i
LAPORAN AKHIR
IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM)
PELATIHAN AUDIO VISUAL DARING BERSAMA SMK MEDIA INFORMATIKA DASANA INDAH KELAPA DUA TANGERANG BANTEN
Oleh:
Yosaphat Danis Murtiharso NIDN: 0408017403
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA Januari 2021
HALAMAN PENGESAHAN
ii
PROGRAM IPTEK BAGI MASYARAKAT
1. Judul IbM : Pelatihan Audio Visual Online
2. Nama mitra program IbM : SMK Media Informatika Dasana Indah Tangerang 3. Ketua Tim Pengusul
a. Nama Lengkap : Yosaphat Danis Murtiharso
b. NIDN : 0408017403
c. Jabatan/Golongan : -
d. Program Studi : Ilmu Komunikasi
e. Perguruan Tinggi : Universitas Pembangunan Jaya
f. Bidang keahlian : Media Audio VIsual
g. Alamat Kantor/Telp/Surel : Jl. Cendrawasih Raya Blok B7/P 4. Anggota Tim Pengusul
a. Jumlah anggota :
b. Nama anggota I/Bidang keahlian : c. Nama anggota II/Bidang keahlian :
e. Mahasiswa yang terlibat :
5. Lokasi kegiatan/Mitra (1) : Universitas Pembangunan Jaya a. Wilayah mitra (Desa/Kecamatan) : Sawah Baru Bintaro
b. Kabupaten/Kota : Ciputat Tangerang Selatan
c. Propinsi : Banten
d. Jarak PT ke lokasi mitra (km) : 0 Km
6. Luaran yang dihasilkan : Seminar Online Mengenai Privasi di Media Digital 7. Jangka waktu pelaksanaan : 1 semester (1 bulan)
7. Biaya pelaksanaan keseluruhan : Rp 0,- a. Diusulkan ke LP2M UPJ
Mengetahui,
Tangerang Selatan, 22-12-2020
Dekan Fakultas Humaniora dan Bisnis Ketua
(Dr. Hendy Tannady, S.T, M.T, MM, MBA) (Yosaphat Danis Murtiharso)
NIK: 08.0719.018 NIK: 08.0218.009
Menyetujui, Kepala LP2M UPJ
(Dr. Edi Purwanto, SE, MM) NIP/NIK : 08.0720.014
iii
IDENTITAS DAN URAIAN UMUM
1. Judul Pengabdian kepada Masyarakat : Pelatihan Audio Visual Online 2. Tim :
No Nama Jabatan
Bidang Keahlian
Alokasi Waktu (jam/minggu) 1 Yosaphat Danis
Murtiharso
Dosen Tetap Media Audio Visual
1 jam
2 3 4
3. Objek (khalayak sasaran) Pengabdian kepada Masyarakat :
Siswa SMK Media Informatika Dasana Indah, guru dan siswa SMA lain.
4. Masa Pelaksanaan
Mulai : bulan: Oktober tahun: 2020 Berakhir : bulan: Desember tahun: 2020 5. Usulan Biaya LP2M : Rp 0,-
6. Lokasi Pengabdian kepada Masyarakat : SMK Media Informatika Dasana Indah Kelapa Dua Tangerang Selatan
7. Permasalahan yang ditemukan dan solusi yang ditawarkan
Kurangnya pemahaman siswa terhadap teknologi audio visual terbaru dan trend yang mengiringi serta konsekuensi yang harus dihadapi.
8. Kontribusi mendasar pada khalayak sasaran
Manfaat dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyadaran dan pendewasaan terhadap perangkat dan teknologi audio visual dan pemanfaatannya secara kritis dan bertanggung jawab.
9. Jurnal ilmiah yang menjadi sasaran (tuliskan nama terbitan berkala ilmiah internasional bereputasi, nasional terakreditasi, atau nasional tidak terakreditasi dan tahun rencana publikasi)
-
10. Rencana luaran berupa jasa, sistem produk/barang, paten atau luaran lainnya yang ditargetkan - Slide pelatihan
iv
RINGKASAN
Saat ini hampir setiap orang tidak lepas dari penggunaan media sosial, baik untuk bersosialisasi secara on-line, untuk bekerja, belajar, hingga untuk melepaskan rasa penat dan lelah. Berbagai konten media dibuat dan didapatkan dan disebarkan melalui berbagai media sosial yang digunakan, baik Twitter, Youtube, Facebook, Instagram dan lainnya. Namun sayangnya banyak pengguna peralatan produksi konten media sosial belum memahami produksi konten media seperti apa saja yang sebenarnya masuk ke dalam kategori privasi dan tidak seharusnya dibagikan secara luas melalui media sosial.
Pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para siswa SMK Media Informatika Dasana Indah Tangerang mengenai produksi media konten dan pemahaman tentang privasi, jenis-jenis privasi, dan bagaimana seharusnya menjaga privasi masing- masing individu. Dengan mendapatkan pemahaman mengenai privasi, diharapkan setiap peserta dapat mulai mengubah kebiasaan dalam membagikan informasi pribadi yang bersifat privasi melalui media sosial.
Pelatihan ini melibatkan berbagai konsep-konsep dalam konteks peralatan produksi, penggunaan peralatan produksi, dan pemanfatan peralatan produksi sesuai perkembangan jaman. Juga diberikan materi mengenai perkembangan media sosial yang kemudian digunakan dan disampaikan adalah terkait privasi. Selain itu peserta juga akan mendapatkan Tips dan Trik untuk memproduksi konten media dan menjaga privasi diri masing-masing.
v
PRAKATA
Pengabdian masyarakat ini dilakukan karena keprihatinan penulis terhadap minimnya pemahaman mengenai privasi di media sosial oleh masyarakat. Privasi menjadi sebuah informasi yang kini bebas disebarluaskan oleh hampir semua pengguna media sosial.
Ketidaksadaran masyarakat mengenai pentingnya privasi akan membawa dampak buruk bagi masing-masing individu untuk jangka pendek maupun panjang. Informasi yang disebarkan dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Maka sebagai dosen Ilmu Komunikasi, saya merasa bahwa bertanggung jawab untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman mengenai konsep privasi di media sosial kepada masyarakat luas. Diharapkan dengan timbulkan pemahaman dan kesadaran, maka penyebaran informasi yang bersifat privasi dapat berkurang.
Program pengabdian ini merupakan program yang terlaksana atas bantuan banyak pihak, oleh karena itu saya sangat berterima kasih pada Tuhan YME atas terlaksananya program ini dan juga kepada:
1. Rektor Universitas Pembangunan Jaya, Ibu Leenawaty Limantara, Ph.D 2. Kepala LP2M Universitas Pembangunan Jaya
3. Dekan FHB UPJ, Bapak Dr. Hendy Tannady yang telah mendukung program ini.
4. Kepala Sekolah SMK Media Informatika Dasana Indah Tangerang 5. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Penulis,
Yosaphat Danis Murtiharso
vi
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
RINGKASAN PROPOSAL ... iv
PRAKATA ... v
DAFTAR ISI... vi
DAFTAR TABEL ... vii
DAFTAR GAMBAR ... viii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1. Analisis Situasi ... 1
1.2. Permasalahan Mitra ... 2
BAB II TARGET DAN LUARAN... 4
2.1. Solusi ... 4
2.2. Target Luaran ... 4
BAB III METODE PELAKSANAAN ... 5
3.1. Persiapan Materi ... 5
3.2. Pemberian Materi ... 8
BAB IV KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI ... 10
BAB V HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI ... 11
5.1. Hasil Pengabdian Masyarakat ... 11
5.2. Luaran ... 11
BAB VI RENCANA TAHAP BERIKUTNYA ... 12
BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN ... 13
REFERENSI ... 14
LAMPIRAN ... 15
vii
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1. Target Luaran ... 6
viii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1. Slide 1-4 Presentasi ... 5
Gambar 3.2. Slide 5-8 Presentasi ... 6
Gambar 3.3. Slide 9-12 Presentasi ... 6
Gambar 3.4. Slide 13-16 Presentasi ... 7
Gambar 3.5. Slide 17-20 Presentasi ... 7
Gambar 3.6. Dokumentasi Saat Pemberian Materi ... 8
Gambar 3.7. Dokumentasi Peserta ... 8
Gambar 3.8. Dokumentasi Saat Menjawab Pertanyaan Peserta ... 9
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Analisis Situasi
Saat ini media sosial hampir tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari seseorang. Setiap hari, kita menggunakan media sosial untuk berbagai kegiatan seperti berkomunikasi, berbagi foto dan video, juga untuk menyebarkan informasi pribadi kepada teman dan publik. Berdasarkan penelitian wearesocial, pada tahun 2019, ada 3,48 miliar pengguna media sosial, di mana 3,26 miliar orang menggunakan media sosial pada perangkat seluler (Kemp, 2019). Di Indonesia, ada 150 juta pengguna media sosial aktif, di mana rata- rata mereka menggunakan media sosial selama tiga jam dan 26 menit setiap hari dan memiliki rata-rata 11,2 akun media sosial (datareportal, 2019).
