LAPORAN MAGANG
Diajukan Dalam Rangka Penyeselesaian Program Studi Transportasi Darat Sarjana Terapan Memperoleh Sebutan Sarjana Terapan
Transportasi Darat
RAKHA ANUGRAH ANANDRA 21.01. 318
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD PROGRAM STUDI DIPLOMA IV TRANSPORTASI DARAT
BEKASI 2025
“KESIAPAN TIP/REST AREA DI JALAN TOL DI WILAYAH BPTD KELAS I JAWA BARAT DALAM MENGHADAPI
ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2025/1446 H ” SEMESTER MAGANG : VIII
TAHUN AKADEMIK 2024/2025
Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai Danau Penyeberangan BPTD Kelas I Jawa Barat, Jalan Leuwipanjang, Kelurahan Situsaeur Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota
Bandung
Mahasiswa Magang,
RAKHA ANUGRAH ANANDRA 21.01. 318
Disetujui,
Dosen Pembimbing Magang, Pembimbing Lapangan,
DESSY ANGGA AFRIANTI, S.SI.T., M.T.
NIP : 19880101 200912 2 002
Mengetahui,
Ketua Prodi Sarjana Terapan Transportasi Darat
Dr. NOVITA SARI, S.T., M.Eng.
NIP : 19821120 200912 2 001
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
AG
US GUNADI, S.KOM., M.HUM NIP : 19720820199903 1 003
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkat kasih dan karunia-Nya sehingga Laporan Pelaksanaan Kerja Praktik di BPTD Kelas I Jawa Barat yang berjudul “KESIAPAN TIP/REST AREA DI JALAN TOL DI WILAYAH BPTD KELAS I JAWA BARAT DALAM MENGHADAPI ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2025/1446 H “ dapat diselesaikan.
Penulisan laporan magang ini bertujuan untuk memenuhi tugas yang diajukan dalam rangka penyelesaian program studi Diploma IV Transportasi Darat di Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD guna memperoleh gelar Sarjana Terapan Transportasi Darat (S.Tr.Tra)
Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih dan menyampaikan rasa hormat kepada pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan praktik kerja magang ini sehingga dapat selesai dengan baik. Oleh karena itu rasa hormat dan terima kasih kepada :
1. Bapak Avi Mukti Amin, S,Si., M.T. selaku Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD
2. Ibu Dr. Novita Sari, S.T., M.Eng. selaku Kepala Program Studi Diploma IV Transportasi Darat
3. Ibu Dessy Angga Afrianti, S.Si.T., M.T. selaku Dosen Pembimbing yang senantiasa membimbing dan mengarahkan dalam penulisan Laporan Kerja Praktik ini
4. Bapak Hanura Kelana Iriana, A.Md.LLAJ.,S.Sos., S.H., M.M. selaku Kepala BPTD Kelas I Jawa Barat
5. Bapak Agus Gunadi, S.Kom., M.Hum. selaku Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai Danau Penyeberangan dan Pengawasan
6. Orang tua saya dan keluarga yang selalu mendukung saya di setiap kegiatan.
7. Rekan-rekan Angkatan 43 dan Kakak – kakak Alumni PTDI – STTD yang bekerja di BPTD Kelas I Jawa Barat yang telah banyak membantu selama kegiatan magang berlangsung hingga tersusun laporan ini.
Dalam hal penulisan Laporan Pelaksanaan Kerja Praktik ini penulis mengakui bahwa penulisan Laporan Pelaksanaan Kerja Praktik ini masih jauh dari sempurna dikarenakan berbagai keterbatasan, oleh karena itu saran dan masukan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk penyempurnaan laporan Pelaksanaan Kerja Praktik sehingga dapat bermanfaat bagi penulis dan berbagai pihak yang membutuhkan.
Bandung, 14 Februari 2025 Penulis
RAKHA ANUGRAH ANANDRA 21.01.185
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...ii
DAFTAR ISI... iii
DAFTAR GAMBAR... iv
DAFTAR TABEL... v
DAFTAR LAMPIRAN...vi
BAB I PENDAHULUAN...1
1.1. Latar Belakang... 1
1.3 Manfaat Magang...2
1.4 Tujuan Penelitian... 2
BAB II PROFIL MITRA MAGANG...3
2.1 Sejarah Mitra Magang...3
2.2 Sejarah Singkat BPTD Kelas I Jawa Barat... 3
2.3 Struktur Organisasi BPTD Kelas I Jawa Barat...4
2.4 Visi dan Misi BPTD Kelas I Jawa Barat...4
2.5 Wilayah Kerja BPTD Kelas I Jawa Barat... 5
2.6 Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan...5
BAB III PELAKSANAAN MAGANG... 8
3.1 Aktivitas Harian Magang... 8
3.1.1 Aktivitas Awal... 8
3.1.2 Aktivitas Rutin...9
3.1.3 Aktivitas Harian... 10
3.1.4 Aktivitas Tambahan...14
3.2 Analisis Kegiatan...18
3.3 Pembelajaran Hal Baru... 22
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN...24
4.1Kesimpulan... 24
4.1 Saran...24
BAB V REFLEKSI DIRI... 26
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
LAMPIRAN...Error! Bookmark not defined.
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2. 1 Kantor BPTD Kelas I Jawa Barat...3
Gambar 2. 2 Struktur Organisasi BPTD Kelas I Jawa Barat...4
Gambar 2. 3 Kegiatan Pengenalan Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan...6
Gambar 3. 1 Laporan Pelaksanaan Kerja Praktik (Magang) BPTD Kelas I Jawa Barat 8 Gambar 3. 2 Laporan terkait bidang Lalu lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan..9
Gambar 3. 3 Aktivitas Apel Rutin...9
Gambar 3. 4 Kegiatan Jumat Bersih...10
Gambar 3. 5 Proses merekap laporan triwulan keberangkatan dan kedatangan di terminal terminal satpel bptd jawa barat...10
Gambar 3. 6 Kegiatan rapat terkait penanganan angkutan limbah berbahaya...11
Gambar 3. 7 Proses membantu mengerjakan renops angleb 1445 H...11
Gambar 3. 8 Laporan Notulen rapat terkait persiapan angkutan lebaran 1445 H...12
Gambar 3. 9 Membantu membuat doukumen Laporan Tahunan Seksi Lalu lintas 2025...12
Gambar 3. 10 Proses merekap data produksi untuk Laporan bulanan bulan januari 2025...13
Gambar 3. 11 Preoses Perekapan Data survei Kesiapan Kendaraan dan Prasarana Pada Jalur Utama dan Alternatif dalam rangka angleb 2025...13
Gambar 3. 12 Kegiatan Penanganan Lampu PJU yang Hampir Roboh Di Ruas jalan cicalengka...14
Gambar 3. 13 Kegiatan penyuratan surat perjalanan dinas bidang lalu intas sungai danan dan pengawasan... 14
Gambar 3. 14 Kegiatan proses pembuatan ppt menindaklanjuti isu terkini tentang Kecelakaan Lalulintas di Jalan Raya dan Toll... 14
Gambar 3. 15 Kegiatan dalam pemindahan dan penataan ruangan...15
Gambar 3. 16 Kegiatan dalam pemindahan water barrier...15
Gambar 3. 17 Kegiatan uji coba hydrant...15
Gambar 3. 18 Kegiatan dalam pendataan BPKB kendaraan dinas...16
Gambar 3. 19 Kegiatan pemindahan dokumen...16
Gambar 3. 20 Proses desain jaket Varsity dan Pdl bidang LLADPP...16
Gambar 3. 21 Proses desain autocad Parkir off steet Pengunjung dan Pegawai di Terminal Leuwi Panjang...17
Gambar 3. 22 Proses inventarisasi menyeluruh terhadap mobil dinas...17
Gambar 3. 23 Kegiatan Pemindahan Alat tulis...17
Gambar 3. 24 Kegiatan Penyerahan mobil dinas ke dalam lingkup wilayah BPTD Kelas I Jawa Barat. 18 gambar 3. 25 Kegiatan zoom meeting dengan direktorat hubungan darat t dalam menghadapi angkutan lebaran...22
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
DAFTAR TABEL
Tabel 3. 1 klasifikasi TIP antarkota... 20 Tabel 3. 2 Analisis Kondisi Fasilitas Tip/Area di Jalan TOL Wilayah BPTD Kelas I Jawa barat...21
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Logbook Magang...Error! Bookmark not defined.
