• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis unsur intrinsik dalam novel surapati

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "analisis unsur intrinsik dalam novel surapati"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar belakang

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Deskripsi teori

  • Hakikat novel
  • Ciri-ciri Novel

Novella secara harfiah berarti cerita atau cerita, kemudian diartikan sebagai cerita pendek dalam bentuk prosa. Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa novel adalah salah satu bentuk karya sastra berbentuk prosa dan memiliki dua unsur di dalamnya, yaitu unsur internal dan eksternal. Novella secara harfiah berarti berita kecil, dan kemudian diartikan sebagai cerita pendek dalam bentuk prosa.

Novelle secara harfiah berarti cerita atau cerita, dan kemudian diartikan sebagai cerita pendek dalam bentuk prosa. Stanton (2007) dan Tarigan (1984) mendeskripsikan novel sebagai bentuk karya sastra yang bersifat naratif, fiksi, imajinatif, terutama dalam bentuk prosa seperti roman, novel, cerpen, fiksi atau cerita rekaan yang mengandung uraian filosofis dan kepekaan. dari penulis. dalam interpretasi kehidupan. Berdasarkan beberapa pengertian novel di atas, dapat disimpulkan bahwa novel merupakan karya sastra yang erat kaitannya dengan kehidupan manusia dan berupa gambaran perjalanan hidup manusia.

Ciri khas suatu novel dapat menarik minat pembaca atau penikmat karya sastra, karena cerita yang dikandungnya akan menjadi lebih hidup.

Unsur-Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel

  • Unsur Intrinsik
  • Unsur Ekstrinsik

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan penulis, kalimat-kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat religi karena terdapat kalimat-kalimat. Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis, kalimat di atas menjadi bukti bahwa Si Untung adalah seorang budak dalam novel Surapat. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas menunjukkan penempatan negara yang memuat pidana penjara.

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas menunjukkan lingkungan lokal yang terkandung dalam kalimat penjara. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas menunjukkan lingkungan tempat yang terkandung dalam kalimat perang saudara di Banten. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas menunjukkan lokasi tempat yang terdapat pada kalimat di atas sebuah log.

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas menunjukkan latar tempat yang terdapat pada kalimat di Tanah Priangan. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas, terlihat jelas bahwa placemat terdapat pada kata priangan. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas menunjukkan penempatan yang terkandung dalam kata kraton.

Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis kalimat di atas menunjukkan penempatan tempat yang terdapat pada kata alun-alun. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas menunjukkan tata letak yang terkandung dalam kata penjara. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas, terlihat latar tempat yang terkandung dalam kalimat dia meninggalkan benteng bangil.

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas, menunjukkan lingkungan tempat terjadinya pertempuran di Karat. Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis kalimat di atas menunjukkan penempatan negara yang mengandung kata gunung.

Kerangka Pikir

METODE PENELITIAN

Variabel Penelitian

Berdasarkan judul penelitian analisis unsur internal dalam novel Surapati karya Abdoel Moeis, maka variabel dalam penelitian ini adalah unsur internal yang terdapat dalam novel dan bentuk variabelnya adalah variabel tunggal.

Desain Penelitian

Data dan Sumber Data

  • Data
  • Sumber Data

Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Surapati karya Abdoel Moeis edisi 14 tahun 2001 yang terdiri dari 211 halaman.

Metode Pengumpulan Data

Menemukan dan mencatat bukti atau hal penting yang mendukung analisis unsur intrinsik dalam novel Surapati. Rekam dan masukan data dari novel Surapati karya Abdoel Moeis, kemudian analisis dan deskripsikan secara lengkap unsur intrinsik novel tersebut.

Teknik Pengumpulan Data

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, kalimat di atas dikategorikan sebagai penilaian sosial karena menceritakan tentang seseorang yang kehabisan uang bernama Van Beber yang menjual seorang anak kepada Edelerr Moor karena kehabisan uang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat agama karena terdapat kata “agama”. yang substansinya mengandung unsur religi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, kalimat-kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat religi karena terdapat kata “Islam”. yang substansinya mengandung unsur religi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, kalimat-kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat religi karena terdapat kata “Alim dan Kiai” yang isinya mengandung unsur religi. Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis, kalimat di atas menjadi bukti bahwa Edeler Moor-lah yang menjadikan Untung sebagai budaknya dan hanya mementingkan dirinya sendiri. Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis, kalimat di atas membuktikan bahwa Suzanne adalah orang yang baik, pintar, dan cantik.

Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis kalimat di atas, buktinya Kiai Ebun yang baik adalah guru Si Untung. Berdasarkan analisis penulis terhadap kalimat di atas, ternyata Wirayuda adalah sahabat Untung yang baik kepada semua orang. Analisis penulis terhadap kalimat di atas menunjukkan bahwa Kapten Ruys adalah pemimpin pasukan Belanda.

Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis kalimat di atas, ternyata setting tempat pada kalimat Gunung Pangrango adalah tempat raja berdoa. Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis kalimat di atas menunjukkan setting tempat pada kata cave. 7) “Pada siang hari Pangeran Purbaya dan seluruh pengiringnya telah tiba dengan peralatan dan senjata di lapangan tempat tenda Untung berdiri” (Abdoel Moeis 2001: 68). Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas, terlihat latar tempat pada bidang kalimat dimana kubu Untung berada.

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis kalimat di atas menunjukkan suasana lingkungan pada kalimat di atas karena Suzanne sedih, dia menangis karena ragu akan menikah dengan Si Untung nanti. Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis terhadap kalimat di atas, terlihat kalimat yang membuktikan bahwa kata “dia” lebih sering digunakan dalam percakapan dalam novel ini, sehingga peneliti mengambil kalimat tersebut.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan unsur-unsur yang melekat pada novel Surapati karya Abdoel Moeis, maka analisis akan dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan kata atau kalimat yang terdapat dalam novel Surapati karya Abdoel Moeis, yang akan menjadi pokok penelitian adalah analisis unsur-unsur yang melekat.

Pembahasan

  • Tema dalam novel Surapati Karya Abdoel Moeis
  • Plot/Alur dalam novel surapati karya Abdoel Moeis
  • Tokoh dalam novel Surapati karya Abdoel Moeis
  • Latar dalam novel SUrapati karya Abdoel Moeis
  • Sudut pandang dalam novel Surapati karya
  • Amanat dalam novel Surapati karya Abdoel Moeis

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, kalimat di atas telah dikategorikan mengandung unsur adat yang mengandung kalimat yang berkaitan dengan larangan melewati batas untuk mendekati bunga terlarang dan ditetapkan dalam lembaga adat serta aturan kesusilaan yang sangat dilarang. dia. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, kalimat di atas termasuk dalam kalimat yang mengandung unsur adat, yaitu kalimat yang melarang mengucapkan sesuatu yang bertentangan dengan adat, tetapi tetap dilakukan. dengan suara lembut, meski bertentangan dengan kebiasaan yang sudah mapan. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan penulis, kalimat di atas telah dikategorikan sebagai kalimat yang mengandung unsur adat yang mengandung kalimat tentang adat dalam perkawinan yang diamati oleh suku Jawa, sehingga kalimat di atas membuktikan kalimat tentang adat perkawinan.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh penulis, kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat yang mengandung unsur adat, karena dimana pernikahan di negara jawa menggunakan yang ditandai dengan bunyi ketukan palu sebagai legitimasi pernikahan yang suci. dan diiringi tarian sebagai hiburan untuk acara pernikahan. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh penulis, kalimat di atas termasuk dalam kalimat sosial yang di dalamnya terdapat proses jual beli barang yang dilakukan pada kalimat tersebut, misalnya pada kalimat semua barang dikeluarkan dan disimpan. di Indonesia dikumpulkan. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh penulis, kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat sosial karena merupakan salah satu hasil rekapitulasi sosial yang menimbulkan rasa kasih sayang dan cinta terhadap apa yang dilakukannya, maka untuk itu diperlukan untuk memiliki hubungan interaksi antara individu atau kelompok seperti yang dilakukan oleh Si Untung dengan tuannya.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh penulis, kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat sosial karena dari fenomena di atas, interaksi yang dibangun oleh Si Untung dan prajuritnya merupakan hubungan sosial yang terbentuk dari pendekatan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin dalam untuk menjaga keharmonisan kerajaan. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan penulis, kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat sosial karena dimana Surapati adalah seorang pemimpin yang mencintai masyarakat, dia dan kawan-kawannya datang untuk melawan dan meruntuhkan tembok tentara Belanda yang telah membakar desa mereka hingga rata dengan tanah Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan penulis, kalimat di atas termasuk kalimat sosial karena Surapati tidak mengetahui bahwa napi di lapas tersebut adalah anaknya sendiri. putra Robert.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat sosial, karena harus dipertimbangkan sebaik mungkin dalam mengambil keputusan, karena anak adalah darah dagingnya sendiri. 1) "yang bisa dibawa Untung ke perundingan panjang hanyalah orang saleh yang hidup mandiri, namanya kiai ebun". Berdasarkan kajian yang dilakukan penulis, kalimat di atas dikategorikan sebagai kalimat religi karena terdapat kata “Alim dan kiai” yang isinya mengandung unsur religi. Berdasarkan penelitian penulis, kalimat di atas adalah alur yang tepat karena Si Untung hanyalah seorang budak pada saat itu. kemudian akhirnya bernama Raden Surapati dan Kiai Ebun sebagai Ki Ebun Jokodriya.

