DEFINISI BELAJAR DAN PENTINGNYA BELAJAR Oleh : Yaumil Akram
Pendahuluan :
Belajar merangsang rasa keingintahuan dan memperkaya pengalaman hidup kita.
belajar membantu kita memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia dan diri kita sendiri. Melalui eksplorasi, refleksi, dan analisis, kita dapat mengembangkan perspektif yang lebih luas dan menggali pemahaman yang lebih dalam tentang masalah kompleks.
Belajar mendorong kita untuk mengajukan pertanyaan, mencari jawaban, dan berpikir kritis.
I. Definisi Belajar
Belajar adalah proses kompleks di mana individu memperoleh, menginternalisasi, dan mengolah pengetahuan, keterampilan, pemahaman, atau pengalaman baru melalui interaksi dengan lingkungan, pengamatan, studi, eksperimen, refleksi, atau interaksi dengan informasi dan pengalaman sebelumnya. Ini melibatkan pemrosesan kognitif, perubahan perilaku, dan adaptasi dalam upaya untuk memahami, mengatasi, atau berinteraksi dengan dunia
sekitar,baik secara fisik maupun mental. Belajar dapat terjadi secara sadar atau tidak sadar, di lingkungan formal atau informal, dan melalui berbagai metode dan media, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan peningkatan kapasitas individu untuk berfungsi dan beradaptasi dalam berbagai konteks kehidupan.
II. Alasan kenapa belajar itu Penting
1.
Memperluas minat
Alasan kenapa harus belajar berikutnya adalah karena kita bisa memperluas minat yang kita miliki. Dengan belajar, menjadi proses bagi semua orang untuk bisa mewujudkan sesuatu yang menjadi ambisi di masa lalu dan punya waktu untuk mewujudkannya.
2.
Mempermudah sebuah Proses
Belajar menjadi penting dalam kehidupan, karena hidup itu sendiri merupakan sebuah proses. Proses inilah yang menjadikan berbeda antara satu dengan lainnya melalui belajar banyak hal dalam hidup. Mulai dari belajar secara formal, informal dan pengalaman.
3. Untuk mendapatkan Pengetahuan.
Seseorang bisa menikmati proses belajar demi mendapatkan banyak pengetahuan.
Sampai akhirnya akan mendapatkan apa yang disebut dengan penguasaan. Apalagi saat belajar di universitas, seseorang diperbolehkan untuk menerapkan pengetahuan tanpa banyak risiko. Artinya bisa melakukan berbagai percobaan dan belajar dari kesalahan dengan konsekuensi minimal.
Belajar Sebagai Proses Seumur Hidup
Penting untuk dipahami bahwa belajar bukanlah sesuatu yang terbatas pada tahapan tertentu dalam kehidupan seseorang. Sebaliknya, belajar adalah proses seumur hidup.
Individu dapat terus belajar dan berkembang sepanjang hidup mereka. Ini menekankan pentingnya pendidikan yang berkelanjutan dan motivasi untuk selalu mencari pengetahuan baru. Belajar merupakan proses penting dalam hidup ini, yang hasilnya berupa bertambahnya pengetahuan yang dimiliki juga merubah perilaku kita menjadi lebih baik.
Kehidupan juga tak selamanya mulus, kadang posisi kita berada diatas (bersuka cita) kadang juga dibawah (kesusahan). Saat hidup kita baik – baik saja, saat itulah kita belajar bersyukur dan peduli terhadap orang lain yang kehidupannya jauh dibawah kita. Akan tetapi saat kesusahan, itulah saatnya kita belajar untuk terus berusaha dan pantang menyerah agar kehidupan kita kedepannya lebih baik lagi. Juga dikondisi itulah akan diasah keikhlasan kita. Ada sebuah kalimat yang patut kita renungkan tatkala kita dilanda kesusahan, yakni Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja.
Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan.
Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya, Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana (Tere Liye, 2013). Penulis berikan sedikit kesimpulan dari kalimat – kalimat diatas “apapun yang terjadi dalam hidup kita, biarlah berjalan sesuai kehendak – Nya. Tugas kita sebagai makhluk adalah menjalaninya, karena Tuhan lebih tahu apa yang terbaik buat kita”