Lampiran 2 Form Jurnal Aktivitas harian...Error! Bookmark not defined.
Lampiran 3 Lembar Penilaian Kinerja Magang...Error! Bookmark not defined.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Di era globalisasi saat ini, perguruan tinggi menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi di dunia kerja.
Adanya perubahan sosial, budaya, dinamika dunia kerja, dan kemajuan teknologi yang pesat menuntut perguruan tinggi untuk secara proaktif menyiapkan Mahasiswa/i yang adaptif, agile, dan memiliki kemampuan link and match dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA).
Tuntutan pasar kerja saat ini tidak lagi hanya mengharapkan lulusan dengan kualifikasi akademik jenjang diploma atau sarjana semata, melainkan mengharapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi praktis dan pengalaman nyata. Program magang menjadi jembatan penting untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan oleh industri.
Dalam konteks pembangunan infrastruktur dan sistem transportasi yang semakin kompleks, kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten dan inovatif menjadi hal yang sangat strategis. Program magang ini dirancang untuk menghasilkan profesional transportasi yang memiliki kemampuan komprehensif dalam merancang, mengimplementasikan, dan
mengoptimalisasi sistem transportasi modern. Khususnya dalam bidang transportasi, kebutuhan akan profesional yang mampu merancang, mengimplementasikan, dan mengoptimalisasi sistem transportasi semakin mendesak.
Oleh karenanya dibutuhkan program magang sebagai sarana pembelajaran bagi Mahasiswa/i tingkat akhir untuk melatih Mahasiswa/i menghadapi pekerjaan pada saat bekerja setelah menempati instansi masing-masing dan sebagai syarat menyelesaikan studi di Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD. Dalam hal ini PTDI – STTD mewajibkan seluruh Mahasiswa/i tingkat akhir khususnya program studi D-IV Transportasi Darat untuk melaksanakan program kerja praktik atau magang di BPTD sesuai domisili Mahasiswa/i. Salah satu BPTD yang menerima Mahasiswa/i dalam kegiatan program kerja praktik atau Magang adalah BPTD Kelas I Jawa Barat.
Balai Pengelola Transportasi Darat atau disingkat BPTD merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat. Perubahan Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengelola Transportasi yang termuat pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 6 tahun 2023 . BPTD yang semula disebut Wilayah berubah menjadi Kelas , demikian juga dengan penamaan Jabatan Struktural di lingkungan BPTD. Tugas BPTD Kelas I Jawa Barat adalah mengelola transportasi darat di wilayah Jawa Barat.
Program kerja praktik atau magang dilakukan sehingga Mahasiswa/i memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai bidang yang ditekuni. Esensi dari kerja praktik atau magang yang dilakukan adalah meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang prima, profesional, dan beretika. Kegitatan tersebut merupakan kegiatan pembelajaran di lapangan yang bertujuan untuk memperkenalkan dan menumbuhkan kemampuan Mahasiswa/i dalam dunia kerja nyata. Untuk kali ini kegiatan magang dilaksanakan di BPTD Kelas I Jawa Barat.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
1.2 Tujuan Magang
Adapun tujuan dari dilaksanakannya Program Kerja Praktik atau Magang yang dilaksanakan di BPTD Kelas I Jawa Barat ini adalah sebagai berikut :
1. Melatih kemampuan Mahasiswa/i untuk dapat berinteraksi sosial di lingkungan baru dalam dunia kerja agar dapat bekerja sama dalam lingkungan kerja guna terciptanya hasil kerja yang baik.
2. Menerapkan dan menumbuhkan pengetahuan kerja sesuai dengan latar belakang bidang ilmu yang telah dipelajari.
3. Memperkenalkan Mahasiswa/i pada dunia kerja sehingga memiliki wawasan, keterampilan, dan pengetahuan serta motivasi yang tinggi dalam menghadapi dunia kerja.
4. Melatih kemampuan Mahasiswa/i untuk menjadi pribadi yang mandiri, mampu bersikap, mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan dalam bekerja.
1.3 Manfaat Magang
Adapun manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan program kerja praktik ini adalah : 1. Bagi Mahasiswa/i
a. Meningkatkan komunikasi dalam bersosialisasi dan berinteraksi kepada orang lain, serta menumbuhkan sikap profesional dalam menghadapi permasalahan.
b. Mendapatkan pengalaman dan gambaran kerja pada saat lulus nanti.
c. Melatih pola pikir yang objektif dalam menyikapi dan memecahkan permasalahan – permasalahan pada Bidang Lalu Lintas Sungai Danau dan Penyeberangan.
2. Bagi Instansi Lokasi Magang
a. Pihak BPTD Kelas I Jawa Barat mendapatkan bantuan SDM dari Mahasiswa/i yang akan melaksanakan kegiatan kerja praktik.
b. Dapat menjalin hubungan antara pihak BPTD Kelas I Jawa Barat dengan pihak kampus.
c. Dapat digunakan sebagai bahan bantuan, pertimbangan dan masukan dalam pengambilan kebijakan, apabila dilihat dari akademisi Mahasiswa/i.
3. Bagi Instansi Pendidikan
a. Dapat terjalinnya hubungan antara pihak kampus dengan pihak lokasi kerja praktik Mahasiswa/i.
b. Dengan adanya kegiatan magang ini diharapkan dapat memberikan ide – ide serta inovasi yang dapat digunakan sebagai pedoman belajar bagi PTDI – STTD.
1.4 Tujuan Penelitian
a. Menerapkan dan menumbuhkan pengetahuan kerja di bidang lalu lintas jalan, sungai, danau, penyeberangan, dan pengawasan;
b. Mampu menjalankan kegiatan kesiapan Sarana dan Prasarana pada jalur alternatif dalam rangka penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025 di Wilayah BPTD Kelas I Jawa Barat;
c. Mengetahui permasalahan di bidang Lalu lintas jalan, sungai, danau, penyeberangan, dan pengawasan serta memberikan saran pemecahan masalah;
d. Mampu menumbuhkan pengetahuan kerja sesuai dengan latar belakang bidang ilmu yang telah dipelajari di PTDI – STTD;
e. Melatih kemampuan Mahasiswa/i untuk menjadi pribadi – pribadi yang mandiri, mampu bersikap, mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan dalam lingkungan kerja;
f. Menumbuhkan kemampuan berinteraksi sosial dengan orang lain di dalam lingkungan kerja.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
BAB II
PROFIL MITRA MAGANG
2.1 Sejarah Mitra Magang
Balai Pengelola Transportasi Darat yang selanjutnya dalam peraturan menteri disebut BPTD merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat.
