• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis penilaian kinerja karyawan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis penilaian kinerja karyawan"

Copied!
144
0
0

Teks penuh

Untuk mendeskripsikan monitoring dan evaluasi dalam penilaian kinerja pegawai menggunakan Key Performance Indicator dengan pendekatan Balanced Scorecard. Untuk mendeskripsikan monitoring dan evaluasi dalam penilaian kinerja pegawai menggunakan Key Performance Indicator dengan pendekatan Balanced Scorecard.

Latar Belakang

Membentuk form penilaian kinerja pegawai pada Pegadaian Syariah A Yani Jember dengan bobot pada setiap indikator yang tujuannya telah ditetapkan oleh manajemen Pegadaian Syariah. KPI di Pegadaian Syariah memiliki bobot yang ditentukan oleh manajemen perusahaan, dengan indikator penilaian kinerja.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Menjelaskan monitoring dan evaluasi dalam penilaian kinerja pegawai dengan menggunakan key performance indikator pada Pegadaian Syariah A Yani Jember. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan wacana alternatif bagi para manajer bisnis dan administrator dalam memahami penilaian kinerja karyawan.

Definisi Istilah

Penilaian kinerja merupakan bagian dari proses manajemen sumber daya manusia yang fokus pada upaya “pengambilan gambar”. Penilaian kinerja pegawai yang dimaksud dalam penelitian ini adalah penilaian kinerja yang menggunakan key performance indikator dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard yang terdiri dari empat perspektif yaitu finansial, pelanggan, proses bisnis internal serta pembelajaran dan pertumbuhan, yang dilakukan di Pegadaian Syariah Jember.

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

Perbedaan kedua penelitian ini adalah penelitian sebelumnya menjelaskan rekrutmen pegawai terhadap kinerja pegawai, sedangkan penelitian yang diteliti membahas tentang penilaian kinerja pegawai. Persamaannya antara penelitian ini membahas kedua KPI, penelitian sebelumnya membahas tentang Implementasi dan Implikasi Key Performance Indicator (KPI) terhadap kinerja BRI Syariah KCP Mojokerto Majapahit dan penelitian ini menganalisis evaluasi kinerja pegawai Bank BRIsyariah KCP Pasuruan menggunakan KPI dengan A Balanced Pendekatan Kartu Skor.

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

Kajian Teori

23 Viethzal Rivai Zainal dan Ali Gufron Mukti, PENILAIAN KINERJA Cara akurat dan mudah untuk mengukur dan menilai kinerja karyawan suatu perusahaan, (Jakrta: RAJAWALI Press, 2018), 26. Suatu perusahaan mempunyai produk atau jasa yang memberikan manfaat atau dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen jika manfaat yang diterima relatif lebih tinggi dibandingkan pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh produk atau jasa tersebut 46 Untuk mencapai hal tersebut perusahaan harus mampu menciptakan dan menyediakan produk atau jasa yang bernilai jika memiliki kinerja keuangan yang baik yang ingin dicapai dalam jangka waktu yang lama. waktu. Suatu produk atau jasa dikatakan mempunyai nilai bagi konsumen apabila manfaat yang diterima relatif lebih tinggi dibandingkan dengan pengorbanan yang dilakukan konsumen untuk memperoleh produk atau jasa tersebut.

Suatu perusahaan yang menghasilkan produk atau jasa harus mampu memberikan produk atau jasa yang sesuai dengan harapan pelanggan. Untuk itu perusahaan harus peka terhadap ekspektasi pelanggan terhadap keluaran produk atau jasanya dengan memberikan perhatian intensif kepada manajer dan karyawan sebagai salah satu faktor penentu apakah produk atau jasa tersebut diinginkan, disukai pelanggan atau tidak. Dalam perspektif ini, kinerja bisnis suatu organisasi/perusahaan diukur dari bagaimana perusahaan tersebut dapat memproduksi barang atau jasa secara efektif.

Pada fase ini perusahaan akan mewujudkan keinginan dan kebutuhan konsumen terhadap produk atau jasa dengan memulai proses produksi atau pemberian jasa kemudian dengan meluncurkan produk atau jasa tersebut ke pasar.49. Pelayanan purna jual merupakan suatu kegiatan yang menciptakan nilai bagi pelanggan atas penggunaan produk atau jasa perusahaan yang telah disediakan. Proses ini akan memberikan rasa aman bagi konsumen setelah menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.50 d) Perspektif pertumbuhan dan pembelajaran (Learning and.

