• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bismillah ACC bsok neww

N/A
N/A
salwa salsabilla kansrah

Academic year: 2023

Membagikan "Bismillah ACC bsok neww"

Copied!
73
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Kemudian penyedia jasa mengerjakan desain tersebut, karena sesuai kesepakatan, setelah uang muka dibayarkan, penyedia jasa mengerjakan desain sesuai kesepakatan. Untuk tahap awal, Pak Sajali membayar uang muka sebesar Rp sesuai kesepakatan dan setelah penyewa membayar uang muka, pihak penyedia jasa melakukan progres desain.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Analisis Ketidakcukupan Gaji Wahbah Az-Zuhaili untuk Perkhidmatan Seni Bina (Kajian Kes di PT DreamARCH Animasi Utama dan CV Abdi Kriasy Konsultan)". Fahami pandangan Wahbah Az-Zuhaili tentang ketidakcukupan gaji perkhidmatan arkitek di PT DreamARCH Animasi Utama dan CV Abdi Kriasy Konsultan.

Manfaat Penelitian

Kajian Terdahulu

Selanjutnya skripsi yang ditulis oleh Dwi Kartikasari dari Jurusan Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum Institut Agama Islam Negeri Bengkulu yang diselesaikan pada tahun 2019 berjudul: Pembayaran upah secara angsuran ditinjau dari hukum Islam. Karya Ilmiah ini meliputi pelaksanaan pembayaran upah di Desa Sinar Laut Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko-Muko Provinsi Bengkulu secara angsuran dimana pembayaran pertama akan dibayarkan setelah 1 bulan kerja dan tidak seluruhnya dibayarkan, sisanya pembayaran akan dibayar jika pemilik perkebunan mempunyai uang, dengan imbalan tertentu.Pekerjaan selanjutnya dibayar pada saat panen.20. Sementara itu, dalam penyidikan ini mengenai pelaksanaan pembayaran upah jasa arsitektur di Kota Medan yang tidak dilakukan sesuai dengan kesepakatan dalam akad ijarah berdasarkan pendapat Wahbah Az-Zuhaili.

Dan disertasi yang ditulis oleh Nur Fitria Tunnisa dari Jurusan Muamalah Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro akan selesai pada tahun 2022 dengan judul: Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Pada Praktek Pembayaran Jasa Jahit di Kacagan Desa, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. Tesis ini berisi tentang praktik pembayaran upah atas jasa menjahit yang ditawarkan, namun jasa yang ditawarkan warga Kacagan membuat sebagian konsumen khawatir. Konsumen menganggap harga jasa yang diberikan tidak jelas dan tidak diberikan di awal kontrak.

20 Dwi Kartikasari, Pembayaran Upah Secara Mencicil Berdasarkan Hukum Islam (Studi di Desa Sinar Laut Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko-Muko Provinsi Bengkulu). Bengkulu: Fakultas S1 IAIN Bengkulu, 2019). 21 Nur Fitria Tunnisa, Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Tentang Praktek Pembayaran Upah Jasa Jahit (Studi Kasus di Desa Kacagan Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro).

Kerangka Teoritis

Kepemilikan manfaat atas jasa-jasa tersebut terjadi sedikit demi sedikit sepanjang masa ijarat, sehingga sebagai imbalannya upah dimiliki sedikit demi sedikit.23.

Hipotesis

Batasan Istilah

  • Metode Penelitian

Dalam penelitian ilmiah diperlukan metode penelitian yang membimbing peneliti sedemikian rupa sehingga penelitian yang dilakukannya terstruktur secara sistematis.24 Metode penelitian dalam penyusunan tesis diploma adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu metode untuk menganalisis dan memecahkan permasalahan yang muncul hingga saat ini berdasarkan gambaran jelas yang dilihat dan didengar dari hasil penelitian lapangan atau teori berupa data dan buku yang berkaitan dengan topik pembahasan. Dalam kajian penelitian hukum, penelitian ini termasuk penelitian hukum empiris, yaitu suatu metode penelitian hukum yang mencoba melihat hukum dalam arti sebenarnya, atau dapat dikatakan melihat dan mempelajari bagaimana hukum itu bekerja dalam masyarakat.25 Sejak adanya Penelitian ini merupakan penelitian empiris, sedangkan penelitian terapan adalah metode penelitian lapangan (field study). Sifat penelitian ini adalah analisis deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan secara lengkap mengenai pembayaran upah yang sering kali tertunda atau bahkan tidak dipenuhi sesuai kesepakatan konsumen (penyewa jasa), meskipun pemberi jasa telah memenuhinya. kewajibannya, namun belum menerima haknya.

