• Tidak ada hasil yang ditemukan

biaya dan pendapatan usahatani - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "biaya dan pendapatan usahatani - Spada UNS"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

BIAYA DAN

PENDAPATAN USAHATANI

7

Indah Nurhidayati, S.P., M.Si.

(2)

KEBERHASILAN USAHATANI

Usahatani merupakan usaha yang kompleks.

Petani bertindak sebagai jurutani, investor, manajer, dan karyawan.

Tujuan usahatani beragam (konsumsi, pendapatan, melestarikan cara hidup, dll)

Permasalahan:

Kesulitan dalam memperhitungkan keadaan keuangan dari usahatani untuk menentukan apakah usahatani berhasil atau tidak

(3)

Keberhasilan usahatani  menghasilkan cukup pendapatan untuk :

1.

Membayar biaya semua alat-alat yang diperlukan

2.

Membayar modal yang dipergunakan (modal internal &

eksternal)

3.

Membayar upah tenaga petani & keluarga secara layak

4.

Membayar tenaga petani sebagai manajer

5.

Tetap produktif seperti kondisi semula

(1,2,3,4 - besarnya pendapatan)

ANALISIS USAHATANI  ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI

(4)

Tujuan Analisis Usahatani

Mengetahui keunggulan komparatif usahatani

Mengetahui kenaikan hasil yang semakin menurun

Mengetahui efek substitusi

Mengetahui pengeluaran/ biaya usahatani

Mengetahui biaya yang diluangkan (opportunity cost)

Mengetahui pemilihan cabang usaha/ macam tanaman lain apa yang dapat diusahakan

Keragaan usahatani dilihat dari berbagai aspek, karena setiap macam tipe usahatani pada tiap skala dan lokasi berbeda satu sama lain

(5)

Memperhitungkan keadaan keuangan usahatani dan petani pada suatu waktu tertentu

Memperhitungkan besarnya biaya &

pendapatan usahatani selama satu tahun

Memperhitungkan hubungan biaya &

pendapatan usahatani pada akhir tahun

Penghitungan Penerimaan, Biaya dan

Pendapatan Usahatani dibedakan:

(6)

Situasi  dasar utk mempelajari hubungan biaya & pendapatan

Memperhitungkan biaya dan pendapatan dari seluruh usahatani sebagai satu unit selama periode tertentu (MT/Th)

Memperhitungkan biaya dan pendapatan dari satu macam cabang usahatani

Memperhitungkan biaya dan pendapatan untuk

mengetahui besarnya peranan teknologi

terhadap pendapatan usahatani

(7)

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI

TUJUAN :

1. Menggambarkan keadaan keuangan suatu kegiatan usahatani

2. Menggambarkan keadaan yang akan datang dari suatu perencanaan atau tindakan

MANFAAT :

1. Membantu petani dlm pengambilan keputusan

* penggunaan teknologi baru peningkatan produksi sekaligus

* menyusun rencana yg akan dtg pendapatan petani 2. Sebagai bhn pertimbangan penentuan kebijakan pemerintah dlm hal :

* harga produk

* harga sarana produksi, dsb

2 (dua) informasi pokok :

1. Pengeluaran (biaya) Usahatani 2. Penerimaan Usahatani

(8)

BIAYA USAHATANI

• Biaya  nilai dari semua masukan ekonomi yang diperlukan yang dapat diperkirakan dan yang dapat diukur untuk menghasilkan sesuatu produk.

• Berdasarkan sifatnya, biaya usahatani dibagi menjadi

1) biaya tetap dan biaya tidak tetap

2) biaya yang dibayarkan dan biaya yang

tidak dibayarkan

(9)

1. BIAYA TETAP DAN BIAYA TIDAK TETAP

a. Biaya tetap (Fixed cost/ FC)

Biaya yang relatif tetap jumlahnya dan terus menerus dikeluarkan walaupun output yang diperoleh banyak atau sedikit atau biaya yang tidak tergantung secara langsung dengan tingkat produksi dalam jangka pendek.

Misal: pajak, penyusutan alat, bunga modal investasi sendiri , bunga pinjaman, sewa tanah.

Fc = (Harga input tetap per unit) x jumlah input tetap)

(10)

Perhitungan Penyusutan

Metode garis lurus

Penyusutan = nilai awal (harga perolehan) dikurangi nilai sisa dibagi umur ekonomis.

Contoh

Harga perolehan spryer Rp 100.000,00, umur ekonomis 3 tahun, nilai sisa Rp 5.000,00.