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Bagian ini dapat memuat hal-hal yang berkaitan dengan asumsi dasar atau fakta yang dianggap benar tanpa pembuktian dan pembatasan, yaitu aspek-aspek tertentu yang dijadikan kerangka berpikir. Alasan peneliti menggunakan metode kualitatif karena memudahkan peneliti dalam mendeskripsikan, menyimpulkan dan menganalisis data, terutama dengan menggunakan pendekatan kualitatif ini sesuai dengan sifat masalah yang diteliti yaitu Analisis Penilaian Kinerja Pegawai dengan menggunakan Key Performance Indikator dengan Pendekatan Balance Scorecard pada Pegadaian Syariah Jember.

Lokasi Penelitian

Subjek Penelitian

  • Keabsahan Data
  • Tahap-tahap Penelitian

Sumber Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh melalui pihak lain dan tidak diperoleh langsung dari subjek penelitian. Observasi sering juga diartikan dengan observasi, observasi adalah suatu alat pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematis gejala-gejala yang diselidiki. Padahal yang dimaksud dengan observasi di sini adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian.

Metode dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak diperlihatkan secara langsung kepada subjek penelitian, melainkan melalui dokumen, yaitu dengan mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan penelitian, sebagai pelengkap hasil wawancara. Untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penelitian, penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif, yaitu analisis yang dilakukan bukan dalam bentuk angka-angka melainkan dalam bentuk lapangan dan uraian deskriptif. Metode diskusi yang digunakan untuk menganalisis data dalam hal ini adalah dengan menggunakan pola pikir induktif, yaitu bermula dari fakta atau peristiwa empiris, kemudian temuan tersebut dipelajari dan dianalisis sehingga dapat diambil kesimpulan dan generalisasi.

Triangulasi sumber yang digunakan berarti memperoleh data dari informan yang berbeda dengan menggunakan teknik yang sama. Triangulasi sumber dilakukan dengan cara membandingkan hasil wawancara dengan pihak manajemen Pegadaian Syariah, membandingkan hasil wawancara dengan Penilai Pegadaian Syariah, membandingkan hasil wawancara dengan Kasir Pegadaian Syariah, dan membandingkan hasil wawancara dengan pihak Pegadaian Syariah. Pegadaian Syariah. Manajer Agunan Pegadaian Syariah A Yani Jember. Yakni kepada pengurus Pegadaian Syariah, penilai Pegadaian Syariah, kasir Pegadaian Syariah dan petugas keamanan Pegadaian Syariah.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA

Gambaran Objek Penelitian

  • Sejarah PT Pegadaian (Persero) Syariah A Yani Jember
  • Visi dan Misi PT Pegadaian Syariah a. Visi
  • Job Description 1. Pimpinan
  • Penaksir
  • Kasir
  • Pengelola Marhun
  • Driver
  • Security
  • Profil Sumber Daya Manusia (SDM) PT. Pegadaian Syaiah (Persero) A Yani Jember

Kerja sama ini melahirkan Unit Pelayanan Gadai Syariah (ULGS) yang kini dikenal dengan Cabang Pegadaian Syariah. Kemudian pada tanggal 14 Januari 2003 resmi didirikan Pegadaian Syariah dengan nama Unit Pelayanan Gadai Syariah. Pegadaian Syariah pertama kali didirikan di Jakarta dengan nama Unit Pelayanan Gadai Syariah (ULGS) cabang Dewi Sartika pada bulan Januari 2003.

Masih di tahun yang sama, 4 kantor cabang Pegadaian di Aceh diubah menjadi Pegadaian Syariah. Konsep operasional pegadaian syariah mengacu pada sistem administrasi modern yaitu prinsip rasionalitas, efisiensi dan efektivitas yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Fungsi operasional Pegadaian Syariah yang sebenarnya dilaksanakan oleh Kantor Cabang Pegadaian Syariah/Unit Pelayanan Gadai Syariah (ULGS) sebagai satu kesatuan organisasi yang berada di bawah binaan Divisi Usaha Lainnya PT.

