• Tidak ada hasil yang ditemukan

Anamnesa Loli Klp 10

N/A
N/A
FAHRI SAING

Academic year: 2025

Membagikan "Anamnesa Loli Klp 10"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Kelompok 10

Nama Anggota : 1. Wifa Wahyuni (2215040065) 2. Zulfahri Saing (2215040077) 3. Wita Sri Ramadani (2215040203)

Kasus Permasalahan Lolly dan Nikita Mirzani

Biodata Lolly anak Nikita Mirzani

Laura Meizani atau yang kerap disapa Lolly, merupakan anak pertama Nikita Mirzani dengan suami pertamanya yang bernama Aizawa Nasseru Asry.

Pernikahan Nikita Mirzani dengan Nasseru hanya bertahan satu tahun. Sebelum akhirnya memutuskan untuk bercerai setelah kelahiran Lolly pada 2007 dan kini loly berusia 17 tahun. Lolly dikenal aktif di media sosial dan memiliki banyak pengikut. Ia juga pernah terlibat dalam beberapa proyek modeling dan entertainment.

 Nama panggilan: Lolly

 Nama lengkap: Laura Meizani Nasseru Asry

 Tempat lahir: Jakarta

 Tanggal lahir: 28 Mei 2007

 Umur: 17 Tahun

Lolly tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kompleks, dengan Nikita Mirzani yang sering kali menjadi sorotan media karena kontroversi. Kehidupan pribadi Lolly atau Laura Meizani Nasseru Asry diketahui sebagai seorang selebritas internet berkebangsaan Indonesia. Ia juga adalah seorang content creator baik di platform TikTok ataupun Instagram. Ia merupakan anak tunggal dari pasangan Aizawa Nasseru Asry, pria keturunan Jepang dan Nikita Mirzani, aktris Indonesia berdarah campuran antara Belanda, Betawi, dan Minangkabau.

Kehidupann Lolly

Pada saat kedua orang tuanya bercerai, ia diadopsi oleh mantan ayah sambungnya yang bernama Antonio Dedola. Pada saat itu ia sempat mengganti nama belakangnya dengan nama Laura Berenguel Dedola. Di luar aktivitas itu, ia juga memiliki bakat bermain panahan. Hobinya dalam dunia panahan tersebut

(2)

membuatnya pernah berlatih secara profesional agar kelak dapat menjadi seorang atlet panahan.

Diketahui dari postingan Instagram pribadi Nikita Mirzani pada tahun 2021, ia sempat mengikuti Turnamen Archery Champions di tahun 2021. Dalam turnamen ini, ia berhasil lolos hingga masuk di peringkat 16 besar. Selain gemar memanah, ia juga adalah salah satu fans K-pop khususnya grup BTS. Hal tersebut nampak terlihat dari beberapa unggahannya di akun Instagram pribadinya.

Pada tahun 2023, ia memutuskan untuk menempuh pendidikan di Negeri seberang, yaitu Taunton School International, London, Inggris. Sekolah tersebut adalah asrama legendaris yang didalamnya terdapat siswa dari berbagai negara dari rentang usia 2-18 tahun. Namun akhirnya ia kembali ke Indonesia karena ada masalah pribadi dengan ibu kandungnya sendiri. Hal ini menyebabkan ia harus menanggung sendiri biaya pendidikan, tempat tinggal, dan hidupnya di London karena ibunya tidak lagi membiayainya.

Dari peristiwa tersebut memberinya pelajaran untuk belajar mandiri menanggung kehidupannya. Sehingga ia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan tidak mengandalkan orang tuanya. Ia berusaha menghasilkan uang dari fitur live TikTok, endorsement dan panggilan menjadi pembicara sebagai bintang tamu di televisi atau podcast.

Latar Belakang Keluarga atau Hubungan antara Ibu-Anak

Identitas ayah kandung Loly sengaja disembunyikan oleh Nikita Mirzani karena keluarga tersebut memiliki jabatan mentereng. Meskipun begitu, Nikita menyatakan hubungannya dengan mantan suami pertamanya baik. Nikita Mirzani dikenal sebagai sosok yang tegas dan menerapkan aturan ketat dalam mendidik Loly. Loly baru diizinkan memegang ponsel dan laptop saat bersekolah di London. Nikita beralasan khawatir Loly terpapar konten negatif.

Nikita Mirzani dikenal sebagai seorang publik figur yang sering kali terlibat dalam kontroversi, baik di dunia hiburan maupun dalam kehidupan pribadinya. Nikita memiliki tiga anak dari beberapa pernikahan yang berbeda, dan Loly adalah anak sulung dari pernikahannya dengan Nasseru Asry. Nikita membesarkan ketiga anaknya sebagian besar sebagai orang tua tunggal, dan ia dikenal sangat protektif terhadap mereka.

Loly tumbuh besar di tengah kehidupan yang sangat terbuka di mata publik. Sejak kecil, Loly sering terlihat di media sosial ibunya dan terpapar kehidupan yang penuh sorotan. Kehidupan Nikita yang sering kontroversial—baik karena permasalahan hukum, pertikaian dengan rekan sesama selebriti, atau

(3)

kehidupan asmaranya—tentu berdampak pada kehidupan Loly yang juga tidak terlepas dari perhatian publik.

Awal Permasalahan (Pada tahun 2023)

Konflik antara Lolly dan Nikita Mirzani, yang dimulai dari perpisahan Nikita Mirzani dengan Toni Dedola, menjadi penyebab utama Lolly menjadi viral.

Lolly mengumbar sikap buruk Nikita Mirzani dan membela Toni Dedola, yang membuat konflik antara keduanya menjadi sorotan publik.

Loly tinggal di London terlebih dahulu sebelum tinggal di jerman. Di saat Loly memutuskan untuk tinggal di London, Inggris, untuk melanjutkan pendidikan. Nikita Mirzani sempat membiayai sekolah Loly di sana. Namun, hubungan mereka mulai renggang dan masalah internal keluarga mereka mulai terekspos di media sosial. Loly kemudian mengungkapkan bahwa ia merasa tidak dihargai oleh Nikita dan merasa sering mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari sang ibu. Pada saat yang sama, Nikita juga mengungkapkan kekesalannya terhadap Loly melalui akun media sosial, mengatakan bahwa Loly tidak menghargai perjuangannya sebagai orang tua.

Lolly kemudian tinggal bersama Mami Eda, di mana ia merasa diperlakukan lebih baik. Di sana, Lolly bertemu dengan Vadel Badjideh, seorang pemuda yang kemudian menjadi dekat dengannya.

Kehadiran Antonio Dedola

Kedatangan Antonio Dedola mengubah hubungan Loly dan Nikita Mirzani. Hubungan mereka jadi beda setelah Antonio datang. Antonio Dedola adalah mantan suami Nikita Mirzani.

Antonio menjalin hubungan yang sangat dekat dengan Loly, yang bahkan membuatnya merasa lebih dekat dengan Antonio daripada ibunya. Loly menambahkan nama belakang Dedola di akun Instagram-nya, menunjukkan rasa cintanya terhadap Antonio.Kedekatan Antonio dengan Loly memicu konflik dengan Nikita. Nikita merasa bahwa Antonio 'merebut' Loly darinya dan mempertanyakan motif Antonio berada di dekat Loly.

Antonio kerap terlihat mendukung Loly melalui media sosial, yang semakin memperkeruh hubungan Loly dan Nikita. Nikita menyebut bahwa Antonio telah "meracuni" pemikiran Loly dan mempengaruhi keputusan- keputusan yang diambil anaknya tersebut. Nikita juga sempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap Loly karena lebih memilih untuk mendengarkan orang luar daripada ibunya sendiri.

(4)

Perselisihan Ibu dan Anak

Nikita Mirzani, yang merasa tidak nyaman dengan situasi ini, melaporkan Lolly ke pihak kepolisian Inggris karena dianggap kabur. Lolly kemudian dijemput oleh Nikita Mirzani, didampingi oleh pihak kepolisian dan UPT P3A.

Vadel Badjideh, yang merasa bertanggung jawab atas Lolly, mencoba memulangkannya ke rumah Nikita Mirzani pada 3 Maret 2024. Namun, hubungan antara Lolly dan Nikita Mirzani semakin memburuk, dan Nikita Mirzani memutuskan untuk mencoret Lolly dari daftar ahli waris dan Kartu Keluarga (KK).