Kecenderungan untuk berbagi berkarya dan berekspresi saat ini sangatlah besar, dan memengaruhi hampir semua orang. Semakin banyak orang memposting karya audio visual sebagai konten media mereka secara publik di media sosial seperti Facebook, instagram, snapchat, dll. Mereka memposting video konten dengan berbagai format ke berbagai platform media sosial. Faktanya, hanya 7% orang yang tidak berbagi konten dengan orang lain secara digital.
Orang-orang yang berbagi konten secara online, juga lebih cenderung memiliki masalah perangkat 37% orang yang tidak membagikan informasi mereka mengatakan bahwa mereka pernah mengalami masalah dengan smartphone mereka. Ini naik menjadi 71% di antara mereka yang telah berbagi data dengan orang lain.
Menjadi keprihatinan ketika orang-orang sudah merasa tidak memiliki batasan privasi lagi. Mereka tidak mampu membedakan konten apa yang mungkin disebarluaskan melalui media sosial, dan konten apa yang tidak boleh diberikan kepada publik. Mereka tidak dapat memilih dan memilah konten pribadi maupun publik. Menurut Day (2006, p. 132), "Dalam budaya yang didominasi media, pribadi dan publik kita menjadi tidak bisa dibedakan." Solove (2008, p. 5), "Meskipun jajak pendapat menunjukkan bahwa orang sangat peduli dengan privasi, orang secara rutin memberikan informasi pribadi mereka dan dengan sukarela mengungkapkan detail intim tentang kehidupan mereka di Internet." Meskipun ada beberapa manfaat dari pengungkapan diri, seperti katarsis, balas budi, untuk membangun dan mempertahankan hubungan, kebanyakan orang tidak memahami pedoman dalam
2
pengungkapan diri. Kita tidak dapat membuka diri terhadap berbagai macam orang dengan tingkat keterbukaan yang sama (Adler & Proctor II, 2017, hlm. 89).
1.2. Permasalahan Mitra
Dengan adanya kenyataan yang disampaikan diatas, kita dapat melihat bahwa pengguna media sosial saat ini banyak yang tidak memahami bahayanya membuat konten yang bersifat privasi dan membagikan kepada orang lain. Hal ini tentu juga dialami oleh para siswa SMK Media Informatika Dasana Indah Tangerang
Sebagai sekolah di wilayah urban yang penggunaan media sosial untuk berkomunikasi, berbagi konten dan informasi tentu juga dialami. Pentingnya memahami pembuatan konten media dan memahami mengenai tentang konsep privasi, keterbukaan diri, dan bagaimana membedakan informasi yang perlu dijaga ataupun bukan, akan membangun kesadaran diri masyarakat, untuk lebih bijaksana dalam membagikan informasi melalui media sosial. Selain itu, pemahaman mengenai privasi juga akan menjaga kita dari kejahatan siber yang mungkin akan mengancam keamanan dalam penggunaan media sosial sehari-hari.
3
BAB II
TARGET DAN LUARAN
2.1. Solusi
Solusi yang diberikan untuk mengatasi permasalahan mitra adalah dengan mengadakan sebuah seminar on-line untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai konsep privasi dan dimensi privasi dalam produksi audio visual. Selain itu, dalam seminar juga akan disampaikan mengenai bahaya yang dapat terjadi jika seseorang membagikan informasi personal dengan bebas melalui media sosial.
2.2. Target Luaran
Target luaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat berupa seminar online mengenai menjaga privasi di era online, yaitu:
Tabel 2.1 Target Luaran
NO Jenis Luaran Indikator Capaian
1 Slide Presentasi Wajib dan sudah tercapai
2 Presensi Kehadiran Peserta Wajib dan sudah tercapai
3 Laporan Akhir Wajib dan sudah tercapai
4
BAB III
METODE PELAKSANAAN
3.1. Persiapan Materi
Materi yang digunakan dalam pelatihan ini, sebagian merupakan jawaban dari permintaan pihak SMK Media Informatika Dasana Indah. Salah satu konten yang diminta tersebut adalah bahwa saat ini seorang konten kreator sering kali membuat konten media yang mengandung informasi yang bersifat privasi kepada para pengikut mereka melalui media sosial yang mereka gunakan. Hal ini menunjukkan bahwa keterbukaan diri terhadap privasi sudah semakin menjadi hal yang biasa bagi konten kreator. Masalah ini mungkin juga ditiru oleh banyak siswa SMA Media Informatika Dasana Indah. Data mengenai informasi privasi apa saja yang biasa disebarkan, menjadi salah satu materi yang disampaikan.