Lokasi penelitian yang diambil peneliti adalah perusahaan jasa arsitektur pada PT DreamARCH Animasi Utama dan CV Abdi Kriasy Consultants di Medan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kitab Al-Fiqh Al-Islami Wa’Adillatuhu karangan Wahbah Az-Zuhaili tentang akad Ijarah mengenai selisih penyerahan upah atas jasa dan data selanjutnya diperoleh dari wawancara dengan penyedia jasa dan konsumen, yang menggunakan jasa seseorang untuk melakukan pekerjaan, serta pihak lain yang terlibat langsung dalam penelitian melalui wawancara untuk mendukung keakuratan data. Data sekunder adalah data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti sebagai penunjang data primer atau dapat juga diartikan sebagai sumber data yang dapat memberikan informasi tambahan atau data yang dapat memperkuat data utama.26 Sumber data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan, seperti: misalnya dari literatur, artikel, majalah, website, kitab fiqih Islam Wa Adillatuhu, serta pendapat para ulama fiqih dan ahli hukum Islam dan hukum positif lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini untuk melengkapi dan.

Dokumentasi adalah sesuatu yang dilakukan untuk mencari data tentang suatu hal atau variabel baik berupa catatan, buku, koran, agenda, foto, video, dan lain-lain.27. Setelah semua bahan hukum terkumpul, pada tahap berikutnya penulis menganalisisnya dengan membandingkan pendapat para ulama fiqih dengan topik yang berkaitan dengan penelitian. Bahan hukum tersebut kemudian dianalisis untuk menarik kesimpulan mengenai kesenjangan gaji jasa arsitektur yang terjadi pada PT DreamARCH Animasi Utama dan CV Abdi Kriasy Consultant.

Sistematika Pembahasan

Selain itu, bahan hukum yang terkumpul dapat dianalisis dengan menggunakan pemikiran logis deduktif, yaitu pemikiran logis yang memandu penulisan pola-pola umum hingga mencapai kesimpulan yang logis.

PENDAHULUAN

Ijarak

Ujrah/Upah

Sistem Pengupahan

Pelaksana Pengupahan

Gugurnya Upah

PT DreamARCH Animasi Utama

CV Abdi Kriasy Konsultan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Mekanisme pelaksanaan Penyerahan Upah Terhadap Jasa Arsitektur

Dalam hal ini dilakukan wawancara kepada Direktur PT DreamArch Animasi Utama dan Wakil Direktur I CV Abdi Kriasy selaku konsultan dan penyedia jasa untuk mendapatkan data permasalahan yang diteliti. Setelah DP dibayar maka pihak penyedia jasa mulai mengerjakan desain yang dipesan klien dan dilakukan revisi pada saat proses pengerjaan, selama proses revisi penyewa tidak perlu membayar lagi karena sudah menyediakan DP. Berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan, terdapat kasus yang terjadi di lapangan. Di PT DreamARCH Animasi Utama saya menemukan ada seorang penyewa jasa arsitektur bernama Pak Herman yang memberikan pekerjaan kepada penyedia jasa tersebut, beliau menggunakan jasa arsitek untuk mendesain desain rumahnya. 385 meter persegi.

Penyedia layanan memiliki Ny. Ditanya kesediaan Dewi untuk membayar biaya desain, ia menyetujui Rp karena pihak penyedia jasa melihat keseriusan Bu. Dewi yang datang dari Aceh ke Medan hanya untuk menggunakan jasa arsitektur di PT DreamARCH Animasi Utama untuk membangun ruko Akhirnya pihak penyedia jasa menyetujui anggaran yang dimintanya. Setelah desain selesai dan dia menyukai hasil desainnya, pihak penyedia jasa mengirimkan desain tersebut melalui WA dan tidak bertemu serta tidak ada kabar selanjutnya sehingga sisa Rp 1.000.000 tidak dibayarkan. Sesuai kesepakatan, setelah penyewa jasa membayar uang muka, penyedia jasa melakukan progres desain.

Berdasarkan buku yang ditulis oleh Wahbah Az-Zuhaili tentang Pembayaran Upah, di kota tempat tinggal peneliti yaitu di kota Medan terdapat beberapa penyedia jasa arsitektur yang menyewakan jasanya dalam mendesain desain rumah, ruko, dan seterusnya. Namun berdasarkan fakta yang ada di lapangan, praktek ijarah antara pegawai atau pemberi jasa dengan pemberi jasa tidak sesuai dengan pendapat Wahbah Az-Zuhaili, yaitu akad ijarah mengharuskan penyerahan upah sedikit demi sedikit. sedikit, berdasarkan itu. Menurut dalil istihsan, upah diukur dalam hari atau jangka waktu tertentu. Jika penyewa telah menerima manfaat, ia wajib membayar upah sebesar upah itu. Namun hal tersebut merupakan ujrah yang tidak patut yaitu setelah penyedia jasa melakukan deposit sebesar 50%, maka penyedia jasa melakukan progres terhadap desain yang dipesan oleh klien, namun disini peneliti menemukan bahwa penyedia jasa tidak menerima setengah dari upah untuk yang berhak mereka miliki, terima.