Munculnya Vadel Badjideh dan Tuduhan Aborsi

Munculnya Vadel Badjideh dalam kehidupan Loly, anak Nikita Mirzani, memicu kontroversi besar. Keduanya terlibat dalam pertengkaran di media sosial, dan isu Lolly hamil dan melakukan aborsi atas perintah Vadel muncul ke permukaan. Nikita Mirzani melaporkan Vadel Badjideh ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait perlindungan anak pada 12 September 2024. Dia menyatakan Lolly sebagai korban sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Bukti dan Pemeriksaan Polisi

Nikita Mirzani melaporkan Vadel ke polisi atas tuduhan pesetubuhan dan aborsi. Pada 17 September 2024, Nikita Mirzani hadir sebagai saksi pelapor di Polres Metro Jaksel. Dia menyerahkan sejumlah bukti terkait dugaan kejahatan yang dilakukan Vadel Badjideh terhadap Lolly, Nikita Mirzani terus angkat bicara terkait kasus Lolly. Pada 3 Oktober 2024, dia bersama kuasa hukumnya melaporkan Razman Arif Nasution ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran data pribadi.

Kasus Lolly dan Nikita Mirzani masih terus bergulir. Konflik ini melibatkan berbagai pihak dan isu sensitif seperti perlindungan anak, aborsi, dan penyebaran data pribadi. Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai spekulasi. Sangat penting untuk menunggu hasil investigasi polisi dan proses hukum yang berjalan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kasus ini.

ASESMEN PSIKOLOGI

Laura Meizani alias Lolly menjalani pemeriksaan kejiwaan atas kasus dugaan pencabulan dan aborsi ilegal yang dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi,

(5)

kepada wartawan, Rabu (16/10/2024) mengatakan penyidik telah melayangkan surat ke UPTP3A untuk memberikan analisis psikologi.

“Tim penyelidik telah bersurat terhadap UPTP3A di Kota Madya Jakarta Selatan untuk meminta asesmen psikologi terhadap anak dari pelapor saudari NM”. Menurut Ade Ary, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan termasuk, Lolly yang juga sebelumnya menjalani pemeriksaan darah hingga visum."Ini merupakan bagian dari tahapan penyelidikan yang dilakukan penyelidik karena proses penyelidikan, penyidikan, itu harus membuat terang peristiwa dan itu dilakukan secara cermat. Hati-hati dan juga berbasis ilmiah atau scientific crime investigation dengan melibatkan beberapa ahli," tambahnya.

Selain itu Ade Ary menegaskan penyelidikan kasus ini akan dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi anak yang merupakan kelompok rentan.“Ini komitmen bapak Kapolda Metro Jaya menangani kelompok rentan ini. Anggota diminta untuk lebih hati-hati, perlindungannya harus ada lebih perhatian karena kelompok rentan,” jelasnya.

INTERVENSI

Setelah menjalani visum tambahan di RSCM Jakarta, Lolly tak serta merta kembali ke rumah ibu kandungnya, Nikita Mirzani. Ia masih berada di rumah aman dan menjalani pemulihan jiwa maupun mental setelah dijemput paksa Nikita Mirzani. Kuasa hukum Nikita Mirzani, mengklaim kondisi terkini Laura Meizani alias Lolly jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kali pertama divisum usai dijemput paksa. Menurutnya, ketenangan tampak saat Lolly menjalani visum tambahan. Ia tidak histeris, berjalan sendiri, tak dipegangi siapapun, tanpa pemberontakan. Visum tambahan terkait kasusnya dengan Vadel Badjideh berjalan lancar.

Kepolisian menyebut Lolly, saat ini masih menjalani terapi di rumah. Hal ini dilakukan demi keamanan seusai diduga menjadi korban persetubuhan anak dan aborsi oleh Vadel Badjideh. "Untuk saat ini LM masih di rumah aman," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/9/2024). Nurma mengatakan saat ini Lolly sudah dititipkan di rumah dengan mendapatkan pendampingan dan menjalani terapi psikologi. Dia berharap dengan adanya terapi ini mampu mengendalikan emosi Lolly agar lebih stabil dan bisa memberikan keterangan yang jelas. "Jadi di sana itu. Ada proses terapi dan pendampingan. Itu jelas, jadi kita mengharapkan Lolly bisa lebih baik,"

ujar Nurma.

Penyidik telah memeriksa Lolly sebagai saksi dan diungkapkan sudah mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Sementara, Nikita Mirzani mengatakan saat ini kondisi anaknya sudah membaik lantaran sudah bisa mengontrol emosi. "Laura baik sekali keadaannya jadi sekarang dia sudah bisa

(6)

mengontrol emosi, sudah bisa diajak bicara dengan baik, dan sangat amat tenang,"

kata Nikita.

