• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Tata Letak Pabrik pada CV. Kilang Padi Mandiri

N/A
N/A
Dimas Nugroho

Academic year: 2023

Membagikan "Perancangan Tata Letak Pabrik pada CV. Kilang Padi Mandiri"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

6

BAB II

PENGUMPULAN DATA

2.1 Metode Pengumpulan Data

Perancangan Tata Letak Pabrik pada CV. Kilang Padi Mandiri dalam praktikum ini adalah re-layout, yaitub metode yang di gunakan bertitiktolak pada layout yang ada pada pabrik tersebut. Untuk memperoleh informasi yang lengkap dalam menyusun laporan ini, praktikan menggunakan tiga metode pengumpulan data. Adapun metode yang dilakukan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut:

1. Observasi

Observasi dilakukan dengan cara pengamatan dan pencatatan mengenai lokasi pabrik, jumlah mesin yang digunakan serta jumlah mesin yang dibutuhkan sesuai dengan keperluan produksi. Dalam penelitian ini, dilakukan pengamatan secara langsung dalam area CV. Kilang Padi Mandiri

2. Wawancara

Wawancara dilakukan secara langsung kepada kepala operator dan tenaga kerja untuk memperoleh data dan informasi yang dibutukan dalam penelitian mengenai lokasi pabrik, jumlah mesin yang digunakan serta jumlah mesin yang dibutuhkan sesuai dengan keperluan produksi CV.

Kilang Padi Mandiri.

3. Dokumentasi

Dokumentasi dilakukan untuk memperoleh data berbentuk foto dan video dalam penelitian yang dilakukan di CV. Kilang Padi Mandiri.

2.1.1 Alat dan Bahan

Adapun alat dan bahan pada praktikum modul IV yaitu sebagai berikut:

1. Layout lantai produksi

2. Form production space requirement work sheet 3. Form activity relationship chart

4. Form work sheet

(2)

7

5. Laptop

6. Microsoft visio

7. Software microsoft word

2.2 Data Diperlukan

Adapun data yang di perlukan pada praktikum modul IV yaitu sebagai berikut:

1. Data pengelompokan departemen pada CV. Kilang Padi Mandiri 2. Data luas mesin dan Material Handling pada CV. Kilang Padi Mandiri 3. Data jarak operator ke mesin dan Material Handling pada CV. Kilang Padi

Mandiri

4. Data jumlah mesin dan Material Handling pada CV. Kilang Padi Mandiri

2.3 Perolehan Data

Adapun data yang di peroleh pada modul IV yaitu sebagai berikut:

1. Data pengelompokan departemen

Adapun data pengelompokan departemen pada CV. Kilang Padi Mandiri dapat di lihat pada Tabel 2.1 yaitu sebagai berikut:

Tabel 2.1 Data Pengelompokan Departemen Pada CV. Kilang Padi Mandiri

Bagian No Departemen Luas (M)

1 Parkir 1 8 x15

General Service 2 Parkir 2 10 x 5

3 Kantor 4 x 3

Personal Service 4 Kamar mandi 2 x 3

5 Timbangan 8 x 4

6 Penyimpanan padi kering 8 x 8

7 Pengeringan 4 x 6

8 Lumbung basah 4 x 6

Production Service 9 Lumbung kering 6 x 6

10 Packing 4 x 4

11 Penyimpanan bahan baku 8 x 8 12 Penyimpanan sekam kasar 4 x 3

(3)

8

Tabel 2.1 Data Pengelompokan Departemen Pada CV. Kilang Padi Mandiri (Lanjutan)

Bagian No Departemen Luas (M)

13 Penyimpanan sekam halus 4 x 3 14 Ruang produksi 10 x 15 15 Gudang produk jadi 5 x 5 Physical Plant Service 16 Panel listrik 4 x 2 17 Gudang maintenance 3 x 4

Sumber: Data Pengamatan

2. Luas Mesin dan Peralatan

Adapun luas mesin dan peralatan pada CV. Kilang Padi Mandiri dapat di lihat pada Tabel 2.2 sebagai berikut:

Tabel 2.2 Data Luas Mesin dan Peralatan Pada CV. Kilang Padi Mandiri

No Nama Mesin Luas (M) Unit

1 Jembatan timbangan 8 x 4 1

2 Mesin pengering 4 x 6 1

3 Mesin elevator 10 x 3 1

4 Mesin pemecah kulit 8 x 5 1

5 Mesin pengayakan 9 x 4 1

6 Mesin polish batu 6 x 3 1

7 Mesin polish air 3 x 2 1

8 Lumbung penampung 8 x 8 1

9 Mesin packaging 2 x 2 2

Sumber: Data pengamatan

3. Data Jarak Operator ke Mesin

Adapun data jarak operator ke mesin pada CV. Kilang Padi Mandiri dapat di lihat pada Tabel 2.3 sebagai berikut:

Tabel 2.3 Data Jarak Operator ke Mesin Pada CV. Kilang Padi Mandiri

No Nama Mesin Jumlah

(Unit)

Jumlah Operator

Jarak mesin ke operator

(M2)

1 Jembatan timbangan 1 1 1

2 Mesin pengering 1 2 1

3 Mesin elevator 1 1 1

(4)

9

Tabel 2.3 Data Jarak Operator ke Mesin Pada CV. Kilang Padi Mandiri (Lanjutan)

No Nama Mesin Jumlah

(Unit) Jumlah Operator

Jarak mesin ke operator

(M2)

4 Mesin pemecah kulit 1 1 1

5 Mesin pengayakan 1 3 1

6 Mesin polish batu 1 1 1

7 Mesin polish air 1 1 1

8 Lumbung penampung 1 1 1

9 Mesin packaging 2 3 1

Sumber: Data pengamatan

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini ialah mengetahui potensi bahaya yang mungkin terjadi di pabrik pengecoran logam, langkah – langkah pencegahan yang dilakukan untuk menanggulangi bahaya

Data layout awal, produk, dimensi produk dan bahan baku, proses produksi barecore , waktu siklus tiap proses produksi barecore , jenis mesin, dimensi mesin, jumlah

Yuniarti, A.T., 2009, Usulan Perancangan Tata Letak Baru Akibat Perluasan Pabrik (Studi Kasus di PT. Mega Andalan Kalasan, Yogyakarta), Skripsi, Program Studi Teknik

Analisis data yang digunakan adalah analisis variance dengan cara membandingkan prosentase selisih biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead

Setelah mengolah data yang telah diperoleh dari CV. Sinar Mandiri mulai dari biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik dan

Sasaran dari Kegiatan Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI ke Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang adalah untuk melihat langsung dan memperoleh informasi terkait

Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi tentang perancangan tata letak pabrik pengolahan tepung ubi jalar yang memiliki tata letak dan aliran bahan yang

Kemudian, peneliti juga melakukan wawancara dengan pemilik untuk mendapatkan informasi mengenai data untuk perhitungan pembebanan biaya overhead pabrik berupa bahan baku, biaya tenaga