Ketidaksesuain Upah Terhadap Jasa Arsitektur

Pandangan Wabah Az- Zuhaili Terhadap Ketidaksesuian Upah Jasa Arsitektur

PENUTUP

Kesimpulan

Setelah melakukan analisis terhadap penelitian masalah perbedaan gaji jasa arsitektur dari bab pertama hingga bab terakhir, maka dapat diambil beberapa kesimpulan berdasarkan rumusan masalah penelitian, sebagai berikut. Sistem pengupahan jasa arsitektur pada PT DreamARCH Animasi Utama dan CV Abdi Kriasy Consultants dengan klien/penyewa jasa menggunakan sistem akad ijarah dengan membayar upah secara bertahap berdasarkan satuan waktu dan benda, dimana dalam akad ijarah sistem pengupahan karya arsitektur digunakan sesuai dengan hasil gambar dan waktu yang disepakati dengan klien, klien akan melakukan deposit atau uang muka sebesar 50% atas jasa arsitek dan akan membayar lunas pada saat pekerjaan selesai dalam waktu yang telah disepakati. Pada jasa arsitektur di PT DreamARCH Animasi Utama dan CV Abdi Kriasy Consultant terdapat ketidaksesuaian pembayaran penuh atau sisa 50% oleh klien/penyedia jasa.

Hal ini disebabkan karena pembangun/penyewa jasa memutuskan untuk berkomunikasi dengan jasa arsitektur dan pembangun/penyewa jasa tidak membayar penuh karena perubahan perjanjian format desain yang disebabkan oleh dirinya sendiri, dan ada juga yang menggunakan jasa perusahaan lain tanpa konfirmasi terlebih dahulu, padahal mereka sudah terikat kontrak jasa arsitektur dengan PT DreamArch dan CV Abdi Kriasy Consultant, dan mereka tidak membayar penuh atas jasa arsitektur tersebut. Menurut pendapat Imam Wahbah Az-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqh Al-Islami Wa’Adillatuhu menjelaskan bahwa akad ijarah mengharuskan penyerahan upah sedikit demi sedikit, upah tersebut diukur dalam hari atau jangka waktu.

Saran

Tinjauan Hukum Islam tentang Pembayaran Upah Sebelum Pekerjaan Dilaksanakan (Studi Kasus di Desa Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma). Bengkulu: Program Sarjana, IAIN Bengkulu, 2019). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Tentang Praktik Pembayaran Upah Jasa Jahit (Studi Kasus di Desa Kacangan Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro). Bojonegoro: Program Sarjana, UNUGIRI, 2022) Kartikasari, Dwi. Muhammad Ibn Ismail Abu Abdullah al-Bukhari al-Ja'fi, Sahih al-Bukhari t.t: Dar Thauq al-Najah, Vol VIII, hal.

Tinjauan Hukum Islam tentang Pembayaran Upah Sebelum Bekerja (Studi Kasus di Desa Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma). Bengkulu: Program Sarjana, IAIN Bengkulu, 2019) Fitria Tunnisa, Nur. Upah jasa menjahit (studi kasus di Desa Kacagan Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro). Bojonegoro: Program Sarjana, UNUGIRI, 2022) Kartikasari, Dwi. Pemberian Upah Kepada Petugas Ili-Ili di Desa Tanjungsari Dalam Perspektif Hukum Syariah, Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, Vol.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

lump sum artinya sistem pembayaran baru dapat dilaksanakan apabila seluruh pekerjaan dalam batas waktu yang telah ditentukan telah diselesaikan.. Jadwal waktu

09/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan ijarah, ijarah adalah akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang atau jasa dalam waktu tertentu melalui pembayaran

20 Tahun 2009 huruf e dan f yaitu: hak dan kewajiban yang memuat hak pengguna jasa untuk memperoleh hasil pekerjaan konstruksi serta kewajibannya untuk memenuhi ketentuan

Pada tahun 2014 Perusahaan melaksanakan kewajiban pembayaran bunga dan pokok fasilitas KMK Aflopend sesuai ketentuan secara tepat waktu, dan mendapatkan penghapusan TBYD

Sedangkan didalam sewa-menyewa ijarah ada hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan dengan baik seperti musta’jir berkewajiban menyerahkan uang pembayaran sewa sebagaimana yang telah

Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk: 1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak; 2 meminta fasilitas-fasilitas

Tetapi ada beberapa ketentuan dalam akad ini yang tidak sesuai dengan konsep hukum Islam, yaitu dari segi modal, hak dan kewajiban para pihak serta pembagian hasil.18 Jika dibandingkan

04/DSN-MUI/IV/2000, ijarah adalah akad pemindahan hak guna manfaat atas suatu barang dalam waktu tertentu dengan pembayaran sewa ujrah, tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan