• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dengan Tujuan Swasembada

N/A
N/A
Arok 18

Academic year: 2024

Membagikan " Dengan Tujuan Swasembada"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

xii

ANALISA RANTAI PASOK KEDELAI (Glycine max L) DENGAN SISTEM DINAMIS

Studi di Wilayah Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah

Andyani Dewi Aviolita1, Novita Erma Kristanti2, Henry Yuliando2 ABSTRAK

Pemenuhan permintaan kedelai di Indonesia bersumber dari kedelai lokal dan kedelai impor. Untuk memenuhi permintaan kedelai dalam negeri, 75%

dipenuhi oleh kedelai impor. Oleh karena itu Kementerian Pertanian berencana mencapai target swasembada kedelai pada tahun 2017. Strategi pemerintah dalam mencapai target tersebut adalah dengan menaikkan Indeks Pertanaman dan produktivitas dengan cara penambahan luas areal tanam secara bertahap.

Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu penghasil kedelai terbesar di Indonesia, sehingga berpotensi mendukung rencana pemerintah tentang swasembada kedelai.

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model rantai pasok kedelai di Kabupaten Grobogan dengan mengarah kepada rencana swasembada. Untuk memahami perilaku dinamis tingkat persediaan kedelai di wilayah Grobogan, digunakan pendekatan simulasi model “Dynamic System”. Untuk menganalisa perilaku dinamis pada pelaku rantai pasok, diperlukan pendekatan terhadap dampak kebijakan yang dapat mempengaruhi perilaku masing-masing pelaku dengan metode “Policy Analysis Matrix”(PAM).

Dari hasil simulasi beberapa skenario perbaikan, diperoleh hasil bahwa model dengan skenario perubahan harga dan kuantitas memiliki nilai profitabilitas dan efisiensi yang paling optimal. Dengan demikian model yang layak untuk mendukung usaha perdagangan pada pedagang besar di wilayah Kabupaten Grobogan adalah model dengan skenario perubahan harga dan kuantitas. Dampak pada penggunaan model tersebut menunjukkan mampu mendukung rencana swasembada kedelai 3 tahun mendatang. Hal tersebut terjadi apabila pedagang besar menggunakan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta penyerapan dan penggunaan kedelai lokal secara optimal untuk mendukung ketersediaan kedelai pada setiaptierrantai pasok kedelai di Kabupaten Grobogan.

Kata kunci : kedelai, model, rantai pasok,dynamic system, policy analysis matrix

1Mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Pertanian, FTP, UGM

2Staff Pengajar Jurusan Teknologi Industri Pertanian, FTP, UGM

Analisa Rantai Pasok Kedelai (Glycine max L) Dengan Sistem Dinamis (Studi di Wilayah Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah)

ANDYANI DEWI AVIOLITA, Novita Erma Kristanti., STP, MP; Dr. Henry Yuliando., STP, MM, M.Agr

Universitas Gadjah Mada, 2015 | Diunduh dari http://etd.repository.ugm.ac.id/

(2)

xiii

ANALYSIS OF THE SOYBEAN’S (Glycine max L) SUPPLY CHAIN USING DYNAMIC SYSTEM

A Study in Grobogan Regional District, Central Java Province Andyani Dewi Aviolita1, Novita Erma Kristanti2, Henry Yuliando2

ABSTRACT

The demand of soybeans in Indonesia fulfills by the local and imported soybeans. To fulfill the domestic soybean’s demand, 75% of the demands are fulfilled by import soybeans. Therefore, the Ministry of Agriculture plans to achieve the self-sufficiency target of soybeans in 2017. The government's strategy to achieve the target is by increasing the cultivation and productivity index by extended the planting area gradually. Grobogan Regional District of Central Java is one of the largest soybean producers in Indonesia, which is potential to support the government's plan dealing with the soybeans self-sufficiency.

This study aimed at determining the soybean’s supply chain model in Grobogan regional district leading to the plan of self-sufficiency. To understand the dynamic behavior of soybean’s inventory levels in the Grobogan regional district, the simulation models approach called "Dynamic System" was applied.

To analyze the dynamic behavior of the supply chain actors, the approach to the policy’s impact affecting each actor’s behaviors was conducted using “Policy Analysis Matrix” (PAM) method.

Based on some simulation results, the model with scenarios of price and quantity changes had the most optimal value of profitability and efficiency. Thus, the appropriate model to support the traders in the wholesale trades in Grobogan regional district was a model with scenario of changes in price and quantity. The impact on the use of the model suggested that capable to supporting of soybeans self-sufficiency plan in the next 3 years. It happened when the big traders applied the price setted up by the government and the absorption and utilization of local soybeans was optimal in oreder to support the availability of soybeans on each tier of the soybean’s supply chain in Grobogan regional district.

Keywords: soybean, models, supply chain, dynamic system, policy analysis Matrix

1Student of Agro−Industrial Technology Department, University of Gadjah Mada

Analisa Rantai Pasok Kedelai (Glycine max L) Dengan Sistem Dinamis (Studi di Wilayah Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah)

ANDYANI DEWI AVIOLITA, Novita Erma Kristanti., STP, MP; Dr. Henry Yuliando., STP, MM, M.Agr

Universitas Gadjah Mada, 2015 | Diunduh dari http://etd.repository.ugm.ac.id/

(3)

xiv

2Lecturer at Department of Agro−Industrial Technology, University of Gadjah Mada

Analisa Rantai Pasok Kedelai (Glycine max L) Dengan Sistem Dinamis (Studi di Wilayah Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah)

ANDYANI DEWI AVIOLITA, Novita Erma Kristanti., STP, MP; Dr. Henry Yuliando., STP, MM, M.Agr

Universitas Gadjah Mada, 2015 | Diunduh dari http://etd.repository.ugm.ac.id/

Referensi

Dokumen terkait

Ditemukan masalah indikator cakupan pelayanan kesehatan terkait Program Kesehatan Ibu yang belum mencapai target di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.. Hasil penelitian ini

Untuk mencapai swasembada pangan pada tahun 2031, Kabupaten Muaro Jambi membutuhkan sawah dan lahan kering masing- masing seluas 30.545 ha dan 1.064 ha, sehingga potensi lahan

6. Tahun 2021 ini Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah hanya bisa mencapai Nilai Kinerja sebesar 91,52 tidak bisa mencapai target yang ditetapkan di PK Tahun.. Jalan Elang Raya No. Hal

Pada penelitian kali ini akan dibahas mengenai peningkatan efisiensi pada rantai pasok gula kristal putih di Provinsi Jawa Barat dengan melakukan pengembangan

langkah-langkah sebagai upaya keberhasilan program kegiatan untuk mencapai target sasaran indikator kinerja setiap tahun, Humas BKKBN Provinsi Jawa Tengah berperan membantu

Sistem jabalsim di Jawa Tengah dengan mengoptimalkan wilayah Kabupaten Wonogiri, Grobogan, serta Kebumen untuk berperan memenuhi kebutuhan benih kedelai bersertifikat klas FS, SS,

Berdasarkan hasil perhitungan target perbaikan, menunujukkan bahwa dari 35 kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah daerah yang telah mencapai efisiensi sempurna

Dokumen ini membahas tentang potensi dan manajemen ayam KUB 1 di Jawa