• Tidak ada hasil yang ditemukan

Biaya Produksi

N/A
N/A
MoNna Monika

Academic year: 2025

Membagikan "Biaya Produksi"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Biaya Produksi

(2)

Biaya produksi merupakan salah satu elemen penting dalam

kegiatan ekonomi dan bisnis.

Memahami biaya produksi

membantu perusahaan dalam mengelola keuangan dan

menentukan harga jual produk agar tetap kompetitif di pasar.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai biaya produksi,

termasuk pengertian, jenis-jenis, cara menghitung, serta cara

menghitung keuntungan atau kerugian.

(3)

Pengertian Biaya Produksi

(4)

Jenis-Jenis

Biaya Produksi

(5)

Biaya produksi dapat dibagi

menjadi

beberapa jenis,

yaitu:

(6)

Biaya Tetap (Fixed Costs):

Biaya yang besarnya tidak tergantung pada jumlah

barang yang dihasilkan

Contohnya : sewa lahan, gaji, dll

(7)

Biaya tetap dapat

dikelompokkan menjadi 2,

yaitu:

(8)

Biaya Tetap Total (Total Fixed Costs) TFC:

Seluruh biaya yang tetap harus dikeluarkan dalam jumlah yang sama selama memproduksi jumlah barang tertentu

Biaya tetap yang harus dikeluarkan per unit barang

Biaya Tetap Rata-rata (Average Fixed Costs) AFC:

Rumus :

AFC = TFC Q

Dimana:

AFC = Average Fixed Cost TFC = Total Fixed Cost

Q = Quantity (Jumlah barang yang di produksi)

(9)

Jumlah Produksi (Q)

Total Fixed Cost (Rp)

Average Fixed Cost AFC = TFC/Q

5 30.000 6.000

10 30.000 3.000

15 30.000 2.000

20 30.000 1.500

25 30.000 1.200

30 30.000 1.000

(10)

Biaya Variabel (Variable Costs):

Biaya yang besarnya tergantung kepada jumlah barang yang dihasilkan

Contoh : Bahan baku

(11)

Biaya produksi dapat dibagi

menjadi 2 jenis,

yaitu:

(12)

Biaya Variabel Total (Total Variable Costs) TVC:

Seluruh biaya variable yang harus dikeluarkan selama memproduksi barang dalam jumlah tertentu

Biaya variable yang harus dikeluarkan per-unit barang yang diproduksi

Biaya Variabel Rata-rata (Average Variable Costs) AVC:

Rumus :

AVC = TVC Q

Dimana:

AFC = Average Variable Cost TFC = Total Variable Cost

Q = Quantity (Jumlah barang yang di produksi)

(13)

Jumlah Produksi (Q)

Total Variable Cost (Rp)

Average Variable Cost AVC = TVC/Q

5 30.000 6.000

10 50.000 5.000

15 75.000 5.000

20 90.000 4.500

25 100.000 4.000

30 110.000 3.666,77

(14)

TUGAS

(15)

Biaya Total (Total

Costs):

Jumlah dari seluruh biaya yang dikeluarkan untuk

memproduksi suatu barang

atau jasa yang dilakukan oleh produsen

Biaya Total merupakan

penjumlahan dari Total Biaya Tetap (TFC) dan Biaya Total Variabel (TVC)

Rumus :

TC = TFC + TVC Dimana:

TC = Total Cost

TFC = Total Fixed Cost

TVC = Total Variable Cost

(16)

Identifikasi semua biaya tetap dan biaya variabel.

Tambahkan semua biaya tetap.

Tambahkan semua biaya variabel berdasarkan volume produksi.

Jumlahkan kedua hasil tersebut untuk mendapatkan total biaya produksi.

Total Biaya Produksi =

Biaya Tetap + Biaya

Variabel

(17)

Cara

Menghitung Keuntungan

atau Kerugian

(18)

Menentukan

keuntungan atau

kerugian dari produksi melibatkan

penghitungan

pendapatan dan total biaya produksi.

Berikut adalah

langkah-langkahnya:

(19)

Tugas

Biaya tetap

Nama biaya Harga (pertahun)

Sewa Lahan Rp. 30.000.000,-

Penyusutan alat dan mesin Rp. 10.000.000,- Biaya lisensi dan izin Rp. 1.000.000,- Total Biaya tetap

Berikut adalah perincian biaya tetap dan biaya variabel yang mungkin diperlukan untuk lahan seluas tiga hektar.

(20)

Biaya Variabel

Nama biaya Jumlah Harga satuan Total Harga Benih Semangka (bks) 60 Rp. 100.000,- Rp.

Pupuk (kg) 10 Rp. 300.000,- Rp.

Pestisida (kg) 15 Rp. 1.500.000,- Rp.

Tenaga kerja (hari) 100 Rp. 100.000,- Rp.

Biaya Irigasi (bln) 6 Rp. 500.000,- Rp.

transportasi 1 Rp. 5.000.000,- Rp.

Total Biaya Variabel Rp.

Referensi

Dokumen terkait

ditetapkan lebih tinggi, harga jual produk tersebut akan lebih tinggi dari pada.. perusahaan saingan yang menghitung biaya-biaya atau harga pokok

memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke dalam harga pokok produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik baik yang

Perhitungan biaya produksi ini sangat penting, karena berkaitan dengan masalah penetuan harga pokok suatu produk dan menentukan harga jual atas produk yang pada akhirnya

memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke dalam harga pokok produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik,

Total harga pokok produk yang dihitung dengan menggunakan pendekatan variabel costing terdiri dari unsur harga pokok produksi variabel (biaya bahan baku, biaya tenaga kerja

Konsep biaya logistik bermula dari pemikiran bahwa salah satu komponen biaya yang cukup penting dan mempengaruhi harga jual produk atau jasa adalah biaya

Harga pokok produk yang dihitung dengan pendekatan variable costing terdri dari unsur harga pokok produksi variabel biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead

Memberikan dasar bagi penetapan tender dan kontrak serta untuk menatapkan harga jual sesuai dengan unsur baiya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku langsung dan biaya produksi