Penyusutan?

(11)

Perhitungan Bunga Modal Sendiri

Besarnya modal sendiri baik untuk operasional usahatani maupun modal yang berupa investasi dikalikan tingkat suku bunga yang berlaku

Bunga modal sendiri = nilai modal

sendiri x suku bunga bank yang

berlaku

(12)

Seorang petani memiliki modal sendiri berupa tanah senilai Rp10.000.000,00 dan alat-alat senilai Rp6.000.000,00.

Jika diketahui bunga bank untuk kredit sebesar 12%/tahun, berapa bunga modal per bulan!

CONTOH

(13)

b. Biaya tidak tetap atau biaya variabel (variabel cost/ VC)

Merupakan biaya yang besar kecilnya dipengaruhi oleh produksi komoditas pertanian yang diproduksi atau biaya yang secara langsung tergantung pada tingkat output

Misal: Biaya bahan baku (bibit, pupuk, pakan ternak, bahan bakar, dan TK langsung, dll)

VC= (Harga input var. per unit) x (jumlah input variabel)

(14)

2. Biaya Yang Dibayarkan (Eksplisit) dan Tidak Dibayarkan (Implisit)

• Biaya yang dikeluarkan dalam bentuk uang atau benda dalam aktivitas usahatani

Misal; biaya untuk bibit, pupuk, pestisida, TK luar, pajak, bunga pinjaman, dll

• Biaya yang tidak dibayarkan: biaya yang tidak dibayarkan meskipun sebenarnya merupakan biaya usahatani

Misal; biaya TK keluarga, penyusutan, bunga modal sendiri

(15)

3. Konsep Biaya Usahatani

1) Biaya Alat-alat Luar: semua biaya yang dipergunakan untuk menghasilkan penerimaan kecuali upah TK keluarga, bunga seluruh aktiva, biaya kegiatan petani sendiri = ( biaya saprodi, TK luar, pajak, penyusutan alat, dsb)

2) Biaya Mengusahakan (“ farm expences “) : biaya alat-alat luar + upah tenaga keluarga

3) Biaya Menghasilkan: biaya mengusahakan +

bunga modal sendiri

(16)

Biaya Usahatani dipengaruhi oleh :

1. Struktur tanah 2. Topografi tanah

3. Jenis & varietas tanaman

4. Tingkat teknologi yang digunakan

(17)

PENERIMAAN USAHATANI

Nilai Hasil Usahatani : 3 komponen

1. Nilai hasil usahatani yang dijual

2. Nilai hasil usahatani yang dikonsumsi

3. Kenaikan nilai inventaris : (nilai akhir tahun – nilai awal)

Penerimaan/ pendapatan kotor: keseluruhan nilai hasil yang dipeoleh dari semua cabang usahatani dan sumber dalam usahatani yang diperhitungkan dari hasil penjualan, pertukaran, atau penaksiran kembali dalam satu periode waktu

(18)

Penerimaan usahatani

Penerimaan usahatani adalah perkalian antara produksi yang diperoleh dengan harga jual.

Penyataan tersebut dapat dinyataan dalam rumus:

TR = Y x Py Dimana:

TR: Total penerimaan

Y : Produksi yang diperoleh dalam usahatani Py: Harga Y

(19)

Analisis penerimaan

Analisis parsial

Analisis keseluruhan

(20)

Keluarga A memiliki hasil usahatani sbb:

Padi 2500 kg…..Rp3.500,00/kg

Wortel 500 kg….Rp 1.200,00/kg

Telur ayam buras 1 kg ….Rp20.000,00/kg

Tanah yang dimiliki harga awalnya 2 juta rupiah, pada saat analisis harganya 2,5 juta rupiah.

Berapa penerimaan usahatani padi?

Berapa penerimaan usahatani Keluarga A?

(21)

PENDAPATAN USAHATANI

Penerimaan Biaya = Pendapatan Usahatani Usahatani Usahatani

Dialokasikan pada berbagai kebutuhan

Megelola Usahatani Konsumsi (kebutuhan hidup)

Sisa Pendapatan Kegunaan Potensial :

1. Tabungan

2. Dana utk kegiatan sektor lain

(22)

PERHITUNGAN PENDAPATAN

Secara matematis untuk menghitung pendapatan usahatani dapat ditulis sebagai berikut :

π = Y. Py – Σ Xi.Pxi - BTT Keterangan :

π = Pendapatan (Rp)

Y = jumlah produksi (Kg)

Py = Harga hasil produksi (Rp)