Adapun beberapa tugas pokok dan fungsi BPTD Kelas I Jawa Barat yaitu melaksanakan pengelolaan terminal tipe A, terminal barang untuk umum, unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor, dan pelabuhan sungai, danau, penyeberangan, pengendalian dan pengawasan keselamatan sarana, prasarana, lalu lintas dan angkutan jalan, serta keselamatan dan keamanan pelayaran angkutan sungai, danau dan penyeberangan.
Kantor BPTD Kelas I Jawa Barat beralamat di Jl. Leuwipanjang Kelurahan Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Kantor BPTD Kelas I Jawa Barat berlokasi di Lt 2 Gedung terminal Leuwipanjang.
Gambar 2. 1 Kantor BPTD Kelas I Jawa Barat 2.2 Sejarah Singkat BPTD Kelas I Jawa Barat
1. Pembentukan BPTD
Sebelum ada BPTD, pengelolaan transportasi darat dilakukan oleh berbagai instansi di tingkat pusat maupun daerah. Namun, dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan, pemerintah membentuk sistem pengelolaan yang lebih terkoordinasi. BPTD secara resmi dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 151 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengelola Transportasi Darat. Peraturan ini bertujuan untuk mengintegrasikan pengelolaan transportasi darat dalam satu unit kerja di setiap wilayah.
Pembentukan ini merupakan bagian dari reformasi dalam sistem pengelolaan transportasi darat agar lebih terpusat dan efisien. Sebelumnya, pengelolaan terminal, jembatan timbang, dan aspek transportasi lainnya banyak ditangani oleh pemerintah daerah. Namun, dengan pembentukan BPTD, kewenangan ini sebagian diambil alih oleh pemerintah pusat.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
2. Peralihan Kewenangan
Pada tahun 2017, BPTD mulai mengambil alih pengelolaan terminal tipe A, Jembatan Timbang, serta beberapa layanan transportasi yang sebelumnya dikelola oleh pemerintah daerah. Terminal yang dikelola oleh BPTD Kelas I Jawa Barat, misalnya, termasuk Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cicaheum (Bandung), Terminal Indihiang (Tasikmalaya), dan seterusnya.
3. Pengembangan dan Modernisasi
Seiring berjalannya waktu, BPTD terus berinovasi dalam modernisasi sistem transportasi, termasuk digitalisasi layanan, pengawasan kendaraan berbasis teknologi, dan peningketan keselamatan transportasi darat. Bptd juga bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, operator angkutan, dan kepolisian untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib dan aman di Jawa Barat.
2.3 Struktur Organisasi BPTD Kelas I Jawa Barat
Suatu instansi memerlukan pengorganisasian yang baik terhadap pekerjaan setiap bidang untuk dapat mencapai suatu tujuan, sehingga aktivitas yang terjadi dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Organisasi instansi yang terkelola dengan baik, menentukan kesuksesan yang dicapai oleh instansi sesuai dengan visi yang dibangun.
Struktur organisasi yang baik adalah struktur organisasi yang menggambarkan kedudukan setiap personil yang mempunyai kejelasan baik tugas dan wewenang serta tanggung jawab dalam menjalankan aktivitasnya. Pembagian tugas dan wewenang ini akan memberikan kemudahan bagi orang – orang dalam organisasi untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Berikut adalah struktur organisasi di lingkungan BPTD Kelas I Jawa Barat :
Gambar 2. 2 Struktur Organisasi BPTD Kelas I Jawa Barat 2.4 Visi dan Misi BPTD Kelas I Jawa Barat
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
Setiap instansi wajib memiliki tujuan (Visi) dan cara (Misi) untuk mewujudkan cita – cita/keinginan. Berikut adalah Visi dan Misi BPTD Kelas I Jawa Barat :
1. Visi
Menjadi orgaisasi pemerintahan yang profesional yang dapat memfasilitasi dan mendukung mobilitas masyarakat melalui suatu layanan transportasi darat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan berkeadilan, yang aman, selamat, mudah dijangkau, berkualitas, berdaya saing tinggi, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya dan dapat
dipertanggungjawabkan.
2. Misi
a. Menciptakan sistem pelayanan transportasi yang aman, selamat, dan mampu menjangkau masyarakat dan wilayah Indonesia.
b. Menciptakan dan mengorganisasi transportasi jalan, sungai, danau dan penyeberangan serta perkotaan yang berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan.
c. Mendorong perkembangan industri transportasi darat yang transparan dan akuntabel.
d. Membangun prasarana dan sarana transportasi darat.
2.5 Wilayah Kerja BPTD Kelas I Jawa Barat Wilayah kerja pada terminal tipe A meliputi : 1. Terminal K.H. Ahmad Sanusi Sukabumi;
2. Terminal Klari Karawang;
3. Terminal Leuwipanjang;
4. Terminal Subang;
5. Terminal Ciakar Sumedang;
6. Terminal Guntur Melati Garut;
7. Terminal Indihiang Tasikmalaya;
8. Terminal Harjamukti Cirebon;
9. Terminal Kertawangunan Kuningan;
10.Terminal Banjar Patroman.
Wilayah Kerja Pada unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor meliputi : 1.UPPKB Kemang;
2. UPPKB Bojong;
3. UPPKB Balonggandu;
4. UPPKB Cibaragalan;
5. UPPKB Indramayu;
6. UPPKB Tomo;
7. UPPKB Gentong.
Wilayah Kerja Pada pelabuhan sungai, danau, penyeberangan Meliputi : 1. Satuan Pelayanan SDP Jangari;
2. Satuan Pelayanan SDP Serpis;
3. Satuan Pelayanan SDP Maroko;
4. Satuan Pelayanan SDP Panjalu;
5. Satuan Pelayanan SDP Majingklak
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
2.6 Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan
BPTD Kelas I Jawa Barat memiliki 4 bidang yang melaksanakan tugas dan kewajibannya masing – masing diantaranya:
a. Bagian tata Usaha b. Bagian Prasarana
c. Bidang Sarana dan Angkutan
d. Bidang Lalu lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan
Pada kegiatan magang ini penulis ditempatkan pada Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan
Gambar 2. 3 Kegiatan Pengenalan Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan
Tugas Pokok dan Fungsi Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 6 Tahun 2023 tentang Organisasi dan Tata Kelola Balai Pengelola Transportasi Darat, Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, Penyeberangan dan Pengawasan mempunyai 26 tugas fungsi pokok. Namum untuk menyederhanakan tusi dimaksud, maka dibuat 2 bidang menjadi bidang lalu lintas Jalan dan SDP serta bidang pengawasan Jalan dan SDP. Dari masing-masing pengelompokan bidang, selanjutnya dapat dikatagorikan uraian tugas dan fungsi Seksi Lalu Lintas Jalan, SDP dan Pengawasan sebagai berikut :
2.5.1. Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL)
- Menyusun Bahan manajemen dan rekayasa lalu lintas di jalan nasional;
- Melaksanakan penelaahan perekayasaan lalu lintas yang berkaitan langsung dengan pengguna jalan di jalan nasional;
- Menyusun rencana dan bahan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Propinsi / Kabupaten /Kota), unsur Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kepolisian untuk pengenalan permasalahan lalu lintas di daerah;
- Mengumpulkan data jaringan jalan dan volume lalu lintas untuk tiap ruas jalan sewilayah Kerja, serta inventarisasi titik / ruas / daerah pada jalan nasional yang menjadi lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas;
- Pemberian rekomendasi laik fungsi jalan nasional non-tol;
- Pelaksanaan Persetujuan teknis analisis dampak lalu lintas jalan.
