• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian Hukum dalam Bidang Acara Pidana

N/A
N/A
Ricco Gerdana

Academic year: 2024

Membagikan "Metode Penelitian Hukum dalam Bidang Acara Pidana"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

A. Al Qur’an QS. An-Nisa: 92

B. Buku

Abdulkadir Muhammad, 2004, Metode Penelitian Hukum, Sinar Grafika, Jakarta Andi Hamzah, 2000, Hukum Acara Pidana Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, __________, 2011, Hukum Acara Pidana Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta,

Bahder Johan Nasution, 2011, Negara Hukum dan Hak Azasi Manusia, CV.

Mandar Maju, Bandung

Bambang Waluyo, 2007, Masalah Tindak Pidana dan Upaya Penegakan Hukum, Sumber Ilmu Jaya, Jakarta.

Hasan, Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya.

Ghalia Indonesia, Jakarta.

Hibnu Nugroho, 2012, Integralisasi Penyidikan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia, Media Aksara Prima, Jakarta.

Hilman Hadikusuma, 1995, Metode Pembuatan Kertas Kerja atau Skripsi Ilmu Hukum, Mandar Maju, Bandung.

Leden Marpaung, 2002, Tindak Pidana Korupsi Masalah dan Pemecahannya, Sinar Grafika, Jakarta.

M. Yahya Harahap, 2000, Pembahasan Permasalahan dan Penerapan KUHAP, Sinar Grafika, Jakarta.

Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia Akademi Kepolisian, 2009, Fungsi Teknis Lalu Lintas, Kompetensi Utama, Semarang.

Moeljatno.2002. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.. Rineka Cipta Bandung.

Naning Rondlon Awaloedin, 2003, Mengairahkan Kesadaran Hukum Masyarakat dan Disiplin Penegak Hukum dan Lalu Lintas, Jakarta, Bina Ilmu.

(2)

P. Joko Subagyo, 1997, Metode Penelitian dalam Teori dan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta.

P.A.F Lamintang, 1984, Hukum Penitensier Indonesia, CV. Armico, Bandung.

Peter Mahmud Marzuki, Pengantar Ilmu Hukum, Kencana, Jakarta, 2008.

Prodjodikoro, 2000.Penegakan Hukum Lalu Lintas, Pustaka Media. Jakarta R. Sugandhi, KUHP dan Penjelasannya, Usaha Nasional, Surabaya, 2001.

R. Tresna, Asas-Asas Hukum Pidana, Pustaka Tinta Mas, Surabay a, 1994.

Roni Hanitijo Soemitro, Metodologi Penelitian Hukum, Erlangga, Jakarta, 1989, hal 11

S.R. Sianturi, Asas-asas Hukum Pidana di Indonesia dan Penerapannya, Storia Grafika, Jakarta, 2002.

Sahuri Lasmadi, Tumpang Tindih Kewenangan Penyidikan Pada Tindak Pidana Korupsi Pada Perspektif Sistem Peradilan Pidana, Jurnal Ilmu Hukum, Volume 2, Nomor 3, Universitas Jenderal Soedirman Fakultas Hukum, Purwokerto, Juli, 2010,

Satjipto Rahardjo, 2005, Masalah Penegakan Hukum,Bandung: Sinar Baru.

______________, 2010, Penegakan Hukum Progresif,Jakarta: Kompas.

Soemitro, Ronny Hanitijo. 1988. Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimetri, Jakarta: Ghalia Indonesia, hal. 57

Soerjono Soekanto, Metode Penelitian Hukum, (Jakarta: Universitas Indonesia, UIpress, 2007).

Soerjono Soekanto, 2011, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum, Jakarta: Rajawali.

Soerjono Soekanto, Pokok-Pokok Sosiologi Hukum, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1988.

Soerjono Soekanto. 2006. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI-Press.

Sudarsono, Kamus Hukum, PT. Rineka Cipta, Jakarta, 2007.

Sudarto, Kapita Selekta Hukum Pidana, Alumni, Bandung,2006.

(3)

Sudikno Mertokusuno, Mengenal Hukum (Suatu Pengantar),Liberty, Yogyakarta, 1991.

W.J.S. Poerwadarminta. 1999. Dalam Kamus Bahasa Indonesia. Balai Pustaka, Jakarta.

Wirjono Prodjodikoro, 2003, Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia, Bandung:

Refika Aditama.

YuliesTiena Masriani , PengantarHukum Indonesia, SinarGrafika, Jakarta, 2004, Drs. Robert Simbolon, MPA, Teori Analisis SWOT, Gramedia, Tahun 1999 George R. Terry, Teori Manajemen, Bumi Aksara

C. Peraturan Perundang-Undangan Undang-Undang Dasar 1945.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Umum.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.

D. Jurnal

Jurnal Ilmu Hukum, Volume 245, Fakultas Hukum UNISULA, Semarang, Agustus, 2011, hlm. 62.

Pietersz, 2010. Karakteristik Surat Tilang dalam Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jurnal Sasi Vol. 16 No. 3 Bulan Juli – September 2010.

(4)

E. Internet

Polri, 2009, Sosialisasi Undang-Undang No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dalam http://www.polri.go.id,

Andi blog spot, http//www: Penegakan Hukum.blogspot.com

http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecelakaan_lalulintas&action=edit&sec tion

http://www.edukasiana.net/2011/05/pengertian-tindak-pidana-menurutpara.html http://www.sarjanaku.com/2012/12/pengertian-tindak-pidana-danunsur.html F. Hasil Wawancara

Wawancara dengan Aipda Prasetyo Riyadi, SH, Kanit Laka Polisi Resort Pekalongan, pada tanggal 3 September 2018 Pukul 11.15

Wawancara dengan Bripka beben Framdias, SH, Polres Pekalongan Kota, 4 September 2018, Pukul 08.00 WIB.

Wawancara dengan Aiptu Kristanto Wibowom, S.I.Kom, Kanit Laka Polisi Resort Pekalongan, pada tanggal 4 September 2018 Pukul 10.20.

Referensi

Dokumen terkait

Kebenaran materiil merukan kebeneran yang selengkap-lengkapnya atau setidaknya yang mendekati kebenaran dari suatu perkara pidana dengan menerapkan ketentuan hukum acara

Salah satu bagian dari keseluruhan hukum yang berlaku di suatu negara sebagai dasar dan aturan yang menentukan dengan cara apa dan prosedur seperti apa sehingga ancaman pidana

Hukum dapat dibagi dalam berbagai bidang, antara lain hukum pidana /hukum publik, hukum perdata /hukum pribadi, hukum acara, hukum tata negara , hukum administrasi negara

Kedua, kelebihan dari ketentuan penuntutan menurut Hukum Acara Pidana Indonesia adalah hukum acara pidana Indonesia mengatur dengan tegas mengenai standar minimum

• Hukum acara pidana dilihat dari proses perkara pidana atau Hukum Acara Pidana dalam arti sempit yaitu memuat aturan tentang penyelenggaraan segala upaya

PENGHENTIAN PENUNTUTAN PERKARA PIDANA MELALUI KEADILAN RESTORATIF MENURUT HUKUM ACARA PIDANA INDONESIA Muhammad Ihsan NPM : 198040066 Konsentrasi : Hukum Pidana ABSTRAK Kejaksaan

Undang-undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana KUHP; Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang

Dokumen ini membahas konsep dasar tindak pidana, ajaran melawan hukum, unsur-unsur pidana, dan doktrin terkait sistem hukum pidana