Xi = Faktor produksi (i = 1,2,3,….,n)

Pxi = Harga faktor produksi ke-i (Rp)

BTT = Biaya tetap total (Rp)

(23)

Macam-Macam Hubungan Biaya dan Pendapatan

1. Pendapatan Petani (family farm income) =penerimaan usahatani – ( biaya alat-alat luar + bunga modal dr luar)

2. Pendapatan Bersih ( Net Income: penerimaan usahatani – biaya mengusahakan (farm expences = biaya alat-alat luar + upah tenaga keluarga)

3. Keuntungan Pengusaha/ Pengelola = profit = penerimaan usahatani – biaya menghasilkan (biaya mengusahakan + bunga modal yang dipergunakan)

(24)

Pendapatan: Penerimaan – biaya eksplisit

Keuntungan: Penerimaan – (biaya

eksplisit+biaya implisit)

(25)

Faktor-Faktor yg Berpengaruh pd Pendapatan

1. Tingkat harga batas-batas ttt

2. Keadaan istimewa bencana alam blm dpt dikuasai 3. Besarnya usahatani

4. Tingginya produksi batas-batas ttt

5. Efisiensi penggunaan tenaga kerja, masih dpt

alat-alat pertanian, modal dikuasai

6. Pembagian cabang usaha 7. Cara-cara pemasaran

Petani menguasai faktor-faktor tersebut, pemerintah menciptakan kondisi sehingga petani menguasai faktor-faktor tersebut keberhasilan usahatani

(26)

uraian jumlah Harga/unit (Rp) Biaya(Rp)

TK luar keluarga (HKP) 129 17.000

Pupuk organik (kg) 2.000 750

Pupuk anorganik : - urea(kg)

- ZA(kg) - SP 36(kg) - KCL(kg)

150 4292 18

1.800 1.600 2.000 2.200

Pestisida (lt) 3 75.000

Benih(kg) 20 25.000

Pupuk daun(lt) 0,02 50.000

ponska(kg) 5 2.000

Kapur pertanian(kg) 4 6.000

Irigasi 23.500

Penyusutan alat 20.000

Pajak tanah 50.000

(27)

Tenaga kerja dalam keluarga yang digunakan sebanyak 30 HKP

Modal yang dimiliki berupa tanah dengan nilai Rp 15 juta dan peralatan senilai Rp 8 juta dan tingkat

suku bunga bank 11%/tahun Hitunglah:

1) Biaya eksplisit

2) Biaya implisit

3) biaya alat-alat luar!

4) biaya mengusahakan!

5) Biaya menghasilkan!

(28)

Produk wortel yang dijual : 65 kuintal Harga wortel : Rp 2.500/kg

1.

Hitunglah pendapatan petani!

2.

Hitunglah pendapatan bersih usahatani!

3.

Hitunglah keuntungan usahatani!

Catatan: perhitungan dilakukan

untuk luas lahan 2000 m2 dan

dalam luasan 1 ha.

(29)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Rata-rata Biaya Tenaga Kerja Luar Usahatani Stevia di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 ……… 78... Rata-rata Biaya Pajak/ Sewa Tanah Usahatani Stevia

Tingginya pendapatan atas biaya tunai yang diperoleh petani peserta KKPA dikarenakan penerimaan total usahatani petani peserta KKPA (Rp 35 745 362) lebih besar dari

Pendapatan usahatani adalah penerimaan yang diperoleh petani setelah dikurangi biaya yang dikeluarkan selama proses produksi, dalam hal ini biaya pembelian pupuk, benih, upah

Rp 1.000,00 biaya total yang dikeluarkan petani dalam kegiatan usahatani paprika. hidroponik akan memperoleh penerimaan sebesar

Pendapatan tersebut dipeoleh berdasarkan perhitungan antara penerimaan yang diperoleh petani dari hasil panen tebunya dengan biaya-biaya yang dikeluarkan petani, baik dalam

Usahatani dikatakan layak atau menguntungkan apabila nilai R/C lebih dari satu, artinya setiap tambahan biaya yang dikeluarkan akan menghasilkan tambahan penerimaan yang lebih

Pendapatan merefleksikan nilai yang diperoleh petani dari penerimaan dikurangi dengan biaya yang dikeluarkan oleh petani dalam melakukan usahatani pepaya

PENYUSUNAN ANGGARAN USAHATANI • Anggaran Usahatani, disusun untuk melihat konsekuensi suatu perencanaan usahatani yang diusulkan, berdasarkan keseluruhan kegiatan usahatani untuk