2.5.2 Bidang Pengusulan, Pengadaan dan Pemeliharaan Fasilitas Keselamatan Jalan
Melakukan survey inventarisasi fasilitas keselamatan jalan (perlengkapan jalan, fasilitas pendukung jalan, kebijakan manajemen dan rekayasa lalu lintas) dan angkutan umum (angkutan
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
penumpang, angkutan barang ) yang melintas di jalan Nasional :
- Melaksanakan pengadaan, pemasangan dan pemeliharaan perlengkapan jalan yang berkaitan langsung dengan pengguna jalan dijalan nasional;
- mengelola dan menyiapkan data lalu lintas jalan
- Melakukan analisis terhadap data fasilitas keselamatan Transportasi Jalan.
2.5.3 . Bidang Pemenuhan, Pengoperasian dan Pemeliharaan Alur SDP, SBNP, Rambu, dan halte sungai dan danau
- Melaksanakan survei inventarisasi dan identifikasi alur-pelayaran serta lalu lintas angkutan sungai dan danau;
- Menyusun program kerja pengawasan pembangunan, pemeliharaan, dan peningkatan prasarana LLSDP;
- Mengelola data lalu lintas angkutan sungai, danau dan penyeberangan yang disajikan dalam sistem informasi;
- Melakukan analisis pengaturan dan pengendalian lalu lintas kapal sungai dan danau di alur- pelayaran sungai dan danau;
- Pengadaan dan Pemeliharaan Local Port Service (LPS).
2.5.4. Bidang Pemberian Subsidi Angkutan Jalan, Angkutan Penyeberangan dan Kesyahbandaran - Melaksanakan pengawasan terhadap penyelenggaraan angkutan perintis;
- Melakukan survey trayek lintas pengembangan dan pengalihan angkutan perintis;
- Melaksanakan tugas kesyahbandaran dalam Penerbitan dan penyediaan blanko SPB serta SPOGK .
2.5.5. Bidang Pemantauan dan Pengamatan serta Penegakan Hukum Bidang LLAJ
- Melaksanakan pengawasan angkutan orang antar kota antar provinsi, angkutan orang tidak dalam trayek, angkutan barang, penyidikan dan pengusulan sanksi administrasi terhadap pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan, peningkatan kinerja dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, serta pengawasan tarif angkutan jalan;
- Melaksanakan pengawasan teknis sarana lalu lintas dan angkutan jalan di jalan nasional dan pengujian berkala kendaraan bermotor dan industri karoseri;
- Melaksanakan pemantauan terhadap arus lalu lintas melalui ATCS;
- Menindaklanjuti kegiatan pengawasan dan pemberian sanksi kendaraan ODOL yang melintas baik dijalan nasional maupun perintis;
- Melaksanakan Pengawasan dan pemberian sanksi terhadap kendaraan ODOL yang masuk di pelabuhan;
- Menyusun Bahan pengawasan angkutan orang lintas batas negara dan/atau antar kota antarprovinsi.
2.5.6. Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Bidang LLSDP
- Pengawasan Lalu Lintas Angkutan SDP melalui Sistem Manajemen Informasi Pelayaran (LPS);
- Membuat laporan pengawasan Lalu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan - Melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan pemenuhan kelaiklautan terhadap kapal-kapal yang
beroperasi secara berkala;
- Melaksanakan peningkatan kinerja dan keselamatan lalu lintas dan angkutan, pelayanan jasa kepelabuhanan serta pengusulan dan pemantauan tarif dan penjadwalan angkutan sungai, danau, dan penyeberangan yang diusahakan secara komersial dan pelabuhan yang belum diusahakan secara komersial.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
BAB III
PELAKSANAAN MAGANG
3.1 Aktivitas Harian Magang
Kerja praktik (magang) di BPTD Kelas I Jawa Barat dilaksanakan selama 1 bulan pada tanggal Senin 13 Januari 2025 sampai 14 febuari 2025 dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku di ruang lingkup Dinas BPTD Kelas I Jawa Barat yaitu selama jam dinas kantor pada hari senin sampai jum’at. Jadwal jam dinas dilaksanakan mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB Bentuk kegiatan kerja praktik (magang) Mahasiswa/i selama berada di BPTD Kelas I Jawa Barat adalah sebagai berikut:
3.1.1 Aktivitas Awal
Aktivitas awal Mahasiswa/I saat melaksanakan kerja praktik (magang) adalah melaksanakan laporan kepada BPTD Kelas I Jawa Barat terkait pelaksanaan kegiatanmagang. Mahasiswa/I
mendapatkan bimbingan dan arahan mengenai gambaran lingkungan kerjadi BPTD Kelas I Jawa Barat terkait susunan organisasi instansi dan bidang yang ada di lingkungan kerja BPTD Kelas I Jawa Barat.
Setelah diperkenalkan profil BPTD Kelas I Jawa Barat dilakukan penempatan atau pembagian satpel magang kepada Mahasiswa/I Untuk pembagian Satpel tersebut terbagi di beberapa wilayah kerja di lingkkup BPTD Kelas I Jawa Bara
Setelah di laukan pembagian Satpel dilakukan penempatan atau pembagian bidang magang kepada Mahasiswa/I. Untuk pembagian bidang tersebut meliputi Bagian tata Usaha, Bagian Prasarana, Bidang Sarana dan Angkutan dan Bidang Lalu lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan.
Gambar 3. 1 Laporan Pelaksanaan Kerja Praktik (Magang) BPTD Kelas I Jawa Barat
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
Sebelum memulai kegiatan magang Dalam kami di Laporan langsung dengan bapak Agus Gunadi, S.KOM,. M.HUM Selau Plt. Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan dengan memberi arahan serta masukan terutama pada bidang Lalu lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan
Gambar 3. 2 Laporan terkait bidang Lalu lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan 3.1.2 Aktivitas Rutin
1. Kegiatan Apel Pagi
Aktivitas rutin yang dilaksanakan oleh Mahasiswa/I di BPTD Kelas I Jawa Barat adalah melaksanakan apel pagi setiap hari Rabu bersama seluruh pegawai Kantor Induk BPTD Kelas I Jawa Barat
melaksanakan Apel Fisik yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.Kegiatan ini menjadi momen penting untuk membangun disiplin, kebersamaan, dan semangat kerja dalam menjalankan tugas pelayanan transportasi kepada masyarakat.
Gambar 3. 3 Aktivitas Apel Rutin 2. Kegiatan Jumat Bersih
BPTD Kelas I Jawa Barat, bersama seluruh pegawai yang berada di Kantor Induk maupun di Satuan Pelayanan, dengan semangat tinggi melaksanakan kegiatan Jumat Bersih. Kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga merupakan wujud komitmen kita untuk menciptakan suasana kerja yang sehat dan nyaman. Dengan melaksanakan Jumat Bersih, kita berharap dapat
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, sehingga tubuh kita tetap bugar dan semangat dalam menjalankan tugas.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Gambar 3. 4 Kegiatan Jumat Bersih 3.1.3 Aktivitas Harian
Aktivitas harian merupakan aktivitas yang dilakukan oleh bidang Lalu lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan secara rutin setiap harinya selama jam dinas. Aktivitas yangdilakukan sebagai Berikut :
1. merekap data laporan triwulan keberangkatan dan kedatangan di terminal terminal satpel bptd jawa barat
Membuat rangkuman data laporan per 3 bulan mengenai jumlah keberangkatan dan kedatangan di terminal-terminal yang berada di bawah pengawasan Satuan Pelayanan Balai Pengelola Transportasi Darat wilayah Jawa Barat, Rangkuman data mencakup pencatatan detail jumlah penumpang, frekuensi keberangkatan dan kedatangan, serta analisis pergerakan transportasi di sembilan terminal tipe A yang berada dalam wilayah pengawasan. Tahap akhir proses meliputi kompilasi data dari seluruh terminal, analisis tren pergerakan penumpang, dan pembuatan laporan komprehensif per triwulan. Laporan mencakup grafik perbandingan, statistik pertumbuhan, serta rekomendasi untuk pengembangan layanan transportasi di wilayah Jawa Barat.
