• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) anggota Direksi yang Diusulkan untuk Menduduki Jabatan baru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) anggota Direksi yang Diusulkan untuk Menduduki Jabatan baru "

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) anggota Direksi yang Diusulkan untuk Menduduki Jabatan baru

Warga negara Indonesia, 68 tahun. Berdomisili di Indonesia. Diangkat sebagai Direktur BCA pada RUPS Tahunan 2002 dan mendapat persetujuan Bank Indonesia pada tanggal 13 Agustus 2002. Pengangkatan terakhir efektif sejak RUPS Tahunan 2016 untuk masa jabatan 5 tahun.

Tugas dan Tanggung Jawab

Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Perbankan Individu yang meliputi bisnis kredit pemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor (roda empat dan roda dua), Individual Customer Business Development dan bisnis wealth management. Selain itu, juga memantau perkembangan usaha entitas anak BCA yang bergerak di bidang Syariah, PT Bank BCA Syariah, serta entitas anak yang bergerak di bidang asuransi umum dan asuransi jiwa, PT Asuransi Umum BCA (BCA Insurance) dan PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life).

Perjalanan Karir

Sebelum bergabung dengan BCA, memulai karirnya sebagai Sistem Analis di Bank Rakyat Indonesia (BRI) sejak tahun 1975 dan pernah menjabat berbagai posisi manajerial termasuk Kepala Divisi Teknologi (1992-1995), Staf Khusus Direksi (1995-1996), Pemimpin Wilayah Palembang (1996-1998) dan Kepala Divisi Operasional (1998-2000).

Jabatan terakhir Suwignyo Budiman adalah Pemimpin Wilayah BRI Jawa Tengah. Selain itu juga pernah ditugaskan sebagai anggota Tim Kuasa Direksi di BCA (Mei 1998-Juli 1998).

Riwayat Pendidikan dan Pelatihan

Meraih gelar sarjana dari Universitas Gadjah Mada (1974) dan gelar MBA dari University of Arizona, Amerika Serikat (1986). Pada tahun 2018 mengikuti pelatihan, seminar dan konferensi antara lain:

Refreshment Manajemen Risiko “Cyber Security & Integrating Operation Risk” dan Peran Perbankan Menyongsong Digitalisasi Pasar Keuangan – LSPP – Jakarta, Indonesia.

Digital Awareness Program for Executive – BCA – Jakarta, Indonesia.

• Indonesia Knowledge Forum – BCA – Jakarta, Indonesia.

• ASEAN Global Leadership Program (AGLP) 2018: Transforming ASEAN Organizations The Leadership Imperative – University of Cambridge – Cambridge, Inggris.

• IBEX: The Next Generation of Banking in The Fourth Industrial Transformation – Perbanas – Jakarta, Indonesia.

Hubungan Afiliasi

Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.

Rangkap Jabatan

Tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain.

(2)

Warga negara Indonesia, 67 tahun. Berdomisili di Indonesia. Diangkat sebagai Direktur BCA pada RUPS Tahunan 2016 untuk masa jabatan 5 tahun dan mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 8 Agustus 2016.

Tugas dan Tanggung Jawab

Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Analisa Kredit dan Penyelamatan Kredit.

Perjalanan Karir

Sejak bergabung dengan BCA pada 1980, Inawaty Handojo telah memangku berbagai jabatan manajerial dalam bidang audit internal, yaitu sebagai Kepala Biro Audit Internal (1985-1988), Wakil Kepala Divisi Audit Internal (1988- 1990), dan Kepala Divisi Audit Internal (1990-2008). Selanjutnya menjabat sebagai anggota Komite Audit (2008- 2016) dan anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi (2015-2016). Inawaty Handojo pernah aktif sebagai pengajar di salah satu universitas dan beberapa lembaga pelatihan dalam bidang audit internal di Jakarta (2000-2016), selain aktif sebagai konsultan/tenaga ahli dalam berbagai proyek konsultasi untuk bidang audit internal (2010-2016).

Sebelum bergabung dengan BCA, pernah menjabat sebagai Kepala Keuangan PT Naintex (1976-1980), suatu perusahaan yang bergerak di bidang tekstil.

Riwayat Pendidikan dan Pelatihan

Meraih dua gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, jurusan Perusahaan/Manajemen (1976) dan Akuntansi (1979), serta gelar Magister Manajemen dari Prasetiya Mulya Business School, Jakarta (2003). Pada tahun 2018 mengikuti pelatihan, seminar dan konferensi antara lain:

• Refreshment Manajemen Risiko “Cyber Security & Integrating Operation Risk” dan Peran Perbankan Menyongsong Digitalisasi Pasar Keuangan – LSPP – Jakarta, Indonesia.

• Digital Awareness Program for Executive – BCA – Jakarta, Indonesia.

• PSAK 71 IFRS 9 – Deloitte Konsultan Indonesia – Jakarta, Indonesia.

• Pelatihan Media untuk Direksi – BCA – Jakarta, Indonesia.

• Hasil Penilaian Bank terkait Laporan Perbankan Berkelanjutan ASEAN 2018 – WWF Indonesia – Jakarta, Indonesia.

• Indonesia Knowledge Forum – BCA – Jakarta, Indonesia.

• Refreshment Workshop Risk Management With Octagon: Trend Risk 2019 – BCA – Jakarta, Indonesia.

Hubungan Afiliasi

Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.

Rangkap Jabatan

Tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain.

Referensi

Dokumen terkait

Komisaris Independen adalah anggota dewan komisaris yang tidak terafiliasi dengan Direksi, anggota dewan komisaris lainnya dan pemegang saham pengendali, serta bebas dari

Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau pemegang

Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dengan anggota Dewan Komisaris lain, anggota

Komisaris Independen adalah anggota dewan komisaris yang tidak terafiliasi dengan direksi, anggota dewan komisaris lainya dan pemegang saham pengendali, serta bebas dari

serta tidak memiliki hubungan keuangan dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi.. lainnya, DPS dan/atau Pemegang Saham

Komisaris Independen, adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak terafiliasi dengan Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya dan Pemegang Saham, serta bebas dari hubungan

HUBUNGAN KEPENGURUSAN, KEPEMILIKAN SAHAM, HUBUNGAN KEUANGAN DAN HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DENGAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS LAIN, ANGGOTA DIREKSI

b. Anggota  Komite  tidak  memiliki  hubungan  keuangan,  kepengurusan,  kepemilikan  saham  dan/atau  hubungan  keluarga  dengan  Dewan  Komisaris,  Direksi