PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Hal yang melatar belakangi pekerjaan ini adalah kondisi bendungan dengan jaringan irigasi yang sudah berumur dan struktur yang tidak memadai mengakibatkan proses eksploitasi menjadi tidak normal.
Pada ke-enam Daerah Irigasi tersebut mempunyai curah hujan yang cukup tinggi, dengan curah hujan tahunan di sekitar lokasi kegiatan berkisar 2000 s.d 3500 mm per tahun. Selain dari hujan, daerah irigasi yang ada mendapat inflow dari sungai maupun anak sungai yang menuju ke bendung.
Ke enam daerah irigasi terletak pada dataran perbukitan landai, sehingga lahan pertanian (terutama padi) sangat dominan menjadi andalan masyarakat sekitar sebagai mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan sehari – harinya karena areal layanan jaringan irigasinya berada di daerah pedesaan sehingga sebagian harus melewati daerah permukiman.
Di dalam latar belakang permasalahan telah di uraikan hasil identifikasi lapangan pada lokasi pekerjaan sabagai berikut:
1. Kondisi bendung Cijambe dan jaringannya
Kondisi pintu pembilas dan pintu intake bendung belum ada
Secara umum kondisi bangunan banyak yang rusak
Perlu inventarisasi luas lahan karena adanya alih fungsi lahan.
2. Kondisi bendung Manganti dan jaringannya
Kondisi pintu pembilas dan pintu intake bendung belum ada
Secara umum kondisi bangunan banyak yang rusak
Perlu invent erisasi luas lahan karena adanya alih fungsi lahan.
3. Kondisi bendung Cikerang dan jaringannya
Kondisi pintu pembilas dan pintu intake bendung perlu perbaikan
Secara umum kondisi bangunan banyak yang rusak
Perlu inventarisasi luas lahan karena adanya alih fungsi lahan.
4. Kondisi bendung Cimucung dan jaringannya
Kondisi pintu pembilas dan pintu intake bendung perlu perbaikan
Secara umum kondisi bangunan banyak yang rusak
Perlu inventarisasi luas lahan karena adanya alih fungsi lahan.
5. Kondisi bendung suwuk dan jaringannya
Kondisi pintu pembilas dan pintu intake bendung perlu perbaikan
Secara umum kondisi bangunan banyak yang rusak
Perlu inventarisasi luas lahan karena adanya alih fungsi lahan.
6. Kondisi bendung Penyarang II dan jaringannya
Kondisi pintu pembilas dan pintu intake bendung perlu perbaikan
Secara umum kondisi bangunan banyak yang rusak
Perlu inventarisasi luas lahan karena adanya alih fungsi lahan.
BAB I - 1 LAPORAN
PENDAHULUAN
CV. ARCHINDO MEDIA
KARYA
PENDAHULUAN
1.2. MAKSUD, TUJUAN, DAN SAARAN A. Maksud Pekerjaan
Melakukan kegiatan Detail Engineering Design (DED) pada ke enam Daerah irigasi setelah melalui kegiatan survey, investigasi, dan juga design. Dimana tujuan dibuatnya DED adalah Memberikan kesimpulan teknis terhadap alternatif sistem proyek sehingga didapatkan desain rinci yang meliputi: analisa desain dan kalkulasi, gambar desain, bill of material, dan spesifikasi perkerjaan.
B. Tujuan Pekerjaan
Merencanakan kegiatan rehabilitasi/ peningkatan jaringan irigasi dan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pengelolaan SDA khususnya di bidang irigasi. Seperti yang telah di sebutkan dalam latar belakang bahwa kondisi bendung yang sudah berumur, tingginya curah hujan tahunan, serta memaksimalkan proses eksploitas.
C. Sasaran Pekerjaan
Tersedianya dokumen perencanaan sebagai pedoman dan arahan pelaksanaan kegiatan konstruksi peningkatan jaringan irigasi. Konsultan memahami bahwa Perencanaan adalah tulang punggung keseluruhan proyek dan didasarkan atas sasaran yang jelas.