Pegadaian Syariah Cabang Ahmad Yani Jember, didirikan pada tahun 2008, berlokasi di Jl. Pegadaian Syariah Cabang Ahmad Yani Jember mempunyai dua unit Pegadaian Syariah diantaranya Unit Karimata Jember dan Unit Talang Sari Jember. 63 Ika Farida, Jual Beli Emas Secara Kredit Pada Unit Pegadaian Syariah A. Yani Jember Dalam Perspektif Hukum Islam. Mulia merupakan produk pegadaian syariah yang diluncurkan pada tahun 2008 dan mendapat respon yang cukup baik dari nasabah.

Tabel 4.1 Struktur Organisasi Pegadaian Syariah A Yani Jember
Tabel 4.1 Struktur Organisasi Pegadaian Syariah A Yani Jember

Penyajian Data

  • Penilaian Kinerja Karyawan menggunakan Key Performance Indicator dengan Pendekatan Balance Scorecard di Pegadaian
  • Monitoring dan Evaluasi Penilaian Kinerja Karyawan menggunakan Key Performance Indicator menggunakan

Penilaian kinerja karyawan dilakukan oleh masing-masing karyawan dan kemudian dikoreksi oleh manajemen lokasi. Setelah melakukan penilaian kinerja pegawai menggunakan form KPI dengan perspektif dalam BSC sebagai indikator penilaian kinerja pegawai. Penilaian kinerja pegawai yang dilakukan pada Pegadaian Syariah A Yani Jember merupakan penilaian yang dilakukan oleh atasan terhadap bawahan.

Tidak ada perbedaan dalam penilaian kinerja pegawai di Pegadaian Syariah, masing-masing mempunyai indikator/aspek pegawai yang dinilai sesuai dengan tujuan yang dicapai. Penilaian kinerja pegawai dengan menggunakan KPI pada Pegadain Syariah A Yani Jember dilakukan oleh pegawai dengan mengisi formulir KPI yang bersifat rahasia. Monitoring dan Evaluasi Penilaian Kinerja Pegawai Dengan Menggunakan Key Performance Indicator Menggunakan Key Performance Indicator Dengan Pendekatan Balance Scorecard Pada Pegadaian Syariah A Yani Jember.

Pemantauan yang saya lakukan untuk menilai kinerja pegawai dilakukan setiap pertengahan tahun dan pada akhir tahun dilakukan pemantauan untuk melihat apakah target sudah tercapai dan mana yang belum tercapai.”73. Setiap pegawai wajib memberikan formulir penilaian kinerja pegawai yang telah diisi lengkap kepada atasannya untuk diperiksa dan mendapatkan hasil yang baik setelah pemeriksaan tersebut. Pelaksanaan pemantauan langsung dilakukan oleh pimpinan cabang yang terlihat dari formulir penilaian kinerja pegawai yang dikirimkan melalui email kepada manajemen oleh pegawai.

Temuan Masalah

  • Analisis Monitoring dan Evaluasi Penilaian Kinerja Karyawan menggunakan Key Performance Indicator dengan pendekatan

Penilaian kinerja pegawai menggunakan KPI pada Pegadaian Syariah A Yani Jember setelah dianalisis mempunyai indikator penilaian dari empat perspektif namun belum memenuhi karakteristik KPI karena tidak adanya ukuran frekuensi pelaporan (harian atau 24 jam/7 hari/mingguan). Penelitian ini sejalan dengan penelitian Widya Wahyuning Arum tahun 2018 yang menemukan permasalahan mengenai periode penilaian kinerja pegawai dengan menggunakan KPI di BRI Syariah KCP Mojokerto hanya dilakukan satu kali dalam satu tahun yaitu pada akhir tahun dilakukan 77 dan temuan permasalahan dalam penelitian ini adalah penilaian kinerja pegawai yang mempunyai empat perspektif sebagai indikator penilaian belum memenuhi karakteristik, frekuensi pelaporan yang belum jelas baik berupa harian, mingguan, bulanan maupun tahunan. Kantor Pusat BRI.78 Dan sejalan dengan penelitian tersebut, penilaian kinerja dengan menggunakan KPI mempunyai target dan bobot yang ditentukan oleh kantor pusat.

Evaluasi Kinerja Pegawai Menggunakan KPI Dengan Pendekatan Balance Scorecard Pada Pegadaian Syariah A Yani Jember, penilaian kinerja pegawai mempunyai bobot dan target yang ingin dicapai. Analisis Monitoring dan Evaluasi Penilaian Kinerja Pegawai menggunakan Key Performance Indicator dengan pendekatan Key Performance Indicator dengan pendekatan Balance Scorecard pada Pegadaian Syariah A Yani Jember. 80Maria Anastasia Vyka Pangudi Putri, “Analisis Penilaian Kinerja Menggunakan Metode Balance Scorecard”, (Disertasi Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2017), 85.

