• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dari Choju Giga ke Zaman Modern

N/A
N/A
Shafira Matilda Pasha

Academic year: 2024

Membagikan " Dari Choju Giga ke Zaman Modern"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

SEJARAH MANGA

Manga yang saat ini dengan mudah kita temui dan terus mengalami perkembangan ini , ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Sejarah manga sangat berkaitan dengan 3 tokoh penting manga, yaitu: Toba Sojo Kakuyu, Katsushika Hokusai dan Tezuka Osamu. Manga secara harfiah artinya adalah lukisan bebas atau lukisan yang digambar semaunya tanpa tujuan. Pada awalnya manga berasal dari choju giga karya Toba sojo kakuyu, seorang pendeta Budha pada zaman Heian. Ia melukis wajah

binatang dengan kuas yang menggambarkan raut wajah senang, sedih dan takut. Choju giga merupakan gambar gulung yang tertua di Jepang. Isinya berupa lukisan binatang seperti kera, kelinci, katak yang berperilaku seperti manusia. Gulungan ini terdiri dari 4 jilid dengan panjang 30 cm x 11.5 meter. Pada choju giga sudah ada teknik menggambar manga yaitu suara dilukis dengan garis, kemudian berlari kencang ditandai dengan banyak garis. Selain itu ada pengalihan waktu dan ruang yang digambarkan dengan awan dan kabut.

Tokoh berikutnya adalah Katsushika Hokusai, ia seorang pelukis ukiyo-e terkemuka. Ukiyo-e termasuk pop culture pada zaman Edo. Zaman Edo berlangsung kira-kira 250 tahun (1603 - 1867). Ukiyo-e sangat digemari oleh rakyat biasa dan merupakan hiburan dalam bentuk lukisan kehidupan sehari-hari,seperti lukisan wajah, binatang, kabuki sampai yang bersifat pornografi. Ia menerbitkan sebuah buku bernama

“Hokusai Manga” yaitu buku pedoman lukisan sketsa. Buku ini berisi 4000 gambar, sehingga sering disebut sebagai ensiklopedia manga. Ciri khas hokusai manga yaitu tidak ada alur cerita/ narasi, setiap gambar bersifat dinamis, isinya adalah gambar semua makhluk hidup di dunia dalam setiap kegiatannya bahkan gambar hantupun termuat di dalamnya. Ukiyo-e mempengaruhi lukisan barat karena ukiyo-e mengabaikan perspektif (jauh dekat), komposisinya berani dan dinamis.

Tokoh terakhir adalah Tezuka Osamu, ia merupakan pelopor manga Jepang modern. Ia seorang komikus, animator, produser animasi dan ia adalah seorang dokter yang bergelar doktor. Berdasarkan

pengamatannya teknik menggambar manga saat ini dengan teknik menggambar choju giga sama sekali tidak ada perubahan, karena teknik menggambar dan hal-hal pendukung manga yang ada saat ini sama seperti yang ada di choju giga. Tezuka Osamu (1928-1989) telah mengubah dunia manga dengan menggunakan jalan cerita yang menarik dan teknik menggambar yang bermutu tinggi. Awalnya Ia meniru animasi Disney, namun pada akhirnya karya-karyanya jauh lebih unggul.

Jasa-jasanya adalah Ia merupakan perintis “story comic”. Ia juga menerapkan “sistem produksi” dalam dunia manga, yaitu dengan membagi tugas kepada asistennya. Ia hanya menggambar 1 bagian dari semua gambar tersebut yaitu bagian mata, karena ia percaya bahwa bagian matalah yang paling penting dan bagian yang bisa menggambarkan kepribadian tokoh manga. “Sistem produksi” manga yang

diterapkannya menghasilkan karya manga yang berisi 100 halaman per bulannya. Ia juga meningkatkan produksi manga untuk anak-anak dan manga untuk semua umur. Selain itu inovasi yang dilakukannya