Gambar 3. 5 Proses merekap laporan triwulan keberangkatan dan kedatangan di terminal terminal satpel bptd jawa barat
2. Mengikuti rapat terkait penanganan angkutan limbah berbahaya
mengikuti rapat terkait penanganan angkutan limbah berbahaya, berbagai aspek penting menjadi fokus pembahasan untuk memastikan keamanan dan keselamatan dalam prosesnya. Rapat ini membahas secara menyeluruh tentang cara mengelola dan mengatur transportasi material berbahaya, termasuk limbah kimia, medis, dan industri beracun yang memerlukan penanganan khusus. Dalam pertemuan tersebut, dibahas prosedur keselamatan yang harus dipatuhi, mulai dari pemilihan rute yang aman,
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
penggunaan kendaraan khusus, hingga persyaratan pengemudi yang harus memiliki sertifikasi khusus untuk mengangkut limbah berbahaya.
Gambar 3. 6 Kegiatan rapat terkait penanganan angkutan limbah berbahaya 3. membantu mengerjakan paparan rencana operasi laporan angkutan lebaran 1445 H
Dalam proses membantu mengerjakan paparan rencana operasi angkutan lebaran 1445 H, fokus utama diberikan pada penyusunan informasi komprehensif mengenai persiapan dan pelaksanaan layanan transportasi selama periode mudik dan balik lebaran. Paparan ini mencakup berbagai aspek penting seperti evaluasi penyyelengaraan angkutan lebaran tahun 2024, kesiapan sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2025, prediksi jumlah volume lalu lintas pada angkutan lebaran 2025, lokasi rawan emacetan dan kecelakaan dan strategi dan kebijakan pada penyelenggaraan angutan lebaran tahun 2024
Gambar 3. 7 Proses membantu mengerjakan renops angleb 1445 H 4. membuat Laporan Notulen rapat terkait persiapan angkutan lebaran 1445 H
Laporan notulen rapat terkait persiapan angkutan lebaran 1445 H mencakup pembahasan
komprehensif mengenai seluruh aspek persiapan menghadapi arus mudik dan balik tahun ini. Rapat yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan ini membahas secara rinci mengenai koordinasi lintas instansi dalam persiapan angkutan lebaran. Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan hasil evaluasi pelaksanaan angkutan lebaran tahun sebelumnya sebagai dasar penyempurnaan pelayanan di tahun ini.
Peserta rapat juga membahas prediksi volume penumpang
Pembahasan dilanjutkan dengan rencana pengaturan lalu lintas, penempatan petugas, dan kesiapan pos-pos pelayanan di sepanjang jalur mudik. Aspek keselamatan menjadi fokus utama dengan adanya pembahasan mengenai pemeriksaan kelayakan kendaraan, kesiapan awak, dan infrastruktur pendukung. Rapat juga membahas rencana kontingensi untuk menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat, termasuk penanganan kecelakaan dan kemacetan. Sistem informasi mudik dan pusat kendali operasi juga direncanakan untuk memberikan informasi real-time kepada masyarakat.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Gambar 3. 8 Laporan Notulen rapat terkait persiapan angkutan lebaran 1445 H 5. membantu membuat doukumen Laporan Tahunan Seksi Lalu lintas 2025
Dalam membantu penyusunan dokumen Laporan Tahunan Seksi Lalu Lintas 2025 Dokumen ini memuat :
Kegiatan Pekerjaan perlengkapan jalan tahun 2025, yang meliputi 1. Pengadaan dan Pemasangan Alat Penerangan Jalan
2. Pengadaan dan Pemasangan Perlengkapan Jalan Lokasi Rawan Kecelakaan 3. Pemeliharaan Alat Penerangan Jalan
4. Bantuan Teknis Perlengkapan Jalan
Pengawasan dan penegakan hukum, yang meliputi : 1. Angkutan Barang
2. UPPKB di lingkungan BPTD Kelas I jawa barat 3. Terminal Tipe A di Lingungan kelas I jawa baarat
Kegiatan Manajemen rekkayasa Lalu Lintas, Kegiatan Pengawasan subsidi jalan dan angkkutan penyeberangan jarak jauh dan kegiatan pemantauan kesiapan jalur mudik
Gambar 3. 9 Membantu membuat doukumen Laporan Tahunan Seksi Lalu lintas 2025 6. Membantu membuat Laporan Bulanan Bulan Januari 2025 BPTD Kelas I Jawa Barat
Laporan Bulanan Bulan Januari 2025 BPTD Kelas I Jawa Barat terdiri dari Kegiatan yang dilaksanakan Selama bulan Januari beberapa kegiatan telah dilaksanakan oleh Seksi Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan, Data Produksi dan Proges kegiatan PPK
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Gambar 3. 10 Proses merekap data produksi untuk Laporan bulanan bulan januari 2025 9. Bantuan Membuat Data survei Kesiapan Kendaraan dan Prasarana Pada Jalur Utama dan Alternatif dalam rangka angleb 2025
Dalam membantu pembuatan data survei kesiapan kendaraan dan prasarana pada jalur utama dan alternatif untuk angkutan lebaran 2025, dilakukan pengumpulan informasi yang menyeluruh tentang kondisi infrastruktur dan fasilitas pendukung transportasi. Survei ini mencakup pemeriksaan kondisi jalan, termasuk kualitas permukaan aspal, ketersediaan rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta kelengkapan marka jalan di sepanjang rute yang akan dilalui pemudik. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap fasilitas pendukung seperti rest area, pos pengamanan, dan pusat layanan darurat yang tersebar di jalur-jalur strategis.
Gambar 3. 11 Preoses Perekapan Data survei Kesiapan Kendaraan dan Prasarana Pada Jalur Utama dan Alternatif dalam rangka angleb 2025
10. Penanganan Lampu PJU yang Hampir Roboh Di Ruas jalan cicalengka
Penanganan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang hampir roboh di ruas jalan Cicalengka dilakukan melalui serangkaian tindakan darurat dan terencana untuk mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan. Setelah menerima laporan tentang kondisi tiang lampu yang mengkhawatirkan, tim teknis segera melakukan inspeksi ke lokasi untuk menilai tingkat kemiringan tiang dan risiko yang ditimbulkan.
Pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap kondisi pondasi tiang, struktur beton, dan sambungan- sambungan yang ada untuk menentukan penyebab utama kerusakan
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Gambar 3. 12 Kegiatan Penanganan Lampu PJU yang Hampir Roboh Di Ruas jalan cicalengka 11. membantu dalam penyuratan surat perjalanan dinas bidang lalu intas sungai danan dan pengawasan
Dalam membantu penyusunan surat perjalanan dinas untuk bidang lalu lintas sungai, danau dan pengawasan, proses dimulai dengan mempersiapkan kelengkapan administratif yang diperlukan. Surat ini mencakup informasi detail tentang maksud dan tujuan perjalanan dinas, yang umumnya berkaitan dengan kegiatan pengawasan, inspeksi, atau koordinasi di wilayah perairan. Data yang dimasukkan meliputi nama-nama petugas yang ditugaskan, jabatan masing-masing, tujuan lokasi, jangka waktu penugasan, serta rincian anggaran yang diperlukan untuk akomodasi dan transportasi.
Gambar 3. 13 Kegiatan penyuratan surat perjalanan dinas bidang lalu intas sungai danan dan pengawasan
12. membuat ppt untuk kegiatan dalam rangka menindaklanjuti isu terkini tentang Kecelakaan Lalulintas di Jalan Raya dan Toll, Asset Bandara Nusawiru serta Isu Reaktivasi Bandara Husein dan Optimalisasi Bandara Internasional Jawa Barat
Kegiatan pihak BPTD Kelas I Jawa Barat yang diundang rapat terkait ensiden tol Ciawi biasanya melibatkan evaluasi dan pembahasan langkah-langkah penanganan kecelakaan, peningkatan keselamatan lalu lintas, serta koordinasi dengan instansi terkait. Rapat ini bertujuan untuk merumuskan solusi dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Gambar 3. 14 Kegiatan proses pembuatan ppt menindaklanjuti isu terkini tentang Kecelakaan Lalulintas di Jalan Raya dan Toll
3.1.4 Aktivitas Tambahan
1. Bantuan dalam pemindahan dan penataan ruangan
Persiapan pemindahan dan penataan ruangan dalam rangka perubahan status dari BPTD Kelas 2 menjadi BPTD Jawa Barat Kelas 1 memerlukan
Gambar 3. 15 Kegiatan dalam pemindahan dan penataan ruangan 2. meminahkkan pengadaan baru water barrier ke ruang penyimpanan
Gambar 3. 16 Kegiatan dalam pemindahan water barrier
3. ujicoba hydrant sebagai langkah antisipasi terjadi kebakaran di bptd kelas 1 jawa baarat
Uji coba hydrant sebagai langkah antisipasi kebakaran di BPTD Kelas 1 Jawa Barat dilaksanakan untuk memastikan kesiapan sistem penanggulangan kebakaran. Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh titik hydrant yang tersebar di area gedung, meliputi kondisi fisik, tekanan air, dan aksesibilitas peralatan pemadam kebakaran. Tim teknis melakukan serangkaian pengujian untuk memastikan setiap hydrant berfungsi dengan optimal, termasuk simulasi penggunaan dalam berbagai skenario darurat.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Gambar 3. 17 Kegiatan uji coba hydrant
4. bantuan dalam pengarsipan data BPB kendaraan dinas BPTD kelas I Jawa Barat
Proses pengarsipan data BPKB kendaraan dinas dilakukan ntuk menjamin keamanan dan kemudahan akses dokumen. Tahap awal dimulai dengan inventarisasi seluruh BPKB kendaraan dinas yang dimiliki instansi, meliputi pencatatan detail seperti nomor registrasi, jenis kendaraan, tahun pembuatan, dan unit pengguna. Setiap dokumen diperiksa kondisi fisiknya, dilakukan scanning untuk menciptakan dokumen digital, dan dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu.
Gambar 3. 18 Kegiatan dalam pendataan BPKB kendaraan dinas 5. bantuan pemindahan barang arsip dokumen ke ruang arsip baru
Gambar 3. 19 Kegiatan pemindahan dokumen 6. mendesain jaket varsity dan PDL bidang LLJADPP
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Gambar 3. 20 Proses desain jaket Varsity dan Pdl bidang LLADPP
7.Membuat Rencana Penataan Parkir off steet Pengunjung dan Pegawai di Terminal Leuwi Panjang Rencana penataan parkir off street di Terminal Leuwi Panjang untuk mengoptimalkan ruang parkir bagi pengunjung dan pegawai dengan memperhatikan perhitungan detail kebutuhan ruang parkir dengan memperhatikan aspek efisiensi, keamanan, dan kenyamanan. esain awal dimulai dengan penguuran eksiting lalu di olah ke aplikasi autocad
Gambar 3. 21 Proses desain autocad Parkir off steet Pengunjung dan Pegawai di Terminal Leuwi Panjan 8. mendata dan memindahkan, dan mendata mobil dinas baru yang akan diserahkan ke satpel lain
Tahap awal dimulai dengan inventarisasi menyeluruh terhadap mobil dinas yang akan
dipindahkan, meliputi pencatatan detail seperti nomor polisi, jenis kendaraan, tahun pembuatan, kondisi fisik, dan kelengkapan administrasi, Tujuan utama dari keseluruhan proses ini adalah menjamin efisiensi penggunaan aset kendaraan dinas dan memastikan pendistribusian yang tepat guna.
Gambar 3. 22 Proses inventarisasi menyeluruh terhadap mobil dinas 11. bantuan dalam pendataan dan pemindahan pengadaan alat tulis
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Gambar 3. 23 Kegiatan Pemindahan Alat tulis
11. Pembagian Mobil Dinas ke Satpel Satpel lingkkup wilayah BPTD kelas I Jawa Barat
Pembagian mobil dinas ke satuan pelaksana (satpel) dalam lingkup wilayah BPTD Kelas I Jawa Barat dilaksanakan melalui proses perencanaan strategis yang mempertimbangkan kebutuhan operasional di setiap wilayah kerja. Distribusi kendaraan dinas dirancang untuk mendukung efektivitas pelayanan di sembilan terminal tipe A, tujuh unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor, dan lima satuan pelayanan sungai, danau, dan penyeberangan.
Gambar 3. 24 Kegiatan Penyerahan mobil dinas ke dalam lingkup wilayah BPTD Kelas I Jawa Barat
3.2 Analisis Kegiatan
Kesiapan tip/rest area di jalan tol dalam menghadapi angutan lebaran tahun 2025/1446 H Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) adalah suatu tempat istirahatyang dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum bagi Pengguna JalanTol, sehingga baik bagi pengemudi, penumpang, maupunkendaraannya dapat beristirahat untuk sementara.
Tempat Istirahat dan Pelayanan pada Jalan Tol (TIP) diatur dalam Permen PUPR No. 28 Tahun 2021 merupakan regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum danPerumahan Rakyat (PUPR) di Indonesia. Peraturan ini bertujuan untuk mengatur penyelenggaraan tempat istirahat dan pelayanan di sepanjang jalan tol, guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Berikut adalah beberapa poin penting yang diatur dalam peraturan tersebut : 1. Definisi dan Ruang Lingkup
Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP): Merupakan fasilitas yang disediakan di jalan tol untuk memberikan layanan kepada pengguna jalan, seperti tempat istirahat, toilet, tempat makan, dan fasilitas lainnya. Ruang lingkup peraturan ini mencakup semua aspek yang berkaitan dengan penyelenggaraan TIP di jalan tol,
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
termasuk perencanaan, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan.
2. Klasifikasi TIP
TIP diklasifikasikan berdasarkan jenis layanan yang diberikan, seperti:
TIP Kelas I: Menyediakan layanan dasar seperti toilet dan tempat istirahat.
TIP Kelas II: Menyediakan layanan tambahan seperti restoran, minimarket, dan area bermain.
TIP Kelas III: Menyediakan layanan lengkap dengan fasilitas yang lebih beragam, termasuk penginapan.