Penggunaan monitoring KPI pada Pgadaian Syariah A Yani Jember dalam jangka waktu yang lama tentunya akan sangat tidak efektif dalam melaksanakan kegiatan penilaian kinerja dan akan menghambat proses pencapaian tujuan selanjutnya. Dan dilakukan setiap akhir tahun untuk monitoring pada saat wawancara pengembangan pegawai.82 Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian masalah yang dilakukan, hasil penelitian ini menunjukkan evaluasi dan monitoring dalam empat perspektif, yang dievaluasi oleh atasan untuk mencapai tujuan. dalam empat perspektif. Dan pemantauan review kinerja pegawai dilakukan dua tahun sekali pada pertengahan tahun dan akhir tahun.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Pegadaian syariah diharapkan dapat melakukan evaluasi kinerja pegawai pada masing-masing jabatan untuk memenuhi tujuan yang telah ditetapkan, hingga memperbaiki indikator kinerja utama yang diidentifikasi setiap tahunnya. Iglina Lubis Putri dan Ismu Kusumanto, 2018, Evaluasi kinerja pegawai dengan metode key performance indikator (KPI), (Jurnal Sains, Teknologi dan Industri). Cara Evaluasi Kinerja Pegawai Menggunakan Key Performance Indicator Dengan Pendekatan Balance Scorecard Di Pegadaian Syariah A Yani Jember.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja pegawai Pegadaian Syariah menggunakan Key Performance Indicator dengan pendekatan Balance Scorecard yang terdiri dari empat perspektif. Rangkuman penilaian kinerja pegawai diperoleh dari dua sumber, yaitu informasi keuangan dan informasi non keuangan. Cara Menilai Kinerja Pegawai Menggunakan Key Performance Indicator Dengan Pendekatan Balance Scorecard Pada Pegadaian Syariah A Yani Jember.

Cara memonitor dan mengevaluasi review kinerja pegawai dengan menggunakan key performance indikator di Pegadaian Syariah A Yani Jember. Pengertian penilaian kinerja pegawai hanyalah salah satu bagian dari proses manajemen kinerja yang lebih luas. Salah satu cara untuk memperoleh indikator yang baik dalam menilai kinerja pegawai adalah dengan menggunakan metode KPI.

13 Viethzal Rivai Zainal dan Ali Gufron Mukti, PENILAIAN KINERJA Cara yang akurat dan mudah untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja karyawan di perusahaan, (Jakrta: RAJAWALI Pers, 2018), 27. 14 Putri Iglina Lubis dan Ismu Kusumanto, Penilaian karyawan kinerja menggunakan Indikator Kinerja Metode Kunci (KPI), Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, Vol.

Gambar

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu
Tabel 4.1 Struktur Organisasi Pegadaian Syariah A Yani Jember
Tabel 4.2 Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan rata-rata kinerja perspektif keuangan, kinerja perspektif pelanggan, serta kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran

mengarahkan perhatian personel kepada komponen tertentu contoh hasil penentuan bobot untuk setiap perspektif dan setiap komponen kinerja dan target kinerja dapat dilihat

Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan rata-rata kinerja perspektif keuangan, kinerja perspektif pelanggan, serta kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran

Setelah Bobot dari masing-masing kriteria dan setiap asisten laboratorium diperoleh selanjutnya untuk melihat mana di antara asisten laboratorium yang memiliki

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bobot kinerja karyawan tiap kriteria berdasarkan job description dengan ANP, mengetahui hasil penilaian kinerja

Evaluasi Kinerja Dalam Meningkatkan Kualitas Karyawan Pada PT Pegadaian (persero) Unit Pelayanan Syariah Murjani Banjarbaru, Skripsi, Jurusan Perbakan Syariah,

Perspektif Learning and Growth (L) untuk me- ningkatkan perspektif ini dilakukan dengan cara seba- gai berikut: meningkatkan produktivitas karyawan meningkatkan kualitas dan

ANALISIS PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PT SMARTFREN TELECOM TBK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED DAN MARKET VALUE ADDED LAPORAN AKHIR Laporan Akhir Ini Disusun