Materi presentasi disiapkan kurang lebih selama 1 bulan dengan mencari sumber- sumber literatur yang berkaitan dengan privasi dan keterbukaan diri. Berikut adalah hasil slide presentasi yang digunakan dalam seminar:
Gambar 3.1. Slide 1-4 Presentasi
Dalam slide ini disampaikan materi mengenai dasar-dasar peralatan terkait dengan peralatan produksi yang digunakan untuk memproduksi konten media yang dibagikan melalui media sosial. Selain itu, penulis juga mencoba memberikan gambaran mengenai bagaimana media sosial memberi dampak besar bagi diri sendiri dan masyarakat, dan memberikan pengingat bahwa justru sering kali kita sendiri sebagai pengguna media sosial yang tidak
5
memahami bagaimana seharusnya menjaga informasi privasi yang kita miliki melalui konten yang kita buat.
Gambar 3.2. Slide 5-8 Presentasi
Dalam slide bagian ini, penulis memberikan contoh bagaimana informasi dibingkai dan diatur antara pesan yang akan dibagigan dengan memperhatikan privasi yang akan disebarluaskan melalui media social serta mamastikan tidak menimbulkan masalah hukum.
Penulis juga mencoba memberikan berbagai data terkait penyebaran privasi dan bahaya dari penyebaran privasi.
6
Pada slide ini disampaikan kepada peserta bahwa disamping membingkai suatu obyek dalam bentuk foto dan video, juga harus diperhatikan tata cahayanya. Tata cahaya ini akan menciptakan dimensi suatu obyek sehingga meningkatkan nilai estetika dari karya yang telah dibuat. Karya yang dibuat akan menjadi karya yang benar-benar memiliki nilai dan memberikan makna yang baik.
Gambar 3.3. Slide 9-12 Presentasi
Gambar 3.4. Slide 13-16 Presentasi
Dalam slide ini, penulis mulai memberikan gambaran bahwa konten yang dibuat tidak selalu mengutamakan video tapi kualitas audio juga harus diperhatikan.
Postingan yang dilakukan di media sosial yang sebenarnya mengandung informasi yang jelas dan mudah dipahami serta sangat memperhatikan informasi yang sifatnya pribadi. Beberapa contoh yang disebutkan misalnya memposting kegiatan di kamar tidur, memposting foto-foto anak di bawah umur, memposting informasi rahasia milik orang lain, memposting tiket perjalanan, hingga postingan mengenai barang yang dimiliki.
Format Program: Rancang bangun penyajian sebuah acara siaran berdasarkan pendekatan isimaterinya.
Suatu materi hendak diangkat kedalam bentuk acara siaran.
Format Produksi: Rancangbangun suatu acara siaran menurut pendekatan teknik penyajiannya.
Menitikberatkan pada nuansa produksi bukan pada materi.
7
Gambar 3.5. Slide 17-20 Presentasi
Dalam presentasi bagian ini, penulis menjelaskan mengenai proses penciptaan konten media dan bagaimana cara mengembangkan ide menjadi menarik, unik dan memiliki kebaruan sehingga tidak berkesan meniru atau mirip dengan karya yang pernah ada. Beberapa tips yang diberikan seperti:
1. Pahami gagasan dan format konten media sosial yang akan dibuat, Atur sesuai dengan kebutuhan Anda
2. Pahami juga bahwa Anda pun harus mengerti ataupun membedakan mana informasi pribadi yang bisa disebarkan, mana yang sebaiknya disimpan.
3. Kita harus bisa membedakan sararan konten media yang akan kita buat dan memahami keterbukaan diri kita yang akan dibagikan melalui media sosial.
4. Lakukan pemeriksaan kembali sebelum menyebarkan atau mengunggah sebuah informasi (teks, foto, video). Prinsip kehati-hatian mutlak diterapkan dalam tahapan ini.
