

Konservasi Keanekaragaman Hayati: Perlindungan keanekaragaman hayati, baik di tingkat gen, spesies, maupun ekosistem, penting untuk menjaga keseimbangan alam dan kelangsungan hidup

Teori evolusi adalah perubahan secara bertahap dalam waktu yang lama akibat seleksi alam pada variasi gen dalam suatu individu spesies yang menghasilkan perkembangan spesies baru..