BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Analisis laporan keuangan merupakan suatu proses yang penuh pertimbangan dalam rangka membantu mengevaluasi posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu, dengan tujuan utama untuk menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan kinerja perusahaan pada masa mendatang.
Rasio keuangan yang digunakan dalam praktik penilaian kinerja mencakup Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Profitabilitas. Berdasarkan hasil dari analisis rasio laporan keuangan PT. PG.
Kebon Agung Malang, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Rasio Likuiditas PT. PG. Kebon Agung Malang pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 dapat dikatakan baik, artinya kemampuan PT. PG. Kebon Agung Malang dalam memenuhi kewajiban financial jangka pendek yang berupa hutang-hutang jangka pendek dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 sudah baik karena perusahaan tidak akan mengalami kesulitan dalam melunasi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki perusahaan.
2. Rasio Aktivitas PT. PG. Kebon Agung Malang pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 secara keseluruhan sudah dapat dikatakan baik karena
semua nilai rasio aktivitas stabil walaupun ada penurunan yang tidak terlalu jauh. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen PT. PG. Kebon Agung Malang sudah efisien dalam mengelola perusahaan.
3. Rasio Solvabilitas PT. PG. Kebon Agung Malang pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 secara keseluruhan sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan Debt Ratio dan Total Debt Ratio yang stabil, tetapi kondisi keuangan masih menggambarkan komposisi total aset dan total modal lebih besar daripada total kewajiban, sehingga perusahaan mampu membiayai kewajiban.
4. Rasio Profitabilitas PT. PG. Kebon Agung Malang dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 secara keseluruhan mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan untuk menggunakan modal sendiri dengan baik sehingga mengalami peningkatan laba yang dihasilkan perusahaan.
5. Secara umum dilihat dari keempat rasio keuangan tersebut, perusahaan dapat menjalankan tugasnya secara efektif dan efisiensi karena rasio-rasio yang menunjukkan meningkatnya kinerja-kinerja perusahaan dalam mengelola sumber dana yang dimilikinya.
B. Saran
Berdasarkan hasil analisis dan simpulan yang telah disebutkan di atas, maka saran-saran yang dapat penulis berikan sebagai bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam membuat keputusan di masa yang akan dating, yaitu sebagai berikut:
1. Hendaknya PT. PG. Kebon Agung Malang menjaga tingkat rasio likuiditas yang optimal untuk menghindari adanya tingkat likuiditas yang terlalu tinggi, karena tingkat likuiditas yang terlalu tinggi menandakan adanya aset lancar yang berlebih di perusahaan yang seharusnya dipergunakan secara efisien untuk meningkatkan laba.
2. Manajemen perusahaan dapat mengevaluasi kinerja perusahaannya dengan menggunakan rasio keuangan. Dan dapat mengetahui target yang sudah ditetapkan oleh manajemen.
3. PT. PG. Kebon Agung Malang sebaiknya memperbaiki kinerjanya yang masih kurang baik seperti pada rasio solvabilitas yang masih belum begitu baik hasilnya agar dapat bermanfaat bagi PT. PG. Kebon Agung Malang dan bagi konsumen.
DAFTAR PUSTAKA
___________. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Edisi Terbaru. Reality Publisher, Surabaya.
Arissandi, Krista Agustinus. 2010. Analisis Rasio Keuangan sebagai Alat Penilaian Kinerja Keuangan. Skripsi. Universitas Katolik Widya Karya Malang.
Avelina, Maria. 2008. Analisis Rasio Keuangan sebagai Alat Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan Telekomunikasi. Skripsi. Universitas Katolik Widya Karya Malang.
Fanuel, Bill Nikholus, Bill Hansel Otneil, Riduan Tobink. (2005). Accounting Dictionary (Kamus Akuntansi). Edisi Lengkap. PT Atalya Rilent Sudeco, Jakarta.
Hanafi, Mamduh M dan Abdul Halim, 2003, Analisis Laporan Keuangan, Edisi Revisi, Penerbit UPP AMP YKPN, Yogyakarta
Herawati, Naomi Ika. 2013. Analisis Rasio Keuangan Sebagai Alat Penilaian Kinerja Keuangan. Skripsi. Universitas Katolik Widya Karya Malang.
Munawir,S, 2000. Analisis Laporan Keuanga. Edisi 4, Penerbit Liberty, Yogyakarta
Munawir,S, 2002. Analisis Laporan Keuangan, Edisi Keempat, Cetakan Kesebelas, Penerbit Liberty, Yogyakarta.
Munawir, S. (2004). Analisa Laporan Keuangan. Edisi Empat. Liberty, Yogyakarta.
Rahardjo, Budi. (2005). Laporan Keuangan Perusahaan. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Riyanto, Bambang, 2003, Dasar – dasar Pembelanjaan perusahaan, Edisi 4, Penerbit BPPE, Yogyakarta
Sundjaja, Ridwan S, Inge Barlian. (2003). Manajemen Keuangan Satu. Edisi Lima.
Literura Lintas Media, Bandung.
Susanto, Irawati. 2012. Analisis Rasio Keuangan sebagai salah satu Alat untuk Menilai Kinerja Keuangan. Skripsi. Universitas Widya Karya Malang.
Tampubolon, Manahan. 2005. Manajemen Keuangan (Finance Management).
Cetakan Pertama. Penerbit Ghalia Indonesia, Bogor.
Wahyuni, Sri. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Terbaru. Pustaka Phoenix, Jakarta.
Widiyanti, Irene Aranetha. 2011. Analisis Rasio Keuangan sebagai Salah Satu Alat untuk Menilai Kinerja Keuangan. Skripsi. Universitas Katolik Widya Karya Malang.