(2)

ialah ia memperbarui pembagian kotak dalam penulisan manga, ia juga pelopor pengembangan teknik menggambar, onomatope, dan garis efek dalam manga. Ia juga memelopori revolusi visual di dunia manga yaitu dengan membuat animasi TV selama 30 menit untuk pertama kalinya di Jepang. Karya- karyanya adalah: Astro boy, Princess Knight, Phoenix, Budha the great departure. Pada akhirnya ia diakui sebagai pencipta entertainment yang menghibur segala lapisan masyarakat. Antara tahun 1950 dan 1969, jumlah pembaca manga yang semakin besar muncul di Jepang dengan pemantapan dua genre pemasaran utamanya, manga shōnen yang ditujukan pada anak laki-laki dan manga shōjo yang ditujukan untuk anak perempuan.

Pada tahun 1969, sekelompok mangaka perempuan (yang kemudian dikenal sebagai Kelompok 24 Tahun, juga dikenal sebagai Magnificent 24s) melakukan debut manga shōjo mereka dengan beranggotakan Moto Hagio, Riyoko Ikeda, Yumiko Ōshima, Keiko Takemiya, dan Ryoko Yamagishi.

Kemudian, para mangaka perempuan ini umumnya akan menggambar manga shōjo untuk pembaca perempuan dan wanita muda. Pada dekade berikutnya (1975–sekarang), manga shōjo terus berkembang dalam aspek gaya sementara secara bersamaan turut mengembangkan subgenre yang berbeda tetapi tumpang tindih.Beberapa subgenre utama termasuk romantis, super hero wanita, dan "Komik Wanita"

(dalam bahasa Jepang, redisu レディース, redikomi レディコミ, dan josei 女性).

Manga shōjo modern bergenre romantis lebih menonjolkan cinta sebagai tema utama. Beberapa manga shōjo dengan tema pahlawan super wanita termasuk Mermaid Melody Pichi Pichi Pitch karya Pink Hanamori, Tokyo Mew Mew karya Reiko Yoshida, dan Pretty Soldier Sailor Moon karya Naoko Takeuchi, yang menjadi populer secara internasional dalam format manga dan anime. Kelompok (atau sentai) perempuan yang saling bekerja sama membasmi kejahatan dalam genre ini juga ikut populer. Contohnya seperti Lucia, Hanon, dan Rina yang bernyanyi bersama melawan musuh mereka dan Sailor Moon, Sailor Mercury, Sailor Mars, Sailor Jupiter, dan Sailor Venus yang bekerja bersama menumpas kejahatan.

Untuk Manga yang diperuntukkan untuk pembaca pria dibagi lagi menurut usia pembaca yang dituju dari anak laki-laki berusia 18 tahun (manga shōnen) dan remaja putra berusia 18 hingga 30 tahun (manga seinen); serta menurut kontennya, termasuk manga laga-petualangan yang sering melibatkan pahlawan pria, humor dagelan, tema kehormatan, dan terkadang menampilkan adegan seks secara eksplisit. Orang Jepang menggunakan kanji yang berbeda untuk dua makna yang terkait erat, yaitu

"seinen" 青年 untuk "pemuda, anak muda" dan 成年 untuk "orang dewasa . Kanji yang kedua mengacu pada manga pornografi yang ditujukan untuk pria dewasa dan juga disebut manga seijin ("dewasa" 成 人).

Anak laki-laki dan remaja putra menjadi pembaca manga paling awal setelah Perang Dunia II. Sejak tahun 1950-an, manga shōnen memfokuskan pada topik yang dianggap menarik bagi anak lelaki, termasuk subjek seperti robot, perjalanan ruang angkasa, dan cerita laga-petualangan yang heroik. Tema populer lain termasuk cerita berlatar fiksi ilmiah, teknologi, olahraga, dan supernatural.

Dengan berkurangnya penyensoran di Jepang pada tahun 1990-an, bermacam-macam materi seksual eksplisit muncul dalam manga yang ditujukan untuk pembaca pria, dan dengan demikian berlanjut ke

(3)

terjemahan bahasa Inggrisnya.Namun pada tahun 2010, Pemerintah Metropolitan Tokyo mengeluarkan undang-undang untuk membatasi konten seperti itu.

