• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB I"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Industri pariwisata merupakan kumpulan usaha pariwisata yang saling terkait dalam rangka menghasilkan barang dan jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata. Khususnya di Indonesia memiliki berbagai macam wisata yang menarik, bukan hanya wisata alam tapi juga wisata budaya dan sejarah, yang dapat menjadi penunjang dalam industri pariwisata.

Bicara sektor pariwisata di Indonesia, banyak wisatawan dari mancanegara dan lokal yang melakukan perjalanan wisata, dimana mereka membutuhkan akomodasi.

Akomodasi merupakan sarana pendukung kepariwisataan yang meliputi antara lain hotel, motel, villa, rumah, atau bangunan untuk bermalam atau menginap sementara. Seperti halnya di Surabaya semakin hari banyak hotel-hotel berbintang yang tumbuh dengan pesat.

Tamu yang menginap di hotel Surabaya pasti akan melalui resepsionis terlebih dahulu sebelum masuk kekamar, karena harus melalui proses registrasi dan penerimaan kunci kamar. Pada jaman dahulu hotel masih menggunakan yang namanya kunci manual atau kunci konvensional yang cara kerjanya dimasukan ke lubang kunci terlebih dahulu lalu diputar sehingga pintu akan terbuka, atau kunci seperti dirumah-rumah pada umumnya. Seiring berkembangnya jaman perubahan tersebut semakin terlihat yaitu dengan menggunakan kunci dengan kartu atau yang disebut key card.

(2)

2

Kelebihan dari keycard dibanding dengan manual key adalah lebih ringkas, lebih cepat dalam penggunaan atau dalam membuka pintu, waktu masuk atau keluar penggunaan kunci dan tanggalnya tercatat, jika kuncihilang tamu harus mengganti dengan biaya yang lebih murah dari pada kunci konvesional.

Dengan adanya perubahan kunci kamar yang ada di hotel dari model konvensional menjadi keycard ini menarik penulis untuk meneliti bagaimana keycard tersebut dapat digunakan untuk membuka pintu kamar.

B. RUMUSAN MASALAH

Bagaimana proses penerbitan keycard di Hotel Gunawangsa Merr Surabaya?

C. TUJUAN DAN MANFAAT PENULISAN 1. Tujuan Penulisan

Untuk mengetahui bagaimana proses penerbitan keycard untuk tamu di Hotel Gunawangsa Merr Surabaya

2. Manfaat Penulisan

Diharapkan dengan terselesainya penulisan ini, akan memberi manfaat untuk pihak-pihak terkait di antaranya:

a. Bagi pembaca

Agar pembaca bisa mengerti proses keycard itu dibuat, sebelum akhirnya digunakan untuk membuka kunci kamar.

(3)

3

b. Bagi penulis

Tugas akhir ini membantu penulis lebih dalam memahami tentang proses penerbitan keycard.

c. Bagi Politeknik NSC Surabaya

Dengan terbentuknya laporan ini diharapkan bisa menjadi referensi atau sumber bacaan mengenai proses penerbitan keycard atau kunci kamar hotel bagi mahasiswa yang akan melakukan kegiatan Praktik Kerja Lapangan di dunia perhotelan khususnya di departemen Front Office.

d. Bagi hotel

Dengan terbentuknya laporan ini diharapkan menjadi masukan atau refrensi bagi Hotel Gunawangsa Merr Surabaya.

Referensi

Dokumen terkait

Jumlah kamar yang tersedia dari seluruh hotel dan akomodasi lain pada tahun 2014 di Kota Parepare sebanyak 1.576 kamar dengan jumlah tempat tidur tersedia sebanyak 1.133 unit

Kamar merupakan fasilitas utama dari hotel karena kamarlah yang digunakan tamu untuk menginap atau beristirahat. Hotel Novotel Yogyakarta memiliki kamar dengan

Sebagai tambahan koleksi dan referensi yang dapat digunakan untuk sumber belajar atau bacaan mahasiswa lainnya terutama yang berkaitan dengan penerapan metode

Satu bagian dalam hotel yang tidak dapat dipisahkan dari penjualan kamar adalah penyediaan makanan dan minuman bagi tamu hotel.. Tugas utama dari dari departemen F&B

Hubungan kausalitas dari adanya hal ini adalah meningkatnya hunian kamar hotel yang dibutuhkan di Malang, sehingga hal ini menjadi suatu peluang bagi perusahaan

Pada saat low season, Hotel Jentra Dagen kerap mendapatkan permintaan dari tamu hotel yang hendak mencari penginapan yaitu untuk dapat memberikan potongan harga atau discount

Hotel bintang empat, dengan konsep sebagai berikut: jumlah kamar minimal 50 kamar temrasuk minimal 3 suite room, 48 m2, ukuran kamar minimum termasuk kamar mandi 24 m2 untuk kamar

Faktor Tingkatan atau Bintang dari Hotel a Klasifikasi hotel berbintang satu, persyaratan :  Jumlah kamar standard, minimum 15 kamar  Kamar mandi di dalam  Luas kamar standard,