3. Standar dan Kriteria
Peraturan ini menetapkan standar dan kriteria yang harus dipenuhi oleh TIP, termasuk: Lokasi yang strategis dan mudah diakses. Fasilitas yang memadai dan memenuhi syarat kesehatan serta keselamatan.
Penyediaan informasi yang jelas bagi pengguna jalan.
4. Perencanaan dan Pembangunan
Proses perencanaan dan pembangunan TIP harus melibatkan kajian yang mendalam, termasuk analisis kebutuhan pengguna dan dampak lingkungan. TIP harus dirancang agar ramah lingkungan dan berkelanjutan.
5. Pengoperasian dan Pemeliharaan
Pengelola TIP bertanggung jawab untuk memastikan operasional yang baik dan pemeliharaan fasilitas secara berkala.
Pengelola juga diharapkan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada pengguna jalan, termasuk kebersihan dan kenyamanan.
6. Pengawasan dan Penegakan
Kementerian PUPR dan instansi terkait memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan TIP. Terdapat sanksi bagi pengelola yang tidak memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan ini.
7. Partisipasi Masyarakat
Peraturan ini mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan TIP, termasuk memberikan masukan dan kritik untuk perbaikan layanan.
8. Sosialisasi dan Edukasi
Diperlukan upaya sosialisasi dan edukasi kepada pengguna jalan mengenai keberadaan dan fungsi TIP, agar mereka dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik. Dengan adanya Permen PUPR No. 28 Tahun 2021, diharapkan penyelenggaraan tempat istirahat dan pelayanan pada jalan tol dapat berjalan dengan baik, memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan, serta mendukung pengembangan infrastruktur transportasi yang lebih baik di Indonesia.
TIP terdiri atas:
TIP PERKOTAAN Fasilitas TIP Perkotaan
1. Gerai anjungan tunai mandiri dengan fasilitas isi ulang kartu Tol;
2. Tempat parkir;
3. Peturasan;
4. Tempat ibadah;
5. Miniswalayan;
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
6. Stasiun pengisian bahan bakar umum;
7. Fasilitas pengisian bahan bakar listrik sesuai dengan kebutuhan;
8. Fasilitas untuk penyandang disabilitas dan ruang laktasi;
9. Ruang terbuka hijau;
10. Tempat pengolahan limbah dan air daur ulang; dan
11. Fasilitas pemadam kebakaran, termasuk alat pemadam khusus untuk bahan berbahaya dan beracun.
TIP Antarkota
TIP antarkota diklasifikasikan ke dalam 3 (tiga) tipe meliputi:
Tabel 3. 1 klasifikasi TIP antarkota
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Selain fasilitas umum, TIP Antarkota:
Dilengkapi denganfasilitas untukpenyandang disabilitasdan ruang laktasi Dapat ditugaskanPPNS di bidang LLAJ dan/atau pengujikendaraan bermotor Dilengkapi dengan fasilitas pengujian kendaraan angkutan umum
Jalan keluar dan jalan masuk (on/off ramp) dengan 1 (satu) lajur lalu lintas harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. lebar lajur 3,5m (tiga setengah meter);
2. lebar bahu luar (kiri) 1m (satu meter);
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
3. lebar bahu dalam (kanan) 1m (satu meter);
4. kemiringan melintang normal 2% (dua persen); dan 5. landai maksimum 4% (empat persen).
Analisis Kondisi Fasilitas Tip/Area di Jalan TOL Wilayah BPTD Kelas I Jawa barat
Tabel 3. 2 Analisis Kondisi Fasilitas Tip/Area di Jalan TOL Wilayah BPTD Kelas I Jawa barat
MANAJEMEN TEMPAT ISTIRAHAT DAN PELAYANAN (REST AREA)
• Penambahan rest area;
• Memperbaiki fasilitas yang rusak sesuai Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol pada TIP;
• Meningkatkan ketersediaan ruang parkir dalam rest area;
• Memberikan informasi ketersediaan ruang parkir melalui papan informasi, audio, media visual dan lainnyasebelum masuk rest area;
• Mengelola lalu lintas dan parkir dengan efisien;
• Membatasi waktu tinggal bagi pengguna rest area agar dapat memberi kesempatan bagi pengguna lain HAL YANG PERLU DITINDAKLANJUTI & DISKUSIKAN
1. Kondisi eksisting fasilitas TIP dan rencana optimalisasi pada Angkutan Lebaran 2025
2. Rencana operasi & Manajemen lalu lintas rest area selama penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2025
3. Kapasitas rest area → Peningkatan Kapasitas Parkir
4. Manajemen pergerakan atau alur pergerakan rest area selama penyelenggaraan Angkutan Lebaran
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
Tahun 2025 terutama saat terjadi lonjakan pergerakan masyarakat di rest area 5. Optimalisasi Pemanfaatan Rest Area Kendaraan Angkutan Umum
6. Manajemen rest area pada TIP yang digunakan sebagai bufferzone (delaying system) 7. Memberikan informasi untuk pengendara terkait titik lokasi dan kapasitas Tempat Istirahat 8. Sosialisasi keselamatan lalu lintas jalan di setiap TIP
gambar 3. 25 Kegiatan zoom meeting dengan direktorat hubungan darat t dalam menghadapi angkutan lebaran
3.3 Pembelajaran Hal Baru
Pelaksanaan Kerja Praktek di BPTD Kelas I Jawa Barat ada beberapa hal dan pengalaman yang belum pernah ditemui saat pembelajaran di kampus. Beberapa hal baru yang didapat sebagai pembelajaran kedepanya adalah sebagai berikut:
1. Mahasiswa/i dapat mengetahui proses penerapan antara materi yang telah diberikan dengan praktek selama pelaksanaan magang.
2. . Mahasiswa/i dapat mengetahui proses Kegiatan merekap data laporan triwulan keberangkatan dan kedatangan di terminal BPTD Jawa Barat mengajarkan pentingnya digitalisasi sistem transportasi, manajemen data yang akurat, dan penggunaan informasi sebagai alat strategis untuk pengambilan keputusan.
3. Mahasiswa/i mendapatkan pembelajaran dari mengikuti rapat terkait penanganan angkutan limbah berbahaya, kami belajar pentingnya koordinasi antarinstansi, penerapan regulasi yang ketat, serta pengembangan sistem pemantauan yang efektif untuk memastikan keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.
4. Mahasiswa/i mendapatkan pembelajaran dari membantu mengerjakan paparan rencana operasi laporan angkutan Lebaran 1445 H, kami belajar tentang pentingnya perencanaan yang matang, analisis data lalu lintas, serta koordinasi yang efektif untuk memastikan kelancaran dan keselamatan transportasi selama periode puncak.
5. Mahasiswa/i mendapatkan pembelajaran dari membantu membuat dokumen Laporan Seksi Lalu Lintas, kami belajar tentang pentingnya pengumpulan data yang akurat, analisis tren lalu lintas, serta penyajian informasi yang jelas untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di masa depan.
3. Mahasiswa/i mendapatkan pembelajaran secara langsung di lapangan terkait dengan membantu penanganan Lampu PJU yang bermasalah
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
5. Mahasiswa/i mendapatkan pembelajaran dari membantu dalam penyuratan surat perjalanan dinas bidang lalu lintas Sungai Danan dan pengawasan, kami belajar tentang pentingnya komunikasi yang efektif, ketepatan administrasi, serta pemahaman prosedur yang diperlukan untuk mendukung kelancaran operasional di lapangan.