Daftar pustaka untuk sejarah manga :

https://id.wikipedia.org/wiki/Manga#:~:text=Kata%20%22manga%22%20sendiri%20pertama%20kali,

%E2%80%931834)%20karya%20Aikawa%20Minwa

https://beasiswa.uai.ac.id/sejarah-manga-komik-jepang-sepintas-lalu/

GENRE MANGA

Seperti yang kita tahu bahwa manga sendiri memiliki banyak sekali genre- genre yang dimana masing- masing genre memiliki persona yang berbeda-beda. Berikut penjelasan dari berbagai genre manga, yaitu:

Action

Genre aksi dalam manga menggambarkan tingkat aksi yang intens. Kita akan lebih sering menemukan scene pertempuran daripada percakapan biasa. Beberapa manga action diantaranya: Shingeki no Kyoujin (Attack on Titan), Dragon Ball Z, Bleach dan One Piece.

Adventure

Genre petualangan menceritakan tentang perjalanan dan melakukan petualangan di tempat tertentu, atau berkeliling ke beberapa tempat, bahkan bisa ke dimensi lain juga. Itu semua termasuk genre petualangan. Karakter dalam manga ini akan menjelajah ke beberapa tempat berbeda, dengan tujuan khusus tentunya, seperti mencari harta karun terpendam, mengalahkan penjahat, menyelamatkan dunia, mencari jati diri dan masih banyak lagi. Manga bergenre petualangan sangatlah luas dan fleksibel, sehingga biasanya episode dari manga ini akan ada cukup banyak.

Lalu , ceritanya bisa meluas lagi dengan penambahan genre lainnya .contoh dari manga genre aksi yang sudah terkenal di beberapa penjuru dunia , seperti alias One Piece, Dragonball, , Naruto , Cage of Eden, Pluto, Lone Wolf & Cub dan Tower of God.

Psychological

(4)

Genre psikologis menggambarkan bagaimana pikiran dan jiwa bekerja melalui karakter-karakternya.

Genre ini menangani semuanya pada level psikologis, terkadang bahkan filosofis juga. Kita akan sering menemukan permainan pikiran (dan kadang juga pertempuran) di mana penggunaan kecerdasan adalah fokus utama ceritanya. Manga dengan genre ini akan bermain dengan pikiran kita dan membuat kita berpikir keras. Mahou Shoujo Site , Oyasumi Punpun, Battle Royale, Mirai Nikki , Liar Game dan Happy sugar life adalah .

Drama

Manga dengan genre ini biasanya memiliki cerita yang realistis, yang bisa saja dialami oleh kita, sehingga secara tak langsung melibatkan pembacanya ke dalam cerita. Tujuan dari manga ini adalah untuk menyentuh hati pembacanya. Contoh dari manga Anohana: The Flower We Saw That Day, Black Bird, Chronos: DEEP, Variante dan Sekine-kun no Koi (Sekine’s Love)

Fantasy

Sailor Moon , Yona of the Dawn , Fullmetal Alchemist, Full Moon O Sagashite, Tsubasa: Reservoir Chronicle dan Yugioh adalah contoh manga genre fantasy yang sudah terkenal popularitasnya di dunia . Manga fantasi memiliki lingkungan dan suasana yang memesona, indah, bagaikan mimpi yang dapat membuat siapapun terpikat. Genre fantasi dalam manga tentu berkaitan dengan dunia fantasi, serta peristiwa dan lokasi yang surealis. Sebagian besar waktu berjalan dengan pengaturannya dunia magis di mana karakter memulai petualangannya.Terkadang, karakter dikirim ke dunia fantasi dari dunia nyata (seperti manga Doraemon). Sihir seringkali merupakan komponen yang penting dari genre manga ini, juga berbagai elemen mistis yang berfungsi sebagai pondasi cerita.

