BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Perkerasan kaku adalah suatu susunan konstruksi perkerasan dimana sebagai lapisan atas digunakan plat beton yang terletak di atas pondasi atau langsung di atas tanah dasar pondasi (sub grade). Perkerasan kaku atau perkerasan beton semen adalah suatu konstruksi (perkerasan) dengan bahan baku agregat dan menggunakan semen sebagai bahan ikatnya.
Tujuan umum mahasiswa untuk dapat menghitung volume pekerjaan perkerasan kaku sta. 17+697 – sta. 17+787 proyek pemeliharaan jalan ruas pelang – sungai kepuluk.
Berdasarkan hasil perhitungan volume per 15 segmen pekerjaan perkerasan kaku sta. 17+697 – sta. 17+787 proyek pemeliharaan jalan ruas pelang – sungai kepuluk dapat disimpulkan sebagai berikut :
No. Pekerjaan Volume
1. Balok
a. Tulangan 7.123,176 Kg
b. Beakisting 375 buah
c. Beton 35,85 m3
2. Pile Cap
a. Tulangan 1.649,64 Kg
b. Beakisting 135 buah
c. Beton 9,72 m3
3. Lantai Kerja
a. Tulangan 11.247,12 Kg
b. Beakisting 558 Buah
c. Beton 102 m3
63
64
5.2 Saran
1. Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada suatu proyek konstruksi merupakan suatu hal yang sangat penting. Oleh karena itu, hendaknya diperhatikan agar program K3 di jalankan seperti menggunakan helm proyek, sepatu safety, serta rompi proyek.
2. Staf Logistik harus selalu memantau material agar tidak adanya kekurangan material pada saat aktivitas sedang berlangsung atau sedang progres Pekerjaan.
3. Pelaksanaan perkerasan kaku hendaknya mengikuti desain dan standar teknik agar tidak terjadinya kesalahan dalam pengerjaan tersebut dan pembuangan material sia – sia.