Kiyai Ebun : Guru yang beruntung dan sebagai orang tua dari banyak/budak yang baik. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis, maka nama-nama di atas adalah tokoh-tokoh utama, karena tokoh-tokoh di atas adalah orang-orang yang sering muncul dalam novel ini, maka nama-nama di atas sering muncul di hampir semua cerita dalam novel ini. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis, tokoh di atas merupakan tokoh pendukung, karena sebaliknya penyebutan tokoh di atas hanya di beberapa bagian novel.

Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis kalimat di atas, terlihat latar belakang suasana pada kalimat di atas, karena Suzanne sedih karena Suzanne dan Untung berbeda agama. Suzanne beragama Kristen dan Untung beragama Islam sehingga mereka ragu untuk menikah.

PENUTUP

Penutup

Kesimpulan

Saran

Referensi

Dokumen terkait

Ketika dalam  perjalanan ke Mesir, Santiago ternyata kehilangan uang karena tertipu oleh seseorang yang bisa berbahasa sama dengannya dan akhirnya ia

(4) Sore cerah yang diperkirakan Kartini ternyata tak meleset. Bersama Kardinah dan Rukmini, Kartini keluar keluar kamar dan berjalan cepat ke arah halaman

dan susunan kata yang indah dalam bentuk bahasa sastra yang akan timbul dua macam kesan sastra, yaitu makna yang mengandung rasa (emosi), dan irama yang membantu timbulnya susunan

Berdasarkan kutipan di atas, konflik telah mencapai pada klimaksnya saat masing-masing tokoh utama mengalami kesialannya masing-masing dimulai dari Jeruk dan Lemon yang

Kutipan data di atas pada kalimat “Kita harus selalu mensyukuri apa yang telah kita dapat, karena sesungguhnya kita sebagai manusia lebih beruntung dari makhluk lainnya yang

Agar penelitian tidak menyimpang dan tidak terjadi kesalah pahaman dalam pembahasan skripsi ini.maka masalah yang dibahas dibatasi. Membatasi masalah memiliki implikasi

Amanat yang terkandung dalam cerita fantasi tersebut, yaitu 1 pelajaran yang terkandung dalam cerita Raka si Raksasa dan Pohon Apel Tua adalah kebaikan itu menular dan kebaikan membuat

Nakata bertugas untuk menggantikan Kafka dalam usahanya untuk bersatu dengan ibunya yang tidak bisa Kafka lakukan, yaitu membunuh ayahnya dan membuka pintu masuk menuju dunia lain, di