DAFTAR PUSTAKA
[WHO] World Health Organization. 2009. Principle and Methods for the Risk Assessment of Chemical in Food. Chapter 6, Dietary Exposure Assessment of Chemical in Food.
A.T., Andi Mappiare. Kamus Istilah Konseling dan Terapi. Jakarta: Rajawali Pers;2006
Ahmadi, A. 2007. Psikologi Sosial. PT. Rineka Cipta. Jakarta.
Anonim. 2009. Pemanis Buatan.
http://hnz11.wordpress.com/2009/05/27/siklamat/. (13 Desember 2018).
Astuti, R dkk. 2010. Penanganan zat Pengawet dan Pemanis pada Makanan Jajanan Anak Sekolah bedasarkan Pengetahuan, sikap dan keterampilan produsen di Desa Bonang Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang.Jurnal Litbang Universitas Muhammadiyah Semarang. VOl 6 No. 2
Badan Pengawasan obat dan makanan (BPOM), 2011. Laporan Tahunan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.
Badan Pengawasan obat dan makanan (BPOM), 2015. Intensfikasi pengawasan Makanan Badan POM 2015 : Temuan di domisi Pangan Ilegal, Pangan Mengandung Bahan Berbahaya Menurun. Deputi Bidang Pengawasan Keamanan dan Bahan Berbahaya.
Baliwati, Y.F., A. Khomsan dan C.M. Dwiriani, 2004. Pengantar Pangan dan Gizi.
Penebar Swadaya. Jakarta.
Buckle, KA., R.A. Edward, G.H. Fleet dan M Wootoon, 1987. Ilmu Pangan.
Terjemahan Hary Purnomo dan Adiyono. UI Press, Jakarta.
Cahyadi, W. 2008. Bahan Tambahan Pangan. Bumi Aksara. Bandung Cahyadi, W. 2008. Bahan Tambahan Pangan. Bumi Aksara. Bandung.
Dep.kes RI. 2000. Pedoman Konseling Gizi.Jakarta:Depkes RI.
Indriasari, L. 2009. Si Manis yang Perlu Diwaspadai. www.depkes.go.id. Diakses pada tanggal (27 desember 2018)
Irianto,K. K, Waluyo. 2004. Gizi Dan Pola Hidup Sehat. Yrama Widya. Bandung.
Kementerian Pertanian. 2013. Laporan Data Kinerja Kementerian Pertanian 2004-2012. Jakarta: Kementerian Pertanian.
Maulana. 2009. Promosi Kesehatan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Menkes RI. 1988. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 722/Menkes/Per/IX/1988 Tentang Bahan Tambahan Makanan. Jakarta.
Notoadmodjo, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Jakarta. , 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.
Notoatmojo S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Novita, S dan Retno Adriyani. 2013. Tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan pedagang tentang pemakaian Natrium benzoate dan siklamat. Jurnal Kesehatan lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Jurnal Promkes (Vol. 1 No. 2) hal 192 -200
Nuraini, A. 2007. Beberapa Faktor yang berhubungan dengan Bahan Pemakaian Bahan Tambahan Pangan (BTP) di Kecamatan Kaliwungu. Kabupaten Kendal. Tesis Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.
Nurjannah. 2012. Perilaku Produsen Keripik Industri Rumah Tangga Di Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tentang Label Makanan. Skripsi.
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Medan.
Nuryani, S. 2012. Konseling Hubungan pengetahuan dan sikap pedagang jajan dengan penggunaan bahan tambahan pangan pada jajanan anak sekolah di sekolah dasar batwen kabupaten semarang.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 1999 Tentang Label dan Iklan Pangan. Sekretaris Negara. Jakarta.
Rahmawati, dkk. 2011 Hubungan antara konseling dengan tingkat keterampilan pengerajin industry rumah tangga tentang Bahan tambahan Makanan dengan jenis Natrium benzoate dan siklamat dikabupaten Mojokerto jawa timur.
Ratna, A. 2012 konseling Bahan tambahan makanan terhadap pengetahuan dan sikap Pedagang Kaki lima di kecamatan ciledek barat kota bogor jawa barat.
Rudi Susilana.Cepi Riyana.2008. Media Pembelajaran. Bandung :CV Wacana Prima
Sugiyatmi, Sri. 2006. Anaisis faktor Resiko Pencemaran Bahan Toksin pada pangan Jajanan Tradisional yang dijual dipasar Kota Semarang. Tesis Program Pasca Sarjana, Magister Kesehatan Lingkungan, Universitas Diponegoro
Sumatrirohmah, A. 2007. Analisis Makanan. Yogyakarta : Gajahmada University press.
Susanna, Dewi dan Hartono. 2013. Sanitasi hignine. Surabaya : SIC.
Yuliarti, dkk. 2011. Hubungan antara konseling dengan tingkat keterampilan pengerajin industry rumah tangga tentang Bahan tambahan Makanan dengan kandungan pengawet dan pemanis diwilayah Bogor Jawa Barat.
Yuliarti, N. 2007. Awas! Bahaya Di Balik Lezatnya Makanan. Andi. Yogyakarta