Dalam pemeriksaan Senin ini, pihak Kepolisian memeriksa delapan saksi termasuk Nikita sebagai saksi pelapor. Nikita Mirzani menjamin Vadel Alfajar Bajideh akan masuk penjara terkait kasus dugaan persetubuhan anak terhadap Lolly . Polisi sebelumnya memeriksa artis Nikita Mirzani pada Selasa (17/9/2024), terkait laporan terhadap Vadel mengenai kasus dugaan persetubuhan anak dan aborsi terhadap putrinya.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam analisis penyelesaian kasus wali ‘adal, pada dasarnya apabila ada permasalah dimana wali menolak untuk menikahkan anak perempuannya, cara penyelesaian yang pertama

Gizi yang baik selama 1-2 tahun penting untuk memastikan perkembangan fisik dan mental yang optimal pada bayi dan anak kecil, dengan cara memberi asi eksklusif pada 6 bulan

Banyak kasus, anak yang sebenarnya ingin melanjutkan pendidikan tetapi mereka melihat kondisi orang tua yang tidak mampu membiayai sehingga mereka memilih untuk

pertama sebelum usia 11 tahun berat badannya lebih berat dan badannya lebih tinggi dari pada anak perempuan yang mengalami menstruasi pertamanya setelah berusia 13 tahun.

Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini ada dua yakni, yang pertama adalah apakah penjatuhan sanksi tindakan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan di

Berdasarkan latar belakang, permasalahan yang akan diangkat dalam kasus ini adalah bagaimana cara untuk memperkenalkan dunia luar kepada anak pengidap autis

Permasalahan apapun yang terjadi dalam kehidupan setiap individu dapat menggunakan terapi sabar untuk menghadapi berbagai persoalan ,tak terkecuali pada kasus homesickness, disini anak

Dengan instrumen penilaian guru terhadap murid sebagai berikut: Tabel 2. Instrumen Penilaian Indikator Sub-Indikator Kriteria Penilaian BM MM BSH BSB Anak dapat berbicara lancer dengan kalimat yang terdiri dari Kelancaran 4 sampai 6 kata. menyampaikan Anak Dapat menyebutkan gambar yang diperlihatkan guru dengan lancer. Anak dapat berbicara dengan kata- kata yang jelas dalam menyampaikan pendapatnya. Kejelasan Vocal Anak Dapat berbicara jelas saat berkomunikasi dengan temannya Ketetapan Anak dapat menggunakan kata- Intonasi kata yang jelas dalam menyampaikan pendapatnya. Anak dapat berbicara dengan intonasi yang baik Ketetapan Anak dapat menceritakan pilihan kata menggunakan media gambar berseri dengan tepat. Anak mampu menceritakan sesuai tema dengan menggunakan gambar berseri. Struktur kalimat Anak mampu menjelaskan dengan menggunakan media gambar berseri dengan lengkap. Anak mampu berbicara tentang gambar yang disediakan atau dibuat sendiri dengan urut dan bahasa yang lengkap. Kriteria penilaian yaitu sebagai berikut: (a) Belum Berkembang (BB), yaitu bila anak melakukannya harus dengan bimbingan atau dicontohkan oleh guru; (b) Mulai Berkembang (MB), yaitu bila anak melakukannya masih harus diingatkan atau dibantu oleh guru; (c) Berkembang Sesuai Harapan (BSH), yaitu bila anak sudah dapat melakukannya secara mandiri dan konsisten tanpa harus diingatkan atau dicontohkan oleh guru; (d) Berkembang Sangat Baik (BSB), yaitu bila anak sudah dapat melakukannya secara mandiri dan sudah dapat membantu temannya yang belum mencapai kemampuan sesuai indikator yang diharapkan. Teknik analisa data melalui 3 tahap yaitu: reduksi data, deskripsi data, dan verifikasi data. Pertama, reduksi data adalah penyederhanaan yang dilakukan melalui seleksi, pemfokusan dan pengabstrakan data mentah menjadi informasi yang bermakna. Mereduksi data merupakan kegiatan menyeleksi data sesuai dengan fokus permasalahan. Pada tahap ini peneliti mengumpulkan semua