BAHAN AJAR MATERI FREKUENSI DENYUT JANTUNG
Sekolah : MTs N 3 Sanggau
Mata Pelajaran : IPA
Tema : Sistem Peredaran Darah
Subtema : Frekuensi Denyut Jantung
Kelas/Semester : VIII/1
A. TUJUAN PEMBELAJARAN PENGETAHUAN
1. Melalui kajian literatur peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi denyut jantung dengan benar
2. Melalui kegiatan diskusi kelompok peserta didik dapat menemukan koherensi pengaruh aktivitas (jenis dan durasi) terhadap frekuensi denyut jantung dengan tepat.
3. Melalui kegiatan diskusi kelompok peserta didik dapat menemukan koherensi pengaruh jenis kelamin terhadap frekuensi denyut jantung dengan tepat
KETERAMPILAN
4. Melalui kegiatan praktikum peserta didik dapat mempersiapkan peralatan atau komponen praktikum pengaruh aktivitas (jenis, durasi) dan jenis kelamin terhadap frekuensi denyut jantung
1. Melalui kegiatan praktikum peserta didik dapat melakukan percobaan pengaruh aktivitas (jenis, durasi) dan jenis kelamin terhadap frekuensi denyut jantung dengan baik
5. Melalui kegiatan praktikum peserta didik dapat mengumpulkan data hasil praktikum dengan benar
6. Melalui kegiatan praktikum peserta didik dapat menganalisis data hasil praktikum dengan benar.
7. Melalui kegiatan presentasi kelas peserta didik dapat menyajikan hasil percobaan tentang pengaruh aktivitas (jenis, durasi) dan jenis kelamin terhadap frekuensi denyut jantung dengan baik.
B. URAIAN MATERI
Peganglah dada kirimu sebelah atas. Apakah yang kamu rasakan?
Apabila dipegang, kamu akan merasakan denyutan karena di dalamnya terdapat jantung. Lihat Gambar disamping. Jantung merupakan salah satu organ dalam sistem peredaran darah. Tahukah kamu struktur dan fungsi jantung?
Jantung merupakan organ yang berongga dan berotot dengan ukuran sekepalan tangan manusia. Jantung berfungsi sebagai pompa yang memberikan tekanan pada darah yang dapat menghasilkan gradient tekanan sehingga dapat mengalir ke seluruh jaringan. Darah dalam tubuh manusia harus dipompa ke seluruh tubuh, oleh sebab itu dalam satu hari jantung dapat berdetak sekitar100.000 kali. Untuk melihat lebih jelas struktur jantung, lihart Gambar, bagian-bagian jantung
Bagian - bagian jantung
1. RUANG-RUANG JANTUNG
Jantung dilindungi dan dilapisi oleh sebuah membran yang disebut periKardium. Jantung memiliki 4 ruang yaitu:
a.Atrium kanan atau serambi kanan yang memiliki ketebalan sekitar 2-3 mm (0,08 - 0,12 inci) dan berfungsi sebagai penerima darah dari tiga pembuluh yaitu vena cava superior, vena cava inferior, dan sinus coronaria.
b. Atrium kiri atau serambi kiri yang berukuran sekitar 2 - 3 mm (0,08 - 0,12 inci) dan berfungsi menerima darah dari paru-paru melalui 4 pembuluh darah pulmonalis.
c. Ventrikel kanan atau bilik kanan yang memiliki ketebalan lebih besar dari atrium yaitu sekitar 4 - 5 mm (0,16 - 0,12 inci). Ukuran ventrikel yang lebih tebal menyebabkanventrikel kanan berfungsi untuk memompa darah yang terdeoksigenasi keluar dari jantung melalui arteri pulmonalis.
d.Ventrikel kiri atau bilik kiri yang memiliki ketebalan sebesar 10 - 15 mm (0,4 - 0,6 inci). Ventrikel kiri berfungsi mendistribusikan darah dari atrium kiri dan memompa darah ke aorta.
Gambar Bagian-bagian Jantung Sumber: google.images
2. KATUP-KATUP JANTUNG
Selain memiliki 4 ruang, jantung juga memiliki 4 katup yaitu 2 katup AV (atrioventrikular) antara atrium dan ventrikel dan 2 katup semilunar antara ventrikel dan arteri-arteri besar. Empat katup di dalam jantung berfungsi untuk mencegah aliran darah kembali dan menjaga agar darah mengalir ke arah yang benar.
Dua katup jantung yaitu atrioventrikular (AV) kanan dan kiri masing-masing terletak diantara atrium dan ventrikel di sisi kanan dan kiri. Kedua katup tersebut berfungsi untuk membiarkan darah mengalir dari atrium ke dalam ventrikel dan mencegah darah kembali dari ventrikel ke atrium. Katup AV kanan disebut katup trikuspid, memisahkan antara ventrikel kanan dan atrium kanan sedangkan katup AV kiri disebut katup bikuspid ataukatup mitral yang memisahkan antara ventrikel kiri dan atrium kiri.
