Aksi Nyata
Henni Apriani, S.Pd. – SMA Negeri Surulangun
1. Rancanglah rencana penyebaran pemahaman "Mengapa Kurikulum perlu Berubah?" kepada sasaran yang menurut Anda perlu memahami konsep ini.
Saya melakukan aksi nyata rencana penyebaran pemahaman “Mengapa Kurikulum Perlu Berubah kepada sasaran rekan guru dan siswa.
2. Komunikasikan pemahaman Anda tentang kurikulum dan "Mengapa Kurikulum perlu Berubah?" kepada sasaran tersebut.
Saya berkomunikasi langsung dengan rekan guru dan siswa dengan bertatap muka secara langsung dengan bahasan tentang kurikulum dan "Mengapa Kurikulum perlu Berubah?" kepada sasaran tersebut di SMA Negeri Surulangun
3. Pemahaman boleh disampaikan melalui ragam media
(presentasi/video/poster/booklet/lagu/puisi/dll) dengan cara yang efektif untuk sasaran. Kegiatan dapat dilakukan dalam bentuk luring maupun daring melalui media yang menurut Anda sesuai.
Saya melakukan penyebaran melalui poster dan komunikasi langsung secara luring
4. Mintalah refleksi/umpan balik dari sasaran Anda dengan menggunakan cara sendiri atau metode yang tersedia di Perpustakaan Belajar.
Bukti sosialisasi mengapa kurikulum harus berubah:
Umpan balik secara langsung Umpan balik dari rekan sejawat
Bapak Budi Mansyah, S.Pd. (Guru Fisika SMAN Surulangun) mengatakan kuriklum perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman serta memperhatikan keberagaman dan inklusivitas dalam proses belajar mengajar.
Ibu Lusi Mahliana, S.Pd. Gr. (Guru PPKn SMAN Surulangun) mengatakan Jika kurikulum tidak diubah, maka akan muncul kesenjangan antara informasi dan keterampilan yang
diberikan oleh kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari.
Umpan balik dari siswa
Nayla Revalina (Siswa XI6 SMAN Surulangun) mengatakan menurutnya kurikulum Merdeka suatu perubahan pembelajaran yang penting untuk menghadapi Pendidikan pasca pandemic dan untuk menghadapi situasi dunia yang terus berubah.
Arikal Farhan (Siswa XI6 SMAN Surulangun) mengatakan bahwa kurikulum Merdeka menyenagkan walaupun masih belum terlalu paham, karea di kelas XI kami diminta enentukan maple pilihan sehingga kami tidak mendapatkan mata Pelajaran tertentu di kelas. Namun di kurikulm Merdeka kami di latih untuk berani berpendapat, bertanya dan berkomunikasi tentang minat kami.
Umpan balik melalui google form