Magic

Genre ini mirip dengan genre sebelumnya, yaitu fantasi, tapi magic bisa dikategorikan sebagai gaya sendiri. Pada intinya,genre ini adalah tentang hal-hal magis seperti mantra dan sihir tentunya. Manga ini juga dapat mencakup hal-hal berbau magis seperti makhluk yang mengabulkan harapan, trik sulap, pakaian penyihir dan sebagainya. Karena sangat populer, genre ini menjadi mandiri, terpisah dari fantasi.

Memang, tidak semua manga fantasi ada sihirnya, sih. Beberapa manga sihir diantaranya adalah Mahoutsukai no Yome, Cardcaptor Sakura (semua orang pasti tahu komik dan anime-nya), Fairy Tail, Gakuen Alice, Mahou Shoujo Madoka Magica dan masih banyak lagi.

Comedy

Komedi adalah genre manga yang dapat membuat pembacanya tertawa terbahak-bahak. Walaupun, memang, semua kembali pada selera humor pribadi masing-masing. Justru ada hal menarik dari komik, seperti momen-momen, dialog, adegan dan kejadian lucu yang justru jadi kurang lucu jika diilustrasikan dengan karakter yang bergerak. Contoh dari manga komedi diantaranya One punch-Man, Beelzebub, Gintama, gekkan shoujo nozaki-kun, dan masih banyak lagi.

Slice of Life

(5)

Genre slice of life adalah cerita yang digambarkan secara realistis dan biasanya ceritanya berkaitan kehidupan nyata. Tidak ada yang tiba-tiba terjadi, tidak ada plot twist yang maksa, tidak ada 'yang jahat' dan 'yang baik', semuanya seperti manusia pada umumnya di dunia sungguhan. Beberapa manga slice of life terbaik sepanjang masa adalah chibi maruko-chan , gakuen babysister, orange,

Horor

Manga genre horror tentu memiliki cerita yang bisa membuat pembacanya merinding ketakutan. Manga ini mempunyai penggambaran karakter dan suasana yang menakutkan, namun tetap memiliki cerita yang dapat membuat kita membaca sampai akhir. Salah satu mangaka yang terkenal akan manga horornya yaitu Junji Ito. Beberapa karyanya yang terkenal seperti Uzumaki, Tomie, Remina, dan masih banyak lagi.

Romance

Manga dengan genre ini memiliki adegan romantis dan momen lembut yang menyentuh hati pembacanya. Tak jarang, pembacanya jadi ingin merasakan kisah yang sama dengan karakter utama komik romantis yang mereka baca. Contoh manga genre romance diantaranya Kaichou wa Maid-sama!, Kimi ni Todoke, Zettai Kareshi , Tonari no Kaibutsu-kun (My Little Monster), Lovely Complex , nisekoi dan masih banyak lagi.

Daftar pustaka genre manga :

https://bacaterus.com/genre-genre-manga/

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana Sejarah Panjang Jimat di Keraton Kanoman serta perkembangannya dari zaman dahulu hingga

Penelitian tersebut membahas tentang Implementasi Akad Kafalah Pada Produk Hasanah Card Di BNI Syariah Cabang Pekalongan sedangkan penulis membahas

Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana Sejarah Panjang Jimat di Keraton Kanoman serta perkembangannya dari zaman dahulu hingga

Penelitian ini membahas representasi alam yang tergambar dalam unsur intrinsik dan usaha tokoh utama membuat apel tanpa pestisida dalam Manga Kiseki Ringo karya

Dokumen ini membahas sejarah dan manfaat minuman

Makalah ini membahas seputar perbankan syariah, sejarah dan perkembangannya serta akad-akad yang berlaku di lembaga keuangan

Dokumen ini merangkum unsur-unsur pokok dalam mazhab Hanafi, termasuk sejarah, tokoh, kitab, metode istinbat, karakteristik, dan wilayah

Dokumen ini membahas dasar-dasar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), termasuk sejarah, pengertian, tujuan, sebab-akibat kecelakaan dan sakit akibat kerja, serta pentingnya Alat Pelindung