Dua katup jantung lainya yaitu katup aorta dan pulmonalis yang dikenal dengan katup semilunaris. Katup tersebut berfungsi untuk membuka ketika tekanan ventrikel kiri dan kanan masing-masing melebihi tekanan di aorta dan arteri pulmonalis ketika ventrikel relaksasi dan kontraksi. Ketika katup menutup mencegah darah mengalir dari arteri kembali ke dalam ventrikel yang berkontraksi.
3. CARA KERJA JANTUNG
Jantung bekerja dalam siklus atau urutan memompa dan mengisi yang terjadi dari awal detak jantung sampai denyutan selanjutnya. Jantung mengalami dua peristiwa utama selama siklus jantung lengkap yaitu sistol dan diastole. Selama diastole, jantung rileks dan mengisi darah dan selama sistol, jantung berkontraksi dan memompa darah. Waktu yang dibutuhkan selama siklus tersebut yaitu satu detik.
Tekanan darah pada manusia dapat diukur menggunakan Tensimeter (mengukur tekanan Systol). Tinggi rendahnya tekanan darah dipengaruhi oleh: Usia, jenis kelamin, aktivitas dan kesehatan seseorang.
a.Tekanan sistole : tekanan yang ditimbulkan pada waktu jantung kontraksi (mengempis) sehingga darah keluar dari jantung melalui aorta ke seluruh tubuh. (besarnya tekanan sistole = 120 mmHg)
b.Tekanan diastole : tekanan yang ditimbulkan pada waktu jantung relaksasi (mengendur) sehinggga darah dari seluruh tubuh masuk ke jantung. (Besarnya tekanan yang ditimbulkan = 80 mmHg).
4.
Frekuensi Denyut Jantung
Pernahkah kamu menghitung denyut jantung? Berapa kali jantung berdenyut setiap menitnya? Apakah denyut jantung laki-laki dan perempuan berbeda? Apakah aktivitas
mempengaruhi jumlah denyut jantung?
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi frekuensi denyut jantung di antaranya adalah jenis kelamin dan aktivitas tubuh, dan beberapa hal diantaranya:
a. Aktivitas Tubuh
Organ yang melakukan aktivitas memerlukan lebih banyak sumber energi berupa glukosa dan oksigen dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan aktivitas seperti duduk santai atau tiduran. Untuk memenuhi kebutuhan sumber energi dan oksigen tersebut, jantung harus memompa darah lebih cepat.
b. Jenis Kelamin
Pada umumnya perempuan memiliki frekuensi denyut jantung yang lebih tinggi daripada laki-laki. Pada kondisi normal, denyut jantung perempuan berkisar antara 72-80 denyutan/
menit, sedangkan denyut jantung laki-laki berkisar 64-72 denyutan/menit.
Perbedaan denyut jantung antara laaki -laki dan perempuan disebabkan karena sstruktur jantung perempuan lebih kecil dibanding dengan jantung laki-laki sehingga menyebabkan jantung wanita memompa lebih cepat daripada laki-laki.
c. Suhu Tubuh
Semakin tinggi tubuh maka semakin cepat frekuensi denyut jantung. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan proses metabolisme, sehingga diperlukan peningkatan pasokan O2 dan pengeluaran CO2.
d. Umur
Pada janin, denyut jantung dapat mencapai 140-160 denyutan/ menit. Semakin bertambah umur seseorang, semakin rendah frekuensi denyut jantung. Hal ini berhubungan erat dengan makin berkurangnya proporsi kebutuhan energinya.
e. Komposisi Ion
Berdenyutnya jantung secara normal, tergantung pada keseimbangan komposisi ion dalam darah. Ketidakseimbanagan ion, dapat menyebabkan bahaya bagi jantung.
INFO SAINS
Tahukah kamu bagaimana Tuhan merancang jantung dapat bekerja secara otomatis?
Jantung memiliki dinding yang tersusun atas otot-otot jantung. Berbeda dengan otot rangka, otot jantung memang memiliki kemampuan untuk berkontraksi secara tak sadar (otonom) karena dikendalikan oleh sistem saraf otonom. Di dalam jantung terdapat saraf khusus yang disebut dengan pacu jantung
(pacemaker)
yang diperankan oleh nodus sinoatrial. Pacu jantung inilah yang berperan dalam pengaturan irama detak jantung. Perhatikan Gambar ! Pada beberapa orang, pacu jantung mengalami gangguan sehingga tidak dapat mengatur irama detak jantung dengan normal, sehingga ilmuwan telah mengembangkan alat pacu jantung buatan dengan energi dari baterai.Gambar (a) pacu jantung, nodus sinoatrial, (b) Pacu jantung yang dipasang pada tubuh, (c) Alat pacu jantung Sumber: (Heri Setiadi, 2020)