• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERENCANAAN SUKU CADANG DENGAN METODE SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) GUNA MENDUKUNG KESIAPAN KAPAL SELAM

N/A
N/A
JEKI AJIANTARA

Academic year: 2024

Membagikan "ANALISIS PERENCANAAN SUKU CADANG DENGAN METODE SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) GUNA MENDUKUNG KESIAPAN KAPAL SELAM "

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

RESUME JURNAL

Judul ANALISIS PERENCANAAN SUKU CADANG DENGAN METODE SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) GUNA MENDUKUNG KESIAPAN KAPAL SELAM

Nama Jurnal Jurnal Chart Dantum Volume dan

Halaman

Vol. 7, No. 1 dan 63-71

Tahun 2021

Penulis Novi Shobi Hendri dan Hari Subagyo Reviewer Jeki Ajiantara, Riki Almanza dan Ridwan Medianto Tanggal Reviewer 21 Oktober 2023

Latar Belakang Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam hal ini khususnya kapal selam sangat memegang peran penting dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yuridiksi nasional. permasalahan sering terjadi keterlambatan proses pemenuhan suku cadang baik sebelum ataupun selama KRI Kapal Selam melaksanakan tugas operasi di laut. Berdasarkan permasalahan yang tersebut di atas, peneliti mencoba menerapkan Teori Supply Chain Management (SCM) pada sistem perencanaan suku cadang yang diharapkan mampu memberikan solusi secara signifikan dalam usaha memenuhi dukungan kebutuhan suku cadang yang terintegrasi dari satuan- satuan pendukung perbekalan sampai distribusinya ke KRI Type Kapal Selam Dari hasil penelitian diperoleh hubungan antara perencanaan terhadap kesiapan operasi KRI Kapal Selam belum maksimal karena masih terdapat 24,1 % faktor luar yang mempengaruhi perencanaan suku cadang. Dari hasil analisis diperoleh Nilai Korelasi Berganda (R) Variabel Penelitian yakni sebesar 0,573 untuk variabel Independen perencanaan. Ini mengandung arti bahwa variabel bebas perencanaan dapat memberikan pengaruh yang positif sebesar 0,573 atau 57,3%. Variabel perencanaan bernilai positif hasil uji terhitung sebesar 9,056 lebih tingi dari pada T tabel sebesar 1,671 dan hasil uji signifikansi 0,000 lebih rendah dari pada 0,05

Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah memenuhi kebutuhan suku cadang dan pembekalan KRI Kapal Selam sebelum dan selama melaksanakan tugas Rumusan masalah permasalahan sering terjadi keterlambatan proses pemenuhan suku cadang

baik sebelum ataupun selama KRI Kapal Selam melaksanakan tugas operasi di laut. Berdasarkan permasalahan yang tersebut di atas, peneliti mencoba menerapkan Teori Supply Chain Management (SCM) pada sistem perencanaan suku cadang yang diharapkan mampu memberikan solusi secara signifikan dalam usaha memenuhi dukungan kebutuhan suku cadang yang terintegrasi dari satuan-satuan pendukung perbekalan sampai distribusinya ke KRI Type Kapal Selam

Metode Penelitian Manajemen Rantai Suplai atau Supply chain management (SCM) adalah sebuah rantai suplai berdasarkan pada jaringan yang sangat rumit dari sebuah hubungan dalam usaha untuk mempertahankan dari organisasi bersama rekan kerja atau bisnisnya guna memperoleh sumber produksi untuk disampaikan kepada konsumen (kalakota, 2001). Dimana manajemen sebuah rantai suplai adalah sebuah hubungan timbal balik dari sebuah bahan, informasi serta arus keuangan dengan suatu perusahaan/organisasi yang berpartisipasi. Sebuah manajemen rantai suplai dapat diartikan dengan seluruh jenis kegiatan komoditas dasar sampai dengan penjualan produktifitas akhir ke konsumen guna mendaur ulang suatu produk yang telah terpakai (Everitt, 2014):

1. Arus material mengikutkan pada arus produk fisik dari pemasok sampai

(2)

dengan konsumen melalui sebuah rantai, sama-sama baiknya bersama arus balik dari penukaran produk, layanan, daur ulang dan pembuangan.

2. Aliran informasi meliputi peramalan permintaan, transmisi pesanan dan pelaporan sebuah status pesanan, aliran tersebut berjalan secara bolak- balik antara konsumen akhir dan penyedia material mentah.

3. Aliran keuangan terdiri atas informasi kartu kredit, pesyratan kredit, urutan pembayaran dalam penentuan kepemilikan dan pengiriman.

Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan memakai angket/

kuisioner untuk mencari keterkaitan antara variabel bebas/lepas yaitu perencanaan suku cadang (X), terhadap variabel kesiapan operasi Kapal Selam (Y) kemudian dianalisa menggunakan tools analysis SPSS 25.

Hasil Penelitian Terdapat beberapa hasil dari penelitian antara lain : 1. Hasil uji validitas perencanaan

2. Prosentase dukungan suku cadang Kapal Selam 3. Hasil uji validitas kesiapan operasi

4. Hasil Uji Reliabilitas

5. Hasil pengujian variabel perencanaan

Dari penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan yang positif dan signifikan perencanaan terhadap kesiapan operasi KRI Kapal Selam.

Saran Penelitian selanjutnya

saran – saran bagi selanjutnya adalah sebagai berikut:

1. Bagi peneliti selanjutnya yang akan melakukan kajian yang sama dapat mengembangkan penelitian tujuan yang ingin diteliti dan lebih memfokuskan terhadap apa yang diteliti.

2. Peneliti harus memahami tentang fokus kajian yang akan diteliti dengan memperbanyak studi literatur yang berkaitan dengan fokus kajian yang akan diteliti.

3. Untuk para peneliti selanjutnya, disarankan agar meningkatkan lagi ketelitian baik dalam segi kelengkapan data yang diperoleh dari

LINK JURNAL https://doi.org/10.37875/chartdatum.v7i1.192

Referensi

Dokumen terkait

Mahasiswa dapat menjelaskan peramalan permintaan dan pengelolaan permintaan dalam rantai pasok, faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mengelola permintaan, manajemen permintaan

Model penjadwalan produksi merupakan suatu model yang bertujuan untuk mendapatkan jadwal urutan produksi ketika pesanan masuk ke bagian lini produksi coklat dan powder,

Salah satu komponen yang penting dari siklus waktu order adalah waktu pengiriman atau waktu yang dibutuhkan untuk mengirim barang dari tempat penyimpanan stok sampai ke

Artinya barang diproduksi dalam jumlah yang tepat, pada saat yang tepat, dan pada tempat yang tepat dengan tujuan mencapai biaya dari sistem secara keseluruhan yang minimum dan

• Setelah memenuhi persyaratan yang diminta oleh AP Officer, maka selanjutnya vendor dapat login ke SRM untuk melakukan proses edit e-invoice (bukan Create New Invoice), kemudian

Regardless of the models of supply chains identified so far, disaster response provided without the assistance of military organisations is continually declining 68 as a

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memperbaikinya adalah dengan menganalisis sistem produksi yang ada terutama dalam dasar peramalan, penentuan persediaan dan

https://doi.org/10.17576/pengurusan-2017-50-11 Supply Chain Management SCM Utilisation Based on SCM Drivers in Manufacturing Industry Pengurusan Rantaian Bekalan PRB Penggunaan