Dengan perencanaan yang tepat, sumber daya yang memadai dapat disediakan pada saat yang tepat. Waktu yang cukup dialokasikan untuk setiap tahap proses, dan berbagai komponen kegiatan dimulai pada saat yang tepat (Austin dan Neale, 1991).
1.3. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup kegiatan ini, adalah Survey, Investigasi dan Desain yang terdiri dari:
Tahap I Pendahuluan 1) Penyusunan RMK,
2) Persiapan kantor/alat, tenaga ahli dan administrasi perijinan 3) Pengumpulan Data Sekunder dan Sosialisasi
4) Inspeksi Lapangan Pendahuluan 5) Survei Inventarisasi Kondisi Lapangan
Tahap II Survey Pengukuran dan investasi Geologi 1) Survey pengukuran
Survey kegiatan
Pemasangan patok – patok tetap (BM/CP) dan patok – patok sementara
Pengukuran kerangka kontrol horizontal dan vertikal
Pengukuran situasi
Pengukuran memanjang dan melintang sungai / trase saluran.
Pengolahan data.
Penyajian hasil dan pelaporan.
2) Investasi Geologi
Survey Pendahuluan
Bor Tangan
Tes Pit
Tes Laboratorium Mekanika Tanah
Rekomendasi Hasil Investigasi Geoteknik
BAB I - 2 LAPORAN
PENDAHULUAN
CV. ARCHINDO MEDIA
KARYA
PENDAHULUAN
Penggambaran
Tahap III Pembuatan Dokumen System Planning 1) Analisa Kebutuhan Air
2) Analisa Ketersediaan Air
3) Analisa Hujan dan Banjir Rancangan 4) Simulasi dan Optimasi Neraca Air 5) Daftar Usulan Kegiatan
6) Menentukan skala prioritas pelaksanaan konstruksi.
Tahap IV Pembuatan Desain Rinci 1) Analisa Hidrolika
2) Analisa Struktur
3) Penggambaran Desain dengan Auto CAD 4) Perhitungan BOQ dan RAB
5)Penyusunan SpesifikasiTeknik, Metode Pelaksanaan, dan Pedoman OP 1.4. WAKTU PELAKSANAAN
Konsultan akan melaksanakan pekerjaan ini dengan baik. Dengan time schedule yang di rancang untuk penugasan tenaga ahli, pengalokasian waktu yang tersedia untuk melaksanakan masing- masing pekerjaan dalam rangka menyelesaikan suatu proyek hingga tercapai hasil optimal, yaitu 90 (sembilan puluh) hari kalender.
1.5. LOKASI PEKERJAAN
Lokasi dari pekerjaan DED Daerah Irigasi 6 Bendung ini di Kabupaten Cilacap, dan untuk lebih jelasnya lokasi pekerjaan dapat dilihat dalam Tabel 1.1 Detail Lokasi Pekerjaan berikut ini.
Tabel 1.1 Detail Lokasi Pekerjaan
NO NAMA D.I. KOORDINAT BENDUNG
LOKASI
X Y
1 Bendung Cijambe -7.387887999999999 108.731377 Desa Cisuru Kecamatan Cipari
2 Bendung Manganti -7.412071659999999 108.83731667
Desa Cidadap Kecamatan Karangpucung 3 Bendung Cikerang -7.39774666 108.831925 Desa Kutasari
Kecamatan Cipari 4 Bendung Cimucung -7.327155504747989 108.71314593639 Desa Adimulya
Kecamatan Wanareja
5 Bendung Suwuk -7.446875 108.832374 Desa Karanggedang
Kecamatan Sidareja 6 Bendung Penyarang II -7.413197 108.822395 Desa Penyarang
Kecamatan Sidareja
BAB I - 3 LAPORAN
PENDAHULUAN