6. Mahasiswa/i dapat mengetahui bagaimana penanganan dan pemecahan masalah apabila diberi tugas dan terjadi suatu permasalahan selama bekerja di instansi pemerintah. Selain itu Mahasiswa/i dapat berinteraksi dan membangun relasi dengan rekan kerja atau pegawai selama pelaksanaan magang.
7. Pelaksanaa magang di BPTD Kelas I Jawa Barat memberikan ilmu dan keterampilan kepada Mahasiswa/I. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh berupa kemampuan berkomunikasi dan
menyampaikan informasi sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Mahasiswa/i juga dituntut untuk dapat memanajemen waktu dan bekerja secara cepat dan tepat sehingga pekerjaaan dapat diselesaikan pada hari itu juga.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1Kesimpulan
Berdasarkan hasil praktik kerja magang di BPTD Kelas I Jawa Barat di Bidang Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan yang telah dilakukan selama 1 bulan dapat disimpulkan bahwa :
1. Mahasiswa/I selama kerja praktik di BPTD Kelas I Jawa Barat adalah bahwa mereka mendapatkan bimbingan dan arahan mengenai struktur organisasi serta bidang-bidang yang ada, diikuti dengan
pembagian satpel dan bidang magang yang meliputi tata usaha, prasarana, sarana dan angkutan, serta lalu lintas jalan, sungai, danau, penyeberangan, dan pengawasan, dengan arahan khusus dari Plt. Kepala Bidang Lalu Lintas untuk mempersiapkan mereka dalam menjalankan tugas di lapangan.
2. Dalam menjalankan tupoksinya, Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan memiliki tugas Pokok dan Fungsi Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan adalah bahwa seksi ini memiliki 26 tugas pokok yang disederhanakan menjadi dua bidang utama, yaitu manajemen dan rekayasa lalu lintas serta pengawasan, yang mencakup pengelolaan data lalu lintas, pemeliharaan fasilitas keselamatan, pengawasan angkutan, dan penegakan hukum untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi transportasi di jalan nasional dan alur pelayaran
3. Mahasiswa/I selama menjalankan tupoksinya, Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan mencakup rekapitulasi data triwulan keberangkatan dan kedatangan di terminal, penyusunan paparan rencana operasi angkutan Lebaran 1445 H, pembuatan dokumen Laporan Tahunan Seksi Lalu Lintas 2025, serta survei kesiapan kendaraan dan prasarana pada jalur utama dan alternatif untuk angkutan Lebaran 2025, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan kualitas layanan transportasi di wilayah Jawa Barat.
3. Mahasiswa/I selama pelaksanaan kerja praktik di BPTD Kelas I Jawa Barat adalah bahwa Mahasiswa/i memperoleh pengalaman berharga yang menghubungkan teori dengan praktik, termasuk pentingnya digitalisasi data, koordinasi antarinstansi, perencanaan matang, dan komunikasi efektif, serta
keterampilan manajemen waktu dan pemecahan masalah, yang semuanya mendukung pengembangan kompetensi profesional dan relasi di lingkungan kerja.
4. Berdasarkan analisis kegiatan kesiapan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di jalan tol dalam menghadapi angkutan Lebaran tahun 2025/1446 H adalah bahwa TIP diatur oleh Permen PUPR No. 28 Tahun 2021 untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, dengan klasifikasi layanan yang beragam, standar fasilitas yang harus dipenuhi, serta pengawasan dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya, sehingga diharapkan dapat memberikan layanan yang optimal selama periode mudik.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
4.1 Saran
Setelah kurang lebih satu bulan melakukan kegiatan magang di Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Terdapat beberapa saran yang diusulkan selama satu bulan melakukan kegiatan magang BPTD Kelas I Jawa Barat yaitu:
1. Disarankan agar BPTD Kelas I Jawa Barat terus meningkatkan program bimbingan dan pelatihan bagi Mahasiswa/i untuk memperdalam pemahaman mereka tentang struktur organisasi dan tugas pokok di bidang lalu lintas, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan di lapangan
2. Penting untuk melakukan evaluasi dan pembaruan secara berkala terhadap tugas pokok dan fungsi Bidang Lalu Lintas Jalan Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan agar tetap relevan dengan perkembangan kebutuhan transportasi dan keselamatan di wilayah Jawa Barat
3. Diharapkan agar Mahasiswa/i lebih aktif dalam mengimplementasikan digitalisasi data dan sistem manajemen informasi, serta memperkuat koordinasi antarinstansi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan transportasi.
4. Perlu dilakukan sosialisasi yang lebih luas mengenai keberadaan dan fungsi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di jalan tol, serta pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut memenuhi standar yang ditetapkan, guna memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan selama periode angkutan Lebaran.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
BAB V REFLEKSI DIRI
Pelaksanaan program kerja praktek di BPTD Kelas I Jawa Barat telah memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi diri Mahasiswa/I untuk lebih memahami kemampuan dirinya sendiri sehingga bisa merefleksikan diri mereka. Refleksi diri saya dari program kerja praktek ini adalah sebagai berikut:
1. Saya menyadari bahwa pengalaman langsung di lapangan sangat berbeda dengan teori yang diajarkan di kampus. Melalui bimbingan dan arahan dari para profesional, saya dapat memahami lebih dalam tentang struktur organisasi dan tugas pokok di bidang lalu lintas, yang memperkaya pengetahuan dan keterampilan saya.
2. Selama magang, saya belajar untuk mengelola waktu dengan lebih baik, terutama dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Hal ini mengajarkan saya untuk bekerja secara efisien dan efektif, serta pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap kegiatan.
3. Saya menyadari bahwa koordinasi antarinstansi dan komunikasi yang efektif adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama. Pengalaman ini mengajarkan saya untuk lebih proaktif dalam berinteraksi dengan rekan kerja dan memahami pentingnya kolaborasi dalam menyelesaikan masalah.
4. Melalui analisis dan pengawasan terhadap fasilitas transportasi, saya menjadi lebih peka terhadap isu keselamatan dan kualitas layanan. Saya memahami bahwa setiap keputusan yang diambil harus mempertimbangkan dampaknya terhadap pengguna jalan, dan ini akan menjadi landasan dalam karier saya di bidang transportasi di masa depan.
4. Rencana saya terhadap perbaikan diri saya kedepanya yaitu dengan memperbaiki kemampuan dari dalam diri saya seperti kemampuan memecahkan masalah dengan benar dan kemampuan berkomunikasi dengan rekan tim yang lain ataupun masyarakat dengan baik. Agar kedepanya Ketika di dunia kerja saya sudah tebiasa menghadapi kondisi-kondisi tersebut dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang melibatkan berbagai instansi dan profesional di bidang transportasi untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kemampuan komunikasi serta kolaborasi.
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025
[2] Bptdjabar, “Profil BPTD Kelas I Jawa Barat,” bptdjabar. [Daring]. Tersedia pada:
https://hubdat.dephub.go.id/id/bptd/jabar/satuan-pelayanan/
[3] Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, “SE Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 21/PRT/M/2019,” Menteri Pekerj. Umum dan Perumah.
Rakyat Republik Indones., hal. 95–140, 2019.
[4] Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan,
LAPORAN MAGANG BIDANG LALU LINTAS JALAN SUNGAI DANAU PENYEBERANGAN DAN
PENGAWASAN BPTD KELAS I JAWA BARAT PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TRANSPORTASI DARAT
POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT INDONESIA – STTD 2024/2025