5. Ingatlah bahwa sesuatu yang telah kita bagikan secara online, mungkin tidak akan bisa dihapus
3.2. Pemberian Materi Saat Seminar
Seminar dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting pada tanggal 28 November 2020 dengan peserta kurang lebih berjumlah 55 orang. Berikut adalah beberapa dokumentasi saat seminar sedang berlangsung:
8
Gambar 3.6. Dokumentasi Saat Pemberian Materi
9
Gambar 3.7. Dokumentasi Peserta
Gambar 3.8. Dokumentasi Saat Menjawab Pertanyaan Peserta
10
BAB IV
KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI
Program ini sesuai dengan tujuan Pedoman Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat khususnya untuk Pengabdian Masyarakat skema IPTEK bagi Masyarakat (IbM), yaitu meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain yang dibutuhkan (softskill dan hardskill). (LPPM UPJ, 2016a)
Program ini juga selaras dengan bidang unggulan yaitu sosial humaniora, seni budaya dan pendidikan. Hal ini dikarenakan pembangunan IPTEK tidak dapat dipisahkan dari masalah-masalah tersebut (LPPM UPJ, 2016b). Program ini juga sesuai dengan Garis Besar Rencana Induk Pengabdian kepada Masyarakat yang fokus pada satu institusi mitra dengan pendekatan interdisipliner-kolaboratif dan berkesinambungan sehingga memberikan kontribusi pada masyarakat wilayah Jabodetabek (LPPM UPJ, 2016b). Selain itu aktivitas yang dilakukan dalam program ini juga sesuai dengan cakupan dalam Garis Besar Rencana Induk Pengabdian Masyarakat tersebut yaitu pelayanan jasa serta pendampingan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program ini juga diharapkan dapat menjadikan dosen sebagai agen perubahan bagi kebaikan dan perkembangan kehidupan masyarakat yan glebih baik. Dosen di perguruan tinggi juga dibekali penguasaan metodologi, sikap ilmiah, dan kemampuan analisis yang dapat mendukung kegiatan ini.
11
BAB V
HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI
5.1. Hasil Pengabdian Masyarakat
Hasil yang didapatkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu berupa penyampaian materi yang terlaksana dengan baik. Selain itu dalam kegiatan ini, penulis juga berhasil menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para peserta terkait dengan materi yang disampaikan.
5.2. Luaran
Luaran yang dihasilkan yaitu Slide presentasi, daftar hadir peserta, dokumentasi, dan laporan kegiatan pengabdian masyarakat.
12
BAB VI
RENCANA TAHAP BERIKUTNYA
Setelah melakukan seminar online produksi media audio visual terkait menjaga privasi di era on-line saat ini, maka rencana pada tahap berikutnya:
1. Meneruskan program ini ke sekolah ataupun perguruan tinggu lain. Hasil seminar pertama menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat menarik perhatian dan memberikan pemahaman yang cukup baik mengenai privasi.
2. Memberikan ruang berpraktek secara online bagi para seserta
3. Melakukan penelitian lebih lanjut terkait privasi dalam media sosial yang marak digunakan oleh masyarakat urban.
13
BAB VII
KESIMPULAN DAN SARAN
7.1. Kesimpulan
Berdasarkan program yang telah dilakukan, yaitu Seminar Online dengan tema
“Pelatihan Audio Visual Untuk Anak SMA”, dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan penerimaan yang baik dari para peserta. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti sesi tanya jawab.
7.2. Saran
Saran untuk perbaikan program ini adalah:
1. Dalam program selanjutnya dalam disampaikan materi yang lebih mendalam dan komprehensif mengenai privasi di media sosial
2. Program juga dapat dijalankan dan disampaikan kepada siswa tingkat SMA di wilayah urban yang memang frekuensi penggunaan media sosialnya cukup tinggi.
14
REFERENSI
(2017, May 19). Retrieved May 1, 2019, from Kaspersky:
https://www.kaspersky.com/blog/my-precious-data-report-three/16883/
(2019, January 31). Retrieved May 15, 2019, from datareportal:
https://datareportal.com/reports/digital-2019-indonesia
Adler, R. B., & Proctor II, R. F. (2017). Looking Out Looking In Fifteen Edition. Boston:
Cengage Learning.
Kemp, S. (2019, January). Retrieved May 20, 2019, from We Are Social:
https://wearesocial.com/blog/2019/01/digital-2019-global-internet-use-accelerates
15
LAMPIRAN
Lampiran 1 : Surat Tugas
16
17
E-Sertifikat
Yosaphat Danis Murtiharso, S.Sn., M.Sn.
Sebagai Pembicara Dalam Kegiatan Webinar Dengan Tema “ Pelatihan Audio Visual ” Yang Diselenggarakan Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Media Informatika Dasana Indah
Pada Tanggal 28 November 2020
Kepala
SMK Media Informatika Dasana Indah
Koordinator Kegiatan Webinar
Organized By : Diberikan Kepada : Nomor : 007/smk-midi/LL/XI/2020
IGNATIUS GATOT SUKOCO, S. Sos.
LUKAS LABIRO, S.Pd., MM.Pd.